Kidung Keesaan/Lengkap

Dari Kidung

KK1: MARI, PUJI DIA

do=d 4/4 MM ± 80

1

Mari, puji Dia, Allah yang Mahakuasa.
Mari, puji Dia, Pencipta alam raya.
Mari, puji Dia, yang kuat dan perkasa.
Mari, puji Dia, Allah yang Mahakuasa.

2

Mari, puji Yesus, Sang Jurus’lamat dunia.
Mari, puji Dia, Sang Anak Domba Allah.
Mari, puji Dia, yang mati bagi kita.
Mari, puji Yesus, Sang Jurus’lamat dunia.

3

Mari, puji Dia, pujilah Roh Mahakudus.
Mari, puji Dia, Penolong yang setia.
Mari, puji Dia, Penghibur yang sejati.
Mari, puji Dia, pujilah Roh Mahakudus.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005, nuansa Papua

Tonton YouTube-nya:
MARI, PUJI DIA


KK2: ALLAH HADIR BAGI KITA

do=g 3/4 MM ± 84

1

Allah hadir bagi kita
dan hendak memb’ri berkat,
melimpahkan kuasa Roh-Nya
bagai hujan yang lebat.

Reff:

Dengan Roh Kudus, ya Tuhan,
umat-Mu berkatilah!
Perbarui hati kami;
o, curahkan karunia.

2

Allah hadir, sungguh hadir
di jemaat-Nya yang kudus;
biar kasih karunia-Nya
menyegarkan kita t’rus.

3

Allah hadir! O, percaya
dan berdoa pada-Nya
agar kita dikobarkan
oleh nyala kasih-Nya.

4

Penebus, dengarkan kami
yang pada-Mu berseru:
buka tingkap anug’rah-Mu,
b’rikanlah berkat penuh!

Syair: God is Here and That to Bless Us, James Milton Black, 1889, terj. Yamuger, 1984, revisi 2016
Lagu: John Robson Sweney (1837-1899)

Tonton YouTube-nya:
ALLAH HADIR BAGI KITA


KK3: ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH

do=c 4/4 MM ± 76

1

Andai ‘ku punya banyak lidah
dan punya suara yang besar,
akan kugubah madah indah
dan ‘ku menyanyi bergemar,
memuji kasih Allahku, memuji kasih Allahku
yang dicurahkan padaku, yang dicurahkan padaku.

2

Janganlah diam, hai jiwaku,
dan ‘kau ragaku, bangunlah!
Nyatakanlah kegemaranmu
atas berkat, anugerah,
kar’na selama hidupku, kar’na selama hidupku
akan kupuji Allahku, akan kupuji Allahku.

3

Hai rimba raya, hai belukar,
desaukan kegiranganmu.
Hai margasatwa sekalian,
marilah padu suaramu:
dengan gitaku yang gemar, dengan gitaku yang gemar
memuji Yang Mahabesar, memuji Yang Mahabesar.

Syair: O dass ich tausend Zungen hätte, Johann Mentzer, 1704, terj. E.L. Pohan Shn, 1970
Lagu: Wilhelm Baumgartner (1820-1867)

Tonton YouTube-nya:
ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH


KK4: ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN

la=d 4/4 MM ± 80

1

Angkatlah hatimu pada Tuhan,
bunyikan kecapi dan menari.
Jangan lupa bawa persembahan.
Mari, kawan, ajak teman, bersama menyembah.

Reff:

Sorak-sorak, sorak Haleluya!
Mari, mari, mari nyanyilah!
Pujilah Tuhan yang Mahakudus.
Mari, kawan, ajak teman, bernyanyilah terus.

2

Janganlah mengaku anak Tuhan
jika engkau mengeraskan hati;
jadilah pelaku firman Tuhan!
Mari, kawan, ajak teman, bersama menyembah.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN


KK5: BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU

do=bes 4/4, 2/4 MM ± 88

1

Bagi-Mu, Tuhan, nyanyianku,
kar’na setara-Mu siapakah?
Hendak kupuji ‘Kau selalu;
padaku Roh Kudus berikanlah,
supaya dalam Kristus, Putra-Mu,
kidungku berkenan kepada-Mu.

2

O tuntun aku ke Putra-Mu,
agar pada-Mu ‘ku dituntun-Nya;
dan Roh-Mu diam dalam rohku,
membuat mata hatiku cerah,
sehingga kurasakan damai-Mu
dan kuungkapkan dalam kidungku.

3

Beri berkat-Mu, Maha Tuhan,
agar benar kudus pujianku,
dan doa juga kulagukan
di dalam Roh dan kebenaran-Mu,
jiwaku pun pada-Mu bersyukur,
bersama bala surga bermazmur.

4

Doaku yang tak terucapkan,
Roh Kudus-Mu yang mengungkapkannya
dan bahwa aku anak Allah,
Roh Kudus juga mengatakannya,
sehingga dalam Kristus, Putra-Mu,
‘ku berseru, “Ya Abba, Bapaku!”

5

Padaku Roh-Mu mengajarkan
berdoa yang sesuai maksud-Mu;
ya Bapa, pasti Kaudengarkan
doaku dalam nama Putra-Mu:
di dalam Dia kuterimalah
karunia demi karunia.

6

Betapa aku bahagia
dan sukacita hatiku penuh:
‘ku yakin, ‘Kau memperhatikan
semua yang kumohon pada-Mu.
Berkelimpahan pemberian-Mu,
jauh melebihi perkiraanku.

7

Di dalam Kristus ‘ku terjamin:
Ia sendiri Perantaraku;
di dalam Dia “ya” dan “amin”
yang dalam Roh kuminta pada-Mu.
Kupuji Dikau kini dan kekal
kar’na bahagia itu kukenal.

Syair: Dir, dir, o Höchster, will ich singen, Bartholomäus Crasselius, 1695, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1704

Tonton YouTube-nya:
BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU


KK6: BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA

do=d 2/4 MM ± 100

1

Hai, pujilah Tuhan sebab Ia baik,
sebab kasih Tuhan kekal, tak berhingga.

Reff:

setelah bait terakhir
Bergemarlah dan bersukaria
angkatlah nyanyian,
puji bagi Tuhan yang mahabaik,
Haleluya.

2

Biarlah mereka yang t’lah ditebus-Nya berkata,
“Abadilah kasih setia Tuhan Allah.”

3

Biarlah penuh sorak-sorai,
mereka yang t’lah ditebus dari kuasa penindas.

4

Biarlah mereka bersatu:
mereka yang dihimpun-Nya dari s’luruh penjuru dunia.

5

Biarlah sekalian orang bersyukur,
sebab limpah Tuhan memuaskan yang lapar dan yang dahaga.

6

Biarlah Tuhan dimuliakan dalam jemaat,
sebab dilenyapkan oleh-Nya penyakit, bencana dan maut.

7

Pun kita bernyanyi, bersyukur mengagungkan Tuhan.
Padukanlah suara meluhurkan Dia yang maha pemurah!

Syair: Yohanes Bintang Prakarsa, 1992, berdasarkan Mazmur 107:1-9, 17-23
Lagu: Misa Dolo-dolo, Mateus Wari Weruin, 1974, berdasarkan lagu Flores Timur: “Ina Peni”

Tonton YouTube-nya:
BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA


KK7: BERHIMPUN SEMUA

do=d 3/4 MM ± 108

1

Berhimpun semua menghadap Tuhan
dan pujilah Dia, Pemurah benar.
Berakhirlah segala pergumulan,
diganti kedamaian yang besar.

2

Hormati nama-Nya serta kenangkan
mukjizat yang sudah dibuat-Nya.
Hendaklah t’rus syukurmu kaunyatakan
di jalan hidupmu seluruhnya,

3

Berdoa dan jaga supaya jangan
penggoda merugikan jiwamu.
Di dunia tegaklah kemenangan
dan dasarnya imanmu yang teguh.

Syair: Wilt heden nu treden, Adrianus Valerius, 1597, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 1984
Lagu: Kitab Sejarah karangan Adrianus Valerius, 1625

Tonton YouTube-nya:
BERHIMPUN SEMUA


KK8: BERIBU LIDAH PATUTLAH

do=g 4/4 MM ± 100

1

Beribu lidah patutlah
memuji Tuhanku, memuji Tuhanku
dan mewartakan kuasa-Nya
dengan kidung merdu,
dengan kidung merdu,
dengan kidung merdu.

2

Yesus, nama-Mu cukuplah
menghibur yang sedih, menghibur yang sedih,
membuat hati tenteram,
merawat yang pedih,
merawat yang pedih,
merawat yang pedih.

3

Dosa, betapapun besar,
dibasuh darah-Nya, dibasuh darah-Nya.
Kuasa Iblis pun lenyap,
lepas tawanannya,
lepas tawanannya,
lepas tawanannya.

4

Yang bisu-tuli, soraklah
memuji Tabibmu, memuji Tabibmu;
yang buta, lumpuh dan lemah,
berbangkitlah sembuh,
berbangkitlah sembuh,
berbangkitlah sembuh.

5

Tolonglah aku, ya Tuhan,
mengangkat suaraku, mengangkat suaraku.
‘Kan kusebar diriku di dunia
agungnya nama-Mu,
agungnya nama-Mu,
agungnya nama-Mu.

Syair: O for a Thousand Tongues to Sing, Charles Wesley, 1738/1739, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Thomas Jarman, 1803

Tonton YouTube-nya:
BERIBU LIDAH PATUTLAH


KK9: BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN

do=bes 4/4 MM ± 84

1

Bersoraklah dan puji Tuhan, hai manusia;
dicurahkan-Nya bagimu berkat karunia.
Serahkanlah seluruh jiwa, juga ragamu.
Menjadi kurban syukurmu kepada Tuhanmu.

Syair: Helene Salamate Joseph
Lagu: Helene Salamate Joseph, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN


KK10: BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA

do=d 4/4 MM ± 100

1

Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Allahku!”
Di langit bergema pujian yang megah,
dan bumi pun penuh pujian yang merdu.
Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Allahku!”

2

Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Rajaku!”
Gereja bersyukur, bermadah, bermazmur,
di hati umat-Nya pujian menggema.
Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Rajaku!”

Syair: Let All the World in Every Corner Sing, George Herbert, 1633, terj. Yamuger, 1992
Lagu: Robert Guy McCutchan, 1934

Tonton YouTube-nya:
BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA


KK11: BERSYUKURLAH PADA TUHAN

do=c 4/4 MM ± 100

1

Bersyukurlah pada Tuhan, serukanlah nama-Nya!
Bernyanyilah bagi Tuhan, mari bermazmurlah!

Reff:

Pujilah Tuhan, hai jiwaku, pujilah nama-Nya.
Aku hendak bernyanyi seumur hidupku.

2

Hatiku siap, ya Tuhan, bernyanyi dan bermazmur,
kar’na Engkau Mahabaik, setia dan benar.

3

Aku hendak mengagungkan Allahku dan Rajaku,
dan memuliakan nama-Nya untuk selamanya!

Syair: J.T. Silangit, 1995
Lagu: J.T. Silangit, 1995

Tonton YouTube-nya:
BERSYUKURLAH PADA TUHAN


KK12: BUKALAH GAPURA INDAH

do=c 4/4 MM ± 100

1

Bukalah Gapura Indah, aku masuk rumah-Mu,
agar aku bahagia, jiwaku tenang teduh
dan kupandang wajah-Mu dalam cah’ya mulia.

2

Kepada-Mu aku datang: o, Tuhanku, datanglah!
Di tempat Engkau berada, surga pun di situlah.
Masuklah di hatiku, jadikanlah rumah-Mu!

3

Saat aku menghadap-Mu, sucikanlah diriku,
agar doa dan nyanyian berkenan kepada-Mu.
Angkat roh dan jiwaku sampai ke hadirat-Mu.

4

Buat aku tanah subur dan hatiku bukalah,
agar tumbuh yang Kautabur dan berlimpah hasilnya.
Budiku terangilah, firman-Mu tanamkanlah.

5

Dan kuatkanlah percaya dalam hati anak-Mu,
agar Iblis tak berdaya meruntuhkan imanku.
Tuhan, hanya firman-Mu bintang pandu hidupku.

6

Berbicaralah, Tuhanku, aku siap mendengar;
dan nyatakan kehendak-Mu, Sumber Hayat yang benar.
Dalam susah yang pedih roti surga Kauberi.

Syair: Tut mir auf die schöne Pforte, Benjamin Schmolck, 1732, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Joachim Neander-Neumann, 1680

Tonton YouTube-nya:
BUKALAH GAPURA INDAH


KK13: BUMI DAN LANGIT, PUJILAH

do=f 3/4 MM ± 100

1

Bumi dan langit, pujilah Yang Tinggi dan Kudus:
firman-Nya mahamulia dan jalan-Nya tentu.

2

Betapa kasih hikmat-Nya! Kendati kita aib:
Sang Adam baru menjelma, Penolong yang ajaib.

3

O hikmat kasih! Dialah tak jatuh diserang:
di dalam darah-daging pun berjuang dan menang.

4

Tak sekedar karunia yang dimiliki-Nya:
hakikat Allah yang kekal yaitu kodrat-Nya.

5

Dialah Insan yang benar: set’ru dibanting-Nya.
Hukuman bagi insan pun ditanggung oleh-Nya.

6

Duka-Nya di Getsemani, wafat-Nya di salib
teladan bagi murid-Nya menanggung yang pedih.

7

Bumi dan langit, pujilah Yang Tinggi dan Kudus;
Firman-Nya mahamulia dan jalan-Nya tentu.

Syair: Praise to the Holiest in the Height, John Henry Newman, 1865, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Thomas Haweis, 1792, disesuaikan oleh Samuel Webbe Jr. (1770-1843)

Tonton YouTube-nya:
BUMI DAN LANGIT, PUJILAH


KK14: BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI

do=bes 3/4 MM ± 108

1

Bernyanyilah, biduan muda-mudi,
Penciptamu hendaklah kamu puji.
Bernyanyilah, bernyanyilah!

2

Bergaunglah paduan suara kami
kepada-Mu, ya Bapa yang surgawi;
Engkau besar, termulia!

3

Penuh syukur ungkapan hati kami;
tembang mazmur selalu harus naik
dengan merdu ke takhta-Mu.

4

Meski lemah syukur yang kami bawa,
betapa pun, Engkau sebagai Bapa
mau mendengar semuanya.

5

Dan akhirnya di Hari Kemudian
kepada-Mu syukur serta pujian
sempurnalah selamanya.

Syair: Lobt froh den Herrn, Georg Gessner, 1795, terj. Yamuger, 1985
Lagu: Hans Georg Nägeli, 1815

Tonton YouTube-nya:
BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI


KK15: DENGAN GEMBIRA

do=g 4/4 MM ± 96

1

Dengan gembira bersama melangkah,
kita semua menghadap Tuhan
bertepuk tangan, nyanyi sukaria,
sebab besar kasih setia-Nya.

Angkatlah hati, jiwa,
mohon rahmat berlimpah,
agar kita pun pantas,
berkenan kepada-Nya.

Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan,
dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa,
memuliakan nama-Mu, Tuhan.

Syair: Lokakarya Komposisi Komlit KAM, 1986
Lagu: Lokakarya Komposisi Komlit KAM, 1986

Tonton YouTube-nya:
DENGAN GEMBIRA


KK16: HAI MAKHLUK SEMUA

do=g 2/4 MM ± 92

1

Hai makhluk semua pujilah Tuhan kita:
Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Pujilah keagungan-Nya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, bergaung di seluruh dunia.
Soraklah: Haleluya,
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

2

Nyanyilah bersama dengan iringan suling:
Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Pujilah kekuatan-Nya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, bergaung nan merdu suaranya.
Soraklah: Haleluya,
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

Syair: Martin Runi, 1980, berdasarkan Mazmur 150, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Martin Runi, 1980, nuansa Flores

Tonton YouTube-nya:
HAI MAKHLUK SEMUA


KK17: GLORIA

do=d 2/4 MM ± 100

1

Seluruh bumi Engkau penuhi
dengan semarak Kerajaan-Mu:
Kemuliaan dari surga
Engkau pamerkan dalam dunia.

Reff:

Gloria, Gloria diberi kepada Allah!
Gloria, Gloria di tempat yang mahatinggi!
Damai, damai diberi di atas bumi!
Damai bagi orang yang dikasihi-Nya!
Gloria!

Amin.

2

Di dalam Kristus Engkau pulihkan
yang di darah-Nya Engkau sucikan:
segala dosa Kauampuni;
semesta alam Kaubarui!

3

Yang tuna karya Engkau kenyangkan,
yang tuna wisma Engkau pulangkan,
belas kasihan Kauterapkan
dan kelaliman Kaulenyapkan.

Syair: H.A. Pandopo, 1982
Lagu: H.A. Pandopo, 1982

Tonton YouTube-nya:
GLORIA


KK18: SUCI, SUCI, SUCI

do=d 4/4 MM ± 88

1

Suci, suci, suci, jiwaku menyembah-Mu.
Hatiku mengagungkan-Mu; suci ‘Kau, Tuhan.

Syair: Santo, santo, santo, Anonim, terj. Ester Pudjo Widiasih, 1998
Lagu: Argentina

Tonton YouTube-nya:
SUCI, SUCI, SUCI


KK19: HAI MARI SEMBAH

do=g 3/4 MM ± 100

1

Hai mari sembah Yang Mahabesar,
nyanyikan syukur dengan bergemar.
Perisai umat-Nya, Yang Mahaesa,
mulia nama-Nya, takhta-Nya megah!

2

Hai masyhurkanlah keagungan-Nya;
cahaya terang itu jubah-Nya.
Gemuruh suara-Nya di awan kelam;
berjalanlah Dia di badai kencang.

3

Buana penuh mukjizat ajaib,
ya Khalik, Engkau membuatnya baik.
Engkau memisahkan daratan dan laut
dengan kuasa firman: besarlah Engkau!

4

Pengasuhan-Mu betapa megah:
udara dan t’rang menyatakannya,
embun bertetesan dan hujan sejuk
lembah maupun bukit cermin kasih-Mu.

5

Umat-Mu lemah dan dari debu,
tetap memegang janji-Mu teguh.
Kasih setia-Mu berlimpah terus,
ya Khalik, Pembela dan Kawan kudus!

6

Ya Mahabesar, kekal kasih-Mu;
malaikat memb’ri pujian merdu,
pun kami, makhluk-Mu kecil dan lemah,
mengangkat pujian serta menyembah.

Syair: O Worship the King, William Kethe, 1561, disesuaikan oleh Robert Grant, 1833, terj. Yamuger, 1979/1984, berdasarkan Mazmur 104
Lagu: Johann Michael Haydn, 1770

Tonton YouTube-nya:
HAI MARI SEMBAH


KK20: HAI, MASYHURKANLAH

do=bes 3/4 MM ± 96

1

Hai masyhurkanlah Allahmu kudus;
besar nama-Nya maklumkan terus.
Agungkanlah Dia yang jaya megah;
kekal dan mulia kerajaan-Nya.

2

Yang Tinggi, Alhak, di surga baka
pun hadir dekat dengan abdi-Nya.
Nyanyikan jaya-Nya, hai umat kudus:
“Kekal Yesus, Raja, kekal Penebus!

3

Muliakanlah Sang Bapa kekal;
muliakanlah Sang Putra serta;
malaikat di surga dengan bersujud
sembah Anak Domba yang mahakudus.

4

Kepada-Nyalah syukur abadi!
Kepada-Nyalah sembah tak henti,
kuasa dan hikmat, pujian merdu.
kemuliaan, hormat dan kasih penuh!

Syair: Ye Servants of God, Charles Wesley, 1746, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Charles Hubert Hastings Parry, 1894

Tonton YouTube-nya:
HAI, MASYHURKANLAH


KK21: HALELUYA! ALANGKAH BAIK

do=d 4/4 MM ± 92

1

Haleluya! Alangkah baik memuji Allah, bahkan laik
dan sungguh amat indahlah memuji-muji nama-Nya.

2

Yerusalem dibangun-Nya, dihimpun lagi umat-Nya;
yang patah hati dan lesu oleh-Nya pulih dan sembuh.

3

Bintang dib’rikan namanya dan ditentukan jumlahnya.
Tuhan perkasa, mulia, tidak terhingga hikmat-Nya.

4

Kuasa-Nya agung dan besar, karya-Nya adil dan benar:
orang tertindas dilepas dan orang fasik dihempas.

Syair: Praise Ye the Lord, Alice Parker, 1972, berdasarkan Mazmur 147:1-6, terj. Yamuger, 1988
Lagu: Alice Parker, 1972

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA! ALANGKAH BAIK


KK22: HALELUYA, HALELUYA

do=e 4/4 MM ± 84

1

Pujilah Tuhan Mahabaik, nama-Nya agung dan mulia.
Dialah Allah Mahakasih bagi seluruh ciptaan-Nya.

Reff:

Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

2

Kuasa firman-Nya selamanya yang tak pernah berkesudahan.
B’ri hormat pujian dan syukur, dan sorak-sorai, “Haleluya.”

Syair: Pujilah Tuhan Mahabaik, Joni Gaya, 2015, berdasarkan Mazmur 135
Lagu: Joni Gaya, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA, HALELUYA


KK23: HALELUYA! PUJILAH

do=f 4/4 MM ± 76

1

Langit, buana semesta patut memuji kuasa-Nya,
kar’na berkat-Nya tak henti, limpah kasih-Nya tak terperi.

Reff:

Haleluya! Pujilah Allah yang agung, mahaesa!
Dalam Kristus kita kenal Allah yang hidup, Bapa kekal!

2

Wahai dunia, soraklah! Angkat suaramu, nyanyilah!
Tabuhlah tifa dan gendang, iringi puji dalam tembang!

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA! PUJILAH


KK24: HANYALAH ENGKAU, TUHAN

do=es 4/4 MM ± 92

1

Hanyalah Engkau, Tuhan, hanyalah Engkau yang patut disembah.
Hanyalah Engkau, Tuhan, hanyalah Engkau yang patut disembah.
Hanyalah Engkau, ya Tuhan, yang kami tinggikan.
Patut diagungkan, patut dimasyhurkan nama-Mu yang kudus.
Kami bersyukur, Tuhan, dan kepada-Mu umat-Mu menyembah.

2

Hanya kasih-Mu, Tuhan, hanya kasih-Mu yang sungguh mulia.
Hanya kasih-Mu, Tuhan, hanya kasih-Mu yang sungguh mulia.
Kar’na kasih-Mu, ya Tuhan, umat-Mu s’lamatlah,
tiada terselami, tiada terbandingkan kasih-Mu yang ajaib.
Kami bersyukur, Tuhan, kar’na kasih-Mu kekal selamanya.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005, nuansa Papua

Tonton YouTube-nya:
HANYALAH ENGKAU, TUHAN


KK25: HARI MINGGU HARI KUDUS

do=d 6/8 MM ± 56

1

Hari Minggu hari kudus, saat bangkit Penebus.
Minggu juga hari bersyukur kepada Khalik semesta.

Reff:

Tuhan, limpahkan rahmat-Mu atas seluruh umat-Mu,
s’bagai tanda kasih-Mu bagi s’luruh dunia.

2

Hari Minggu hari Tuhan, hari mendengar firman.
Lihat, umat sudah berhimpun mengharap hikmah Tuhannya.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU HARI KUDUS


KK26: HARI MINGGU, HARI YANG MULIA

do=c 4/4 MM ± 100

1

Hari Minggu, hari yang mulia, itu hari Tuhanku.
Ia bawa rasa bahagia masuk dalam hatiku.

Reff:

Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.

2

Hari Minggu, hari istirahat bagi badan yang letih.
Firman Tuhan turun bawa nikmat untuk hati yang sedih.

Syair: A.E. Wairata, 1953
Lagu: A.E. Wairata, 1953

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU, HARI YANG MULIA


KK27: INILAH HARI MINGGU

do=d 6/8 MM ± 50

1

Inilah hari Minggu, hari Tuhan yang kudus.
Semua orang percaya bergegas datang ke rumah-Nya.

Reff:

Dengarkanlah panggilan-Nya, Yesus mengundang engkau.
Marilah orang percaya, marilah datang seg’ra!

2

Mari, datang pada-Nya, menyembah serta sujud.
Mari, datang bersyukur atas kasih karunia-Nya.

3

Biarlah firman Tuhan membentuk hidup kita
menyatakan kasih-Nya ke seluruh penjuru dunia.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
INILAH HARI MINGGU


KK28: HARI MINGGU HARI TUHAN

do=f 2/4 MM ± 92

1

Hari Minggu hari Tuhan, hari raya kebangkitan.
Hari kudus dan mulia, mari kita puji Tuhan.

2

Hari untuk berjemaat, mari kita beribadah,
mendengarkan firman Tuhan, suluh hidup, dasar iman.

3

Hari untuk istirahat, menyegarkan jiwa raga,
agar pulihlah semangat untuk karya pelayanan.

4

Mari kita bergembira, angkat syukur dan pujian,
angkat madah dan nyanyian. Mari kita puji Tuhan.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Ernest Mariyanto, 2016

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU HARI TUHAN


KK29: JEMAAT ALLAH, MARILAH

do=f 4/4 MM ± 92

1

Jemaat Allah, marilah, kepada Tuhan sujudlah!
Dia pencipta semesta serta segala isinya.

2

Ke gunung Tuhan naiklah orang yang tangannya bersih,
yang suci murni hatinya, yang hidup tidak bercela.

3

Sang Jurus’lamat dunia ‘kan mengaruniakan berkat
kepada orang yang tekun memuji Allah yang kudus.

Syair: Ernest Mariyanto, 1992, berdasarkan Mazmur 24
Lagu: Sehati dan Sejiwa, Lokakarya Komposisi Kalimantan Timur, 1985

Tonton YouTube-nya:
JEMAAT ALLAH, MARILAH


KK30: JIWAKU MEMUJI TUHAN

do=d 4/4 MM ± 76

1

Jiwaku memuji Tuhan, hatiku pun bergemar.
Allah Jurus’lamatku, lihat kerendahanku,
karena sesungguhnya ‘ku disebut yang bahagia.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

2

Puji Tuhan mahamulia, mahakuasa dan benar,
kasih setia-Nya kekal dan kuduskanlah nama-Nya.
Cinta serta kasih-Nya sampai selama-lamanya.
Adil bagi yang taat pada janji-Nya.

3

Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang benar.
Kuasa-Nya ditampakkan lewat karya tangan-Nya,
orang congkak hatinya oleh-Nya tercerai-berai.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

4

Yang berkuasa diturunkan dari atas takhta-Nya,
yang rendah ditinggikan dan dihibur oleh-Nya;
dikenyangkan yang lapar; yang berharta diusir-Nya.
Adil bagi yang taat pada janji-Nya.

5

Kar’na rahmat dan kasih-Nya, ditolong-Nya Israel
seperti dijanjikan pada nenek moyangnya:
Abraham dan anaknya untuk selama-lamanya.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

Syair: Helene Salamate Joseph (bait ke-1, 2), Tim Puji Syukur, 1991 (bait ke-3 sampai 5), berdasarkan Kidung Maria (Magnificat), Lukas 1:46-55
Lagu: Helene Salamate Joseph, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
JIWAKU MEMUJI TUHAN


KK31: KAMI PUJI DENGAN RIANG

do=g 4/4 MM ± 132

1

Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t’lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b’ri sinar-Mu menyerap.

2

‘Kau memb’ri, ‘Kau mengampuni, Kaulimpahkan rahmat-Mu.
Sumber air hidup ria, Lautan kasih dan restu.
Yang mau hidup dalam kasih Kaujadikan milik-Mu,
agar kami menyayangi, meneladan kasih-Mu.

3

Semuanya yang Kaucipta memantulkan sinar-Mu.
Para malak, tata surya naikkan puji bagi-Mu.
Padang, hutan dan samud’ra, bukit, gunung dan lembah,
margasatwa bergembira, ‘ngajak kami pun serta.

4

Mari kita pun memuji dengan suara menggegap,
menyanyikan kuasa kasih yang teguh serta tetap.
Kita maju dan bernyanyi, jaya walau diserang,
ikut mengagungkan kasih dalam lagu pemenang.

Syair: Joyful, Joyful, We Adore Thee, Henry van Dyke, 1907, terj. E.L. Pohan Shn, 1978
Lagu: Ludwig von Beethoven, 1824

Tonton YouTube-nya:
KAMI PUJI DENGAN RIANG


KK32: ‘KAU YANG LAYAK

do=bes 3/4 MM ± 92

1

‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, Tuhan;
layak Kaut’rima puji-pujian, hormat dan kuasa penuh.
Segala sesuatu telah Kauciptakan seturut dengan maksud-Mu;
semuanya ada kar’na karya-Mu, ‘Kau yang layak, Tuhan.

2

‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, Anak Domba Allah!
Layak Kaut’rima puji-pujian, hormat dan kuasa penuh.
Engkau jadi kurban demi dunia ini dan kami telah Kautebus,
dan kami menjadi imam dan raja, di kerajaan-Mu.

Syair: Thou Art Worthy, Pauline Michael Mills, 1898, berdasarkan Wahyu 4:11, 5:9-10, bait ke-2 oleh Tom Smail, 1963, terj. Yamuger, 1988
Lagu: Pauline Michael Mills, 1898

Tonton YouTube-nya:
‘KAU YANG LAYAK


KK33: KEPADAMU, TUHANKU

do=as 2/4 MM ± 92

1

Kepada-Mu, Tuhanku, kuangkat s’luruh jiwaku.
Siramilah, segarkanlah,
sucikan jiwa, badan hamba, ya Tuhan.

2

Kepada-Mu, Allahku, teguh percaya hamba-Mu.
Lindungilah, naungilah,
janganlah aku diperolok musuhku.

3

Tunjukkanlah padaku semua jalan yang kudus.
Arahkanlah, dan bimbinglah,
supaya aku ikut jalan yang benar.

4

Engkau Jurus’lamatku, kunanti Dikau tak henti.
Limpahkanlah, curahkanlah
segala rahmat kasih-Mu yang abadi.

Syair: Ernest Mariyanto, 1992, berdasarkan Mazmur 25:1-2, 4-6
Lagu: Menghadap Tuhan, Lokakarya Komposisi Kalimantan Timur, 1985

Tonton YouTube-nya:
KEPADAMU, TUHANKU


KK34: KITA MASUK RUMAHNYA

do=e 4/4 MM ± 104

1

Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

2

Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

3

Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada-Nya.
Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada-Nya.
Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

Syair: We Have Come Into His House, Bruce Ballinger, 1976, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Bruce Ballinger, 1976

Tonton YouTube-nya:
KITA MASUK RUMAHNYA


KK35: ‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA

do=c 2/4 MM ± 84

1

‘Ku gembira ‘kau berkata, “Mari hadap Tuhanmu.”
Selangkah hati kubawa ke gerbang Yerusalem.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

2

‘Ku bersyukur dalam hati kar’na perlindunganmu.
‘Ku berharap saat nanti Kautaburkan rahmat-Mu.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

Syair: M. Darsasubrata, 1967, berdasarkan Mazmur 122
Lagu: M. Darsasubrata, 1967

Tonton YouTube-nya:
‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA


KK36: MARI, BERNYANYI SERTAKU

la=d 4/4 MM ± 92

1

Mari, bernyanyi sertaku, nyaringkan Haleluya, Amin.
Mari, bersoraklah, muliakanlah Tuhanmu.
Mari, berdoa sertaku, yakinlah Tuhan Yesus hadir.
Dia selamanya Sumber karunia. Pujilah!
Pujilah atas karya-Nya, pujilah Dia yang menang.
Sang Bapa, Putra, Roh Kudus, pujilah.
Mari gembira sertaku: kitalah anak-anak Allah
dan ahli waris-Nya dalam Putra-Nya. Pujilah!

Syair: Come on Along with Me and Sing, Doris M. Steinhart, 1976, terj. Yamuger, 1987
Lagu: Doris M. Steinhart, 1976

Tonton YouTube-nya:
MARI, BERNYANYI SERTAKU


KK37: MARI KITA PUJI

do=es 4/4 MM ± 80

1

Mari kita puji, kita muliakan Tuhan!
Mari kita sujud mengagungkan kuasa-Nya!
Besarkan nama-Nya di kerajaan-Nya,
kasih setia-Nya abadi dan kekal.
Sampai selamanya, Haleluya!
Sampai selamanya, Haleluya!

Reff:

Sorak-sorai jagad raya,
soraklah isi dunia!
Puji Haleluya!

2

Mari kita puji, kita muliakan Tuhan!
Janganlah lupakan berkat dan anugerah-Nya.
Sepanjang hidupmu bersyukurlah terus,
jadilah ‘kau berkat bagi sesamamu.
Pimpinan-Nya tetap, Haleluya!
Pimpinan-Nya tetap, Haleluya!

Syair: Mai Ita Longe, Fridel Eduard Lango, 1996, terj. Yamuger, 1999
Lagu: Fridel Eduard Lango, 1996, irama Sasando

Tonton YouTube-nya:
MARI KITA PUJI


KK38: MARI MENYEMBAH

do=f 4/4 MM ± 76

1

Mari menyembah Allah Yang Esa,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Bapa, Putra, Roh Mahakudus,
kami datang, sujud menyembah.

2

Mari menyembah Bapa Pencipta,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Kaulah Allah, Alfa Omega
kami datang, sujud menyembah.

3

Mari menyembah Yesus Penebus,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Kaulah Jurus’lamat dunia,
kami datang, sujud menyembah.

4

Mari menyembah Roh Mahakudus,
agung dan besar s’lama-lamanya.
‘Kau penuntun umat manusia,
kami datang, sujud menyembah.
Coda
Mari menyembah!

Syair: Godlief Soumokil, 1998
Lagu: Godlief Soumokil, 1998

Tonton YouTube-nya:
MARI MENYEMBAH


KK39: MARI SEMBAH

do=d 4/4 MM ± 100

1

Mari sembah Allah yang akbar.
Agungkanlah! Karya-Nya besar.
Allah berkuasa di atas isi dunia.
Patutlah semua memuji nama-Nya.
Mari sembah Allah yang akbar.

2

Mari sembah Yesus Penebus.
Agungkanlah! Kasih-Nya besar.
Yesus rela mati disalib di Golgota,
hingga manusia terhapus dosanya.
Mari sembah Yesus Penebus.

3

Mari sembah Roh Mahakudus.
Agungkanlah! Hikmat-Nya besar.
Roh Kudus menuntun setiap langkah kami,
agar hidup kami semakin berseri.
Mari sembah Roh Mahakudus.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
MARI SEMBAH


KK40: MARILAH BERNYANYI

do=f 2/4 MM ± 76

1

Marilah bernyanyi, Haleluya,
suaramu pun nyaringkan, Haleluya!
Marilah bersorak, Haleluya,
dan hatimu pun bernyanyi, Haleluya!
Naikkan syukur serta pujian,
muliakan Tuhan yang Esa, serta besarkan nama-Nya!

2

Umat Tuhan nyanyi, Haleluya,
suaramu pun nyaringkan, Haleluya!
Bangsa pun bersorak, Haleluya,
dan hatimu pun bernyanyi, Haleluya!
Naikkan puji, naikkan puja,
muliakan Tuhan yang Esa, serta besarkan nama-Nya!

Syair: Bonar Gultom (Gorga), 2008
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
MARILAH BERNYANYI


KK41: MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA

la=b 4/4 MM ± 88

1

Marilah kita siapkan hati kita
menghadap Allah, Tuhan semesta alam,
kar’na besarlah perbuatan tangan-Nya.
Muliakan Allah dengan puji-pujian.

Reff:

Mari bernyanyi memuji Mahakuasa,
puji kasih-Nya sekarang dan s’lamanya.

2

Bersorak-sorailah, hai seluruh dunia,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya.
Keajaiban serta perbuatan-Nya
sungguh benar dan besar tak terucapkan.

3

Berbahagialah orang yang Kaupilih,
Yang Engkau suruh mendekat kepada-Mu.
Berbahagialah orang yang Kaupilih,
di pelataran-Mu semua berdiam.

Syair: J.T. Silangit, 1997, berdasarkan Mazmur 65:5, 95:2, 105
Lagu: J.T. Silangit, 1997, nuansa Batak Karo

Tonton YouTube-nya:
MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA


KK42: MULIA, MULIA NAMANYA

do=g 4/4 MM ± 92

1

Mulia, mulia nama-Nya.
Bagi Yesus kemuliaan, puji, sembah!
Mulia, kekuasaan-Nya
memb’ri berkat bagi jemaat, bersyukurlah!
Pujilah, tinggikanlah Rajamu Yesus.
Dialah selamanya Sang Raja benar!
Mulia, mulia nama-Nya.
Sang Penebus, Mahakudus, Mahabesar!

Syair: Majesty, Jack Williams Hayford, 1978/1981, terj. Yamuger, 1998/2003
Lagu: Jack Williams Hayford, 1978/1981

Tonton YouTube-nya:
MULIA, MULIA NAMANYA


KK43: NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN

do=f 4/4 MM ± 88

1

Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan atas s’gala kebaikan-Nya.
Angkatlah suaramu, naikkan puji atas kasih-Nya yang besar.

Reff:

Mainkan kecapi, tabuhlah gendang, bunyikan ceracap.
Mainkan kecapi, tabuhlah gendang, bunyikan ceracap, sorak Haleluya!
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, kar’na Dia Raja semesta!

2

Ucapkanlah syukur bagi Tuhan atas s’gala perbuatan-Nya.
Tinggikan nama-Nya, masyhurkan kuasa-Nya, Dia Jurus’lamatmu.

Syair: Ima Pakpahan, 2007
Lagu: Ima Pakpahan, 2007

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN


KK44: NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU

do=f 4/4 MM ± 92

1

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah, Pencipta cakrawala.
Segala Serafim, Kerubim, pujilah Dia, besarkanlah nama-Nya.

Reff:

Bersorak-sorai bagi Rajamu!
Bersorak-sorai bagi Rajamu!

2

Puji Dia, wahai mentari, wahai bulan, sembahlah Dia terus.
Dan wahai bintang-bintang terang yang gemerlapan, muliakan Penciptamu.

3

Wahai langit yang mengatasi s’gala langit, mazmurkanlah Tuhanmu.
Hai air di atas langit, turut memuji Tuhan, muliakan Penciptamu.

4

Biar bergemuruh samud’ra dan isinya serta isi dunia.
Dan biar sungai, gunung, bukit, lembah bertepuk tangan bersama-sama.

5

Wahai raja-raja dan pembesar di bumi yang mem’rintah dunia.
Teruna, anak dara, yang tua dan yang muda, ucap syukur pada-Nya.

6

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah, semua ciptaan-Nya.
Semesta alam, pujilah Tuhan yang di surga, nyanyikan Haleluya!

Syair: Tilly Lubis-Nainggolan, 1988, berdasarkan Mazmur 148
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU


KK45: O HARI ISTIRAHAT

do=e 4/4 MM ± 92

1

O Hari Istirahat, ceria dan cerah,
pelipur hati sarat, o Hari mulia!
Bernyanyilah semua bersatu menyembah,
“Kudus, kudus, kuduslah!” kepada Yang Esa.

2

Padamu, Hari Ahad, terciptalah terang
dan Kristus, Jurus’lamat, t’lah bangkit dan menang;
padamu pun terjadi Roh Kudus diberi:
sempurna tiga kali terangmu berseri.

3

O Hari perteduhan di badai dunia,
bak taman penghiburan kausambut yang lelah,
bak sungai kausegarkan semangat yang gersang,
bak Nebo ‘kau tempatnya melihat Kanaan.

4

Pun Hari Minggu ini panggilan terdengar
dan umat menghadiri kumpulan yang besar,
di mana Firman Tuhan menyuar yang gelap;
terhidang roti surga dan air alhayat.

5

Sentosa Hari Tuhan membimbing umat-Nya
menuju perhentian, tempat sejahtera.
Terpuji Allah Bapa dan Putra Tunggal-Nya
dan Roh Pengantar Sabda, Ketiga Yang Esa.

Syair: O Day of Rest and Gladness, Christopher Wordsworth, 1862, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Tradisional Jerman

Tonton YouTube-nya:
O HARI ISTIRAHAT


KK46: PATUT SEGENAP YANG ADA

la=d 2/4 MM ± 72

1

Patut segenap yang ada diam dan sujud sembah,
mengosongkan pikirannya dari barang dunia,
kar’na Tuhan sungguh hadir, patut dipermulia.

2

Maharaja alam raya, lahir dari Maria,
Tuhan yang telah menjadi serendah manusia,
bagai Roti yang surgawi, memberikan diri-Nya.

3

Malak mengiringi Dia, Putra Allah yang Esa,
Cah’ya dari Cah’ya murni hadir dalam dunia.
Kuasa iblis harus mundur, kegelapan pun enyah!

4

Serafim menutup wajah, Kerubim sujud sembah,
sungkem di hadapan Dia dan menyanyilah tak lelah:
Haleluya, Haleluya, Tuhan Mahamulia!

Syair: Let All Mortal Flesh Keep Silence, Gerard Moultrie (1829-1885), terj. H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Prancis, 1800

Tonton YouTube-nya:
PATUT SEGENAP YANG ADA


KK47: PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN

do=g 3/4 MM ± 100

1

Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada napasmu!
Allahku patutlah kuagungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri: Dia kupuji tak henti.
Haleluya, Haleluya!

2

Jangan engkau pertaruhkan nasib kepada insan yang fana.
Juga bangsawan yang paling baik hilang bersama niatnya.
Hidup manusia lenyap, hanyalah Allah yang tetap.
Haleluya, Haleluya!

3

Jika penolongmu Allah Yakub, betapa ‘kau bahagia!
Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia s’lamanya.
Maha Pencipta dunia tak meninggalkan makhluk-Nya.
Haleluya, Haleluya!

4

Orang tertindas dibela haknya dan orang lapar pun kenyang;
yang diperbudak dibebaskan-Nya, mata si buta pun terang.
Orang tertunduk, bangunlah: Tuhan tegakkan kaum lemah.
Haleluya, Haleluya!

5

Orang benar diberi-Nya kasih, pun orang rantau amanlah;
yatim dan janda tegak kembali, tapi penjahat kandaslah.
Tuhanlah Raja yang baka, bagi-Mu, Sion, s’lamanya!
Haleluya, Haleluya!

Syair: Lobe den Herren, o meine Seele, Mazmur 146, Johann Daniel Herrnschmidt, 1714, terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Jerman, 1664/Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1714

Tonton YouTube-nya:
PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN


KK48: PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA

la=cis 4/4 MM ± 92

1

Puji Tuhan, pujilah nama-Nya,
puji Tuhan, pujilah nama-Nya,
kar’na ajaib ciptaan tangan-Nya,
kar’na ajaib ciptaan tangan-Nya;
puji Tuhan, hai segenap umat-Nya!
Puji Tuhan, hai segenap insan-Nya!
Agungkanlah nama-Nya selama-lamanya.
Tuhanlah pelindungmu,
Ialah perisaimu yang selamatkan jiwamu
kar’na kasih-Nya kepada manusia.
Dia menanggung segala dosa kita.

Syair: F.J. Kouttjie
Lagu: Tradisional Rote (Timor)

Tonton YouTube-nya:
PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA


KK49: PUJI YESUS!

do=g 3/4 MM ± 100

1

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Langit, bumi, maklumkan kasih-Nya!
Haleluya! Nyanyilah para malaikat:
kuasa, hormat b’rilah kepada-Nya.
Selamanya Yesus Gembala kita,
siang malam kita didukung-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

2

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Pada salib dosa dihapus-Nya.
Gunung Batu dan Pengharapan Abadi
dinyatakan di bukit Golgota.
Haleluya! Hilanglah dukacita
oleh kuasa kasih setia-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

3

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Hosiana! Soraknya bergema.
K’rajaan-Nya untuk selama-lamanya:
Yesus Kristus Raja, Nabi, Imam.
Ia datang: Raja segala alam;
kuasa, hormat hanya kepada-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

Syair: Praise Him, Praise Him, Fanny Jane Crosby, 1869, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Chester G. Allen, 1869

Tonton YouTube-nya:
PUJI YESUS!


KK50: PUJILAH ALLAH, PUJILAH

la=c 3/4 MM ± 92

1

Pujilah Allah, pujilah di tempat kudus-Nya;
pujilah Dia di cakrawala-Nya yang kuat.

Reff:

Haleluya, Haleluya. Segala makhluk puji Tuhan!
Haleluya, Haleluya. Bersama-sama puji Tuhan!

2

Pujilah Allah mengingat keperkasaan-Nya;
pujilah Dia, kebesaran-Nya sungguh hebat.

3

Pujilah Allah dengan tiupan sangkakala;
pujilah Dia, bunyikan gambus dan kecapi.

4

Pujilah Allah dengan rebana dan tarian;
pujilah Dia, dengan kecapi dan seruling.

5

Pujilah Allah dengan ceracap berdentingan;
pujilah Dia, dengan ceracap berdentangan.

6

Mari semua makhluk bernapas, puji Tuhan;
mari semua bersama-sama puji Tuhan.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1999, berdasarkan Mazmur 150
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1999

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH ALLAH, PUJILAH


KK51: PUJILAH TUHAN

do=es 4/4 MM ± 72

1

Aku akan mengagungkan Dikau, ya Allahku, Tuhan Rajaku,
dan selalu memuji nama-Mu, selamanya ‘ku memuji-Mu.

Reff:

Pujilah Tuhan, puji-pujilah.
Pujilah Dia, mari puji Tuhan.

2

Generasiku turun-temurun selamanya meluhurkan-Mu,
dan semarak kemuliaan-Mu memancarkan sinar kasih-Mu.

3

Yang selalu mengasihi Tuhan, ‘kan tetap dalam lindungan-Nya.
Orang fasik dibinasakan-Nya, orang jahat dihancurkan-Nya.

4

Biarlah segala makhluk hidup ‘kan memuji-muji nama-Mu.
Biarlah segala yang bernapas menyanyikan kidung bagi-Mu.

Syair: Elyaser Palondongan, 2015, berdasarkan Mazmur 145
Lagu: Elyaser Palondongan, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHAN


KK52: PUJILAH TUHAN, SANG RAJA

do=g 3/4 MM ± 100

1

Pujilah Tuhan, Sang Raja yang mahamulia!
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia!
Datang berkaum, b’rilah musikmu bergaung,
angkatlah puji-pujian!

2

Pujilah Tuhan, segala kuasa pada-Nya!
Sayap kasih-Nya yang aman mendukung anak-Nya!
Tiada terp’ri yang kepadamu dib’ri;
tidakkah itu kaurasa?

3

Pujilah Tuhan yang bijak menggubah tubuhmu:
dalam kasih-Nya seluruh hidupmu tertuntun;
hatimu tahu: berulang kali engkau
oleh sayap-Nya terlindung.

4

Pujilah Tuhan yang dapat dan mau melakukan
jauh melebihi doamu dan yang kaurindukan.
Ingat teguh: Ia berkuasa penuh!
Kasih-Nya t’rus kautemukan.

5

Pujilah Tuhan! Hai jiwaku, mari bernyanyi!
Semua makhluk bernapas, iringilah kami!
Puji terus Nama Yang Mahakudus!
Padukan suaramu: Amin.

Syair: Lobe den Herren, Joachim Neander-Neumann, 1680, terj. Yamuger, 1975
Lagu: Stralsund, 1665/Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1741

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHAN, SANG RAJA


KK53: SALAM DAN HORMAT KEPADAMU

la=f 4/4 MM ± 76

1

Salam dan hormat kepadamu, sobat semua,
ada yang penting yang kusampaikan.
Apa gerangan yang engkau sampaikan, katakan
nampaknya penting, sangat berharga.

2

Si burung pipit melayang di atas perigi,
pikiran sempit tiada arti.
Jikalau memang pikiranmu sempit dan picik,
janganlah sampai dipelihara.

3

Orang yang bodoh selalu menolak didikan,
orang yang saleh hidup beriman.
Hidup beriman boleh nanti saja bagiku,
lebih baik pergi memancing ikan.

4

Memancing ikan walaupun berlimpah hasilnya,
tidak sebesar karunia Tuhan.
Ya Tuhan Allah, aku t’lah berdosa pada-Mu,
oh, ampunilah pelanggaranku.

Syair: Supriyanto, 2016
Lagu: Tradisional Dayak Ngaju, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
SALAM DAN HORMAT KEPADAMU


KK54: PUJILAH TUHANMU

do=f 2/4 MM ± 88

1

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat bala surga, semua puji Dia!
Hendaklah semuanya puji nama Tuhan Allah,
sebab atas perintah-Nya semuanya tercipta.
Hai, alam semesta yang diciptakan Tuhan Allah,
hai, api, hujan es dan salju, kabut angin badai,
bernyanyilah semuanya, memuji-muji Dia,
sebab yang tinggi luhur hanya nama Tuhan Allah.

2

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat, Kerubim, Serafim pun, puji Dia!
Yang mendirikan semuanya untuk selamanya,
keagungan-Nya mengatasi langit, alam raya.
Wahai, segala raja serta pemerintah dunia,
teruna, anak dara, orang tua dan yang muda,
bunyikan bagi Tuhanmu seruling dan kecapi,
dan puji Dia dengan sorak-sorai dan menari.

3

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat, Kerubim, Serafim pun, puji Dia!
Hai, bintang, bulan, matahari, angkatlah suara;
serta segala langit dan seluruh cakrawala.
Hai, ular-ular naga segenap samud’ra raya,
binatang liar, hewan, burung-burung yang bersayap,
padukanlah suaramu, besarkan nama Tuhan
yang agung dan perkasa dan berlimpah kekuatan.

Coda
Nyanyikanlah Haleluya, Haleluya!

Syair: Tilly Lubis-Nainggolan, 1998, berdasarkan Mazmur 148, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHANMU


KK55: MULIAKAN TUHAN ALLAH

do=c 4/4 MM ± 80

1

Muliakan Tuhan Allah, muliakan Tuhan Allah,
muliakan pimpinan-Nya dalam kasih sayang-Nya.

2

Kami datang kepada-Mu, kami datang kepada-Mu
bersyukur sebulat hati, kar’na kasih-Mu besar.

3

‘Kau dekat dengan firman-Mu, ‘Kau dekat dengan firman-Mu.
Ya, berfirmanlah, ya Tuhan, kami siap mendengar.

Syair: Ayub B.E. Poli/Yamuger, 1984
Lagu: Pulau Sawu

Tonton YouTube-nya:
MULIAKAN TUHAN ALLAH


KK56: SUCI, SUCI, SUCI

do=d 4/4 MM ± 84

1

Suci, suci, suci, Tuhan Mahakuasa!
Dikau kami puji di pagi yang teduh.
Suci, suci, suci, murah dan perkasa,
Allah Tritunggal, agung nama-Mu!

2

Suci, suci, suci! Kaum kudus tersungkur
di depan takhta-Mu memb’ri mahkotanya.
Segenap malaikat sujud menyembah-Mu,
Tuhan, Yang Ada s’lama-lamanya.

3

Suci, suci, suci! Walau tersembunyi,
walau yang berdosa tak nampak wajah-Mu,
‘Kau tetap Yang Suci, tiada terimbangi,
‘Kau Mahakuasa, murni kasih-Mu.

4

Suci, suci, suci! Tuhan Mahakuasa!
Patut ‘Kau dipuji seluruh karya-Mu.
Suci, suci, suci, murah dan perkasa,
Allah Tritunggal, agung nama-Mu!

Syair: Holy, Holy, Holy, Reginald Heber, 1826, terj. Yamuger, 1978
Lagu: John Bacchus Dykes, 1861

Tonton YouTube-nya:
SUCI, SUCI, SUCI


KK57: SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU

do=d 4/4 MM ± 96

1

Sungguhlah indah rumah-Mu, Tuhan, Raja alam raya.
Burung pipit serta layang-layang Dikau beri sarang.
Alangkah ‘ku rindu tinggal di rumah-Mu,
sorak dan sorai bagi-Mu.

2

Bahagialah yang senantiasa datang ke rumah-Mu.
Lembah tangis mengalirkan rahmat kar’na kuasa-Mu.
Langkah makin gagah, tiada pernah lelah,
Tuhan menyambut datangnya.

3

Tuhan, dengarkanlah doa kami, pandang niat kami.
Kami rela menanti saatnya masuk ke rumah-Mu.
Dikaulah bentengku, Allah perisaiku:
kami percaya selalu.

Syair: Jan Pontoan, 1968, berdasarkan Mazmur 84, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Jan Pontoan, 1968, nuansa Minahasa

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU


KK58: TERPUJILAH ALLAH

do=g 3/4 MM ± 104

1

Terpujilah Allah, hikmat-Nya besar;
begitu kasih-Nya ‘tuk dunia cemar,
sehingga dib’rilah Putra-Nya kudus
mengangkat manusia serta menebus.

Reff:

Pujilah, pujilah! Buatlah dunia
bergemar, bergemar mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah demi Putra-Nya
b’ri puji pada-Nya sebab hikmat-Nya.

2

Dan darah Anak-Nyalah yang menebus
mereka yang yakin ‘kan janji kudus;
dosanya betapapun juga keji,
dihapus oleh-Nya, dibasuh bersih.

3

Tiada terukur besar hikmat-Nya;
penuhlah hatiku sebab Anak-Nya.
Dan amatlah k’lak hati kita senang,
melihat Sang Kristus di surga cerlang.

Syair: To God be the Glory, Fanny Jane Crosby, 1875, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: William Howard Doane, 1875

Tonton YouTube-nya:
TERPUJILAH ALLAH


KK59: TUHAN ALLAH HADIR

do=g 2/4, 3/4 MM ± 60

1

Tuhan Allah hadir pada saat ini.
Hai sembah sujud di sini.
Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa,
tunduklah menghadap Dia.
Marilah, umat-Nya,
hatimu serahkan dalam kerendahan.

2

Tuhan Allah hadir, Yang dimuliakan
dalam surga siang-malam.
“Suci, suci, suci” untuk selamanya
dinyanyikan malak surga.
Ya Allah, t’rimalah
pujian jemaat beserta malaikat.

3

Kami menanggalkan hasrat sia-sia,
keinginan manusia;
jiwa-raga kami, hidup seluruhnya,
Tuhan, Kaulah yang empunya.
Dikaulah, Yang Esa,
patut dimuliakan oleh s’luruh alam.

4

Raja yang mulia, biarlah hamba-Mu
mengagungkan-Mu selalu,
hingga aku ini sungguh beribadat
sama seperti malaikat,
dan benar mendengar
firman-Mu, ya Tuhan, agar kulakukan!

5

‘Kau bagai udara sumber kehidupan
dan tempat gerak semua.
Laut tak terhingga, buatlah diriku
layak menyelami Dikau:
‘Kau penuh dalamku,
aku di dalam-Mu: ‘Kau kerinduanku!

6

Surya Mahasuci, biarlah cah’ya-Mu
hangat menyentuh wajahku.
Bagai kuntum bunga, bila disinari,
memekar ke matahari,
‘ku telah berserah:
biar ‘Kau berkarya dalam segalanya.

7

Jadikanlah aku hamba bersahaja
dalam damai dan sejaht’ra.
Sucikanlah aku, agar ‘Kau kupandang
dalam roh dan kebenaran.
Arahku pada-Mu:
wajah-Mu kucari kini dan abadi.

Syair: Gott ist gegenwärtig, Gerhard Tersteegen, 1729, terj. Yamuger, 1983 (revisi, 2016)
Lagu: Bremen/Joachim Neander-Neumann, 1680

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ALLAH HADIR


KK60: TUHAN ALLAH, NAMAMU

do=f 3/4 MM ± 96

1

Tuhan Allah, nama-Mu kami puji dan masyhurkan;
Isi dunia sujud di hadapan-Mu, ya Tuhan!
Bala surga menyembah Dikau, Khalik semesta!

2

Kerubim dan Serafim nyanyi: “Suci, suci, suci!”
Para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih,
G’reja yang kudus, esa, kepada-Mu menyembah.

3

Bapa agung dan kudus, mahamurah dan rahmani.
Putra Tunggal, Penebus, Roh, Penghibur yang sejati,
langit-bumi pun penuh kemuliaan nama-Mu!

4

Kristus, Raja mulia, Putra Bapa yang abadi,
Kautebus manusia oleh kurban-Mu di salib.
Kuasa maut menyerah, surga pun terbukalah!

5

Takhta-Mu kekal teguh pada sisi kanan Bapa;
dalam penghakiman-Mu, tolong umat-Mu yang papa:
diri kami yang lemah dalam Dikau s’lamatlah!

6

Tiap hari nama-Mu kami puji dan muliakan,
kini dan selalu t’rus sampai kesudahan zaman.
Buat kami bertekun hingga Hari Datang-Mu.

7

Tuhan, kasihanilah! Kasihani kami ini;
dalam cah’ya karunia tuntun yang telah Kaupilih.
‘Kau Harapan umat-Mu: kasih-Mu kekal teguh!

Syair: Grosser Gott, wir loben dich, Ignaz Franz, 1768, menurut Te Deum laudamus, awal abad ke-5, terj. H.A. Pandopo, 1975/J.M. Malessy, 1983, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Austria (Wina), 1774

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ALLAH, NAMAMU


KK61: TUHANKU YESUS

do=es 2/4 MM ± 56

1

Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia.
‘Kau kukasihi, ‘Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka.

2

Indah tamasya, indah sawah ladang, sungguh elok berseri;
yang lebih indah ‘Kau, Tuhan Yesus: Engkau menghibur yang sedih.

3

Indah t’rang surya, indah sinar bulan, alam bintang yang megah;
jauh lebih indah, Yesus, terang-Mu di surga dan di dunia.

4

Indah kesuma, insan lebih indah pada masa mudanya;
bunga ‘kan layu, insan berlalu. Yesus kekal selamanya.

5

Apa yang indah dalam dunia ini nampak dalam diri-Mu.
Yang Maha indah, Harta surgawi, hanya Engkau, ya Tuhanku!

Syair: Schönster Herr Jesu, Jerman, 1677/1840, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Christian Ernst Graf, 1766

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU YESUS


KK62: YA KHALIK SEMESTA

do=g 3/4 MM ± 96

1

Ya Khalik semesta, umat-Mu tolonglah
memuji-Mu: Bapa yang mulia, ‘Kau Raja dunia:
kami sujud sembah kepada-Mu.

2

Firman dan Putera, mohon dengarkanlah
yang berseru. Sabda-Mu jadilah, Roh-Mu turunkanlah!
Tuhan, berkatilah jemaat-Mu.

3

Datang, ya Roh Kudus, dan hati umat-Mu
Yakinkanlah! Dengan kuasa-Mu pimpin jemaat-Mu;
b’ri sukacita-Mu tinggal serta.

4

Bagi-Mu, Yang Esa, kekal abadilah
puji syukur! Yang Mahamulia,
b’ri kami s’lamanya dalam terang baka memuji-Mu.

Syair: Come, Thou Almighty King, Charles Wesley, 1757, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Felice de Giardini, 1769

Tonton YouTube-nya:
YA KHALIK SEMESTA


KK63: TUHAN, ‘KAU YANG MAHABESAR

do=es 2/4 MM ± 62

1

Tuhan, ‘Kau yang Mahabesar,
Tuhan, ‘Kau yang Mahakudus.
Kami sujud menyembah-Mu, Tuhan,
o, dengarlah doa kami.

2

Tuhan, jangan Kautinggalkan,
Tuhan, jangan Kaulupakan,
hanya Kaulah harapan umat-Mu,
Jurus’lamat, hidup kami.

3

Tuhan, kar’na rahmat-Mu,
Tuhan, kar’na kasih-Mu,
Kauhapuskan dosa kami, Tuhan,
oh, pulihkan hidup kami.

Syair: Godlief Soumokil, 2008
Lagu: Godlief Soumokil, 2008, nuansa Papua

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, ‘KAU YANG MAHABESAR


KK64: TUHAN, TUHAN, HAPUSKANLAH DOSA KAMI

do=e MM ± 60

1

Tuhan, Tuhan, hapuskanlah dosa kami.

Syair: M. Karatem
Lagu: M. Karatem, nuansa Aru

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, TUHAN, HAPUSKANLAH DOSA KAMI


KK65: ANGIN RIBUT MENYERANG

do=f 6/8 MM ± 56

1

Angin ribut menyerang menggetarkan hatiku;
ombak ganas menerjang; aku lari pada-Mu.
Jurus’lamat, tolonglah dan pandukan bidukku,
hingga aku sampailah di labuhan yang teduh.

2

Hanya Tuhan sajalah Perlindungan yang tent’ram.
B’rikan daku yang lemah hati kuat dan tenang.
Dikau saja yang tetap Sumber pengharapanku:
biar aku Kaudekap di naungan sayap-Mu.

3

Kristus, ‘Kau andalanku, Sumber Hidup yang Esa:
Kaupulihkan yang sendu, buta, sakit dan lemah.
Dikau suci dan benar, aku ini bercela;
walau hidupku cemar, ‘Kau penuh anugerah.

4

Kelimpahan kasih-Mu jadi sungai yang segar
menghapuskan dosaku dan membuatku benar.
Air Hayat mulia, puaskanlah anak-Mu,
hingga ‘Kau selamanya memenuhi batinku.

Syair: Jesus Lover of My Soul, Charles Wesley, 1740, terj. E.L. Pohan Shn, 1966/Yamuger, 1983
Lagu: Simeon Butler Marsh, 1834

Tonton YouTube-nya:
ANGIN RIBUT MENYERANG


KK66: BILA KURENUNG DOSAKU

do=g 4/4 MM ± 72

1

Bila kurenung dosaku pada-Mu, Tuhan,
yang berulang kulakukan di hadapan-Mu.

Reff:

Kasih sayang-Mu perlindunganku.
Di bawah naungan sayap-Mu damai hatiku.
Kasih sayang-Mu pengharapanku.
Usapan kasih setia-Mu s’lalu kurindu.

2

Rasa angkuh dan sombongku masih menggoda,
iri hati dan benciku kadang menjelma.

Syair: A.K. Saragih, 1980
Lagu: A.K. Saragih, 1980, nuansa Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
BILA KURENUNG DOSAKU


KK67: DARI BAWAH TUBIR DOSA

la=c 4/4 MM ± 84

1

Dari bawah tubir dosa pada-Mu ‘ku berseru.
Tuhan, dengarkanlah hamba, indahkanlah doaku!
Jika Tuhan ingat dosa, siapa dapat tahan?
Tuhan, ampunilah kami, agar umat-Mu takwa!

2

Harapanku pada Tuhan, tumpuan kerahiman.
Jiwaku menanti Tuhan, sabda-Nya kudambakan.
Akan fajar dini hari, rindu para penjaga.
Akan Tuhan dan ampun-Nya, rindulah umat Allah.

3

Buatlah umat-Mu, Tuhan, menantikan sabda-Mu;
kerelaan yang sejati hanya ada pada-Mu.
Ampun yang berlimpah-limpah hanya pada-Mu, Allah.
Tuhan, bebaskanlah kami dari hukuman dosa!

Syair: J. Wadas CM, berdasarkan Mazmur 130, Proprium I, 1969, revisi Tim Puji Syukur, 1990
Lagu: Stefan Leks, 1973

Tonton YouTube-nya:
DARI BAWAH TUBIR DOSA


KK68: DARI KUNGKUNGAN DUKA KELAM

do=g 6/4 MM ± 100

1

Dari kungkungan duka kelam, ya Tuhanku, ‘ku datanglah,
masuk terang-Mu bebas senang, ‘ku datang pada-Mu.
Dari beban kesakitanku masuk ke dalam kekuatan-Mu;
dalam derita aku datang, ya Yesus, Tuhanku.

2

Dari dera kepapanku, ya Tuhanku, ‘ku datanglah,
dan mengecap kekayaan-Mu, ‘ku datang pada-Mu.
Dari cela keaibanku pada salib-Mu ‘ku berteduh,
dalam dosaku aku datang, ya Yesus, Tuhanku.

3

Dari hempasan badai deras, ya Tuhanku, ‘ku datanglah,
masuk ke dalam bandar tenang, ‘ku datang pada-Mu.
Dari keputusasaanku masuk ke dalam anug’rah-Mu;
dalam susahku aku datang, ya Yesus, Tuhanku.

Syair: Out of my bondage, William True Sleeper, 1887, terj. Yamuger, 1999
Lagu: George Coles Stebbins, 1887

Tonton YouTube-nya:
DARI KUNGKUNGAN DUKA KELAM


KK69: DI HADAPAN TUHAN YESUS

la=c 4/4 MM ± 76

1

Di hadapan Tuhan Yesus betapa hina diriku.
Kubawa dosa-dosaku di hadapan Tuhan Yesus.

2

Di hadapan Tuhan Yesus tersungkur kar’na dosaku,
kubuka kerinduanku di hadapan Tuhan Yesus.

3

Di hadapan Tuhan Yesus ‘ku insaf akan salahku;
bertobat kini hatiku di hadapan Tuhan Yesus.

4

Di hadapan Tuhan Yesus kudapat kasih sayang-Nya;
hatiku pasrah berserah di hadapan Tuhan Yesus.

Syair: För Jesu milda ögon, Lars Jacob Stenbäck, 1839, terj. Yamuger, 1982 (revisi, 2016)
Lagu: Huugo Nyberg, 1903

Tonton YouTube-nya:
DI HADAPAN TUHAN YESUS


KK70: AMPUNI UMATMU

la=b MM ± 60

1

Ampuni umat-Mu, dan kasihanilah,
berikan kami rahmat-Mu.

Syair: Godlief Soumokil, 2006
Lagu: Godlief Soumokil, 2006

Tonton YouTube-nya:
AMPUNI UMATMU


KK71: ENGKAU SABAR MENANTI

do=es 4/4 MM ± 80

1

Engkau sabar menanti, sedikit tak jemu
menunggu kubukakan bagi-Mu pintuku.
Tuhanku, kuakui: Kupakai nama-Mu,
tetapi kubiarkan di luar Rajaku.

2

Engkau ketuk pintuku, kulihatlah jelas
bekas luka di tangan dan muka yang welas.
Sebab dosaku jua terkancing pintuku;
dan ‘Kau sabar menunggu kubuka hatiku.

3

Engkau menyapa daku dengan lemah lembut:
“Untukmu t’lah Kutahan derita kemelut.
Beginikah caramu menyambut Tuhanmu?”
O Yesus, b’rilah ampun! Masuki hatiku!

Syair: O Jesus, Thou Art Standing, William Walsham How, 1867, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Justin Heinrich Knecht, 1799, dan Edward Husband, 1871

Tonton YouTube-nya:
ENGKAU SABAR MENANTI


KK72: HANYA DEBULAH AKU

la=b 4/4 MM ± 60

1

Hanya debulah aku di alas kaki-Mu, Tuhan.
Haus ‘kan titik embun: sabda penuh ampun.

Reff:

Tak layak aku tengadah dan menatap wajah-Mu.
Namun tetap ‘ku percaya: Maharahim Engkau.

2

Ampun seribu ampun, hapuskan dosa-dosaku.
Segunung sesal ini kuunjuk pada-Mu.

Syair: Cosmas Margono, 1980, revisi Tim Puji Syukur, 1992
Lagu: Cosmas Margono, 1980

Tonton YouTube-nya:
HANYA DEBULAH AKU


KK73: JIKALAU TUHAN TIDAK MENEBUSKU

do=d 2/4 MM ± 66

1

Jikalau Tuhan tidak menebusku
dan Tuhan tidak mengampuniku,
hidupku berbeban dan dosaku berat!
Marilah, ya Tuhan, jamah diriku.
Marilah, ya Tuhan, jamah diriku.

2

Jikalau Tuhan tidak menjagaku
dan tak menuntun, tak memimpinku,
hidupku tak tentu dan langkahku sesat.
Marilah, ya Tuhan, pimpin anak-Mu.
Marilah, ya Tuhan, pimpin anak-Mu.

3

Jikalau Tuhan datang menolongku,
dan Tuhan jaga hamba-Mu terus,
hidupku damailah, dosa terhapuslah.
Marilah, ya Tuhan, rangkul hamba-Mu.
Marilah, ya Tuhan, rangkul hamba-Mu.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
JIKALAU TUHAN TIDAK MENEBUSKU


KK74: KASIHANILAH AKU, YA ALLAH

do=d 4/4 MM ± 72

1

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,
kar’na rahmat-Mu sungguh mulia, hapuskanlah pelanggaranku.
Bersihkanlah aku dan sucikan aku,
tahirkanlah aku dari dosaku.
Sebab aku sadar akan pelanggaranku,
aku t’rus bergumul dengan dosaku.

2

Terhadap-Mulah aku berdosa, sejak di kandungan ibuku.
Layak aku dihukum murka-Mu, Tuhan, sungguh besar hikmat-Mu.
Biarkanlah aku bersih di depan-Mu,
lepaskan ‘ku dari hutang darahku.
Bangkitkanlah aku kembali kepada-Mu,
mulutku memuji-muji nama-Mu.

3

Persembahan dan korban bakaran Engkau tidak menerimanya.
Jiwa hancur dan hati yang patah, tidaklah ‘Kau memandang cela.
Lakukanlah yang baik dengan rela hati
kepada Sion serta Yerusalem.
Beri persembahan dengan bersikap benar.
Ya Tuhan, terima persembahanku.

Syair: Alfred Simanjuntak, 2007/2008 (bait ke-1 dan 2), Wahono Hadi, 2014 (bait ke-3), berdasarkan Mazmur 51
Lagu: Alfred Simanjuntak, 2007/2008

Tonton YouTube-nya:
KASIHANILAH AKU, YA ALLAH


KK75: KASIHANILAH AKU YANG LEMAH

la=d 4/4 MM ± 72

1

Kasihanilah aku yang lemah, ya Tuhan Mahakuasa.
Hapuskan semua kesalahanku, b’rilah anugerah.
Oleh kasih dan kuasa-Mu kurasakan damai-Mu.
Aku tahu ‘Kau s’lalu dekat pada-Mu, limpahkan rahmat-Mu.

2

Kini aku sadari dosaku dan s’gala kekuranganku.
Namun kasih-Mu tetap padaku, sucikan diriku.
Kuserahkan s’luruh hidupku pada Tuhan yang benar.
Hatiku selalu bersyukur, Tuhan, serta berbahagia.

Syair: Helene Salamate Joseph, revisi bait ke-2 oleh Yamuger, 2016
Lagu: Helene Salamate Joseph, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
KASIHANILAH AKU YANG LEMAH


KK76: KASIHANILAH, YA TUHAN

la=f 4/4 MM ± 72

1

Kasihanilah, ya Tuhan, dan ampunilah diriku.
Hapuslah pelanggaranku, kar’na rahmat-Mu yang besar.
Sucikan, tahirkan aku, ya Tuhan.
Sucikan, tahirkan aku, ya Tuhan.
Tuhan, bebaskan aku dari dosaku.

2

Aku sadar penuh cela dan bergumul penuh sesal.
‘Ku berdosa terhadap-Mu, melakukan yang tak benar.
Ampuni diriku, o, ampunilah.
Ampuni diriku, o, ampunilah.
Karena sungguh adil keputusan-Mu.

3

Dalam dosa penuh cemar aku dikandung ibuku.
Namun ‘Kau s’lalu berkenan kebenaran di batinku.
Sucikan, tahirkan aku, ya Tuhan.
Sucikan, tahirkan aku, ya Tuhan.
Basuh aku, ya Tuhan, hingga ‘ku bersih.

4

Biarlah aku mendengar sukacita dan bergemar.
Biarlah tulang yang remuk ‘kan bersorak dengan senang.
Ya Tuhan, hapuslah kesalahanku.
Ya Tuhan, hapuslah kesalahanku.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku.

Syair: Nun, Gusti nu Sipat Murah, Adrianus Djalimun, 1979, berdasarkan Mazmur 51:3-10, saduran Abdhi Khristianta Samuel, 2014/2017, revisi Wahono Hadi, 2019
Lagu: Adrianus Djalimun, 1979

Tonton YouTube-nya:
KASIHANILAH, YA TUHAN


KK77: MAMPIRLAH, DENGAR DOAKU

do=g 4/4 MM ± 96

1

Mampirlah, dengar doaku, Yesus Penebus.
Orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

Reff:

Yesus, Tuhan, dengar doaku;
orang lain Kauhampiri, jangan jalan t’rus.

2

Di hadapan takhta rahmat aku menyembah,
tunduk dalam penyesalan, Tuhan, tolonglah!

3

Ini saja andalanku: jasa kurban-Mu.
Hatiku yang hancur luluh buatlah sembuh.

4

Kaulah Sumber penghiburan, Raja hidupku.
Baik di bumi baik di surga, siapa banding-Mu?

Syair: Pass Me Not, O Gentle Saviour, Fanny Jane Crosby, 1868, terj. E.L. Pohan Shn, 1975
Lagu: William Howard Doane, 1870

Tonton YouTube-nya:
MAMPIRLAH, DENGAR DOAKU


KK78: MESKI TAK LAYAK DIRIKU

do=es 6/4 MM ± 120

1

Meski tak layak diriku, tetapi kar’na darah-Mu
dan kar’na ‘Kau memanggilku; Tuhan, ‘ku datang pada-Mu.

2

Sebagaimana adanya, jiwaku sungguh bercela,
darah-Mulah pembasuhnya; Tuhan, ‘ku datang pada-Mu.

3

Begitu banyak berkeluh, gentar di kancah kemelut,
terombang-ambing hidupku; Tuhan, ‘ku datang pada-Mu.

4

‘Ku buta, hina, dan kelu, kuharap diriku sembuh.
Semua ada pada-Mu; Tuhan, ‘ku datang pada-Mu.

5

Sebagaimana janji-Mu menyambut dan membasuhku,
dan mengampuni diriku; Tuhan, ‘ku datang pada-Mu.

Syair: Just As I Am, Charlotte Elliott, 1834/1836, terj. Yamuger, 1983, revisi, 2016
Lagu: William Batchelder Bradbury, 1849

Tonton YouTube-nya:
MESKI TAK LAYAK DIRIKU


KK79: MUNGKINKAH AKU PUN SERTA

do=g 4/4 MM ± 126

1

Mungkinkah aku pun serta tertolong oleh darah-Nya?
Akulah pangkal siksa-Nya, yang menyebabkan mati-Nya.
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau tersiksa gantiku!
Agung benar, ya Tuhanku: Engkau tersiksa gantiku!

2

Para malak sekalipun tiada dapat mengerti
apa sebabnya Yang Kudus menanggung siksa yang keji.
Kasih-Nyalah alasannya menanggung dosa dunia.
Kasih-Nyalah alasannya menanggung dosa dunia.

3

Ditinggalkan-Nya takhta-Nya dan masuk dunia yang cemar;
ditanggalkan-Nya kuasa-Nya, terdorong kasih yang besar;
dan aku pun tertolonglah, terpilih jadi milik-Nya,
dan aku pun tertolonglah, terpilih jadi milik-Nya.

4

Jiwaku lama menjerit, dipasung dosa yang seram.
Surya-Mu bagiku terbit; penjaraku pun benderang.
Terbukalah pasunganku; ‘ku bangkit dan mengikut-Mu.
Terbukalah pasunganku; ‘ku bangkit dan mengikut-Mu.

5

Di dalam Yesus Penebus hukuman dosa hilanglah.
Kudapat hidup yang kudus, jubahku kebenaran-Nya;
‘ku mendekat ke takhta-Mu hendak terima tajukku.
‘Ku mendekat ke takhta-Mu hendak terima tajukku.

Syair: And Can It Be, Charles Wesley, 1738, terj. E.L. Pohan Shn, 1964 (bait ke-1 sampai 3), dan Yamuger, 1983 (bait ke-4 dan 5)
Lagu: Thomas Campbell, 1825

Tonton YouTube-nya:
MUNGKINKAH AKU PUN SERTA


KK80: O TUHANKU, ‘KAU DATANG KE DUNIA

do=es 4/4 MM ± 72

1

O Tuhanku, ‘Kau datang ke dunia,
untuk menghapus dosa umat-Mu.
Bagai seekor rusa yang dahaga,
pada-Mu, Tuhanku, merindu hatiku.

Reff:

Aku berserah, ya Tuhan, pada-Mu,
kub’rikan bagi-Mu seluruh hidupku.

2

‘Ku bersedih kar’na tekanan dosa
dan jiwaku terkungkung dalam g’lap.
Kini berikan damai dan sentosa,
tahirkan diriku, dan dosa pun lenyap.

3

O Roh Kudus, berikanlah karunia,
hancurkan kuasa setan dalamku.
Jadilah pandu dan terang s’lamanya,
dan bagi Tuhanku siapkan hatiku.

4

Bila kelak berakhirlah dunia,
di sisi-Mu ‘ku akan berteduh.
Dan kini bak peronda yang berjaga,
begitu jiwaku menanti datang-Mu.

Syair: O Lam van God, Johannes de Heer, 1903/1926, terj. Ferdinand Suleeman, 1990
Lagu: Johannes de Heer, 1903/1926

Tonton YouTube-nya:
O TUHANKU, ‘KAU DATANG KE DUNIA


KK81: PADAMU, TUHANKU, KUBAWA DOSAKU

la=g 4/4 MM ± 72

1

Pada-Mu, Tuhanku, kubawa dosaku,
segala salahku melanggar firman-Mu.

Reff:

Hapuskan dosaku, sucikan diriku.
Jadikan diriku anak-Mu yang benar.

2

Pada-Mu, Tuhanku, kumohon kuasa-Mu,
supaya ‘ku teguh mengikut firman-Mu.

3

Pada-Mu, Tuhanku, kubawa diriku.
Ajari diriku cinta sesamaku.

Syair: Elly Toisuta
Lagu: Elly Toisuta, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
PADAMU, TUHANKU, KUBAWA DOSAKU


KK82: SUARAMU KUDENGAR

do=es 3/4 MM ± 80

1

Suara-Mu kudengar memanggil diriku,
supaya ‘ku di Golgota dibasuh darah-Mu!

Reff:

Tuhan, inilah aku, anak-Mu;
dalam darah kudus-Mu sucikan diriku.

2

Kendati ‘ku lemah, tenaga Kauberi:
Kauhapus aib dosaku, hidupku pun bersih.

3

Kaupanggil diriku, supaya kukenal
Iman, harapan yang teguh dan kasih-Mu kekal.

4

Kaubuat meresap karya-Mu dalamku;
kuasa dosa pun lenyap, diganti rahmat-Mu.

5

Ya Yesus, Kauberi jaminan-Mu tetap:
kepada orang beriman janji-Mu ‘kan genap!

6

Terpuji Penebus, terpuji darah-Nya,
terpuji Kristus, Tuhanku, dalam-Nya ‘ku benar!

Syair: I Hear Thy Welcome Voice, Lewis Hartsough, 1872, terj. Yamuger, 1978 (revisi, 2016)
Lagu: Lewis Hartsough, 1872

Tonton YouTube-nya:
SUARAMU KUDENGAR


KK83: TIADA YANG SEHAT DAGINGKU

la=a 4/4 MM ± 72

1

Tiada yang sehat dagingku sebab amarah-Mu,
dan tulangku tak selamat kar’na dosaku,
sebab kepalaku ditimpa kesalahanku,
dan semuanya terlalu berat bagiku.

Reff:

Janganlah, ya Tuhan, tinggalkan diriku,
dan janganlah jauh dari padaku.
Seg’ralah, ya Tuhan, menolong diriku,
sebab Engkau sumber kes’lamatanku.

2

Berharap aku pada-Mu, ya Tuhan Allahku;
Engkau akan memberi jawaban bagiku,
sebab tersandunglah diriku dan mulai jatuh,
kesakitan tak henti merundung diriku.

Syair: Ester Karismawati, 2008, berdasarkan Mazmur 38:4-5, 16-18, 22-24
Lagu: Ester Karismawati, 2008

Tonton YouTube-nya:
TIADA YANG SEHAT DAGINGKU


KK84: TUHAN ALLAH, JANGANLAH

do=d 4/4 MM ± 70

1

Tuhan Allah, janganlah ‘Kau menghukum aku:
O berapa lamakah lanjut amarah-Mu?
Dosaku, murka-Mu, hapuskanlah itu
dengan darah Kristus!

2

Dalam maut yang kelam siapa yang bersyukur?
Jiwaku luputkanlah dari alam kubur.
Biarlah s’lamanya aku menyanyikan
bagi-Mu pujian!

3

Bapa, kasihanilah, rahmat-Mu tunjukkan.
Diriku pulihkanlah dalam kesembuhan.
Datanglah segera dan urapi aku
dengan karunia-Mu!

4

Siang-malam ‘ku cemas, gemetar badanku.
Air mataku deras; tergenang ranjangku.
‘Ku letih dan sedih mengeluh pada-Mu:
Tuhan, tolong aku!

5

Para musuh, mundurlah! Jauhlah, hai penjahat!
Tuhan sudah mendengar suara yang meratap:
doaku, tangisku diindahkan Tuhan.
Dia kuagungkan!

6

Allah Bapa, t’rimalah puji dan syukurku.
Tuhan Yesus, Engkaulah Penebus hidupku.
Roh Kudus, kuasa-Mu sumber penghiburan.
T’rima kasih, Tuhan!

Syair: Straf’ mich nicht in deinem Zorn, Johann Georg Albinus, 1686, berdasarkan Mazmur 6, terj. H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Jerman, 1694/1698

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ALLAH, JANGANLAH


KK85: TUHAN, KAMI BERLUMURAN DOSA

do=f 4/4 MM ± 64

1

Tuhan, kami berlumuran dosa.
Tuhan, sudilah ampuni kami.

2

Tuhan, walau kami musnah sudah.
Tuhan, ajar kami mengampuni.

3

Tuhan, sudi ampuni mereka.
Tuhan, ‘Kau yang tahu perbuatannya.

4

Tuhan, kami berlumuran dosa.
Tuhan, sudilah ampuni kami.

Syair: Michiel Karatem, 1998, bait ke-2 dari buku Gita Bakti GPIB
Lagu: Michiel Karatem, 1998, nuansa Aru

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KAMI BERLUMURAN DOSA


KK86: KUMOHON PENGAMPUNAN

do=bes 4/4 MM ± 72

1

Kumohon pengampunan, Tuhan, atas segala dosa
yang banyak kulakukan, Tuhan, nyata di hadapan-Mu.

2

Teguhkan imanku, Tuhan, bimbing tiap langkahku;
jangan biarkan aku, Tuhan, sesat dari jalan-Mu.

3

‘Kau gunung harapanku, Tuhan, Sumber kehidupanku,
tempat perlindunganku, Tuhan, dari jerat penggoda.

Syair: Liberty Manik (1924-1993)
Lagu: Tradisional Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
KUMOHON PENGAMPUNAN


KK87: TUHAN YESUS, KAMI SERING TIDAK PATUH

do=e 3/4 MM ± 84

1

Tuhan Yesus, kami sering tidak patuh
melakukan yang Engkau firmankan.
Tuhan Yesus, kami sering tidak patuh
melakukan tanggung jawab kami.

2

Tuhan Yesus, kami lemah, tidak mampu
memerangi kemalasan kami.
Tuhan Yesus, kami lemah, kami rapuh,
Tuhan, tolong kuatkanlah kami.

Coda
Ampuni dosa kami.

Syair: Ampuni Dosa Kami, Michiel Karatem, 2008
Lagu: Michiel Karatem, 2008, nuansa Aru

Tonton YouTube-nya:
TUHAN YESUS, KAMI SERING TIDAK PATUH


KK88: TUHANKU, AMPUNILAH HAMBAMU

do=d 4/4 MM ± 60

1

Tuhanku, ampunilah hamba-Mu yang berdosa,
dan sucikan hamba-Mu. Hapuslah dosa-dosaku,
agar layak diriku ada di hadirat-Mu.

2

Di tengah sengsaraku tangan-Mu tetap terulur,
‘Kau menjamah diriku,‘Kau peluk, ‘Kau mendekapku.
Tanpa ‘Kau menolongku pupuslah harapanku.

3

Tuhanku dan Allahku, Dikaulah Sang Penyelamat.
Perbarui hatiku dan pulihkan hidupku.
Sio Tuhan, t’rimalah, kuserahkan diriku.

Syair: Sartje F.Y. Benyamin, 2015 (bait ke-1), Yamuger, 2016 (bait ke-2 dan 3)
Lagu: Sartje F.Y. Benyamin, 2015, nuansa Kupang, Lokakarya Kupang

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU, AMPUNILAH HAMBAMU


KK89: YA ALLAH BAPA

la=c 4/4 MM ± 66

1

Ya Allah Bapa di surga mahatinggi,
puji sembah dan syukur bagi-Mu.
Mahabesar, mulia nama-Mu
dan kuasa-Mu kekal selamanya.

2

Aku berlutut dan doa kupanjatkan,
‘ku bertelut memohon rahmat-Mu;
ampunilah segala dosaku
dan limpahkanlah berkat anugerah.

3

Aku naikkan puji dan doa ini
demi nama Tuhanku Penebus,
Putra kekal, abadi dan kudus,
Jurus’lamatku dan Raja semesta.

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
YA ALLAH BAPA


KK90: YA ALLAHKU, DI CAH’YAMU

do=es 4/4 MM ± 72

1

Ya Allahku, di cah’ya-Mu tersingkap tiap noda.
Kaulihatlah manusia penuh lumuran dosa.

2

Di cah’ya-Mu mesti redup semarak bintang-bintang;
ke manakah manusia? Dosanya tak terbilang.

3

Kepada-Mu tujuanku! ‘Kau tak membuang aku.
Putra-Mulah selamanya Jalanku ke takhta-Mu.

4

Ya amin, ya di Golgota ditanggung-Nya dosaku
dan darah-Nya yang mulia menghapus aib jiwaku.

5

Ya Tuhanku, tumbuhkanlah imanku kepada-Mu,
sehingga nyata kasih-Mu dalam kehidupanku.

Syair: God enkel licht, Ahasverus van den Berg (1737-1807), menurut Du reines Licht, Christian Friedrich Daniel Schubart (1739-1791), terj. Yamuger, 1984
Lagu: Jemaat Prancis di Belanda, 1803

Tonton YouTube-nya:
YA ALLAHKU, DI CAH’YAMU


KK91: UMATKU, BERTOBATLAH

re=e 3/4 MM ± 84

1

Umat-Ku, bertobatlah, Aku ‘kan datang segera;
baruilah imanmu, dan segarkan hidupmu.

2

Yesus, mohon ampun-Mu, kami bersalah pada-Mu.
Dalam kata dan peri kami ingkar tak henti.

3

Kar’na cinta kasih-Mu, kami tetap Engkau rengkuh;
dalam duka dan sedih ‘Kau penolong yang setia.

Syair: Ernest Mariyanto, 1991, bait ke-1 berdasarkan Wahyu 2
Lagu: Marcelinus Hidayat Ranteallo, 1991

Tonton YouTube-nya:
UMATKU, BERTOBATLAH


KK92: YA TUHAN, BERDIAMLAH DI HATIKU

do=g 3/4 MM ± 96

1

Ya Tuhan, berdiamlah di hatiku,
supaya sempurna benar hidupku.
Remukkan congkakku, musuhku besar,
dan uraslah hatiku: putih benar.

Reff:

Putih benar, ya putih benar!
Oh, uraslah hatiku: suci benar.

2

Ya Yesus, jenguk dari surga cerlang
dan bantulah aku supaya menang
melawan diriku, berkurban penuh,
dan hanya pada-Mu percaya teguh.

3

Di bawah salib-Mu aku bertelut,
membawa hatiku lelah kemelut,
menatap pada-Mu, ke luka perih.
Darah-Mu membuat hatiku bersih.

4

Kaulihat, Tuhanku, kunantikan ‘Kau.
Oh, ubah hatiku bernoda risau.
Tak kunjung Kautolak yang sudah penat
menjalani jalan yang sungguh sesat.

Syair: Whiter Than Snow, James L. Nicholson (1828-1876), terj. E.L. Pohan Shn, 1958
Lagu: William Gustavus Fischer (1835-1912)

Tonton YouTube-nya:
YA TUHAN, BERDIAMLAH DI HATIKU


KK93: YA TUHAN, DENGARKANLAH

do=c 4/4 MM ± 72

1

Ya Tuhan, dengarkanlah
permohonan seluruh umat-Mu.
Curahkan kasih sayang-Mu, Tuhan,
curahkanlah kasih sayang-Mu.

2

Ya Tuhan, ampunilah
s’gala dosa kesalahan kami.
Bukakan pintu kasih-Mu, Tuhan,
bukakanlah pintu kasih-Mu.

3

Anak Domba Allahku
yang menghapuskan dosa dunia,
ampuni dosa umat-Mu, Tuhan,
ampunilah dosa umat-Mu.

Syair: D.H. Worotikan, 1989
Lagu: Tradisional Minahasa

Tonton YouTube-nya:
YA TUHAN, DENGARKANLAH


KK94: BUKAN KAR’NA UPAHMU

do=c 4/4 MM ± 88

1

Bukan kar’na upahmu dan bukan kar’na kebajikan hidupmu,
bukan persembahanmu dan bukan pula hasil perjuanganmu:
Allah mengampuni kesalahan umat-Nya oleh kar’na kemurahan-Nya;
melalui pengorbanan Putra Tunggal-Nya ditebus-Nya dosa manusia.

Reff:

Bersyukur, hai bersyukur, kemurahan-Nya pujilah!
Bersyukur, hai bersyukur selamanya!

2

Janganlah ‘kau bermegah dan jangan pula meninggikan dirimu;
baiklah s’lalu merendah dan hidup dalam kemurahan kasih-Nya.
Keangkuhan tiada berkenan kepada-Nya; orang sombong direndahkan-Nya.
Yang lemah dan hina dikasihi-Nya penuh, yang rendah ‘kan ditinggikan-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 1988
Lagu: Godlief Soumokil, 1988

Tonton YouTube-nya:
BUKAN KAR’NA UPAHMU


KK95: AJAIB BENAR ANUGERAH

do=g 3/4 MM ± 92

1

Ajaib benar anugerah pembaru hidupku!
‘Ku hilang, buta, bercela; olehnya ‘ku sembuh.

2

Ketika insaf, ‘ku cemas, sekarang ‘ku lega!
Syukur, bebanku t’lah lepas berkat anugerah!

3

Di jurang yang penuh jerat terancam jiwaku;
anug’rah kupegang erat dan aman pulangku.

4

Kudapat janji yang teguh, kuharap sabda-Nya
dan Tuhan perisaiku tetap selamanya.

5

Kendati nanti ragaku terkubur dan lenyap,
pada-Nya aku berteduh bahagia tetap.

6

Meski selaksa tahun lenyap di surga mulia,
rasanya baru sekejap memuji nama-Nya!

Syair: Amazing Grace, John Newton, 1779, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Amerika abad ke-18

Tonton YouTube-nya:
AJAIB BENAR ANUGERAH


KK96: BEGITU KASIH ALLAH AKAN DUNIA

do=f 3/4 MM ± 88

1

Begitu kasih Allah akan dunia:
Dib’rikan Anak-Nya yang satu-satunya,
supaya yang percaya tidak binasa,
tapi hidup s’lamanya.

Syair: For God So Loved the World, Yohanes 3:16, Frances Townsend, 1938, terj. Yamuger, 1986
Lagu: Alfred Barney Smith, 1938

Tonton YouTube-nya:
BEGITU KASIH ALLAH AKAN DUNIA


KK97: DALAM LAUTAN YANG KELAM

do=a 6/8 MM ± 56

1

Dalam lautan yang kelam, terancam jiwaku,
dalam dosa tenggelam, hilang harapanku.
Tapi Tuhan berkenan dengar seruanku,
lalu ‘ku dis’lamatkan Mukhalisku.

Reff:

Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!
Kasih kudus! Kasih kudus!
Yang t’lah mengangkatku: Kasih kudus!

2

Kasih-Nya kudus, besar, patut kubalaslah;
kar’na itu ‘ku gemar agungkan nama-Nya.
Kuserahkan hidupku bulat kepada-Nya,
melayani Tuhanku selamanya!

3

‘Kau yang hampir tenggelam pandanglah pada-Nya!
Tuhan Yesus t’lah menang: ‘kau ‘kan diangkat-Nya!
Laut yang mengamuk pun dibuat-Nya reda.
Yesus mau menolongmu: percayalah!

Syair: Love Lifted Me, James Rowe, 1912, terj. B. Maruta, 1963 (bait ke-1 dan Refrein), dan Yamuger, 1983 (bait ke-2 dan 3)
Lagu: Howard E. Smith, 1912

Tonton YouTube-nya:
DALAM LAUTAN YANG KELAM


KK98: DIHAPUSKAN DOSAKU

do=f 4/4 MM ± 112

1

Dihapuskan dosaku hanya oleh darah Yesus;
aku pulih dan sembuh hanya oleh darah Yesus.

Reff:

O, darah Tuhanku, sumber pembasuhku!
Sucilah hidupku hanya oleh darah Yesus.

2

Pengampunan dosaku hanya oleh darah Yesus;
penyucian hidupku hanya oleh darah Yesus.

3

Pendamaian bagiku hanya oleh darah Yesus;
bukan oleh amalku: hanya oleh darah Yesus.

4

Damai dan harapanku hanya oleh darah Yesus;
Allah membenarkanku hanya oleh darah Yesus.

Syair: What Can Wash Away My Sin, Robert Lowry, 1875, terj. Yamuger, 1983
Lagu: Robert Lowry, 1876

Tonton YouTube-nya:
DIHAPUSKAN DOSAKU


KK99: DULU ‘KU TERTINDIH DOSA

do=es 6/4 MM ± 100

1

Dulu ‘ku tertindih dosa, oleh malu terbeban.
Tangan Yesus menyentuhku, diubah diriku oleh-Nya.

Reff:

Dijamah, ‘ku dijamah! Meluap sukacitaku!
Tuhan Yesus menjamahku; diriku menjadi baru.

2

Saat kuterima Yesus, jadi baru diriku.
Tak ‘ku berhenti memuji, memuji Dia selamanya.

Syair: He Touched Me, William J. Gaither, 1963, terj. Yamuger, 1998
Lagu: William J. Gaither, 1963

Tonton YouTube-nya:
DULU ‘KU TERTINDIH DOSA


KK100: ‘KU DIBERI BELAS KASIHAN

do=g 3/4 MM ± 104

1

‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;
tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmat-Mu!
Kidung imanku bergema: rahmat-Mu sungguh mulia,
kidung imanku bergema: rahmat-Mu sungguh mulia!

2

Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah:
darah Putra-Mu dicurahkan membasuh dosa dan cela.
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmat-Mu.
Di manakah selamatku? Hanyalah dalam rahmat-Mu.

3

Ini tetap pengakuanku, jikalau orang ingin tahu:
hanya berkat pengasihan-Mu rukunlah aku dan Engkau.
‘Ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmat-Mu,
‘ku merendahkan diriku dan kuagungkan rahmat-Mu.

4

Jangan seorang pun di dunia merampas harta hatiku:
dasar percaya yang ‘ku punya dan alas doa yang teguh;
hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmat-Mu, Tuhan, kugenggam,
hidup dan mati ‘ku tent’ram: rahmat-Mu, Tuhan, kugenggam.

5

Ya Tuhan, jangan ambil rahmat yang Kauberi kepadaku,
kar’na dengannya aku s’lamat sampai ke dalam rumah-Mu:
di sana kumuliakanlah rahmat-Mu s’lama-lamanya,
di sana kumuliakanlah rahmat-Mu s’lama-lamanya!

Syair: Mir ist Ebarmung widerfahren, Philipp Friedrich Hiller, 1767, terj. H.A. Pandopo/J.M. Malessy, 1983
Lagu: Johann Ludwig Friedrich Hainlin, 1819

Tonton YouTube-nya:
‘KU DIBERI BELAS KASIHAN


KK101: ‘KU DIBERI NYANYIAN BARU

do=g 4/4 MM ± 108

1

‘Ku diberi nyanyian baru oleh Yesus, Tuhanku;
irama lagu paling mulia, kidung kasih yang merdu.

Reff:

Hatiku bersukacitalah, bersukacitalah, bersukacitalah.
Hatiku bersukacitalah di dalam Yesus, Tuhanku.

2

‘Ku mengasihi Tuhan Yesus yang tersalib bagiku;
segala dosaku dihapus-Nya, hingga baru kidungku:

3

Kumuliakan kasih Yesus dalam lagu yang merdu;
kelak malaikat dalam surga mengiringi kidungku:

Syair: I Have A Song That Jesus Gave Me, Elton Menno Roth, 1924, terj. Yamuger, 1985, revisi, 2016, Refrein terj. Peng Hong Pouw, 1955
Lagu: Elton Menno Roth, 1924

Tonton YouTube-nya:
‘KU DIBERI NYANYIAN BARU


KK102: TERBUKALAH SURGA

do=a 3/4 MM ± 100

1

Terbukalah surga, terpancar terang,
sebab Tuhan Yesus berjuang menang,
sebab Tuhan Yesus berjuang menang.

2

Sengsaralah Dia yang suci kudus;
oleh-Nya dosamu telah ditebus,
oleh-Nya dosamu telah ditebus.

3

Pergilah pada-Nya, engkau yang lelah:
bebanmu diangkat, hatimu lega,
bebanmu diangkat, hatimu lega.

4

Meskipun dosamu teramat keji,
dengan darah Yesus ‘kau suci bersih,
dengan darah Yesus ‘kau suci bersih.

5

Dan jika jiwamu letih dan lesu,
sampaikan pada-Nya kebimbanganmu,
sampaikan pada-Nya kebimbanganmu.

6

Beban yang kaupikul diringankan-Nya:
engkau dibimbing-Nya ke damai baka,
engkau dibimbing-Nya ke damai baka.

7

O Yesus, Engkaulah perlindunganku,
Engkau Jurus’lamat, tempat berteduh,
Engkau Jurus’lamat, tempat berteduh.

Syair: Der Himmel steht offen, Anonim, Basel (Swiss), 1875, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Tradisional Jerman

Tonton YouTube-nya:
TERBUKALAH SURGA


KK103: YESUS, RAJA DAMAI

do=g 4/4 MM ± 76

1

Yesus, Raja Damai, Tuhan Mahakasih,
sambut kami ini dalam rahmat-Mu.

2

Buanglah, ya Tuhan, dosa-dosa kami,
rantai kuasa jahat Kauputuskanlah!

3

Tumpaslah, ya Tuhan, kuasa kegelapan,
hingga tak tersisa dampak dayanya.

4

Penebus tersalib, tuntunlah umat-Mu
untuk mengasihi Dikau s’lamanya.

5

Dikau, kami ikut t’robos kegelapan,
sampai kami masuk sukacita-Mu.

Syair: Tama Ngakau Marie, Shirley Erena Murray, 1989/1990, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Tradisional Maori (Selandia Baru)

Tonton YouTube-nya:
YESUS, RAJA DAMAI


KK104: JANGANLAH ENGKAU SERUPA DENGAN DUNIA

do=es 4/4 MM ± 80

1

Janganlah engkau serupa dengan dunia. Hiduplah kudus!
Janganlah pikirkan hal yang berlebihan: Bersahajalah!

Tuhan, tolong, kami mau berubah oleh pembaharuan budi.
Tuhan, mampukanlah kami mewujudkan hidup yang kudus dan bersahaja.

Janganlah engkau serupa dengan dunia. Hiduplah kudus!
Janganlah pikirkan hal yang berlebihan: Bersahajalah!

Syair: Tiku Rari, 2006, berdasarkan Roma 12:2-3
Lagu: Tiku Rari, 2006, nuansa Toraja

Tonton YouTube-nya:
JANGANLAH ENGKAU SERUPA DENGAN DUNIA


KK105: MASIH ADA WAKTU

do=d 4/4 MM ± 76

1

Masih ada waktu, lakukanlah yang baik.
Kar’na apapun yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
Yang menabur dalam daging ‘kan menuai kebinasaan.
Yang menabur seturut Roh Allah ‘kan menuai kehidupan yang abadi.

Reff:

Masih ada waktu, lakukanlah yang baik.
Jika kita tak jadi lemah, pasti kita akan menuai.
Masih ada waktu, lakukanlah yang baik.
Masih ada waktu, lakukanlah yang baik.

2

Masih ada waktu, lakukanlah yang baik.
Hidup kita pun bagaikan rumput, hidup kita seperti bunga rumput,
merekah di waktu pagi namun layu di sore hari.
Tapi firman Tuhan semesta alam ‘kan kekal abadi selama-lamanya.

Syair: Binsan Sadihari Dope, Pontas Purba, 2009, berdasarkan Galatia 6:7-10, 1 Petrus 1:24-25
Lagu: Pontas Purba, 2009

Tonton YouTube-nya:
MASIH ADA WAKTU


KK106: PERINTAH BARU

do=d 4/4 MM ± 100

1

Perintah baru Kuberikan padamu,
agar kamu mengasihi satu sama yang lainnya,
seperti Aku sudah mengasihimu,
sehingga orang akan tahu engkau murid-Ku,
jikalau saling mengasihi.
Sehingga orang akan tahu engkau murid-Ku,
jikalau saling mengasihi.

Syair: A New Commandment, Anonim, berdasarkan Yohanes 13:34-35, disusun oleh Yamuger, 1999 (revisi, 2019)
Lagu: Anonim

Tonton YouTube-nya:
PERINTAH BARU


KK107: SANG HYANG MULIA, TUHANKU

mi=c 4/4 MM ± 72

1

Sang Hyang Mulia, Tuhanku, sebulat hati kusembah.
Kar’na kasih-Nya bagi manusia Dia memasuki dunia.
Menanggung siksa yang berat, mati di salib Golgota,
dosaku ditanggung-Nya: kini aku s’lamat oleh-Nya.

2

Sungguh bahagia hidupku, sudah dihapus dosaku.
Kini ‘ku lepas, bebas dari maut, dan beroleh hidup yang kekal.
Hidup tak lagi terbeban di dalam dosa yang kejam.
Hidup jadi berseri hanya kar’na kasih Tuhanku.

3

Kini kupakai hidupku untuk wartakan Injil-Nya.
Agar dikenal s’luruh dunia bahwa Yesus itu Penebus.
Agar mereka s’lamatlah dan hidupnya penuh berkah,
s’luruh umat manusia hidup dalam damai kasih-Nya.

Syair: Yamuger, 2016
Lagu: Sri Handoko, 2009, nuansa Bali

Tonton YouTube-nya:
SANG HYANG MULIA, TUHANKU


KK108: KASIHANI KAMI, YA TUHAN!

do=d 2/4 MM ± 64

1

Kasihani kami, ya Tuhan!

Syair: Tiku Rari, 1997
Lagu: Tiku Rari, 1997, nuansa Toraja

Tonton YouTube-nya:
KASIHANI KAMI, YA TUHAN!


KK109a: KYRIE, ELEISON

la=a 4/4, 2/4 MM ± 60

1

Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.
Kyrie, eleison.

Christe, eleison. Christe, eleison.
Christe, eleison.

Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.
Kyrie, eleison.

Syair: Tradisional Gerejawi
Lagu: Michiel Karatem, 2006, nuansa Aceh

Tonton YouTube-nya:
KYRIE, ELEISON


KK109b: KYRIE, ELEISON

la=a 4/4 MM ± 64

1

Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.
Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.

Christe, eleison. Christe, eleison.
Christe, eleison. Christe, eleison.

Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.
Kyrie, eleison. Kyrie, eleison.

Syair: Tradisional Gerejawi
Lagu: Wahono Hadi, 2016

Tonton YouTube-nya:
KYRIE, ELEISON


KK110a: TUHAN, KASIHANI

do=f 2/4 MM ± 54

1

Tuhan, kasihani,
Kristus, kasihani,
Tuhan, kasihani kami!

Syair: Kyrie, eleison, Tradisional Gerejawi
Lagu: Liturgi Ortodoks Kiev, Ukraina

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KASIHANI


KK110b: TUHAN, KASIHANI

do=e 4/4 MM ± 68

1

Tuhan, kasihani,
Kristus, kasihani,
Tuhan, kasihani kami.

Syair: Tradisional Gerejawi
Lagu: Esaf Malioy, 2009, nuansa Ambon

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KASIHANI


KK110c: TUHAN, KASIHANI

do=e 4/4 MM ± 68

1

Tuhan, kasihani, (Kyrie, eleison),
Kristus kasihani, (Christe, eleison),
Tuhan, kasihani kami. (Kyrie, eleison).

Syair: Tradisional Gerejawi
Lagu: Christian Izaac Tamaela, 1989, nuansa Ambon

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KASIHANI


KK111: TUHAN, KASIHANILAH

la=fis 6/8 MM ± 50

1

Dunia ini porak-poranda,
dosa melanda umat manusia;
banyak sengsara, itu akibatnya.

Reff:

Tuhan, kasihanilah! Kristus, kasihanilah!
Tuhan, kasihanilah!

2

Banyak yang hidup tanpa harapan,
lapar dan miskin; siapa menolongnya?
banyak yang mati; siapa mengingatnya?

3

Banyak yang hidup kaya dan mewah,
tapi terasing dari sesamanya;
banyak yang mati tanpa sejahtera.

4

Banyak senjata, alat pembunuh
makin mengisi seluruh dunia;
apakah arti hidup manusia?

5

Juruselamat, Maha Pengampun,
dosa Kauhapus di atas salib-Mu.
Bangkitkan kami di kebangkitan-Mu!

6

Buatlah kami alat pendamai
yang memaklumkan kemuliaan-Mu.
Bimbinglah kami di Kerajaan-Mu!

Syair: H.A. Pandopo, 1982
Lagu: H.A. Pandopo, 1982

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KASIHANILAH


KK112: TUHAN, KASIHANI KAMI!

do=f MM ± 66

1

Tuhan, kasihani,
Kristus, kasihani,
Tuhan, kasihani kami.

Syair: Tradisional Gerejawi
Lagu: Esaf Malioy, 2009, nuansa Ambon

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KASIHANI KAMI!


KK113: GLORIA

do=f 4/4 MM ± 62

1

Gloria, Gloria, Gloria, Gloria,
Gloria, Gloria in excelsis Deo!

Syair: Lukas 2:14 (bahasa Latin)
Lagu: Michiel Karatem, 1998 nuansa Minangkabau

Tonton YouTube-nya:
GLORIA


KK114: KEMULIAAN BAGI BAPA

do=f MM ± 69

1

Kemuliaan bagi Bapa, Putra dan Roh Kudus,
seperti semula, kini dan terus
dan kekal selama-lamanya.
Amin.

Syair: Gloria Patri, abad ke-4/Ehr sei dem Vater, Liturgi Jerman, 1557, terj. H.A. Pandopo, 1975
Lagu: Liturgi Jerman, 1557

Tonton YouTube-nya:
KEMULIAAN BAGI BAPA


KK115: BESARKAN NAMA TUHAN

la=d 2/4 MM ± 54

1

Besarkan nama Tuhan, Haleluya;
kasih-Nya tak berkurang, Haleluya!
Sekalipun keluhan menimpa umat-Nya,
berkat-Nya ditemukan, Haleluya!

2

Dib’ri-Nya hidup baru, gelap menjadi t’rang;
sabda-Nya besertamu di ngarai yang kelam.
Hai kamu yang selalu pada-Nya berpegang,
tak usah ragu-ragu: tuntunan-Nya tent’ram!

3

Di dalam kekurangan – Kyrie eleison –
di tanah pembuangan di tanah Babilon,
kendati musim zaman menghitam dan mendung,
nama-Mu dibesarkan, pujian mendengung.

4

Kecapi digantungkan – Misericordia –
ke pohon gandarusa, terbungkam suaranya;
tetapi kasih Tuhan di Galilea
akhirnya menghiburkan, Haleluya!

5

Besarkan nama Tuhan, Haleluya;
di dunia serukan kemuliaan-Nya!
Janji-Nya dikukuhkan demi manusia:
besarkan nama Tuhan, Haleluya!

Syair: Wij moeten Gode zingen, William Barnard, 1959, terj. H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Willem Vogel, 1959

Tonton YouTube-nya:
BESARKAN NAMA TUHAN


KK116: MARILAH BERTEKUN

do=f MM ± 68

1

Marilah bertekun membaca Kitab Suci, ya, Amin.
Karena di dalamnya Allah memb’rikan hikmat, ya, Amin.

2

Kita dituntunnya kepada kes’lamatan, ya, Amin.
Dan sangat bermanfaat di dalam pengajaran, ya, Amin.

3

Kita diajarnya nyatakan kesalahan, ya, Amin.
Kita pun dididiknya di dalam kebenaran, ya, Amin.

Coda
Ya, Amin.

Syair: Weinata Sairin, 2016, berdasarkan 1 Timotius 4:13; 2 Timotius 3:15,16
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 2016, nuansa Betawi

Tonton YouTube-nya:
MARILAH BERTEKUN


KK117: KAMI MAU MENDENGARKAN

la=d 3/4 MM ± 68

1

Kami mau mendengarkan, hati pun kami buka:

Reff:

Bersabdalah, ya Tuhan, bersabdalah, bersabdalah!

2

Isilah hati kami dengan firman yang suci:

3

Bimbinglah diri kami, tuntunlah langkah kami:

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 2003
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 2003

Tonton YouTube-nya:
KAMI MAU MENDENGARKAN


KK118: ROH KUDUS, ILHAMI KAMI

do=f 4/4 MM ± 88

1

Roh Kudus, ilhami kami, umat-Mu;
datang dan kuduskan kidung yang merdu.

2

Roh Kudus, arahkan doa umat-Mu;
ajar kami ucap apa yang perlu.

3

Roh Kudus, terangi hati umat-Mu,
agar memahami Kitab yang kudus.

4

Roh Kudus, jadikan kami, umat-Mu,
meneladan Yesus yang lemah lembut.

5

Roh Kudus, tolonglah kami s’lamanya
menentang yang jahat oleh yang benar.

Syair: Holy Spirit, Hear Us, William Henry Parker, 1882, terj. H.A. Pandopo, 1985
Lagu: Kenneth George Finlay (1882-1974)

Tonton YouTube-nya:
ROH KUDUS, ILHAMI KAMI


KK119: AJAR KAMI, UMATMU

mi=e 3/4 MM ± 70

1

Ajar kami, umat-Mu, menghayati firman-Mu.
Ajar kami mengerti, mengaminkan sabda-Mu,
dalam kata, dalam karya, dalam segalanya.

Syair: Godlief Soumokil, 1998
Lagu: Godlief Soumokil, 1998

Tonton YouTube-nya:
AJAR KAMI, UMATMU


KK120: BERSABDALAH, TUHAN

do=es 4/4 MM ± 64

1

Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.
Bersabdalah, Tuhan, kami mendengarkan.

2

Sabda-Mu, ya Tuhan, Roh dan Kehidupan.
Sabda-Mu, ya Tuhan, Roh dan Kehidupan.

3

Sabda-Mu, ya Tuhan, sungguh mengagumkan.
Sabda-Mu, ya Tuhan, sungguh mengagumkan.

4

Sabda-Mu, ya Tuhan, dasar hidup kami.
Sabda-Mu, ya Tuhan, dasar hidup kami.

5

Pada sabda Tuhan kami akan patuh.
Pada sabda Tuhan kami akan patuh.

Syair: Jan Sunyata, OSC, 1971 (bait ke-1), berdasarkan 1 Samuel 3:10, Tim Puji Syukur, 1992 (bait ke-2 sampai 5), berdasarkan Yohanes 6:68, Mazmur 119:49, 57, 129
Lagu: Jan Sunyata, OSC, 1971

Tonton YouTube-nya:
BERSABDALAH, TUHAN


KK121: YA ROH KUDUS, TUNTUN KAMI

do=es 4/4 MM ± 64

1

Ya Roh Kudus, tuntun kami mendengar firman-Mu.
Siapkanlah hati kami menyambut firman-Mu. Amin.

Syair: Christian Izaac Tamaela, 2005
Lagu: Christian Izaac Tamaela, 2005, nuansa Ambon

Tonton YouTube-nya:
YA ROH KUDUS, TUNTUN KAMI


KK122: DI HATIKU, YA YESUS

do=f 6/4 MM ± 108

1

Di hatiku, ya Yesus, Tuhan, bersabdalah,
agar tenang hatiku dan hilang kuatirku.

Reff:

Di hatiku, ya, di hatiku, Tuhan, bersabdalah;
‘ku berserah, pasrah penuh: bersabdalah, ya Tuhan.

2

Sucikanlah diriku, ya Yesus, diriku yang cemar;
pakailah aku, Tuhan, meraih yang sesat.

3

Hatiku ini, Yesus, bukanlah milikku,
namun hidupku kini adalah milik-Mu.

Syair: Speak to My Heart, Gene Routh, 1927, terj. Yamuger, 1999
Lagu: Baylus Benjamin McKinney, 1927

Tonton YouTube-nya:
DI HATIKU, YA YESUS


KK123: KUSIAPKAN HATIKU, TUHAN

do=as 4/4 MM ± 72

1

Kusiapkan hatiku, Tuhan, menyambut firman-Mu saat ini.
Aku sujud menyembah Engkau dalam hadirat-Mu saat ini.
Curahkanlah pengurapan-Mu kepada umat-Mu saat ini.
Kusiapkan hatiku, Tuhan, mendengar firman-Mu.
Firman-Mu, Tuhan, tiada berubah,
sejak semulanya dan s’lama-lamanya, tiada berubah.
Firman-Mu, Tuhan, penolong hidupku.
Kusiapkan hatiku, Tuhan, menyambut firman-Mu.

Syair: Hank Samuel, disesuaikan oleh Yamuger, 1999
Lagu: Hank Samuel

Tonton YouTube-nya:
KUSIAPKAN HATIKU, TUHAN


KK124: TABURKAN FIRMANMU, YA TUHAN

do=f 4/4 MM ± 68

1

Taburkan firman-Mu, ya Tuhan, semaikanlah di hatiku.
Siramilah dengan Roh Kudus, bertumbuh dan makin mekar.
Berikan kekuatan kepada anak-anak-Mu,
menjadi kitab yang terbuka, dibaca dan diteladani.

2

Firman-Mu pelita bagiku dan suluh bagi jalanku.
‘Ku tidak takut kegelapan sebab Engkaulah panduku.
Bahagialah orang yang mendengarkan firman-Mu,
menjaga dan melakukannya di dalam s’luruh kehidupan.

Syair: Pontas Purba, 2008
Lagu: Pontas Purba, 2008, nuansa Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
TABURKAN FIRMANMU, YA TUHAN


KK125: YESUS, LIHAT UMATMU

do=g 2/4, 4/4 MM ± 92

1

Yesus, lihat umat-Mu yang mendamba ‘Kau berfirman,
dan arahkan pada-Mu hati dan seluruh ind’ra,
hingga kami yang di dunia Kaudekatkan pada surga.

2

Tanpa cah’ya Roh Kudus kami dalam kegelapan;
biar oleh sabda-Mu akal budi Kaucerahkan,
hingga Tuhan kuasai karya dan ucapan kami.

3

Sinar mahamulia, lahir dari Allah Bapa,
buka dan siapkanlah hati, mulut, pendengaran:
biar doa dan nyanyian berkenan pada-Mu, Tuhan!

Syair: Liebster Jesu, wir sind hier, Tobias Clausnitzer, 1663, terj. Yamuger, 1983
Lagu: Johann Rudolf Ahle, 1664

Tonton YouTube-nya:
YESUS, LIHAT UMATMU


KK126: BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN

do=e 4/4 MM ± 72

1

Betapa indahnya ciptaan Tuhan kita:
Semua disiapkan untuk umat manusia,
dan kita diberi amanat oleh Tuhan
supaya menjaganya dan mengolahnya dengan benar.

Reff:

Marilah bersyukur memuji nama-Nya,
sebab besarlah karya Tuhan semesta.
Marilah bersyukur memuji nama-Nya,
dengan menjaga dan merawat karya-Nya.

2

Lautan luas terbentang dan amat kaya
dengan segala makhluk hidup yang di dalamnya.
Sawah dan ladang, bukit-bukit yang menghijau
tempat tanaman tumbuh bagi makhluk ciptaan Tuhan.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016, revisi Yamuger, 2018
Lagu: Ambang Alang, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN


KK127: AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA

do=c 4/4 MM ± 86

1

Agung kasih-Mu, Allah Bapa,
sandang-pangan cukup Kauberi.
Aku mau memuji-Mu s’lama-lamanya.
‘Kau bak angin yang segar; berhembuslah!

2

Jangan cemas, hai umat Allah!
Tuhan tetap mencukupimu.
Kasih-Nya amat besar dinyatakan-Nya.
Bunga dihiasi-Nya; betapa ‘kau?

3

Salomo tiada mengimbangi
keindahan bakung di lembah
yang tidak menghasilkan jubah sehelai.
Janganlah engkau gentar. Allah setia!

Syair: Tian-shang di Fu-qin zhen shi-ci bei, Chao Tzu-chen, 1931/Great Are Your Mercies, Frank Wilson Price, 1953, terj. Ferdinand Suleeman, 1990
Lagu: Tradisional Tiongkok

Tonton YouTube-nya:
AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA


KK128: ATAS BUMI NAN PERMAI

sol=bes 4/4, 2/4 MM ± 80

1

Atas bumi nan permai, atas langit nan cerah,
atas kasih tersemai dalam hidup semesta:

Reff:

Tuhan, Raja semesta, bagi-Mu syukur,
syukur, puji dan sembah!

2

Atas tiap karunia pada pagi dan petang,
atas bukit dan lembah, surya bintang cemerlang:

3

Atas kasih nan mesra antara manusia,
atas sanak saudara di surga, di dunia:

4

Atas umat yang teguh, dalam doa dan kerja,
bakti kasih pada-Mu di seluruh dunia:

5

Atas kurban kasih-Mu yang tiada taranya,
tidak lain: Diri-Mu bagi kami s’lamanya:

Syair: For the Beauty of the Earth, Folliott Sanford Pierpoint, 1864, terj. Tim Nyanyian GKI, 1989, revisi dan tambahan bait ke-5 oleh Yamuger, 1998
Lagu: Tradisional Tiongkok: “Mo-li-hua”, disesuaikan oleh I-to Loh, 1980

Tonton YouTube-nya:
ATAS BUMI NAN PERMAI


KK129: BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN

do=c 4/4 MM ± 72

1

Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar,
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaan-Mu yang besar.

Reff:

Maka jiwaku pun memuji-Mu: “Sungguh besar ‘Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memuji-Mu: “Sungguh besar ‘Kau, Allahku!”

2

Ya Tuhanku, ‘pabila kurenungkan pemberian-Mu dalam Penebus,
‘ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh Putra-Mu darah-Nya kudus.

3

‘Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacitaku amatlah besar,
kar’na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau, Tuhanku akbar.

Syair: O store Gud, Carl Gustaf Boberg, 1885/1886, terj. E.L. Pohan Shn, 1968
Lagu: Tradisional Swedia

Tonton YouTube-nya:
BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN


KK130: HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA

do=d MM ± 72

1

Hai makhluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah
Haleluya, Haleluya!
Surya perkasa dan terang, candra kartika cemerlang,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

2

Angin yang hebat menderu, awan berarak dan mendung,
Haleluya, Haleluya,
hawa cuaca yang cerah, musim penghujan marilah,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

3

Air yang murni dan jernih, penawar haus, pembersih,
Haleluya, Haleluya,
api penghangat, penyenang, gagah periang dan terang,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

4

Ibu pertiwi mulia, limpah dengan anugerah,
Haleluya, Haleluya,
bunga dan buah kauberi puspa semarak berseri;
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

5

Kamu yang tabah bergelut, insan pengampun dan lembut,
Haleluya, Haleluya,
damai penghias hatimu; mahkota surga bagimu!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

6

Hai maut, ‘kau bersamaku, tiada yang luput darimu.
Haleluya, Haleluya!
Alangkah berbahagia yang mati dalam Tuhannya!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

7

Hai segenap saudaraku, pujilah Tuhan Allahmu:
Haleluya, Haleluya!
Abdi berhati mulia, ucapkan syukur pada-Nya!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

Syair: Altissimo omnipotente, Franciscus Assisi, 1225, All Creatures of our God and King, William Henry Draper, 1910/1926, terj. H.A. Pandopo, 1982
Lagu: Peter con Brachel, 1623

Tonton YouTube-nya:
HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA


KK131: HAI, PUJI NAMANYA

do=d 2/4 MM ± 96

1

Hai, puji nama-Nya, terang cahaya,
dan puji nama-Nya, hai cakrawala.
Hai, puji nama-Nya, semesta alam:
mari semuanya menyembah Tuhan.

Reff:

Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.

2

Hai, puji nama-Nya, tumbuh-tumbuhan,
dan puji nama-Nya, jenis bijian.
Hai, puji nama-Nya, buah-buahan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

3

Hai, puji nama-Nya, ikan di laut,
dan puji nama-Nya, burung di langit.
Hai, puji nama-Nya, hai hewan-hewan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

4

Hai, puji nama-Nya, Adam dan Hawa,
menurut gambar-Nya kamu tercipta.
Hai, puji nama-Nya, segenap insan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

5

Allah mengakhiri penciptaan-Nya
di hari yang kudus, hari ketujuh.
Kar’na dilihat-Nya baik semua
akhirnya Allah pun memberkatinya.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998, nuansa Betawi

Tonton YouTube-nya:
HAI, PUJI NAMANYA


KK132: KICAUAN BURUNG YANG MERDU

do=d 4/4 MM ± 80

1

Kicauan burung yang merdu, o, di pagi yang teduh.
Sinar mentari pun cerah, membawa rasa yang segar.

Reff:

Mari bersatu, bertekun menjaga alam nan permai,
anug’rah Tuhan bagimu; bersyukurlah kepada-Nya.

2

Hutan yang luas dan lebat, o, sungguh menakjubkan.
Lembah dan bukit terbentang, sungai mengalir tak henti.

Syair: Godlief Soumokil, 2016
Lagu: Raja Nakalelu, 2016, nuansa Dayak

Tonton YouTube-nya:
KICAUAN BURUNG YANG MERDU


KK133: SEMUA YANG TERCIPTA

do=f 3/4 MM ± 100

1

Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasih-Nya.
Matahari, bulan, bintang, burung-burung, ikan-ikan,
seluruh margasatwa di gunung dan lembah.

2

Semua manusia, hai ikutlah serta
memuji kasih Tuhan yang agung mulia.
Dalam Yesus, Putera-Nya, kita s’lamat selamanya;
segala sesuatu dibaharui-Nya.

3

Sekarang menderita seisi dunia
dan dosa manusia mengakibatkannya.
Tapi Yesus pun sengsara bagi kita yang bersalah,
terhapus dosa kita di salib Golgota.

4

Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia;
pun kami Kaubangkitkan, baptisan tandanya,
agar kami menerima hidup baru tak terkira
dan kami jadi saksi di alam semesta.

5

Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasih-Nya.
Oleh Yesus disampaikan pengampunan, pendamaian.
Kelak di bumi baru genap semuanya.

Syair: Michiel Karatem/H.A. Pandopo, 1985
Lagu: Michiel Karatem, 1985

Tonton YouTube-nya:
SEMUA YANG TERCIPTA


KK134: SUNGGUH INDAH ALAM

do=d 4/4 MM ± 126

1

Sungguh indah alam ciptaan Tuhan;
hewan, burung, ikan, tumbuh-tumbuhan.

2

Dan angkasa raya, bintang dan bulan;
seg’nap tata surya memuji Tuhan.

3

Tuhanku menjaga sejagad raya;
burung, margasatwa cukup makannya.

4

Ajar aku, Tuhan, buka mataku,
b’lajar dari alam lihat hikmat-Mu.

Syair: Alfred Simanjuntak, 1970
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH INDAH ALAM


KK135: BUNGA-BUNGA DI TAMAN

do=bes 4/4 MM ± 76

1

Bunga-bunga di taman yang tiada memintal,
sungguh indah warnanya; Tuhan memelihara.

2

Burung-burung di dahan yang tiada menanam,
sungguh riang kicaunya; Tuhan mencukupinya.

3

Kita umat milik-Nya, Tuhan yang mengaturnya.
Jangan takut dan bimbang, berserah kepada-Nya.

Syair: Wahono Hadi, 2008, berdasarkan Matius 6:25-34
Lagu: Abdhi Khristianta Samuel, 2008, nuansa Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
BUNGA-BUNGA DI TAMAN


KK136: TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR

la=d 2/4 MM ± 80

1

Tuhan, karya-Mu sungguh besar ya Khalik semesta:
bintang dan bulan, surya terang, gunung, lembah yang tinggi-rendah,
laut yang dalam, sungai kecil ciptaan firman-Mu.

2

Tuhan, curahkanlah kasih-Mu, lindungi umat-Mu.
Biarlah Roh-Mu tinggal serta dan memb’ri kami hidup kekal.
Tuhan, dengarlah doa syukur, pujian pada-Mu.

Syair: Many and Great, O God, Philip Frazier (1892-1964), berdasarkan syair dalam bahasa Dakota gubahan Joseph Renville, 1840 (Lac Qui Parle), terj. Alfred Simanjuntak, 1980
Lagu: Lagu rakyat Indian Dakota, Amerika Serikat

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR


KK137: DULU YESUS BERPUASA

mi=a 3/4 MM ± 88

1

Dulu Yesus berpuasa empat puluh hari lamanya.
Ia pun merasa lapar, si penggoda datang katanya,
“Bila ‘Kau Putra Ilahi, batu ini jadikanlah roti.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Hidup tak hanya dengan roti.”

2

Kerajaan yang gemilang diperlihatkan kepada-Nya;
diserahkan bagi Yesus, asal Yesus mau menyembah.
“Kuberikan bagi Dikau, asal Tuan mau menyembahku.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Hanya Allah boleh disembah.”

3

Maka Yesus pun diangkat ke tempat yang tinggi dan ngeri,
agar Yesus mau meloncat, hingga orang kagum tak henti.
“Jatuhkanlah Diri Anda, dan malaikat-Mu akan menjaga.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Janganlah mencobai Allahmu.”

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1979/1980, berdasarkan Matius 4:1-11; Lukas 4:1-13; Markus 1:12-13
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1979/1980/1984

Tonton YouTube-nya:
DULU YESUS BERPUASA


KK138: ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN

do=d 2/4 MM ± 80

1

Ada orang yang sedang di dalam perjalanan;
tiba-tiba muncul orang jahat mencegatnya.
Dirampaslah hartanya, disakiti badannya,
ia pun terkaparlah di jalan yang lengang.

2

Imam dari suku Lewi lewat dan melihat:
ada orang yang sengsara dan perlu dirawat.
Apa yang dibuatnya bagi kawan seneg’ri?
Pura-pura tidak tahu dan terus pergi.

3

Ada orang asing dari tanah Samaria,
yang melihat dia, hatinya merasa iba:
luka dibersihkannya dan dibalut segera.
Orang Samaria, itulah sesamanya!

4

Ada mau menjadi seperti si Samaria,
akulah sesama bagi orang menderita;
bagi orang yang sedih, kawan maupun lawanku.
Itulah perintah Tuhan Yesus Penebus.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1979, berdasarkan Lukas 10:30-37, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1979

Tonton YouTube-nya:
ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN


KK139: BESAR DAN AJAIB

la=e 4/4 MM ± 92

1

Besar dan ajaib seluruh karya-Mu, Allah, yang Mahakuasa!
Adil dan benar segala jalan-Mu, Raja segala bangsa!
Siapa tak takut, Tuhan, tak mengagungkan nama-Mu?
Sebab hanya ‘Kau yang kudus; semua bangsa akan datang
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan,
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan.

Syair: Great and Marvelous, Wahyu 15:3-4, Bob Pitcher, 1980, disesuaikan oleh H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Bob Pitcher, 1980

Tonton YouTube-nya:
BESAR DAN AJAIB


KK140: GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA

re=e 4/4 MM ± 92

1

Gurun pasir akan bersukacita, tanah kering akan bersorak-sorai
seperti, seperti bunga mawar padang gurun ‘kan berbunga.
Mata air ‘kan terbit di sana, sungai mendirus padang belantara:
tanah kersang sungguh ‘kan menjadi sumber-sumber air!

Syair: H.A. Pandopo, 1987, berdasarkan Yesaya 35:1-2a, 6b
Lagu: Tarian rakyat Yahudi

Tonton YouTube-nya:
GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA


KK141: RAJA DAUD YANG AGUNG

la=a 4/4 MM ± 58

1

Raja Daud yang agung, raja yang diurapi.
Umat Tuhan terlindung, rukun aman dan damai.

2

Iman raja pun runtuh kar’na nafsu dunia:
si Uria terbunuh, maka Tuhan pun murka.

3

Datang Natan berkata bahwa Daud berdosa.
Lalu Daud bertobat, murka Allah pun sirna.

Syair: R.A. Tarigan S., 1983, berdasarkan 2 Samuel
Lagu: R.A. Tarigan S., 1983, nuansa Batak Karo

Tonton YouTube-nya:
RAJA DAUD YANG AGUNG


KK142: HAI, DENGARLAH ANAKKU

la=c 4/4 MM ± 86

1

Janganlah kiranya kasih dan serta kebajikan meninggalkanmu.
Tuliskanlah itu dalam hatimu serta kalungkan itu pada lehermu.

Reff:

Hai, dengarlah anakku, didikan yang dib’rikan orang tuamu,
kar’na panjang umurmu serta sejaht’ra ditambahkan padamu.

2

Percayalah pada Tuhanmu dan jangan ‘kau bersandar pada pengertianmu,
dan akui Dia dalam lakumu, maka jalanmu akan diluruskan-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 1999, berdasarkan Amsal 3:2
Lagu: Godlief Soumokil, 1999

Tonton YouTube-nya:
HAI, DENGARLAH ANAKKU


KK143: INILAH CERITA ABRAHAM

la=d 4/4 MM ± 88

1

Inilah cerita Abraham: Ur Kasdim neg’ri asalnya.
Amat jauh perjalanannya ke neg’ri petunjuk Allah;
lama mengembaranya, sabda Ilahi pedomannya.

2

Inilah perintah Tuhannya: “Rumah bapak tinggalkanlah!”
Orang yang berkati kamu akan Kuberi berkat-Ku.
Ya, seisi dunia kar’na engkau Kuberkatilah!

3

Inilah iman percayanya: janji Allah pegangannya;
ia diberi turunan yang sebanyak bintang-bintang.
Maka kar’na imannya Allah telah membenarkannya.

Syair: Heb je welgehorrd van Abraham, Jan Wit, 1968, terj. H.A. Pandopo, 2002
Lagu: Jan Wit, 1968

Tonton YouTube-nya:
INILAH CERITA ABRAHAM


KK144: MARI TUTURKAN KEMBALI

do=d 4/4 MM ± 100

1

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,
warta berharga sekali: Yesus Pahlawan besar!
Bahwa di malam lahir-Nya malak menyanyi merdu:
“Hormat dib’ri bagi Allah: dunia beroleh restu.”

Reff:

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,
warta berharga sekali: Yesus Pahlawan besar!

2

Waktu Almasih puasa di padang tandus gersang,
untuk dosaku digoda, tapi akhirnya menang.
Mari tuturkan derita dan sengsara-Nya pedih;
untuk manusia yang hina Ia disiksa perih.

3

Tuhan dipaku di salib, tubuh memar didera,
mati-Nya nista dan aib, lalu dikubur seg’ra.
Warta gembira sekali: “Kubur tak dapat menang;
Tuhan t’lah hidup kembali!” Kita beroleh senang.

Syair: Tell Me the Story of Jesus, Fanny Jane Crosby, 1880, terj. E.L. Pohan Shn, 1971
Lagu: John Robson Sweney, 1880

Tonton YouTube-nya:
MARI TUTURKAN KEMBALI


KK145: WAHAI ANAKKU

la=c 3/4 MM ± 84

1

Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;
panjang umurmu, juga lanjut usia,
damai sejaht’ra ditambahkan padamu.
Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;

2

Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.
Itu yang akan menyembuhkan tubuhmu
dan menyegarkan kekuatan ragamu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.

3

Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,
keuntungannya jauh lebih dari perak,
juga hasilnya melebihi mas murni.
Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,

4

Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,
maka ‘kau dapat penghargaan dan kasih
di mata Allah dan di mata manusia.
Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,

Syair: Ispriyanto, 1999, berdasarkan Amsal 3:1-14
Lagu: Ispriyanto, 1999

Tonton YouTube-nya:
WAHAI ANAKKU


KK146: YUNUS, YUNUS

la=c 4/4 MM ± 92

1

Firman Tuhan kepada Yunus: Pergi ke Niniwe!
Bangun ‘kau, dan pergi ke kota yang gede!
Berseru kepada orangnya, agar siap menghadapi ajalnya.

Reff:

Yunus, Yunus, pergilah ke Niniwe!
Mari, Yunus, ke kota yang gede!

2

Tapi Yunus tak bersedia pergi ke Niniwe:
tidak mau berseru di kota yang gede.
Ia lari dari tugasnya, tak peduli Niniwe dan orangnya!

3

Nabi Yunus naik kapal layar, menjauhi Niniwe.
Tapi Tuhan tak lupa kota yang gede.
Badai topan diturunkan-Nya, biar pulih kesadaran hamba-Nya!

4

Tapi Yunus kepala batu, tak mau ke Niniwe,
sungguh mati tak mau ke kota yang gede.
Awak kapal t’lah disuruhnya mencampakkannya ke dalam samud’ra.

5

Firman Tuhan ‘kan dilakukan terhadap Niniwe,
Ia sayang kepada kota yang gede!
Ada ikan yang disuruh-Nya menghantarkan Yunus dalam perutnya!

6

Dan akhirnya pesuruh Tuhan pergi ke Niniwe,
menyampaikan Firman di kota yang gede!
Dan bertobatlah penduduknya, hingga Tuhan membatalkan hukuman.

Syair: Jona, Jona, Eberhard Laue, 1968, terj. H.A. Pandopo, 1975
Lagu: Eberhard Laue, 1968

Tonton YouTube-nya:
YUNUS, YUNUS


KK147: ‘KAU YANG LAMA DINANTIKAN

do=g 3/4 MM ± 126

1

‘Kau yang lama dinantikan, Jurus’lamat, datanglah,
agar kami Kausucikan dari dosa dan cela!
Umat-Mu tetap Kautuntun, ‘Kau Harapan kami pun!
Bangsa dunia menunggu penghiburan kasih-Mu.

2

Raja mulia, ‘Kau lahir bagai anak yang lembut,
agar kami Kauajari kasih Kerajaan-Mu.
Pimpin kami oleh Roh-Mu, hati pun perintahlah
dan demi kurban darah-Mu, b’rilah damai yang baka!

Syair: Come, Thou Long-Expected Jesus, Charles Wesley, 1744, terj. H.A. Pandopo, 1981
Lagu: Rowland Hugh Prichard, 1830

Tonton YouTube-nya:
‘KAU YANG LAMA DINANTIKAN


KK148: KIRANYA LANGIT TERBELAH

re=d MM ± 60

1

Kiranya langit terbelah, ya Jurus’lamat, datanglah,
bukalah surga segera, buanglah palang pintunya.

Reff:

Datanglah, ya Imanuel, bebaskan Bani Israel.

2

O, turun seperti embun, sirami ladang bumi-Mu;
curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!

3

Hai bumi, ‘kau terbukalah! Gunung, lembah, menghijaulah!
Agar darimu bersemi bunya selamat abadi.

4

Engkau dinanti dunia. Kedatangan-Mu kapankah?
Dari takhta-Mu turunlah; hiburkan kami yang resah.

5

Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajar-Mu merekah;
mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.

6

Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.
Umat-Mu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.

7

Di sana kami bersyukur memuliakan nama-Mu,
ya Penebus manusia, sampai selama-lamanya.

Syair: O Heiland, reiss die Himmel auf, Friedrich von Spee (1591-1635), terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980, berdasarkan Yesaya 45:8
Lagu: Jerman, 1666/Adrianus Petrus Hamers, 1915

Tonton YouTube-nya:
KIRANYA LANGIT TERBELAH


KK149: KUSONGSONG BAGAIMANA

do=bes 4/4 MM ± 92

1

Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu?
Engkau Terang buana, ‘Kau Surya hidupku!
Kiranya ‘Kau sendiri Penyuluh jalanku,
supaya kuyakini tujuan janji-Mu.

2

Kaum Sion menaburkan kembang di jalan-Mu;
‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.
Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!
Pada-Mulah kiranya hamba-Mu berserah.

3

Betapa ‘Kau berkorban hendak menghiburku
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.
‘Kau datang, Jurus’lamat, dengan sejahtera:
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.

4

Di saat ‘ku terpasung, ‘Kau membebaskanku:
segala aib dan malu terhapus oleh-Mu.
Pada-Mu Kautambahi mahkota mulia,
bahagia abadi, pusaka yang baka!

5

Sebabnya Kautinggalkan takhta-Mu yang megah,
kasih-Mulah belaka terhadap dunia.
‘Kau rela menderita sengsara dan cela,
segala dukacita dengan manusia.

6

Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
dan pandanglah ke muka, hai kamu yang lesu:
telah di ambang pintu Penolong mulia,
dengan harapan itu jiwamu pun lega.

7

Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
bersusah siang-malam mengatur datang-Nya.
Sengaja Ia datang melipur laramu,
menaruh kasih sayang, membuka belenggu.

8

Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
pada-Nya ‘kau sentosa, anug’rah-Nya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
sejaht’ra Kerajaan warisanmu terus!

9

Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap:
semua lawan Tuhan menghilang serempak.
Seg’ra Rajamu datang penuh karunia
membawa kemenangan selama-lamanya!

   10. Yang datang menghakimi seisi dunia,

rahmani dan rahimi membela umat-Nya.
Ya datang, Matahari, sinari umat-Mu;
pada-Mu kami cari bahagia penuh.

Syair: Wie soll ich dich empfangen, Paul Gerhardt, 1653, terj. H.A. Pandopo, 1977
Lagu: Melchior Teschner, 1614/1615

Tonton YouTube-nya:
KUSONGSONG BAGAIMANA


KK150: PENCIPTA BINTANG SEMESTA

mi=a MM ± 60

1

Pencipta bintang semesta, Terang abadi umat-Mu,
ya Yesus Kristus, Penebus, sembah dan puji t’rimalah.

2

Kar’na sengsara dunia telah tergugah hati-Mu;
supaya dunia sembuh, ‘Kau jadi Obat baginya.

3

‘Kau lahir bagi dunia menjadi kurban yang kudus:
di kayu salib Kaulebur segala dosa dan cela.

4

Atas kumandang nama-Mu penghuni surga bersujud,
pun alam maut bertelut dengan mengaku kuasa-Mu.

5

Di Hari Kedatangan-Mu, ya Hakim Mahamulia,
jemaat-Mu lindungilah terhadap niat seteru.

6

Syukur, pujian dan sembah pada-Mu diberi terus,
ya Bapa, Putra, Roh Kudus, sekarang dan selamanya!

Syair: Conditor alme siderum, Nyanyian Latin abad ke-5, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Lagu Gereja abad pertengahan, revisi Yamuger, 2019

Tonton YouTube-nya:
PENCIPTA BINTANG SEMESTA


KK151: TUMBUHLAH TUNAS BARU

do=f MM ± 60

1

Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap:
bunga harapan lahir di malam yang gelap.

2

Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dari Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia
Firman menjadi daging perawan bunda-Nya.

3

Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia
dan sungguh-sungguh Allah, Penebus dunia.

4

Mari serukan “Amin” atas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan, tolonglah,
agar dengan syukur
kami memuji Dikau di kerajaan-Mu.

Syair: Es ist ein Reis entsprungen, Nyanyian Natal Jerman, 1600, bait ke-3 oleh Friedrich Layritzz, 1844, bait ke-4 oleh Michael Prätorius, 1609, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1981 (revisi, 2019)
Lagu: Jerman, 1600

Tonton YouTube-nya:
TUMBUHLAH TUNAS BARU


KK152: HAI WARIS KERAJAAN

do=f 6/8 MM ± 54

1

Hai waris Kerajaan, Rajamu sambutlah!
Siapkan kedatangan Penghibur dunia!
Dan tampil ke depan, nyanyikan Hosiana;
berharaplah pada-Nya, penuh dengan iman!

2

Hai insan yang berduka, Rajamu t’lah dekat:
Penolong orang susah, Pelindung kaum penat.
Besarkan hatimu dengan penghiburan-Nya:
Firman dan Sakramen-Nya membuatmu teguh!

3

Hai kamu yang merana, Rajamu tak lemah.
Tengadahlah di sana bersinar bintang-Nya!
Di dalam kemelut kasih-Nya tak berkurang
dan sungguh menghiburkan melawan kuasa maut.

4

Hai mari, fakir miskin, Rajamu tak lelah
merawat yang merintih, mengangkat yang rendah.
Kembang dan burung pun dib’ri-Nya sandang-pangan:
seluruh Kerajaan kekal warisanmu.

5

Hai umat yang sengsara, Rajamu tidak jauh:
keluh-kesah dan lara, niscaya Ia tahu.
Lenyap selamanya cemas dan dukacita:
ternyata Allah kita mengingat anak-Nya.

6

Hai, bangunlah, saudara, Rajamu songsonglah,
yang datang berkendara lembut dan mulia!
Arahkan langkahmu menyambut Jurus’lamat
yang mau menaruh rahmat selaku Penebus.

7

Ya Yesus, Raja agung, Kaub’rikan diri-Mu;
Cela dan aib Kautanggung dan dosa Kautebus.
Seluruh umat-Mu menyanyi Hosiana
dan sampai selamanya pada-Mu bersyukur.

Syair: Auf, auf, ihr Reichsgenossen, Johann Rist (1607-1667), terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Jerman, 1500

Tonton YouTube-nya:
HAI WARIS KERAJAAN


KK153: GAPURAMU LAPANGKANLAH

do=f 6/4 MM ± 144

1

Gapuramu lapangkanlah menyambut Raja mulia,
Sang Maharaja semesta dan Jurus’lamat dunia;
sejahtera dibawa-Nya. Dengan meriah nyanyilah,
“Terpuji Penebus, Gembala yang kudus.”

2

Benar dan adil hukum-Nya, dan rahmat lambang kuasa-Nya!
Mahkota-Nya kekal kudus, dan wahana-Nya lemah lembut.
Berakhirlah keluh kesah. Dengan meriah soraklah
“Terpuji Penebus, Penolong yang kudus.”

3

Selamat berbahagia neg’ri yang memiliki-Nya.
Selamat hati yang rendah yang sudah dimasuki-Nya.
Selaku Surya yang benar dib’ri-Nya nikmat yang besar.
Terpuji Penebus, Pelipur yang kudus.

4

Gapuramu lapangkanlah, hatimu jadi rumah-Nya;
Lambaikan daun di tanganmu menyongsong Raja Agungmu.
Sang Jurus’lamat t’lah dekat membawa hidup dan berkat.
Terpuji Penebus, Pendamai yang kudus.”

5

Ya Kristus, Jurus’lamatku, kubuka hati bagi-Mu.
Ya Tuhan, masuk dan beri pengasihan-Mu tak henti
dan Roh Kudus jadikanlah Penunjuk jalan yang baka.
Nama-Mu, Penebus, terpujilah terus!

Syair: Macht hoch die Tür, die Tor macht weit, Georg Weissel. 1623, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1704

Tonton YouTube-nya:
GAPURAMU LAPANGKANLAH


KK154: O, DATANGLAH, IMANUEL

la=e 2/4 MM ± 72

1

O, datanglah, Imanuel,
tebus umat-Mu Israel
yang dalam berkeluh kesah
menantikan Penolongnya.
Bersoraklah, hai Israel,
menyambut Sang Imanuel!

2

O, datang, Tunas Isai,
patahkan belenggu pedih
dan umat-Mu lepaskanlah
dari lembah sengsaranya.
Bersoraklah, hai Israel,
menyambut Sang Imanuel!

3

O, Surya Pagi, datanglah
dan jiwa kami hiburlah;
halaukanlah gelap seram
bayangan maut yang kejam.
Bersoraklah, hai Israel,
menyambut Sang Imanuel!

4

O, Kunci Daud, datanglah,
gapura surga bukalah;
tutuplah jalan seteru,
supaya s’lamat umat-Mu.
Bersoraklah, hai Israel,
menyambut Sang Imanuel!

5

O, Tuhan Allah, datanglah,
Firman-Mu berkuasalah,
Seperti waktu Kauberi
di atas puncak Sinai.
Bersoraklah, hai Israel,
menyambut Sang Imanuel!

Syair: Veni, veni, Emmanuel, Nyanyian Latin Abad Pertengahan, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Prancis, 1400/Thomas Helmore (1811-1890)

Tonton YouTube-nya:
O, DATANGLAH, IMANUEL


KK155: PUTRI SION, NYANYILAH

la=e 2/4 MM ± 72

1

Putri Sion, nyanyilah;
soraklah, Yerusalem!
Mari sambut Rajamu.
Raja Damai t’rimalah!
Putri Sion, nyanyilah;
soraklah, Yerusalem!

2

Hosiana, Putra Daud,
umat-Mu berkatilah!
Dirikanlah takhta-Mu
mahatinggi, mulia.
Hosiana, Putra Daud,
umat-Mu berkatilah!

3

Hosiana, Putra Daud,
Salam, Raja mulia.
Raja Damai abadi,
Putra Allah yang kekal.
Hosiana, Putra Daud,
Salam, Raja mulia.

Syair: Tochter Zion, freue dich, berdasarkan Zakharia 9:9; Matius 21:9, Friedrich Heinrich Ranke, 1820, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Georg Friedrich Händel, 1747

Tonton YouTube-nya:
PUTRI SION, NYANYILAH


KK156: SORAKLAH, HAI UMATNYA

do=es 4/4 MM ± 84

1

Hilangkanlah duka dan beban,
mari masuk pelataran-Nya.
Persiapkan hati bagi-Nya,
madah indah, hai nyanyikanlah!
Tiup suling, tabuhlah gendang,
sambut Raja damai, Pemenang!

Reff:

Soraklah, hai umat-Nya,
mari sujud menyembah!
Kristus Raja mulia:
puji Dia s’lamanya.

2

Segenap gerbang terangkatlah,
yang terkunci, hai terbukalah,
agar masuk Raja semesta,
Raja kemuliaan yang kekal.
Tiup suling, tabuhlah gendang,
sambut Raja damai, Pemenang!

3

Siapakah Sang Raja mulia
yang memasuki pintu gerbang?
Dia jaya, Tuhan semesta!
Dialah perkasa di perang.
Tiup suling, tabuhlah gendang,
sambut Raja damai, Pemenang!

Syair: Pokja Muger GPIB, 2000, berdasarkan Zakharia 9:9, Mazmur 24:7-10
Lagu: Godlief Soumokil, 1999

Tonton YouTube-nya:
SORAKLAH, HAI UMATNYA


KK157: TERBITLAH BINTANG TIMUR

do=d 2/4 MM ± 50

1

Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Penghibur Harapan dunia.

2

Gelap sedang berlalu, pun malam yang sedih;
cahaya siang baru semakin berseri.

3

Yang diam menderita di bayang maut kelam,
mendapat sukacita di fajar yang terang.

4

Penghalau malam itu, Sang Surya yang cerah,
yaitu Yesus Kristus kekal cahaya-Nya!

5

Terbitlah bintang timur dan fajar merekah
menyambut Sang Penghibur Harapan dunia.

Syair: Nu daagt het in het Oosten, Johannes Riemens (1843-1908), terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Melchior Vulpius, 1609

Tonton YouTube-nya:
TERBITLAH BINTANG TIMUR


KK158: HATIKU BERSUKARIA

sol=f 4/4 MM ± 80

1

Hatiku bersukaria
mengagungkan nama Tuhan,
Allah, Jurus’lamatku.

2

Diindahkan-Nya hamba-Nya;
kini dan senantiasa
diberkati namaku.

3

Kar’na Allah Mahakuasa
melakukan karya agung
kepadaku yang rendah.

4

Mahasuci Nama Allah;
rahmat-Nya turun-temurun
atas orang saleh-Nya.

5

Dinyatakan-Nya kuasa
hingga orang congkak hati
habis oleh tangan-Nya.

6

Disuruh-Nya turun takhta
pembesar dan penguasa;
ditinggikan yang rendah.

7

Orang lapar dikenyangkan,
orang kaya dihampakan
dan disuruh-Nya pergi.

8

Sungguh Ia melepaskan
umat Israel, hamba-Nya,
kar’na rahmat-Nya kekal.

9

Seperti dijanjikan-Nya
pada Abraham semula
untuk s’lama-lamanya.

Syair: Magnificat, Nyanyian Pujian Maria, Lukas 1:46-55, H.A. Pandopo, 1977
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1980

Tonton YouTube-nya:
HATIKU BERSUKARIA


KK159: YA YESUS, DIKAU KURINDUKAN

do=g 3/4 MM ± 116

1

Ya Yesus, Dikau kurindukan,
lipurkan lara batinku;
seluruh hatiku terbuka
menyambut kedatangan-Mu.
Bahagia, Terang surgawi,
Engkau Harapan dunia:
terbitlah, Surya Mahakasih,
dan jiwaku terangilah!

2

Hatiku biar Kaujadikan
palungan-Mu yang mulia
dan dalam aku Kaucerminkan
terang surgawi yang baka,
sebab dengan kehadiran-Mu
keluhan batinku lenyap.
Kiranya lahir dalam aku
dan tinggallah serta tetap!

3

Puaskanlah, ya Jurus’lamat,
seluruh kerinduanku.
Dengan rendah, jernih dan taat
hatiku siap bagi-Mu;
hendak pada-Mu kuabdikan
perananku di dunia;
cemas dan duka Kausingkirkan:
ya Yesus, mari, masuklah!

Syair: O du mein Trost und süsses Hoffen, Carl Wilhelm Osterwald (1820-1887), terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Johann Wolfgang Franck, 1681

Tonton YouTube-nya:
YA YESUS, DIKAU KURINDUKAN


KK160: ANAK YANG DIJANJI

do=a 4/4 MM ± 108

1

Anak yang dijanji, Anak yang ditunggu,
lahir di Betlehem.
Nama-Nya Yesus, nama-Nya Yesus.
Mari menyembah-Nya.

Reff:

Imanuel, Imanuel, Allah menyertai kita.
Imanuel, Imanuel, Allah menyertai kita.

2

Raja yang perkasa, yang membawa damai,
datang di dunia.
Nama-Nya Yesus, nama-Nya Yesus.
Mari menyembah-Nya.

Syair: Nande Rohani Bangun, 1978
Lagu: Nande Rohani Bangun, 1978

Tonton YouTube-nya:
ANAK YANG DIJANJI


KK161: ALAM RAYA BERKUMANDANG

do=g 4/4 MM ± 112

1

Alam raya berkumandang oleh pujian mulia;
dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema:
Gloria, in excelsis Deo!
Gloria, in excelsis Deo!

2

Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar?
Bagi Maharaja siapa sorak surgawi terdengar?
Gloria, in excelsis Deo!
Gloria, in excelsis Deo!

3

Sudah lahir Jurus’lamat, itu berita lagunya.
Puji dan syukur dan hormat dipersembahkan pada-Nya.
Gloria, in excelsis Deo!
Gloria, in excelsis Deo!

4

Ikutilah, hai gembala, nyanyian surga yang merdu;
mainkan suling dan rebana dan bersyukur di hatimu!
Gloria, in excelsis Deo!
Gloria, in excelsis Deo!

5

Mari, kita pun ke sana untuk melihat Putera.
Mari, kita persembahkan suara dan hati pada-Nya!
Gloria, in excelsis Deo!
Gloria, in excelsis Deo!

Syair: Les anges dans nos compagnes, Nyanyian Natal Prancis, 1700, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Lagu Natal Prancis, 1700

Tonton YouTube-nya:
ALAM RAYA BERKUMANDANG


KK162: ANAK MARIA DALAM PALUNGAN

do=c 9/8 MM ± 54

1

Anak Maria dalam palungan,
miskin dan hina, namun besar,
rela sengsara bagi manusia;
dihapuskan-Nya dosa cemar.

2

Hidup-Nya suci waktu di dunia,
hati-Nya murni dan merendah;
kini mulia Penebus kita:
musuh-Nya tunduk selamanya.

3

Sabda nubuat: Ia Mesias;
para malaikat memuji-Nya:
layaklah Ia dimuliakan;
kita milik-Nya, bahagia.

Syair: Child in the Manger, Mary McDonald (1817-1890), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Inggris (Gaelic)

Tonton YouTube-nya:
ANAK MARIA DALAM PALUNGAN


KK163: BERNYANYILAH MERDU

do=g 6/8 MM ± 52

1

Bernyanyilah merdu, lambungkanlah syukur!
Jurus’lamat dunia dan Surya hidupmu
terbaring di palungan di malam yang kudus:
Yesus, Penebus, Yesus, Penebus.

2

O Bayi yang lemah, hatiku hiburlah;
b’rikanlah berkat-Mu, curahkan karunia
dan bimbinglah jalanku di dalam dunia.
Raja mulia, Raja mulia.

3

Pada-Mu yang lembut ‘ku datang bertelut.
‘Kau menanggung dosa seluruh umat-Mu
dan Kauberi sentosa mengganti kemelut.
‘Ku sembah sujud, ‘ku sembah sujud.

4

Di surga bergema nyanyian Gloria:
segenap malaikat memuji Tuhannya.
Sejahtera dan s’lamat mengisi dunia
s’lama-lamanya, s’lama-lamanya.

Syair: In ndulci jubilo/Good Christian men, rejoice, Nyanyian Natal, 1300/Latin, 1400, terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Jerman, 1300

Tonton YouTube-nya:
BERNYANYILAH MERDU


KK164: BINTANG-BINTANG CEMERLANG

do=f 4/4 MM ± 80

1

Bintang-bintang cemerlang pada langit yang cerah,
menyinari, menghiburi domba dan gembalanya.
Malam nyaman dan senyap, kini berseri.
Kidung manis menggema: “Damailah di dunia!”

2

Mari kita bergegas menyembah Sang Penebus,
yang t’lah lama dinantikan, janji Tuhan t’lah genap.
Raja Damai nan Ajaib, Bapa Abadi,
Taruk dari Batang Daud, Penebusmu dari maut.

Syair: Moon and Stars on Christmas Eve, Frank Wilson Price, 1934, terj. E.L. Pohan Shn, 1965
Lagu: Bliss Wiant, 1934

Tonton YouTube-nya:
BINTANG-BINTANG CEMERLANG


KK165: DALAM KOTA RAJA DAUD

do=g 4/4 MM ± 80

1

Dalam kota Raja Daud
ada kandang yang rendah.
Di palungan dibaringkan
Bayi mungil yang lemah.
Yesus Kristus nama-Nya
dan Maria bunda-Nya.

2

Ia turun dari surga,
Tuhan alam semesta.
Dan palungan dalam kandang
tempat tidur bagi-Nya.
Ia hidup beserta
orang hina dan rendah.

3

Waktu Ia kanak-kanak,
Ia patuh dan benar;
menghormati orang tua
Ia tumbuh dan besar.
Anak-anak, marilah
mengikuti contoh-Nya!

4

Tak berbeda dari kita,
dari aku dan engkau,
tawa riang dan tangisan
semuanya Ia tahu.
Suka-duka dunia
dirasakan oleh-Nya.

5

Nanti kita pun melihat
Anak ini yang lemah
jadi Jurus’lamat kita,
Raja surga mulia.
Kita pun dipimpin-Nya
masuk surga s’lamanya.

6

Bukan dalam kandang hina
kita lihat kuasa-Nya,
tapi k’lak di dalam surga
dengan Allah, Bapa-Nya.
Nanti kita menyembah
di keliling takhta-Nya.

Syair: Once in Royal David’s City, Cecil Frances Alexander, 1848, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Hanry John Gauntlett, 1849

Tonton YouTube-nya:
DALAM KOTA RAJA DAUD


KK166a: DI DALAM PALUNGAN

do=f 3/4 MM ± 84

1

Di dalam palungan, tiada yang lain,
terbaringlah Yesus berbalutkan kain.
Bintang-Nya di langit mengkilap terang
dan Yesus tertidur lelap dan tenang.

2

Ternak bersuara membangunkan-Nya,
tetapi Sang Bayi tiada resah.
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,
Engkaulah Temanku di malam kelam.

3

Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku:
tetaplah sertaku dengan kasih-Mu.
Semua anak-Mu berilah berkat
dan hidup serta-Mu di surga kelak.

Syair: Away in a Manger, William James Kirkpatrick, 1895, terj. Yamuger, 1980
Lagu: William James Kirkpatrick, 1895

Tonton YouTube-nya:
DI DALAM PALUNGAN


KK166b: DI DALAM PALUNGAN

do=f 3/4 MM ± 104

1

Di dalam palungan, tiada yang lain,
terbaringlah Yesus berbalutkan kain.
Bintang-Nya di langit mengkilap terang
dan Yesus tertidur lelap dan tenang.

2

Ternak bersuara membangunkan-Nya,
tetapi Sang Bayi tiada resah.
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,
Engkaulah Temanku di malam kelam.

3

Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku:
tetaplah sertaku dengan kasih-Mu.
Semua anak-Mu berilah berkat
dan hidup serta-Mu di surga kelak.

Syair: Away in a Manger, William James Kirkpatrick, 1895, terj. Yamuger, 1980
Lagu: James Ramsay Murray (1841-1905)

Tonton YouTube-nya:
DI DALAM PALUNGAN


KK167: DI BETLEHEM T’LAH LAHIR

do=g 4/4 MM ± 104

1

Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera.
Semoga ‘ku menjadi abadi milik-Nya,
sungguh, sungguh, abadi milik-Nya.

2

Hatiku kubenamkan di dalam kasih-Nya;
pada-Nya kuserahkan diriku s’lamanya,
sungguh, sungguh, diriku s’lamanya.

3

Ya Yesus, ‘Kau kucinta sepanjang hidupku;
bagiku makin indah cahaya kasih-Mu,
sungguh, sungguh, cahaya kasih-Mu.

4

Tandanya kuaminkan jaminan janji-Mu:
pada-Mu kutitipkan seluruh hatiku,
sungguh, sungguh, seluruh hatiku.

Syair: Zu Bethlehem geboren, Friedrich von Spee, 1637, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Prancis, 1599/Jerman, 1638

Tonton YouTube-nya:
DI BETLEHEM T’LAH LAHIR


KK168: DI MALAM SUNYI BERGEMA

do=bes 6/8 MM ± 48

1

Di malam sunyi bergema nyanyian mulia.
Malaikat turun mendekat dengan beritanya,
“Sejaht’ra bagi dunia, t’lah datang Penebus.”
Heninglah bumi mendengar nyanyian yang kudus.

2

Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap,
membawa kidung damai-Nya di bumi yang penat;
sayapnya dikembangkannya di atas yang sendu;
di kancah dosa terdengar nyanyian yang kudus.

3

Tetapi dosa pun tetap melanda dunia,
menyangkal kidung Kabar Baik sekian lamanya.
Hai insan, buka hatimu, mengapa rusuh t’rus?
Diamkan gaduh dan dengar nyanyian yang kudus.

4

Hai, kamu yang menanggung b’rat, yang hidup tertekan,
mendaki, susah jalanmu, langkahmu pun pelan,
hai lihat, hari jadi t’rang, bebanmu ditebus.
Tabahkan hati dan dengar nyanyian yang kudus.

5

T’lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi:
‘Kan datang zaman mulia, indahnya tak terp’ri.
Seluruh dunia ‘kan penuh sejaht’ra Penebus
serta mengulang menggema nyanyian yang kudus.

Syair: It Came upon a Midnight Clear, Edmund Hamilton Sears, 1849, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Richard Storrs Willis, 1850

Tonton YouTube-nya:
DI MALAM SUNYI BERGEMA


KK169: DI PALUNGAN DIBARINGKAN

do=f 2/4 MM ± 96

1

Di palungan dibaringkan Putra Allah yang kudus;
tidur-Nya di kandang hewan, kandang domba dan lembu.
Berbahagia gembala mendengar beritanya,
segera pergi ke sana dan pada-Nya menyembah.

2

Berbahagia semua yang mendapat kabarnya,
apalagi yang menyambut Dia dalam hatinya.
Anak suci, Jurus’lamat, kandang hewan rumah-Mu,
Sudilah, ya Yesus, turun juga dalam hatiku.

3

Hatiku Engkau dapati bagai kandang tak bersih;
maukah Tuhan mendiami hati hina dan keji?
Tuhan Yesus mari masuk, buat Natal bagiku,
hatiku jadikan surga oleh kehadiran-Mu.

4

Dan kepada tiap orang yang hatinya membeku,
kar’na tidak menghayati arti kelahiran-Mu,
b’rilah, Tuhan, dari surga sukacita yang kudus,
agar ikut merayakan Hari Lahir Penebus!

Syair: Cradled in a Manger Meanly, George Stringer Rowe (1830-1913), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Plymouth Collection, 1855

Tonton YouTube-nya:
DI PALUNGAN DIBARINGKAN


KK170: DUNIA KEDINGINAN

do=f 4/4 MM ± 88

1

Dunia kedinginan, kaku membeku:
damai yang sejati tiada bertemu.
Wabah kekerasan, siksa tirani
sampai masa kini tidak berhenti.

2

Tapi Firman Allah tak terbelenggu:
Kasih mencairkan hati yang beku.
Dalam dunia dingin kandang cukuplah
untuk mengenali Khalik semesta.

3

Segenap malaikat memuliakan-Nya
dan gembala miskin sujud menyembah;
Yusuf dan Maria saleh bersyukur;
pemberian Majus: mas, menyan dan mur.

4

Kuberikan apa, Yesus, bagi-Mu?
Andai ‘ku gembala, kub’ri dombaku;
Andai ‘ku Majusi: mas, menyan dan mur.
Kuberikan apa? Hati bersyukur!

Syair: In the Bleak Midwinter, Christina Georgina Rossetti, 1872, terj. H.A. Pandopo, 1981 (bait ke-1-3), Yamuger, 1981 (bait ke-4)
Lagu: Gustav Theodore Holst (1874-1934)

Tonton YouTube-nya:
DUNIA KEDINGINAN


KK171: GEMBALA YANG ADA DI PADANG

do=g 6/8 MM ± 52

1

Gembala yang ada di padang
menjaga kawanan ternak,
dombanya terlena dan aman,
jumlahnya terhitung lengkap.
T’rus datang malaikat bernyanyi
membawa berita besar.
Gembala pergi menjumpai
di Betlehem T’rang Benar!

2

Setiba mereka di sana
melihat Sang Bayi lembut,
terharu mereka bersama
berdoa dengan bertelut.
T’rang kudus bersinar di kandang
dan hati menjadi cerah,
tatkala mereka memandang
Penolong manusia.

3

Ya Anak yang rela terbaring
di kandang yang amat rendah,
supaya pada-Mu berpaling,
tobatkanlah kami seg’ra.
‘Kau datang menanamkan kasih,
pengganti dengki dan perang;
kuasa gelap Kauatasi,
kasih-Mu kekal menang!

Syair: Der herdertjes lagen bij nachte, Nyanyian Natal Belanda, 1700/1852, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Belanda, 1700/1852

Tonton YouTube-nya:
GEMBALA YANG ADA DI PADANG


KK172: GERANGAN BAYI APAKAH

la=e 6/8 MM ± 44

1

Gerangan bayi apakah
yang di pangkuan Maryam?
Kelahiran-Nya didengar
gembala yang bermalam.

Reff:

Inilah Rajamu
yang oleh malak dielu.
Mari seg’ra pergi
melihat Mukhalis-Mu!

2

Mengapa Dia terletak
di palung amat hina?
Sang Kalam sudah menjelma
hendak menolong kita.

3

Bawakan mas, mur dan menyan
sebagai persembahan;
akuilah Dia Rajamu
yang b’ri ‘kau kelepasan.

Syair: What Child Is This, William Chatterton Dix, 1865, terj. E.L. Pohan Shn, 1974
Lagu: Tradisional Inggris, 1500/1600

Tonton YouTube-nya:
GERANGAN BAYI APAKAH


KK173: GITA SURGA BERGEMA

do=g 4/4 MM ± 96

1

Gita surga bergema, “Lahir Raja mulia!
Damai dan sejahtera turun dalam dunia.”
Bangsa-bangsa, bangkitlah dan bersoraklah serta,
permaklumkan Kabar Baik: Lahir Kristus, T’rang ajaib!
Gita surga bergema, “Lahir Raja mulia!”

2

Yang di surga disembah, Kristus, Raja yang baka,
lahir dalam dunia dan Maria bunda-Nya.
Dalam daging dikenal Firman Allah yang kekal;
dalam Anak yang kecil nyatalah Imanuel!
Gita surga bergema, “Lahir Raja mulia!”

3

Raja Damai yang besar, Surya Hidup yang benar,
menyembuhkan dunia di naungan sayap-Nya,
tak memandang diri-Nya, bahkan maut dit’rima-Nya,
lahir untuk memberi hidup baru abadi!
Gita surga bergema, “Lahir Raja mulia!”

Syair: Hark! The Herald Angels Sing, Charles Wesley, 1739, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Felix Mendelssohn-Bartholdy, 1840, disesuaikan oleh William Hayman Cummings, 1856

Tonton YouTube-nya:
GITA SURGA BERGEMA


KK174: HAI ANAK SEMUA

do=e 2/4 MM ± 88

1

Hai anak semua, cepat marilah!
Masukilah kandang yang amat rendah
dan lihatlah Bayi yang tidur nyenyak,
tergolek di dalam palungan ternak.

2

O, lihatlah Dia bersinar terang,
lembut bercahaya di malam kelam,
meski dalam lampin, lebih mulia
dibandingkan malaikat di surga cerah.

3

Terbaringlah Ia di rumput kering;
Maria dan Yusuf tenang dan hening
dan para gembala sujud menyembah,
malaikat di atas memuliakan-Nya.

4

Sekarang pun kita hendak bertelut
di muka palungan Sang Bayi lembut;
marilah semua bernyanyi senang
bersama malaikat yang putih terang.

5

Dan kita berdoa: ya Yesus kudus,
kesalahan kami hendak Kautebus;
‘Kau lahir di kandang yang hina rendah
dan rela menanggung salib Golgota.

6

Terimalah hati yang kami beri,
dan buatlah kami pun suci bersih,
supaya beroleh sentosa penuh,
bersatu abadi dengan diri-Mu!

Syair: Ihr Kinderlein, kommet, Christoph von Schmidt, 1811, terj. H.A. Pandopo, 1977/1981
Lagu: Johann Abraham Peter Schulz, 1794

Tonton YouTube-nya:
HAI ANAK SEMUA


KK175: HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT

do=c 6/8 MM ± 40

1

Hai, dengar tembang malaikat
bergema di Efrata:
“Bagi Allah kemuliaan
di takhta-Nya yang megah!”

Reff:

Damai surga diberi-Nya
di antara manusia
yang sedia menerima
Yesus Kristus, Penebus!

2

Yesus datang dalam dunia
bagai anak yang kecil,
tapi sungguh, Anak itu
adalah Imanuel!

3

Peraduan-Nya palungan,
bahkan salib takhta-Nya;
Yesus rela menderita
agar kita s’lamatlah.

4

Di palungan dan salib-Nya
kita sujud menyembah
dan percaya bahwa Dia
Jurus’lamat dunia.

Syair: Heerlijk klonk het lied der englen, Johannes Corstianus de Puy (1835-1924), terj. Yamuger, 1982 (bait ke-2 menurut nyanyian Dua Sahabat Lama karya C.Ch.J. Schröder dan Isaak Tupamahu)
Lagu: Sekolah Minggu Inggris

Tonton YouTube-nya:
HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT


KK176: HAI DUNIA, GEMBIRALAH

do=d 2/4 MM ± 92

1

Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu!
Di hatimu terimalah!
Bersama bersyukur, bersama bersyukur,
bersama-sama bersyukur!

2

Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus!
Hai bumi, laut, gunung, lembah,
bersoraklah terus, bersoraklah terus,
bersoraklah-soraklah terus!

3

Janganlah dosa menetap di ladang dunia.
Sejahtera penuh berkat
Berlimpah s’lamanya, berlimpah s’lamanya,
berlimpah-limpah s’lamanya.

4

Dialah Raja semesta, benar dan mulia.
Masyhurkanlah, hai dunia,
besar anug’rah-Nya, besar anug’rah-Nya,
besar, besar anug’rah-Nya.

Syair: Joy to the World, Isaac Watts, 1719, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Lowell Mason (1792-1872), pada tema Georg Friedrich Händel, 1742

Tonton YouTube-nya:
HAI DUNIA, GEMBIRALAH


KK177: HAI GEMBALA EFRATA

do=es 6/8 MM ± 52

1

Hai gembala Efrata,
mari bangun, tengoklah!
Suara malak dari surga
berkumandang di udara:
Gloria, Gloria!
Kidung yang belum pernah
terdengar di dunia
bawa kabar yang senang
dari langit yang cerlang.

2

Betlehem di Efrata,
baik di sana carilah
Anak dalam kain bedungan
yang berbaring di palungan:
Gloria, Gloria!
Kanak-kanak itulah
Tuhan seg’nap dunia.
Bangun, carilah terus
Putra itu yang kudus.

3

Persembahan apakah
kamu b’ri kepada-Nya?
Hati rendah dipilih-Nya
daripada harta dunia:
Gloria, Gloria!
Mari mengabarkanlah
sampai ujung dunia
kelahiran Putera,
Jurus’lamat dunia.

Syair: Herders, hoe ontwaakt gij niet?, Anonim, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 1998
Lagu: Lagu Natal Belanda, 1700

Tonton YouTube-nya:
HAI GEMBALA EFRATA


KK178: HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM

do=g 4/4 MM ± 100

1

Hai kota mungil Betlehem, betapa ‘kau senyap;
bintang di langit cemerlang melihat ‘kau lelap.
Namun di lorong g’lapmu bersinar T’rang baka:
harapanmu dan doamu kini terkabullah.

2

Sebab bagimu lahir Mesias, Tuhanmu;
malaikatlah penjaga-Nya di malam yang teduh.
Hai bintang-bintang fajar, b’ritakan Kabar Baik:
Sejahtera di dunia! Segala puji naik!

3

Tenang di malam sunyi t’rang surga berseri;
demikianlah karunia bagimu diberi.
Datang-Nya diam-diam di dunia bercela;
hati terbuka dan lembut ‘kan dimasuki-Nya.

4

Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun;
sucikanlah, masukilah yang mau menyambut-Mu.
Telah kami dengarkan Berita mulia:
‘Kau beserta manusia kekal selamanya.

Syair: O Little Town of Bethlehem, Phillips Brooks, 1868, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Lewis Henry Redner, 1868

Tonton YouTube-nya:
HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM


KK179: HAI MARI, BERHIMPUN

do=g 4/4 MM ± 112

1

Hai mari, berhimpun dan bersukaria!
Hai mari semua ke Betlehem!
Lihat Yang lahir, Raja bala surga!
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

2

Terang yang ilahi, Allah yang sejati,
t’lah turun menjadi manusia.
Allah sendiri dalam rupa insan!
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

3

Gembala dipanggil dari padang raya
menuju palungan-Nya yang rendah.
Kita pun turut bergegas ke sana!
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

4

Melihat bintang-Nya, datang orang Majus
Menghantar emas, kemenyan dan mur.
Marilah kita persembahkan hati.
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

5

Cahaya abadi dari Allah Bapa
kentara berwujud di dunia:
Anak ilahi berbalutkan lampin.
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

6

Demi kita ini Ia sudah lahir.
Peluk Dia dalam iman teguh:
cinta kasih-Nya patut kita balas.
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

7

Hai para malaikat, angkatlah suaramu,
biduan surgawi, bernyanyilah!
Muliakan Allah, Bapa dalam surga!
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

8

Ya Tuhan yang lahir pada hari ini,
Ya Yesus, terpujilah nama-Mu!
Firman abadi yang menjadi daging!
Sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia,
sembah dan puji Dia, Tuhanmu!

Syair: Adeste fideles/O Come All Ye Faithful, John Francis Wade, 1751, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: John Francis Wade, 1751

Tonton YouTube-nya:
HAI MARI, BERHIMPUN


KK180: HAI, SIARKAN DI GUNUNG

do=g 4/4 MM ± 120

1

Di waktu kaum gembala menjaga dombanya,
terpancar dari langit cahaya mulia.

Reff:

Hai, siarkan di gunung, di bukit dan di mana jua,
hai, siarkan di gunung lahirnya Almasih!

2

Gembala sangat takut ketika mendengar
nyanyian bala surga gempita menggegar.

3

Terbaring di palungan yang hina dan rendah,
Sang Bayi menyampaikan selamat dunia.

Syair: Go Tell it on the Mountain, Negro Spiritual, 1800, terj. Yamuger, 1981
Lagu: John Francis Wade, 1751

Tonton YouTube-nya:
HAI, SIARKAN DI GUNUNG


KK181: HAI UMAT, PUJI ALLAHMU

do=f 4/4 MM ± 96

1

Hai umat, puji Allahmu
di takhta yang kudus,
dib’rikan-Nya kepadamu
Mesias Penebus,
Mesias Penebus.

2

Diutus oleh Bapa-Nya
Bayi Imanuel;
palungan hewan itulah
ranjang-Nya yang kecil,
ranjang-Nya yang kecil.

3

Yang Mahatinggi mulia
kosongkan diri-Nya
menjadi insan yang lemah
dan hamba terendah,
dan hamba terendah.

4

Mengapa Raja semesta
rendahkan diri-Nya?
Supaya kita yang rendah
diangkat oleh-Nya,
diangkat oleh-Nya.

5

Sang Raja turun takhta-Nya
agar hamba-Nya naik.
Pertukaran-Nya itulah
mukjizat terajaib,
mukjizat terajaib.

6

Gerbang firdaus dibuka-Nya
dan Kerub t’lah pergi.
Kepada Allah angkatlah
pujian tak henti,
pujian tak henti.

Syair: Lobt Gott, ihr Christen alle gleich, Nikolaus Herman, 1560, terj. H.A. Pandopo, 1998
Lagu: Abad pertengahan (bentuk asli), Nikolaus Herman, 1554

Tonton YouTube-nya:
HAI UMAT, PUJI ALLAHMU


KK182: JAUH DARI SURGA DATANGKU

do=d 2/4 MM ± 88

1

Jauh dari surga datangku dengan berita bagimu,
begitu bagus dan megah: ‘ku ingin menyanyikannya!

2

Seorang Bayi lahirlah dari perawan Maria
dan Anak itu Kawanmu yang paling akrab dan teguh.

3

Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus’lamat yang kudus,
Penolong orang yang lemah, Penghapus dosa dunia.

4

Ia membawa bagimu bahagia surga yang penuh,
supaya juga kaukenal rahasia hidup yang kekal.

5

Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu
Sang Bayi di palungan-Nya; Dialah Raja semesta.

6

Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah,
melihat kasih karunia di dalam Putra mulia.

7

Dalam palungan lihatlah betapa manis tidur-Nya.
Siapa itu yang lembut? Itulah Yesus, Kawanku!

8

Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhta-Mu.
‘Kau masuk dunia cemar; betapa kasih-Mu besar!

9

Pencipta alam semesta, ‘Kau jadi insan yang rendah;
palungan domba dan lembu Kaubuat petiduran-Mu.

Syair: Vom Himmel hoch da komm uch her, Martin Luther, 1534, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Martin Luther, 1534

Tonton YouTube-nya:
JAUH DARI SURGA DATANGKU


KK183: KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA

do=d 4/4 MM ± 112

1

Kandang domba itu rumah-Nya,
palungan hewan petiduran-Nya;
lahir dari Bunda Maria
Pangeran Mahamulia.

Reff:

Aku pun hendak ke Betlehem,
supaya ‘ku melihat-Nya
di tempat yang hina dan rendah,
Pangeran Mahamulia.

2

Bintang indah, hai tunjukkanlah
di mana Yesus dan palungan-Nya.
Hai gembala, bangun segera
menengok Jurus’lamatmu.

3

Hai malaikat, pujilah terus
kemuliaan Allah yang kudus.
Bayi itulah Sang Penebus
dan Jurus’lamat dunia.

4

Aku kaya oleh miskin-Mu,
selamat oleh hidup suci-Mu,
‘ku dibasuh oleh darah-Mu,
bahagia oleh salib-Mu.

Syair: See Him Lying on a Bed of Straw, Michael Arnold Perry, 1969, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Michael Arnold Perry, 1969

Tonton YouTube-nya:
KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA


KK184: ‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA

do=d 3/4 MM ± 126

1

‘Kau, Yesus, Raja Mahakaya,
‘Kau jadi miskin bagiku.
Takhta-Mulah palungan saja,
kandang rendah istana-Mu.
‘Kau, Yesus, Raja Mahakaya,
‘Kau jadi miskin bagiku.

2

‘Kau, Tuhan, Allah Mahamulia,
‘Kau jadi insan bagiku.
Yang Kautebus di dalam dunia
hidup kekal bersama-Mu.
‘Kau, Tuhan, Allah, Mahamulia,
‘Kau jadi insan bagiku.

3

‘Kau, Surya Kasih Mahatinggi,
‘Kau Jurus’lamat, kusembah.
Imanuel, hatiku ini
buatlah suci berserah.
‘Kau, Surya Kasih Mahatinggi,
‘Kau Jurus’lamat, kusembah.

Syair: Thou Who Wast Rich Beyond All Splendour, Frank Houghton, 1934, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Tradisional Prancis

Tonton YouTube-nya:
‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA


KK185: LAHIR KRISTUS DI DUNIA

do=g 2/4 MM ± 60

1

Janji lama telah genap,
sabda nabi pada masa lampau;
janji lama telah genap:
Zaman baru cerah tetap!

Reff:

Lahir Kristus di dunia!
Bunyi-bunyian menyambut Dia.
Lahir Kristus di dunia!
Puji Tuhan, Haleluya!

2

Tercermin pada wajah-Nya
kasih karunia yang ilahi;
tercermin pada wajah-Nya
kemuliaan Bapa-Nya.

3

Kandang domba istana-Nya,
bahkan takhta-Nya palungan hewan;
kandang domba istana-Nya:
Ia pilih tempat rendah!

4

Yesus, Anak lemah lembut,
Raja segala tempat dan zaman;
Yesus, Anak lemah lembut,
Dikau kami sembah sujud.

Syair: Il est né, le divin Enfant, Nyanyian Natal Prancis, Dom Legeay, 1876, terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Prancis/Jean-Romain Grosjean, 1862

Tonton YouTube-nya:
LAHIR KRISTUS DI DUNIA


KK186: MALAM KUDUS

do=bes 6/4 MM ± 80

1

Malam kudus, sunyi senyap;
dunia terlelap.
Hanya dua berjaga terus,
ayah bunda mesra dan kudus;
Anak tidur tenang,
Anak tidur tenang.

2

Malam kudus, sunyi senyap;
Kabar Baik menggegap;
bala surga menyanyikannya,
kaum gembala menyaksikannya:
“Lahir Raja Syalom,
lahir Raja Syalom!”

3

Malam kudus, sunyi senyap.
Karunia dan berkat
tercermin bagi kami terus
di wajah-Mu, ya Anak kudus,
cinta kasih kekal,
cinta kasih kekal.

Syair: Stille Nacht, Joseph Mohr, 1818, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Franz Xaver Grüber, 1818

Tonton YouTube-nya:
MALAM KUDUS


KK187: MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH

do=f 3/4 MM ± 100

1

Mari, gembala, ke kandang rendah.
Marilah, lihatlah Bayi lemah.
Sungguh bagimu lahir di sini
Juruselamat dunia ini!
Percayalah!

2

Marilah kita bersama pergi
atas petunjuk yang sudah dib’ri:
masuk memandang Kristus di kandang
dan menyanyikan puji-pujian.
Haleluya!

3

Sungguh petunjuk malaikat benar:
Inilah Dia, Penghibur besar!
Yang menyampaikan t’rang perdamaian
bagi penghuni seluruh bumi
selamanya!

Syair: Nesem väm noviny/Kommet, ihr Hirten, ihr Männer und Graun, Nyanyian Natal Ceko-Slowakia (Bohemia), terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Ceko-Slowakia (Bohemia)

Tonton YouTube-nya:
MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH


KK188: MARI, LIHATLAH SEMUA

do=g 4/4 MM ± 92

1

Mari, lihatlah semua
tanda kasih Allahmu;
lihatlah Harapan dunia
dalam Bayi yang kudus!
Firman, namun tanpa kata,
Tuan, namun tanpa hak,
Raja, namun tanpa takhta,
Nur di malam yang gelap.
Lihat Dia, Yang Mulia,
tidak diberi tempat.

2

Lihat Dia dalam lampin,
bersahaja dan lemah -
Yang menunggang sayap angin
dan di surga disembah.
Lihat Bayi ditidurkan,
tidak sadar harkat-Nya, -
Yang di surga diluhurkan:
Hikmat Allah yang baka!
Lihat Tuhan di palungan:
yang memangku semesta.

3

Bayi Yesus, ya Tuhanku
dalam rupa yang lemah,
b’rilah daku iktikad-Mu,
b’rilah hati yang rendah.
Buat aku asuhan-Mu,
suci oleh kurban-Mu,
bebas oleh tanggungan-Mu,
kaya oleh miskin-Mu.
Buat aku jadi baru,
hidup oleh mati-Mu!

Syair: Komt, verwonder u hier, mensen, Nyanyian Natal Belanda, 1800, terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Tradisional Belanda

Tonton YouTube-nya:
MARI, LIHATLAH SEMUA


KK189: MULIAKANLAH

do=d 4/4 MM ± 104

1

Muliakanlah, muliakanlah
Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang kesayangan-Nya.
Muliakanlah Tuhan Allah!
Muliakanlah Tuhan Allah!
Damai sejaht’ra turun ke bumi;
damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang, bagi orang kesayangan-Nya,
bagi orang, bagi orang kesayangan-Nya.
Muliakanlah, muliakanlah
Tuhan Allah, Tuhan Allah Mahatinggi!
Damai sejaht’ra turun ke bumi
bagi orang kesayangan-Nya.
Amin, Amin, Amin.

Syair: Ere zij God, Isaac Bikkers, 1870, berdasarkan Lukas 2:14, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 2019
Lagu: Franz Albert Schulz, 1731

Tonton YouTube-nya:
MULIAKANLAH


KK190: BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN

do=e 4/4 MM ± 60

1

Bayi yang terbaring di palungan,
siapa yang menduga Dikau Tuhan?
Aku terpesona memandang-Mu:
‘Kau membawa surga ke hatiku!

Syair: H.A. Pandopo, 1985, revisi Yamuger, 2019
Lagu: Pramono Sugondo, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN


KK191: PADA HARI NATAL

re=f 2/4 MM ± 68

1

Pada hari Natal, mari, nyanyilah!
Allah Mahatinggi muliakanlah!
Lahir Mesias, Pembaru dunia!
Pada hari Natal, mari, nyanyilah!

2

Kata sang malaikat, “Jangan terkejut!
Cari dalam kandang, Bayi yang lembut.
Dia Tuhanmu yang patut kausembah.”
Pada hari Natal, mari, nyanyilah!

3

Orang Majus ikut bintang cemerlang,
datang dari jauh ke kota Betlehem.
Mur, kemenyan dan emas hadiahnya.
Pada hari Natal, mari, nyanyilah!

4

Lihat Jurus’lamat, Yesus Penebus!
Ia mengungkapkan rah’sia kudus,
rela berkorban demi manusia.
Pada hari Natal, mari, nyanyilah!

Syair: Noél Nouvelet, Nyanyian Natal Prancis, 1400/1500, terj. H.A. Pandopo, 1974/1981
Lagu: Prancis, 1400/1500

Tonton YouTube-nya:
PADA HARI NATAL


KK192: SIAPA GERANGAN SANG RAJA

do=f 4/4 MM ± 80

1

Siapa gerangan Sang Raja yang t’lah lahir?
Ikut petunjuk para malaikat.
Lekaslah cari Sang Bayi di palungan,
dibungkus lampin; mari melihat!

Reff:

Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang ke dunia.
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Kelahiran-Nya membawa damai.

2

Nubuat lama yang dulu disabdakan
kini ternyata t’lah digenapi.
Sang Raja Damai pembawa t’rang abadi
sekarang lahir; surga bernyanyi.

3

Bayi yang kudus, Engkaulah Raja Damai.
Benci Kauubah menjadi kasih.
Yang bermusuhan menjadi bersahabat,
yang putus asa berpengharapan.

4

Ya Jurus’lamat, dengarlah doa kami.
Tetaplah tinggal di hati kami.
Berkati kami dan jadikanlah kami
saluran berkat bagi sesama.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
SIAPA GERANGAN SANG RAJA


KK193: S’LAMAT, S’LAMAT DATANG

do=g 2/4 MM ± 90

1

S’lamat, s’lamat datang, Yesus Tuhanku!
Jauh dari surga tinggi kunjungan-Mu.
S’lamat datang, Tuhanku, ke dalam dunia;
damai yang Kaubawa tiada taranya.
Salam, salam!

2

“Kyrie, eleison”: Tuhan, tolonglah!
Semoga kidung kami tak bercela.
Bunda-Mu Maria diberi karunia
melahirkan Dikau kudus dan mulia.
Salam, salam!

3

Nyanyian malaikat nyaring bergema;
gembala mendengarnya di Efrata:
“Kristus sudah lahir, hai percaya kabarku!
Dalam kandang domba ‘kau dapat bertemu.”
Salam, salam!

4

Datang orang Majus ikut bintang-Nya,
membawa pemberian dan menyembah.
Yang dipersembahkan: kemenyan, emas dan mur;
pada Jurus’lamat mereka bersyukur.
Salam, salam!

Syair: Nu zijt wellekome, Nyanyian Natal Belanda/Jerman abad pertengahan, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Eropa, 1000; Jerman, 1300; Belanda, 1627

Tonton YouTube-nya:
S’LAMAT, S’LAMAT DATANG


KK194: SUNGGUH MULIA

do=d 4/4 MM ± 108

1

Sungguh mulia berkarunia
Hari Natal yang kudus.
Duka berakhir; Kristus t’lah lahir.
Mari bernyanyi dengan merdu!

2

Sungguh mulia berkarunia
Hari Natal yang kudus.
Damai ilahi nyata kembali.
Mari bernyanyi dengan merdu!

3

Sungguh mulia berkarunia
Hari Natal yang kudus.
Sambut semua pujian surga.
Mari bernyanyi dengan merdu!

Syair: O du fröhliche, Johannes Daniel Falk, 1819/Heinrich Holzschuher, 1829, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Italia (Sicilia), 1700

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH MULIA


KK195: T’LAH TURUN KE DUNIA

la=a 4/4 MM ± 84

1

T’lah turun ke dunia, tinggalkan takhta-Nya,
kemuliaan surga di tanggal semesta,
tiada bagi-Nya tempat di Betlehem.
O, b’rilah, hai manusia tempat di hatimu!
Mari sembah, ucap syukur,
kar’na besar anug’rah Tuhanmu yang b’ri Imanuel.

Syair: Nggo nusur ku doni, Nyanyian Natal Batak Karo, terj. E.L. Pohan Shn, 1965
Lagu: Djaga Sembiring Depari (1922-1963)

Tonton YouTube-nya:
T’LAH TURUN KE DUNIA


KK196: WAKTU MALAM YANG SEPI

do=d 2/4, 3/4 MM ± 68

1

Waktu malam yang sepi terdengar berita;
bala surga memberi kabar sukacita.
Hai gembala Efrata, mari ikutlah serta
dengan suaramu dan serulingmu
dan gendang, genderang, bertepuk menari:
Jurus’lamat lahir!

2

Bintang fajar t’lah terbit bersemarak mulia,
menyinari yang sedih, menghiburkan dunia.
Segenap manusia, mari bergembiralah
dengan suaramu dan kolintangmu,
berdentang, berdenting, bertepuk menari:
Jurus’lamat lahir!

Syair: Midden in de winternacht, Nyanyian Natal Belanda, terj. H.A. Pandopo, 1981
Lagu: Spanyol, 1700

Tonton YouTube-nya:
WAKTU MALAM YANG SEPI


KK197: YA ANAK KECIL

do=g 3/4 MM ± 96

1

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,
Engkau diutus Bapa-Mu
dan dari surga mulia
‘Kau jadi hamba terendah,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

2

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,
segala dosa Kautebus;
Kauhantar kami, umat-Mu,
ke haribaan Bapa-Mu,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

3

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,
‘Kau turun dari takhta-Mu;
Engkau beri bahagia
pengganti duka dunia,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

4

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,
‘Kau citra kasih Bapa-Mu;
nurani kami bakarlah
dengan kasih-Mu s’lamanya,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

5

Ya Anak kecil, ya Anak lembut,
pada-Mu kami bertelut,
sejiwa-raga milik-Mu
dan pasrah diri pada-Mu,
ya Anak kecil, ya Anak lembut.

Syair: O Jesulein süss, Nyanyian Natal Jerman, 1650, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Jerman (Köln), 1623

Tonton YouTube-nya:
YA ANAK KECIL


KK198: YANG DIPUJI KAUM GEMBALA

do=f 6/8 MM ± 63

1

Yang dipuji kaum gembala
dan disambut malak Allah,
yakni Raja Kemuliaan,
juga lahir bagimu.

2

Orang Majus juga datang
dan membawa persembahan,
bagi Raja Kemuliaan:
mur, emas dan kemenyan.

3

Marilah bersukaria
ikut malak dan Maria:
bagi Raja yang mulia
angkat lagu yang merdu.

4

Kristus Raja, Allah kita
yang menjadi manusia,
sungguh layak menerima
puji, hormat dan syukur.

Syair: Quem pastores laudavere/Den die Hirten lobeten sehre, Nyanyian Natal Latin, 700/Nyanyian Natal Jerman, 1300, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Jerman, 1300/Valentin Triller, 1555

Tonton YouTube-nya:
YANG DIPUJI KAUM GEMBALA


KK199: TIAP TAHUN KEMBALI

do=d 4/4 MM ± 92

1

Tiap tahun kembali kabar bergema
bahwa Yesus lahir dalam dunia.

2

Tiap-tiap rumah dimasuki-Nya
dan di jalan juga Ia beserta.

3

Ia mendampingi orang yang lemah;
kita diiringi oleh kasih-Nya.

Syair: Alle Jahre wieder, Wilhelm Hey (1789-1854), terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Freiedrich Silcher, 1860

Tonton YouTube-nya:
TIAP TAHUN KEMBALI


KK200: ORANG MAJUS BERGEGAS

do=c 4/4 MM ± 84

1

Orang Majus bergegas
dituntun bintang cemerlang,
lewat gurun dan lembah
jumpa Sang Raja mulia.

Reff:

Mari bernyanyi dan bersyukur.
B’ri persembahan bagi-Nya.

2

Para Majus bahagia
dan bersujud kepada-Nya.
Mur, emas dan kemenyan
dipersembahkan bagi-Nya.

Syair: Abdhi Khristianta Samuel, 2016/2017
Lagu: Abdhi Khristianta Samuel, 2016/2017

Tonton YouTube-nya:
ORANG MAJUS BERGEGAS


KK201: SEKARANG, TUHANKU

do=f MM ± 72

1

Sekarang, Tuhanku, biarlah hamba-Mu
pergi dengan sejaht’ra menurut firman-Mu;
Karunia s’lamat-Mu telah kulihat nyata.

2

Karunia itulah Terang-Mu yang baka
bagi segala bangsa; pun bagi Israel.
Terang-Mu yang kekal menjadi kemuliaan.

Syair: Nunc dimittis, Nyanyian Pujian Simeon, Lukas 2:29-32, Yamuger, 1981/2016
Lagu: Loys Bourgeois, 1547/1551

Tonton YouTube-nya:
SEKARANG, TUHANKU


KK202: DARI TIMUR, JAUH BENAR

do=g 6/8 MM ± 48

1

Dari Timur, jauh benar,
kami cari Raja besar.
Lewat gurun, naik turun,
dituntun bintang-Nya.

Reff:

O, bintang pandu yang cerah,
bintang Raja mulia,
jalan kami kausinari,
langkah kami tuntunlah!

2

Lahir Raja damai baka.
Mas kubawa kepada-Nya,
kar’na Ia memerintah,
sampai selamanya.

3

Aku bawa dupa menyan,
lambang doa yang beriman.
Ya Tuhanku, pujianku
kiranya berkenan.

4

Damar pahit yang kuberi,
lambang dukacita pedih
dan sengsara tak bertara
dan kubur yang sepi.

5

Agunglah kebangkitan-Nya,
Raja, Tuhan, Kurban esa.
Haleluya, Haleluya!
Pujian bergema.

Syair: We Three Kings of Orient Are, John Henry Hopkins Jr., 1862, terj. Yamuger, 1981
Lagu: John Henry Hopkins Jr., 1862

Tonton YouTube-nya:
DARI TIMUR, JAUH BENAR


KK203: HAI BINTANG TIMUR

do=g 2/4 MM ± 76

1

Hai Bintang Timur terbitlah kembali
dalam semarak cahaya terang,
sama dengan ‘kau pernah menyinari
orang Majusi di malam kelam.

2

Mari, tunjukkan tempat Yesus lahir!
Sungguhkah Dia di kandang rendah?
Bayi lembut di palungan terbaring,
langit dan bumi Kerajaan-Nya.

3

Kami berlutut bersama Majusi:
bagi-Mu, Tuhan, pujian syukur!
T’rimalah hati yang Kaubuat suci
bagai pengganti menyan, mas dan mur.

Syair: Sterre van ‘t Oosten, Petrus Johannes Moeton (1837-?), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Persatuan Sekolah Minggu di Belanda

Tonton YouTube-nya:
HAI BINTANG TIMUR


KK204: TUHANKU, BIARLAH KINI HAMBAMU PERGI

do=bes 4/4 MM ± 76

1

Tuhanku, biarlah kini hamba-Mu pergi
sesuai firman-Mu, dalam damai sejahtera.
Karunia s’lamat-Mu t’lah dilihat mataku.
S’lamat-Mu yang Kaub’ri di hadapan dunia.

2

Tuhanku, s’lamat-Mu adalah t’rang yang kekal,
dan terang itulah jadi pernyataan-Mu.
Dan semua bangsa lain akan lihat nyatanya.
Terang-Mu jadilah kemuliaan umat-Mu.

Syair: Nunc dimittis, Nyanyian Pujian Simeon, Lukas 2:29-32, Tiku Rari
Lagu: Tradisional Toraja

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU, BIARLAH KINI HAMBAMU PERGI


KK205: YESUS T’LAH DATANG

do=es 3/4 MM ± 96

1

Yesus t’lah datang memb’ri sukacita;
Alfa, Omega dan Firman kekal.
Allah sejati dan Maha Pencipta
bagai manusia kita kenal!
Surga dan bumi, siarkan berita:
Yesus t’lah datang memb’ri sukacita!

2

Yesus t’lah datang! Terputus ikatan
yang dalam dosa dan maut menjerat!
Rantai diganti dengan kelepasan
dari kungkungan kuasa gelap.
Habislah duka, lenyap kecemasan:
Yesus t’lah datang! Terputus ikatan!

3

Yesus t’lah datang dengan berkuasa;
Ia mendobrak penjara teguh!
Benteng neraka pun porak-poranda,
jalan merdeka terbuka penuh!
Sudahkah kini, hai Iblis, kaurasa?
Yesus t’lah datang dengan berkuasa!

4

Yesus t’lah datang, Pahlawan mulia;
puji kuasa-Nya, seg’nap makhluk-Nya!
Juruselamatmu hanyalah Dia;
pintu hatimu bukakan seg’ra!
Lihat, mahkotamu sudah sedia;
Yesus t’lah datang, Pahlawan mulia!

Syair: Jesus ist kommen, Johann Ludwig Konrad Allendorf, 1736, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Jerman, 1773

Tonton YouTube-nya:
YESUS T’LAH DATANG


KK206: SUNGGUH INDAHNYA

do=d 4/4 MM ± 96

1

Yesus di perahu dengan murid-Nya,
datang badai dan gelombang menerjang,
Yesus bangun dan menghardik, badai topan pun reda;
para murid tercengang melihatnya.

Reff:

Sungguh indahnya, sungguh manisnya
menuturkan pelayanan Yesus, Penebus.
Sungguh indahnya dan sungguh manisnya
mendengarkan kisah pelayanan-Nya.

2

Saat Yesus memasuki Kapernaum,
banyak orang sakit disembuhkan-Nya,
tapi banyak para imam tidak menyukai-Nya;
berencana untuk menyingkirkan-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH INDAHNYA


KK207: HAI, DESAK-DESAKAN

do=f 3/4 MM ± 100

1

Hai desak-desakan sambil mendengarkan
kabar sukacita bagi manusia!
Dari mana-mana semua berkerumun
mendengarkan sabda Tuhan, Sang Pengampun.

2

Ada orang lumpuh tidur di usungan,
tidak dapat masuk kar’na orang banyak.
Cari-cari akal hendak temui Tuhan:
angkat tinggi, lewat atap ada jalan!

3

Yesus pun melihat usungan melayang;
orang mohon sehat dari Sang Penyayang.
Yesus lihat iman yang kuat tanpa sungkan,
keampunan, kesembuhan diberikan!

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1980/1981
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1980/1981

Tonton YouTube-nya:
HAI, DESAK-DESAKAN


KK208: MURID YOHANES PEMBAPTIS

do=d 4/4, 2/4 MM ± 88

1

Murid Yohanes Pembaptis
bertanya kepada Yesus,
“Sungguhkah ‘Kau yang dinanti?”
Yesus menjawabnya,
“Wartakanlah yang kaulihat:
Orang buta melihat,
orang lumpuh berjalan,
orang tuli mendengar,
orang buta sembuh,
orang mati dibangkitkan,
orang miskin beroleh kabar baik.”

Kami buta terhadap cinta-Mu,
sembuhkanlah, ya Tuhan.
Kami lumpuh dalam melaksanakan tugas kami,
sembuhkanlah, ya Tuhan.
Kami tuli terhadap panggilan-Mu,
sembuhkanlah, ya Tuhan.

Bangkitkanlah semangat kami
untuk mewujudkan amanat-Mu.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
MURID YOHANES PEMBAPTIS


KK209: ORANG SAKIT LUMPUH

do=d 2/4 MM ± 80

1

Orang sakit lumpuh sungguh tak berdaya
diantarkan pada Tuhan Yesus.
Dia dibaringkan pada suatu tilam
dan berharap disembuhkan-Nya.
Yesus pun berkata pada orang lumpuh,
“Sudah diampuni dosa-dosamu.”
Tapi tak senanglah para ahli Taurat;
ucap dalam hati, “Yesus menghujat.”

2

Yesus pun melihat iman sungguh kuat,
dan menyapa orang lumpuh itu:
Bangun dan angkatlah alas kamu tidur!
Dan si lumpuh bangkit t’lah sembuh.
Orang banyak kagum akan kuasa Yesus,
dan memuliakan Allah yang besar.
Orang banyak kagum akan kuasa Yesus,
dan memuliakan Allah yang besar.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Ernest Mariyanto, 2016

Tonton YouTube-nya:
ORANG SAKIT LUMPUH


KK210: TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!

do=bes 4/4 MM ± 80

1

Talita kum, anak, bangkitlah!
Talita kum, anak, bangkitlah!
Dan anak bangkit dengan tegap,
dan semua heran, senang.
Dan anak bangkit dengan tegap,
dan semua heran, senang.

Reff:

T’rima kasih, Tuhan Yesus, untuk kasih-Mu.
T’rima kasih, Tuhan Yesus, untuk kasih-Mu.

2

Talita kum, umat, bangkitlah!
Talita kum, umat, bangkitlah!
B’ritakan Injil ke dunia,
dan muliakan nama-Nya.
B’ritakan Injil ke dunia,
dan muliakan nama-Nya.

Syair: Alfred Simanjuntak, 1998
Lagu: Alfred Simanjuntak, 1998

Tonton YouTube-nya:
TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!


KK211: INSAN, TANGISI DOSAMU!

do=d MM ± 60

1

Insan, tangisi dosamu!
Ingatlah, Kristus menempuh
jalan penuh sengsara
dan bagai hamba terendah
Ia kosongkan diri-Nya
menjadi Perantara.
Yang mati dihidupkan-Nya,
yang sakit disembuhkan-Nya,
yang hilang Ia cari,
berkurban diri akhirnya,
memikul dosa dunia,
di atas kayu salib.

2

Syukur, pujian dan sembah
kepada Dia angkatlah
yang mati bagi kita.
Ikutlah Dia yang menang,
pikullah salib dan beban
dengan bersukacita!
Kasih-Nya perkenalkanlah
dan dalam kuasa nama-Nya
kalahkanlah yang jahat.
Ingat darah-Nya yang kudus,
yang bagi Allah Bapamu,
berharga tinggi amat!

Syair: O Mensch, bewein dein Sünde gross, Sebald Heyden, 1530, terj. H.A. Pandopo/Subronto Kusumo Atmodjo, 1982
Lagu: Matthäus Greitter, 1525/Jenewa, 1551, Mazmur 68

Tonton YouTube-nya:
INSAN, TANGISI DOSAMU!


KK212: YESUS, MESIAS ISRAEL

la=c 2/4 MM ± 63

1

Yesus, Mesias Israel,
Yesus, Engkau Imanuel;
Yesus, Harapan dunia,
Juruselamat Dikaulah!

2

Biarlah kami mengerti
bahwa telah Engkau beri
damai sentosa yang penuh
hanyalah oleh kurban-Mu.

3

Petrus mengaku segera:
“Kaulah Mesias mulia!”
tapi menolak ujar-Mu
bahwa sengsara Kautempuh.

4

Memang di mata dunia
kurban di salib tercela,
namun kurban-Mu, Penebus,
hikmat Ilahi yang kudus.

5

Ajar kami kasih-Mu,
juga memikul salib-Mu,
rela bersaksi tak segan
bahwa Engkaulah yang menang!

6

Biar semua mengerti
damai kekal yang Kauberi:
‘Kau Jurus’lamat dunia!
Yesus, ‘Kau Raja semesta.

Syair: H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Godlief Soumokil, 1984

Tonton YouTube-nya:
YESUS, MESIAS ISRAEL


KK213: NYANYIKAN HOSANA

la=es 4/4 MM ± 88

1

Nyanyikan Hosana bagi Putra Daud,
dengan sukacita mari sambutlah.
Yesuslah Mesias yang dinantikan;
elukan dia Rajamu.

Reff:

Sorak Hosana, pujilah nama-Nya!
Mari menyambut datang-Nya.
Sorak Hosana, pujilah nama-Nya!
Dia Pembebas umat-Nya.

2

Nyanyikan Hosana bagi Putra Daud,
marilah menghias jalan bagi-Nya,
Sang Raja Pemurah, Pemberi berkat;
mari bersorak bagi-Nya.

Syair: Wahono Hadi, 2016
Lagu: Jonsen S. Bahat, 2005, nuansa Dayak

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKAN HOSANA


KK214: HOSIANA! PUTRA DAUD

do=f 2/4, 4/4 MM ± 88

1

Hosiana! Putra Daud
memasuki kota Sion.
Siap-siaplah engkau,
atur takhta bagi Dia!
Ranting palma taburlah,
buka jalan bagi-Nya!

2

Hosiana! Marilah,
kami songsong ‘Kau yang datang.
Hati kami siaplah
untuk kami persembahkan
dan umat-Mu berseru:
“S’lamat datang pada-Mu!”

3

Hosiana! Datanglah!
Raja dan Pahlawan damai;
karya-Mu seluruhnya
itu kemenangan kami.
Oleh kuasa tangan-Mu
Kerajaan-Mu teguh.

4

Hosiana! Lihatlah
kami umat yang Kaupilih.
Kepada-Mu sajalah
kami menyerahkan diri,
tunduk, patuh dan teguh
melakukan p’rintah-Mu.

5

Hosiana! Tolonglah
agar kami tanpa pamrih
kepada-Mu berserah
beribadah yang sejati.
Yang tak patut dan teguh,
ia bukan murid-Mu.

6

Hosiana bergema,
terdengar di mana-mana.
Putra Daud, penuh berkat,
jangan ‘Kau di luar sana.
Hosiana, masuklah!
Tinggal t’rus! Haleluya!

Syair: Hosianna! Davids Sohn, Benjamin Schmolck, 1712, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Johann Ulich, 1674

Tonton YouTube-nya:
HOSIANA! PUTRA DAUD


KK215: DENGAN SEMARAK MAJULAH

do=bes 4/4 MM ± 108

1

Dengan semarak majulah,
dengar “Hosana” bergema;
Mesias, lihat umat-Mu
menghias perjalanan-Mu.

2

Dengan semarak majulah,
berlagak tulus merendah.
Berawal jalan jaya-Mu
melawan daya seteru.

3

Dengan semarak majulah,
Engkau ditunggu di mezbah.
Para malaikat tercengang
melihat cara ‘Kau menang.

4

Dengan semarak majulah,
menuju bukit Golgota.
Dengan wafat-Mu di salib,
‘Kau, Tuhan, Raja Abadi!

Syair: Ride On, Ride On in Majesty, Henry Hart Milman, 1827, terj. H.A. Pandopo, 1991
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1999

Tonton YouTube-nya:
DENGAN SEMARAK MAJULAH


KK216: MARI KITA MERENUNGKAN

la=g 3/4 MM ± 72

1

Mari kita merenungkan
penebusan umat Tuhan,
meresapkan dalam hati
cinta kasih Ilahi.

2

Yesus Kristus Raja sakti,
Pengemban amanat suci,
penyembuh segala luka,
penegak hukum cinta.

3

Petrus murid yang setia,
namun ingkar dan menyangkal
pada Guru yang terkasih,
kar’na malu dan ngeri.

4

Kitab pun seperti Petrus
yang sering menyangkal Yesus.
Ampunilah kami, Tuhan,
dan teguhkanlah iman.

5

Seperti seorang abdi,
Yesus taat sampai mati,
diperolok dan disiksa,
dengan kejam didera.

6

Lihat Raja yang sengsara,
dari duri mahkota-Nya,
darah-Nya ibarat intan,
dan saliblah takhta-Nya.

7

Hati Yesus yang terluka,
kar’na cinta tak terhingga,
jadikanlah kami mampu
mengikuti cinta-Mu.

Syair: Artur Waibel, 1969, revisi Tim Puji Syukur, 1992
Lagu: Adolf Lohmann, 1934/1937

Tonton YouTube-nya:
MARI KITA MERENUNGKAN


KK217: ‘KU INGIN MENGHAYATI

la=e 2/4 MM ± 46

1

‘Ku ingin menghayati sengsara Tuhanku.
Semoga kudapati, ya Yesus, rahmat-Mu!
Beban kesalahanku membuatku lelah;
berilah hidup baru, ya Yesus, tolonglah!

2

O ingat akan daku yang hilang tersesat;
bertimbunlah dosaku yang menekan berat.
Jalan-Mu kulalaikan, hidupku bercela;
Engkau penuh kebaikan, ya Yesus, tolonglah!

3

Waktu yang Kauberikan terbuang olehku;
tidak kuperhatikan nasihat sabda-Mu.
Jiwaku menderita dan berkeluh-kesah;
o Sumber sukacita, ya Yesus, tolonglah!

4

Kiranya Kausembuhkan hatiku yang sedih,
sudilah menghapuskan dosaku yang keji.
‘Ku rindu akan hidup yang suci mulia
hentikanlah tangisku, ya Yesus, tolonglah!

Syair: Ik wil mij gaan vertroosten, Anonim Belanda, 1539, terj. H.A. Pandopo, 1979/Subronto Kusumo Atmodjo, 1982
Lagu: Belanda, 1539

Tonton YouTube-nya:
‘KU INGIN MENGHAYATI


KK218: KAR’NA KASIHNYA PADAKU

do=bes 3/4 MM ± 150

1

Kar’na kasih-Nya padaku
Yesus datang ke dunia;
Ia t’lah memb’ri hidup-Nya
gantiku yang bercela.

Reff:

O, betapa mulia
dan ajaib kuasa-Nya!
Kasih Jurus’lamat dunia
menebus manusia.

2

Dengan sabar dan hikmat-Nya
Yesus pimpin hidupku;
Firman dan kebenaran-Nya
itulah peganganku.

Syair: Debora Samudera, 1972
Lagu: Debora Samudera, 1972

Tonton YouTube-nya:
KAR’NA KASIHNYA PADAKU


KK219: DI SALIB YESUS DI KALVARI

do=g 4/4 MM ± 96

1

Di salib Yesus di Kalvari
kus’rahkan dosaku yang keji.
Oleh darah-Nya aku bersih!
Puji nama-Nya!

Reff:

Puji, puji nama-Nya!
Puji, puji nama-Nya!
Oleh darah-Nya aku bersih!
Puji nama-Nya!

2

Kini bahagiaku penuh:
Yesus berdiam di dalamku.
Sungguh ‘ku s’lamat, ‘ku ditebus!
Puji nama-Nya!

3

Darah-Nya sumber hayat baka;
aku dibasuh di dalamnya
dan t’rus dijaga tak bercela.
Puji nama-Nya!

4

Mari semua ke salib-Nya;
jiwa ragamu serahkanlah
untuk dibasuhi darah-Nya.
Puji nama-Nya!

Syair: Down at the Cross, Elisha Albright Hoffman, 1878, terj. Yamuger, 1978
Lagu: John Hart Stockton, 1878

Tonton YouTube-nya:
DI SALIB YESUS DI KALVARI


KK220: YERUSALEM, PUSAKA DAUD

mi=d 6/8 MM ± 40

1

Yerusalem, pusaka Daud,
betapa ‘kau berubah!
Mengapakah tak lagi ‘kau
menjunjung citra surga?
Mesias datang padamu
mencari kebajikan,
wajahmu dingin membeku
dan Dia Kausalibkan.

2

Yerusalem, mengapakah
kausangkal maksud Tuhan?
Di manakah sejahtera
yang harus kauwujudkan?
Di zaman dulu sang Firaun
telah berbuat jahat,
tak ubah kini pun engkau
membunuh Jurus’lamat.

3

Yerusalem, o bundaku,
nabi-nabi kaubunuh,
dan yang diutus padamu
engkau lempari batu.
Merindu Yesus, Putra Daud,
mengumpulkan anakmu;
engkau ternyata tidak mau,
sebab terlalu angkuh.

4

Yerusalem, Yerusalem,
Rajamu sudah datang!
Seorang Anak Betlehem
empunya Kerajaan.
Takhta-Nya suci dan teguh,
damai-Nya tak berlalu
dan Ia menjadikanmu
Yerusalem yang baru.

Syair: H.A. Pandopo, 1981, berdasarkan Matius 23:37-39
Lagu: H.A. Pandopo, 1981, berdasarkan Matius 23:37-39

Tonton YouTube-nya:
YERUSALEM, PUSAKA DAUD


KK221a: ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU

do=g 3/4 MM ± 100

1

‘Ku heran, Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

2

Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih?
Betapa agung rahmat-Nya, kasih-Nya tak terp’ri!

3

Tak heran surya jadi g’lap menutup mukanya,
ketika mati Khaliknya demi manusia.

4

Pun aku tutup wajahku menghadap salib-Nya;
tercucur air mataku bersyukur pada-Nya.

5

Tak dapat air mataku membalas kasih-Nya.
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

Syair: Alas and Did My Saviour Bleed, Isaac Watts, 1707, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Hugh Wilson, 1800, diadaptasi oleh Robert Archibald Smith (1780-1829)

Tonton YouTube-nya:
‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU


KK221b: ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU

do=f 4/4 MM ± 100

1

‘Ku heran, Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

Reff:

Pada kayu salib ‘ku melihat terang
dan beban hidupku hilang lenyap;
mataku celik karena iman
dan aku bahagia tetap.

2

Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih?
Betapa agung rahmat-Nya, kasih-Nya tak terp’ri!

3

Tak heran surya jadi g’lap menutup mukanya,
ketika mati Khaliknya demi manusia.

4

Pun aku tutup wajahku menghadap salib-Nya;
tercucur air mataku bersyukur pada-Nya.

5

Tak dapat air mataku membalas kasih-Nya.
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

Syair: Alas and Did My Saviour Bleed, Isaac Watts, 1707 (bait), Ralph Erskine Hudson, 1885 (refrein), terj. Yamuger, 1977
Lagu: Ralph Erskine Hudson, 1885

Tonton YouTube-nya:
‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU


KK222: YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT

do=f 6/8 MM ± 52

1

Ya Tuhan, Engkau sumber air hayat.
Yang minum air yang Engkau berikan
tak ‘kan haus lagi terus s’lamanya,
Kaupuaskan hatinya sampai kekal.

Reff:

Engkau Jurus’lamat, ya Yesus Tuhan,
kepada-Mu saja ‘ku taat penuh.

2

Ya Tuhan, Engkaulah Terang di dunia,
siapa yang ikut Engkau tak sesat,
‘Kau datang supaya yang buta celik,
tak lagi melangkah di jalan gelap.

3

Engkau kebangkitan dan hidup kekal,
siapa percaya tak mati kelak,
dan hidup abadi ‘kan didapatnya,
selamanya dia ‘kan berbahagia.

Syair: Tim Puji Syukur, 1992, berdasarkan Yohanes 4:10-14, 42; Yohanes 9:5-39; Yohanes 11:25-26
Lagu: J. Wadas, CM, 1967

Tonton YouTube-nya:
YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT


KK223: DI LARUT MALAM YANG GELAP

do=as 4/4 MM ± 84

1

Di larut malam yang gelap
Sang Jurus’lamat yang resah,
sendiri di kebun senyap
berdoa pada Bapa-Nya.

2

Di larut malam yang senyap
Almasih sangat takutlah,
sedang murid-Nya terdekat
tak tahu prihatin Gurunya.

3

Di larut malam kemelut
Penanggung dosa dunia
penuh sengsara bertelut,
bergumul dalam doa-Nya.

4

Di larut malam yang ngeri
malaikat Bapa datanglah,
diutus untuk memberi
kekuatan yang dipinta-Nya.

Syair: ‘Tis Midnight, and on Olive’s Brow, William Bingham Tappan, 1822, terj. Yamuger, 1982
Lagu: William Batchelder Bradbury, 1853

Tonton YouTube-nya:
DI LARUT MALAM YANG GELAP


KK224: DI MALAM G’LAP

do=d 3/4 MM ± 48

1

Di malam g’lap seram, senyap,
dengar ada keluhan,
suara lelah penuh kesah,
ditindih ketakutan:
“Ya Bapa-Ku. piala-Ku
mestikah Kukosongkan?
Bila mesti dalam jeri
jangan ‘Ku Kautinggalkan.”

2

Putra kudus, Sang Penebus,
sedikit tiada noda;
kini rebah kar’na lelah,
peluh-Nya campur darah.
Rembulan yang tadinya t’rang
tak tahan menyaksikan.
Awan pekat telah sekat
sinarnya dari Tuhan.

3

Bila kelak aku tegak
di pintu kematian,
derita-Mu, ya Yesusku,
Pelitaku di jalan.
Lepaskanlah, luputkanlah
hasratku dari dunia.
Hidup baka berikanlah
di surga-Mu yang mulia.

Syair: In stiller Nacht, Friedrich von Spee (1591-1635), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Johannes Brahms, 1864

Tonton YouTube-nya:
DI MALAM G’LAP


KK225: GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA

la=g 4/4 MM ± 64

1

Getsemani, tempat Yesus berdoa,
tubuh-Nya dibasahi peluh.
Tak seorang murid pun bersama-Nya;
Ia tunduk bergumul berat.

Reff:

Sungguh mulia pergumulan-Nya,
tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
angkat puji syukur bagi-Nya.

2

Bunyi doa yang naik pada Bapa-Nya:
“Ambil cawan getir dari-Ku,
namun jangan kehendak-Ku yang jadi,
tapi kehendak-Mu jadilah”.

3

Lalu Yesus mendapati murid-Nya,
namun mereka tidur lelap.
“Bangunlah, jagalah dan berdoalah
agar jauh dari pencobaan”.

4

Lalu Yesus kembali bergumullah,
makin sungguh-sungguh doa-Nya:
“Bapa, jangan kehendak-Ku yang jadi,
tapi kehendak-Mu jadilah”.

Syair: Jerry R. Sondakh, 1989/Yamuger, 1999
Lagu: Jerry R. Sondakh, 1989, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA


KK226: PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI

la=c 4/4 MM ± 66

1

Pada malam sunyi di Getsemani
Yesus bergelut seorang diri.
Pohon dan batu pun diam menyaksikan
Yesus bergelut seorang diri.

2

Muird-murid Yesus yang mengikut-Nya
tidur pulas, tidak mendampingi.
Alam terdiam, merasa pahit getir,
Yesus bergelut seorang diri.

3

Yesus pun bertarung dalam doa-Nya:
“Ambillah cawan dari pada-Ku,
namun kehendak Bapa-Ku yang jadilah.”
Yesus bergelut seorang diri.

Syair: Michiel Karatem, 1996
Lagu: Michiel Karatem, 1996

Tonton YouTube-nya:
PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI


KK227: KULIHAT SALIBMU

do=es 4/4 MM ± 100

1

Kulihat salib-Mu, ya Jurus’lamatku,
di Golgota.
T’rimalah doaku, hapuskan dosaku;
akulah milik-Mu selamanya.

2

Jadikan kuasa-Mu di dalam hatiku
api kudus.
Kasih salib-Mulah sumber anugerah;
cintaku s’lamanya kepada-Mu.

3

Di dalam bayang maut, Tuhan, tetap Engkau
harapanku!
Dalam lembah gelap duka pun melenyap,
jikalau ‘ku tetap di jalan-Mu.

4

Di saat ajalku, ragu dan takutku
buanglah jauh.
Ya, Jurus’lamatku, lindungi jiwaku,
hingga ‘ku bertemu dengan Dikau.

Syair: My Faith Lookis Up to Thee, Ray Palmer, 1830, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Lowell Mason, 1831

Tonton YouTube-nya:
KULIHAT SALIBMU


KK228: ANAK DOMBA ALLAH

la=e 4/4 MM ± 70

1

Anak Domba Allah
yang menjadi kurban demi manusia.
Dia disakiti,
dihina, disiksa, dan juga dihujat.
Lihatlah darah-Nya yang suci
yang tercurah di kayu salib.

2

Yesus, ajar kami
untuk memahami pengurbanan-Mu,
agar kami sadar
atas kesalahan serta dosa kami.
Ya Tuhan, ampunilah kami,
agar kami berlimpah rahmat.

Syair: Darius Bada, 2015, nuansa Dayak
Lagu: Darius Bada, 2015, nuansa Dayak

Tonton YouTube-nya:
ANAK DOMBA ALLAH


KK229: GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB

la=f 3/4 MM ± 72

1

Golgota, tempat Tuhanku disalib dan dicela,
agar dunia damai pula dengan Allah, Khaliknya.
Dari sanalah mengalir sungai kasih karunia
bagi orang yang berdosa, yang memandang Golgota.

2

O samud’ra kasih Allah: bagi isi dunia
diberi-Nya Putra Tunggal, agar kita s’lamatlah!
Yesus, Jalan, Kebenaran, Sumber Hidup yang baka,
t’lah berkurban bagi kita pada salib Golgota.

3

Mari kita muliakan cinta kasih Penebus:
dosa kita Dia hapus dengan darah yang kudus.
Ia taat sampai mati pada salib Golgota.
Kita hidup oleh Dia: Puji Tuhan s’lamanya!

Syair: Golgotha, waar eens mijn Heiland, dari Zangbundel Johan de Heer, 1926, terj. H.A. Pandopo, 1982
Lagu: Evan Morgan (1846-1920)

Tonton YouTube-nya:
GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB


KK230: HAI DUNIA, LIHAT TUHAN

do=g 4/4 MM ± 69

1

Hai dunia, lihat Tuhan,
Sang Surya kehidupan,
tergantung di salib.
Sang Raja Kemuliaan
menanggung penghinaan,
sengsara siksa yang keji.

2

O lihatlah betapa
penuh keringat darah
seluruh tubuh-Nya.
Hati-Nya yang mulia,
dirundung dukacita,
terungkap dalam berkesah.

3

Siapa menyebabkan
hukuman dan siksaan
terhadap diri-Mu?
‘Kau bukanlah pendosa;
‘Kau suci tak bernoda.
Mengapa salib Kautempuh?

4

Kesalahanku jua
dan dosaku semua
sebanyak pasir laut,
yang menyebabkan duka
sengsara-Mu dan luka
dan siksa yang membawa maut.

5

Akulah yang celaka.
‘Ku patut ke neraka
akibat dosaku.
‘Ku patut menderita
segala dukacita,
perih dan sakit bilur-Mu.

6

Kauangkat ke pundak-Mu
segala tanggunganku
yang menekan berat.
Sedang Engkau dikutuk,
‘ku bebas dan terluput.
Salib-Mu itulah berkat.

7

Dengan menyangkal diri
‘ku ingin mengiringi
Engkau, ya Tuhanku,
di dalam sukacita,
pun dalam menderita
tetap setia pada-Mu.

Syair: O Welt, sieh hier dein Leben, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Heinrich Isaac (1450-1517), disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729

Tonton YouTube-nya:
HAI DUNIA, LIHAT TUHAN


KK231: KEPALA YANG BERDARAH

do=d 4/4 MM ± 63

1

Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih,
penuh dengan sengsara dan luka yang pedih,
meski mahkota duri menghina harkat-Mu.
‘Kau patut kukagumi: terima hormatku.

2

O wajah yang mulia, yang patut disembah
dan layak menerima pujian dunia,
sekarang diludahi, dihina, dicerca,
disiksa, dilukai, yang salah siapakah?

3

Ya Tuhan, yang Kautanggung yaitu salahku;
dosaku t’lah Kaugantung di kayu salib-Mu.
O, kasihani daku yang harus dicela;
ampunilah hamba-Mu, beri anugerah!

4

Gembala yang setia, terima domba-Mu!
‘Kau Sumber bahagia, Penuntun hidupku.
Sabda-Mu t’lah membuka karunia tak terp’ri
dan nikmat dari surga padaku Kauberi.

5

Syukur sebulat hati kub’rikan pada-Mu,
ya Yesus yang t’lah mati demi selamatku.
Hendaklah ‘ku terhibur dengan tuntunan-Mu:
pada-Mu ‘ku berlindung di akhir hayatku.

6

Di saat aku mati, ‘Kau tinggallah serta;
di pintu maut nanti, ya Tuhan, datanglah!
Di kala kecemasan menghimpit hatiku,
berilah kekuatan berkat sengsara-Mu.

7

Engkaulah perlindungan di saat ajalku;
salib-Mulah, ya Tuhan, penghibur anak-Mu
dan wajah-Mu kupandang dengan iman teguh.
Berbahagia orang yang mati dalam-Mu!

Syair: O Haupt voll Blut und Wunden, Paul Gerhardt, 1656, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Hans Leo Hässler, 1601 disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729

Tonton YouTube-nya:
KEPALA YANG BERDARAH


KK232: KISAH NYATA

do=a 2/4 MM ± 66

1

Kisah ternyata terjadi di Golgota:
Seorang Putra yang tiada pernah berdosa
dihukum, disiksa.

2

Yesus Kristus merelakan diri-Nya,
kar’na kasih-Nya kepada umat manusia,
dipaku, disalib.

3

Salib Tuhan membisu menyaksikan
siksaan kejam oleh orang yang haus dendam,
tiada berdaya.

4

Salib kudus pegangan tetap teguh
dan pengharapan dalam hidup orang beriman,
tak ‘kan tergoyahkan.

Syair: A.K. Saragih (1937-212)
Lagu: Tradisional Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
KISAH NYATA


KK233: LIHAT BUNDA YANG BERDUKA

do=f 4/4 MM ± 80

1

Lihat bunda yang berduka di depan salib Sang Putra;
air mata bergenang.
O betapa jiwa ibu tersedu menanggung pilu,
bagai ditembus pedang.

2

Bunda Putra Tunggal Allah, disebut “yang berbahagia”,
kini sangat bersedih.
Hatinya dirundung duka kar’na Putra yang termulia
bersengsara di salib.

3

O siapa tidak pilu menyaksikan bunda Kristus
menangisi Putranya?
Dan siapa tak tergugah menyelami duka bunda
dalam siksa Anaknya?

4

Dilihat-Nya Yesus, Putra, yang tersiksa dan terluka
kar’na dosa umat-Nya
dan bergumul sendirian menghadapi kematian
menyerahkan nyawa-Nya.

5

Wahai bunda, sumber kasih, biar turut kuhayati
dukamu yang mencekam;
biar hatiku bernyala mengasihi Putra Allah
dan pada-Nya berkenan.

6

Biarlah sengsara aib dari Dia yang tersalib
tersemat di hatiku;
biar siksa salib itu yang ditanggung-Nya bagiku
kudekap bersamamu.

7

Biar aku di sampingmu pilu kar’na wafat Kristus
di sepanjang hidupku:
inilah keinginanku: di dekat salib Putramu
besertamu tersedu.

8

O perawan yang terpilih, perkenankan aku ini
ikut dikau bersedih;
biar kematian Tuhan dan darah-Nya yang tercurah
kukenangkan tak henti.

9

Biar aku pun terluka, menghayati salib Tuhan,
digerakkan kasih-Nya.
Hatiku engkau kobarkan; biar aku dibebaskan
dalam penghakiman-Nya.

Syair: Stabat mater dolorosa, Anonim Latin, 1200/1300, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Jerman (Köln), 1638

Tonton YouTube-nya:
LIHAT BUNDA YANG BERDUKA


KK234: LIHATLAH ANAK INSAN

la=b 3/4 MM ± 72

1

Lihatlah Anak Insan berjubahkan kain ungu.
Di kepala-Nya dikenakan mahkota berduri.
Menetes peluh dan darah mengucur basahi bumi,
serasa lutut tak mampu menopang tubuh lagi.

2

Bertubi cambuk, tombak melayang menghunjam tubuh,
bertaburan ludah hinaan dan tawa ejekan.
Betapa bunda Maria tersungkur menahan duka;
semua kekasih Yesus menangis tersedu.

3

Betapa tak terlintas di akal, di lubuk hati,
bahwa Yesus harus dihina dan mati disalib.
O Yesus, tolonglah kami, kuatkanlah iman kami,
supaya kami pahami tujuan sengsara-Mu.

Syair: Michiel Karatem, 1979/1989
Lagu: Michiel Karatem, 1979/1989

Tonton YouTube-nya:
LIHATLAH ANAK INSAN


KK235: MARI LIHATLAH HARI TERKELAM

do=d 4/4 MM ± 100

1

Mari lihatlah hari terkelam:
Kristus mendaki Kalvari.
Dia didera duri dan cerca,
dipaku disalib.

Reff:

O, ajaib salib-Nya,
o, ajaib kuasa-Nya:
manusia ditebus dan diampuni dosanya.

2

O, sungguh sendu raut wajah-Mu
kar’na beratnya dosaku.
Pikir yang ngeri, tingkah yang keji,
membuat-Mu sedih.

3

Hari pun gelap, bumi bergetar,
kar’na t’lah wafat Khaliknya.
Tirai terbelah, Ia hiduplah;
Sang Penebus menang.

4

Dalam luka-Mu ada namaku,
aku selamat kar’nanya.
Maut hancurlah hidupku cerah
karena kasih-Mu.

Syair: Oh, to See the Dawn, Keith Getty, 2005, terj. Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Stuart Townend, 2005 © 2005 Thankyou Music (PRS)

Tonton YouTube-nya:
MARI LIHATLAH HARI TERKELAM


KK236: MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA

do=c 4/4 MM ± 54

1

Menjulang nyata atas bukit kala
t’rang benderang salib-Mu, Tuhanku.
Dari sinarnya yang menyala-nyala
memancar kasih agung dan restu.
Seluruh umat insan menengadah
ke arah cah’ya kasih yang mesra.
Bagai pelaut yang karam merindukan
di ufuk timur pagi merekah.

2

Salib-Mu, Kristus, tanda pengasihan
mengangkat hati yang remuk redam,
membuat dosa yang tak terperikan
di lubuk cinta Tuhan terbenam.
Di dalam Tuhan kami balik lahir,
insan bernoda kini berseri,
teruras darah suci yang mengalir
di salib pada bukit Kalvari.

Syair: Above the Hills of Time, Thomas Tiplady, 1931, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Londonderry Air, Tradisional Inggris/Irlandia

Tonton YouTube-nya:
MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA


KK237: PENEBUSKU DISALIB

do=g 4/4, 2/4 MM ± 84

1

Penebusku disalib
dalam nista dan sengsara.
Putra Allah,
hilangkah kuasa-Mu dan kemuliaan-Mu?

2

Penebusku disalib
menghapuskan hukumanku,
agar aku
diberi anugerah, hidup oleh mati-Nya.

3

Penebusku disalib.
Biar aku pun setia
bagi Dia!
Oleh kematian-Nya aku dibangkitkan-Nya!

4

Penebusku disalib.
Apa pantas ‘ku mengaduh
di susahku?
Dibandingkan salib-Nya, pikulanku ringanlah.

5

Penebusku disalib.
Hidup-matiku, ya Tuhan,
kuserahkan:
dalam suka-dukaku ‘ku tetap bersama-Mu!

Syair: Meine Liebe hängt am Kreuz, Johann Adolph Schlegel (1721-1793), terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Christian Friderich Witt, 1715

Tonton YouTube-nya:
PENEBUSKU DISALIB


KK238: SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS

do=f MM ± 66

1

Sang Anak Domba yang kudus
memikul dosa dunia,
rela dan sabar menebus
hutang besar manusia.
Lihatlah Dia menempuh
jalan sengsara dan keluh,
menurut dan setia.
Ia dihina, disesah,
mati di salib Golgota,
berkata: “Ku sedia.”

2

Dialah Jurus’lamatku,
Kawan yang tak bertara,
Pembawa damai yang penuh,
disuruh Allah Bapa:
“Pergilah ‘Kau, hai Anak-Ku,
terimalah di pundak-Mu
akibat dosa dunia;
bebaskanlah manusia
dari hukuman dan cela:
Engkaulah Penebusnya.”

3

“Ya Bapa, Aku Hamba-Mu,
yang Kaupesan Kutanggung;
sabda-Mu niat hati-Ku
dan maksud-Mu Kusanjung.”
O kuasa kasih tak terp’ri:
Yang Mahakuasa memberi
Putra-Nya yang tercinta!
Kasih Ilahi yang kudus,
ke dalam maut Kautembus:
kuasa-Mu tak terhingga!

4

Sepanjang umur hidupku
kuingat Dikau, Tuhan;
ya Yesus, di rangkulan-Mu
hatiku Kausembuhkan.
Dalam gelap Engkau Terang,
di malam duka ‘Kau Teman
yang menabahkan hati.
Inilah yang menghiburku,
bahwa ‘ku jadi milik-Mu
baik hidup maupun mati.

5

‘Kau, Anak Domba yang lembut,
kupuji siang malam
dan diriku dengan syukur
pada-Mu kuserahkan.
Biarlah daya hidupku
melimpah ruah bagi-Mu
mengungkap t’rima kasih,
hingga pahala karya-Mu
yang Kauperoleh bagiku
kuingat tiap hari.

6

Hendak kuminum cawan-Mu
dalam Kerajaan-Mu;
darah-Mu kemegahanku
dan pembersih jubahku.
Mahkota hidup yang baka
akan kupakai menyembah
menghadap takhta Bapa.
Kaulah kekal Pengantinku:
tak bercela di sisi-Mu
‘ku masuk rumah Allah.

Syair: Ein Lämlein geht und trägt die Schuld, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger/HKBP Jakarta, 1982
Lagu: Wolfgang Dachstein, 1525

Tonton YouTube-nya:
SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS


KK239: MEMANDANG SALIB RAJAKU

do=d 3/4 MM ± 88

1

Memandang salib Rajaku
yang mati untuk dunia,
kurasa hancur congkakku
dan harta hilang harganya.

2

Tak boleh aku bermegah
selain di dalam salib-Mu;
kubuang nikmat dunia
demi darah-Mu yang kudus.

3

Berpadu kasih dan sedih
mengalir dari luka-Mu;
mahkota duri yang pedih
menjadi keagungan-Mu.

4

Melihat darah luka-Nya
membalut tubuh Tuhanku,
‘ku mati bagi dunia
dan dunia mati bagiku.

5

Andaikan jagad milikku
dan kuserahkan pada-Nya,
tak cukup bagi Tuhanku,
diriku yang diminta-Nya.

Syair: When I Survey the Wondrous Cross, Isaac Watts, 1707, terj. bait ke-1: I.S. Kijne, 1946, bait ke-2 – 5: Yamuger, 1978
Lagu: Edward Miller, 1790

Tonton YouTube-nya:
MEMANDANG SALIB RAJAKU


KK240: SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA

la=e 3/4, 2/4 MM ± 88

1

Siapa tergantung di salib di sana,
tertimpa siksaan dan bencana,
penuh dengan luka, dirundung hukuman?
Apakah yang sudah dituduhkan?

2

Di salib di sana, menanggung sengsara,
tergantunglah Anak Domba Allah.
Tiada salahnya selain mengasihi,
dan itu ditolak dunia ini.

3

Jikalau kasih-Nya sempurna sejati,
mengapakah Ia harus mati?
Mengapakah Ia menyangkal diri-Nya
sehingga dipandang hina dina?

4

Upah-Nya yaitu pahala sentosa
yang datang dengan tebusan dosa.
Curahan darah-Nya menutup semua;
o, lihat nestapa dan bilur-Nya!

5

Ya Yesus, ya Tuhan yang maha rahmani,
kasih-Mu tak dapat diimbangi!
Di surga, di bumi, terima kiranya
pujian dan hormat selamanya!

Syair: Wie hangt er zo deerlijk geteisterd, geschonden, Jan Luyken (1649-1712), terj. H.A. Pandopo, 1978/1983
Lagu: Belanda, 1683

Tonton YouTube-nya:
SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA


KK241: TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN

do=es 4/4 MM ± 70

1

Tatkala ‘Kau ‘kan ditawan,
tiada Engkau mau melawan.
Hati remuk tak terp’ri
menerima cium keji.
Tidak seorang pun kawan,
murid semua menghilang
bagaikan domba kelu
Kauikut penyiksa-Mu.

Reff:

Bagikulah ‘Kau menyerah,
memb’rikan nyawa-Mu.
Kini jelas aku lepas
dari beban dosaku.

2

‘Kau diludahi, dihina,
‘Kau dipecut dan disiksa,
muka terluka, lebam
oleh duri tajuk kejam.
Ya Yesus, kar’na dosaku
akulah patut dipaku
namun kasih-Mu besar
melepaskan aku cemar.

Syair: Tu Galgota Ho Diboan, Siddik Sitompul, 1950/1951, terj. E.L. Pohan Shn, 1974, dengan penyesuaian Yamuger, 1991
Lagu: Siddik Sitompul, 1950/1991

Tonton YouTube-nya:
TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN


KK242: TERCURAH DARAH TUHANKU

do=c 4/4 MM ± 92

1

Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota;
yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya,
terhapus dosanya, terhapus dosanya,
yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.

2

Penyamun yang di sisi-Nya dib’ri anugerah;
pun aku yang penuh cela dibasuh darah-Nya,
terhapus dosanya, terhapus dosanya,
yang mau bertobat, ditebus, terhapus dosanya.

3

Ya Anak Domba, darah-Mu tak hilang kuasanya,
sehingga s’lamat umat-Mu dan suci s’lamanya,
dan suci s’lamanya, dan suci s’lamanya,
sehingga s’lamat umat-Mu dan suci s’lamanya.

4

Sejak kupandang salib-Mu dengan iman teguh,
kupuji kasih-Mu terus seumur hidupku,
seumur hidupku, seumur hidupku,
kupuji kasih-Mu terus seumur hidupku.

5

Dan jika nanti lidahku tak lagi bergerak,
tetap kupuji kuasa-Mu di surga-Mu kelak,
di surga-Mu kelak, di surga-Mu kelak,
tetap kupuji kuasa-Mu di surga-Mu kelak.

Syair: There is a Fountain Filled with Blood, William Cowper, 1771, terj. Yamuger, 1977/2016
Lagu: Lowell Mason, 1830

Tonton YouTube-nya:
TERCURAH DARAH TUHANKU


KK243: TERSALIB DAN SENGSARA

do=f 2/4 MM ± 44

1

Tersalib dan sengsara
‘Kau, Yesus Tuhan-ku,
terkulai menderita
akibat salahku;
dengan hati yang pilu,
sedih tak terperi
kulihat ‘Kau disiksa,
oh, dahsyat dan keji.

2

Alam berdukacita
dan langit menggelap
saksikan Putra Allah
membuat Firman g’nap;
ditanggung s’gala siksa
yang sakit dan pedih
demi tebusan dosa
manusia di bumi.

3

Tertumpah darah Yesus
di bukit Kalvari;
dipikul dengan tulus
durhaka insani.
Bertobatlah, manusia,
memohon ampun-Nya,
supaya disucikan
di dalam darah-Nya!

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978

Tonton YouTube-nya:
TERSALIB DAN SENGSARA


KK244: YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU

do=d 4/4 MM ± 76

1

Yesus, ‘Kau kehidupanku,
‘Kau penumpas mautku;
pada salib ‘Kau dipaku
sampai mati gantiku,
agar aku mendapati
hidup baru yang abadi.
Syukur hati tak henti
kepada-Mu kuberi.

2

Yesus, ‘Kau telah memikul
fitnah, siksa terbesar;
‘Kau ditambat dan dipukul,
walau hidup-Mu benar,
agar aku tak binasa,
s’lamat dari rantai dosa.
Syukur hati tak henti
kepada-Mu kuberi.

3

Tinggi hatiku t’lah pupus
oleh kelembutan-Mu;
oleh mati-Mu Kauhapus
rasa pahit matiku.
Oleh nista yang Kautanggung
‘ku yang hina jadi agung.
Syukur hati tak henti
kepada-Mu kuberi.

4

T’rima kasih, Jurus’lamat,
atas pengorbanan-Mu:
atas sakit-Mu yang sangat,
atas pahit mati-Mu.
Atas luka, atas bilur,
atas salib yang Kau pikul,
syukur hati tak henti
kepada-Mu kuberi.

Syair: Jesu, meines Lebens Leben, Ernst Christoph Homburg, 1659, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Wolfgang Wessnitzer, 1661

Tonton YouTube-nya:
YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU


KK245: YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU

la=g 2/4 MM ± 46

1

Yesus, Tuhan-ku, apakah dosa-Mu,
hingga hukuman bagi-Mu berlaku?
Durhaka apa sudah dituduhkan
pada-Mu, Tuhan?

2

‘Kau didera, dihina kaum prajurit,
‘Kau dicerca, dib’ri mahkota duri
dan minuman-Mu pada kayu salib
anggur yang pahit.

3

Apa sebabnya Kauterima siksa?
Tak lain kar’na dosa manusia:
aku sendiri dan kesalahanku
jadi beban-Mu!

4

Siapa menduga jalan hukum ini:
bahwa Gembala mengurbankan diri,
jadi tebusan domba yang bersalah
terhadap Allah.

5

‘Kau harus mati walau tak berdosa,
orang bersalah hidup dan sentosa.
Bebaslah kami yang t’lah mengaminkan
‘Kau disalibkan.

6

Kasih sempurna, rahmat tak terhingga,
‘Kau menjalani siksa maut hina.
Aku terbawa dunia sukacita, -
‘Kau menderita!

7

Raja abadi, apa kulakukan,
agar kasih-Mu dapat kumasyhurkan?
Apa yang layak aku persembahkan
jadi imbalan?

8

Tiada yang sanggup untuk mengimbangi
rahmat kasih-Mu suci dan ilahi.
Baik berusaha, maupun beribadah,
takkan setara!

9

Namun yang tinggal berkenan pada-Mu
hanyalah bila kusalibkan nafsu;
hati yang hancur yang hendak bertobat
tidak Kautolak.

Syair: Herzliebster Jesu, was hast du verbrochen, Johann Herman, 1630, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Johann Crüger, 1640/1641

Tonton YouTube-nya:
YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU


KK246: YA ANAK DOMBA ALLAH

do=e 4/4 MM ± 68

1

Ya Anak Domba Allah,
Engkaulah yang tersiksa,
tersalib di Golgota,
kar’na dosa dunia.

2

Kepala-Mu berdarah,
terkulai tak berdaya,
o, sungguh memilukan;
‘Kau tersiksa bagiku.

4

O, Darah Mahakudus,
o, kasih dari Tuhan,
tercurah dari lambung;
o, betapa mulia.

5

Di kala ‘Kau sendiri,
dihujat dan disiksa,
tak satu pun murid-Mu
mendekati diri-Mu.

6

Ibunda-Mu tertunduk
dirundung kepedihan,
di kala menyaksikan
‘Kau tergantung di salib.

7

Di saat ‘Kau tak sanggup
menahan siksa ini,
‘Kau pasrahkan diri-Mu
dalam tangan Bapa-Mu.

Syair: Godlief Soumokil, 2008
Lagu: Godlief Soumokil, 2008

Tonton YouTube-nya:
YA ANAK DOMBA ALLAH


KK247: PAGI YANG GEMILANG

do=g 4/4 MM ± 76

1

Pagi yang gemilang,
Haleluya! Penuh berkat yang tak terbilang,
Haleluya! Tuhan menang!
Iblis dikalahkan,
Haleluya! Dan kuasanya dipatahkan,
Haleluya! Tuhan menang!

Reff:

Tuhanku Pahlawan
tak dapat ditawan,
dan tak terkalahkan oleh maut.
Tuhan-ku Pahlawan
tak dapat ditawan
dan tak terkalahkan oleh maut.

2

S’gala puji syukur,
Haleluya! Kuasa iblis t’lah tersungkur,
Haleluya! Tuhan menang!
Sungguh Kristus bangkit,
Haleluya! Dan kuasa maut pun berakhir,
Haleluya! Tuhan menang!

Syair: Bait ke-1: E.L. Pohan (1917-1993), bait ke-2: D.R. Nainggolan, 2015
Lagu: Tradisional Batak

Tonton YouTube-nya:
PAGI YANG GEMILANG


KK248: ALLAH DIMULIAKANLAH

do=d 3/4 MM ± 112

1

Allah dimuliakanlah
bersama Putra Tunggal-Nya
yang menebus manusia.
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

2

Hari ketiga yang cerah
fajar menghalaukan duka;
lihatlah kubur terbuka!
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

3

Kata malaikat: “Marilah,
jangan Yang Hidup kaucari
di dunia orang mati!”
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

4

“Ia t’lah bangkit, lihatlah
tempat yang Ia tinggalkan
maut pun Ia kalahkan!”
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

5

Kami berdoa kepada-Mu,
Tuhan yang bangkit dan jaya,
buatlah kami percaya!
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

6

Ya Jurus’lamat, Penebus,
nama-Mu kami agungkan;
sampai kekal Kaulah Tuhan!
Haleluya, Haleluya, Haleluya!

Syair: Gelobt sei Gott im hὂchsten Thron, Michael Weisse, 1531, terj. H.A. Pandopo, 1978/J.M. Malessy, 1983
Lagu: Melchior Vulpius, 1609

Tonton YouTube-nya:
ALLAH DIMULIAKANLAH


KK249: DATANGLAH, YA TUHAN

do=a 2/4 MM ± 96

1

Di jalan ke Emaus datanglah Yesus.
Dua murid-Nya tak mengenal-Nya,
Yesus membuka percakapan-Nya;
daya ilahi-Nya kobarkan hati.

Reff:

Datanglah, ya Tuhan, di tengah kami hadirlah,
di sini tinggallah bersama kami, murid-Mu.
Hanya Engkaulah sumber hidup kami,
dari Dikaulah hidup abadi.

2

Sadarlah keduanya, hati giranglah.
Rahmat berlimpah atas mereka,
ringan langkahnya bawakan warta:
Tuhan telah bangkit dari kubur-Nya.

3

Di dalam perjamuan yang bersahaja
roti dan anggur diberkati-Nya,
dibagikan-Nya pada murid-Nya;
maka terbukalah mata mereka.

4

Kami mohon, ya Tuhan, kasih sayang-Mu,
limpahkan rahmat di hati kami,
agar kami pun ‘kan menyadari
bahwa Dikau hadir di tengah kami.

Syair: Lokakarya Komposisi Atambua II, 1989, berdasarkan Lukas 24:13-35
Lagu: Lokakarya Komposisi Atambua II, 1989

Tonton YouTube-nya:
DATANGLAH, YA TUHAN


KK250: GEMBIRA DAN BERNYANYILAH

do=d MM ± 54

1

Gembira dan bernyanyilah
menyambut Paskah yang cerah
dan kes’lamatan yang baka.

Reff:

Haleluya, Haleluya,
Haleluya, Haleluya!
Terpuji Kristus s’lamanya!

2

T’lah bangkit Yesus, Penebus,
yang disalibkan bagimu.
Agungkan nama-Nya terus!

3

Gapura maut hancurlah,
dan oleh Tuhan bebaslah
semua orang milik-Nya.

4

Segala puji dan syukur
ya Putra Allah, bagi-Mu;
Firdaus Kau buka bagiku!

5

Seluruh umat, nyanyilah!
Tritunggal Kudus pujilah
sekarang dan selamanya.

Syair: Ressurexit Dominus (bait-1), Llatin, 1100/Wir wollen alle Frὂhlich sein, Jerman, 1609, bait ke-2 sampai 5 oleh Cyriakus Schneegass (1546-1597), terj. Yamuger, 1982
Lagu: Bohemian Brethren, 1544/Jerman, 1568

Tonton YouTube-nya:
GEMBIRA DAN BERNYANYILAH


KK251: HARI MINGGU, HARI KEBANGKITAN

do=g 4/4 MM ± 96

1

Hari Minggu, Hari Kebangkitan,
kami sambut fajarmu.
Di terangmu daya maut hilang,
kalah sudah seteru.
Kristus, Matahari kehidupan,
o, pancarkan sinar penghiburan
dan harapan yang penuh
akan damai Sabat-Mu.

2

Atas panggilan-Mu kami bangkit,
hidup dalam hidup-Mu.
Dari kubur dosa kami tampil,
dibebaskan Roh Kudus.
Ajar kami tiap-tiap hari
di kematian-Mu turut mati,
agar bangkit dan teguh
ikut jalan jaya-Mu.

3

Hidup, mati, kami mengalami
perlindungan-Mu tetap.
Nanti gurun dunia dijalani,
masa duka pun genap.
Sungguh indah Hari Perhentian
menyudahi malam kematian,
saat kami menyembah
Dikau di terang baka.

Syair: Wees gegroet, gij eersteling der dagen, Jan Jacob Lodewijk ten Kate (1819-1889), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Jerman (Herrnhut), 1748

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU, HARI KEBANGKITAN


KK252: JUNJUNGAN YANG KUPILIH

do=a 6/8 MM ± 56

1

Junjungan yang kupilih: Yesusku Penebus.
Yang bangkit dari mati, berkuasa seterus.
Kendati banyak orang mengejek, mencela,
kuikut suara-Nya, lembut mesra.

Reff:

Benar, benarlah hidup Yesusku.
Bersamaku di jalanku, suara-Nya kudengar.
Benar, benarlah hidup Yesusku.
Di mana Dia kudengar? Di dalam hatiku.

2

Di mana kapan saja kasih-Nya pun jelas.
Di saat ‘ku gelisah, dihibur ‘ku lekas.
Di hujan, angin ribut, dipimpin langkahku,
‘ku yakin kami nanti ‘kan bertemu.

3

Menyanyilah umat-Nya, memuji Tuhan-Mu!
Nyanyikan: Haleluya, agungkan Rajamu.
Harapan bagi orang yang mau mencari-Nya,
sebab Yesusmu hidup selamanya.

Syair: He Lives!, Alfred Henry Ackley, 1933, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Alfred Henry Ackley, 1933

Tonton YouTube-nya:
JUNJUNGAN YANG KUPILIH


KK253: KINI SANG PUTRA T’LAH MENANG

do=as 3/4 MM ± 112

1

Kini Sang Putra t’lah menang,
yang oleh maut tak terkekang.
Haleluya, Haleluya!
Kuasa-Nya agung dan megah;
kekal terpuji nama-Nya!
Haleluya, Haleluya!

2

Dan kuasa Iblis, penentang
dengan sempurna direjang.
Haleluya, Haleluya!
Pahlawan, tiada banding-Nya,
telah menumpas musuh-Nya.
Haleluya, Haleluya!

3

Ya Jurus’lamat dunia,
yang menebus manusia,
Haleluya, Haleluya!
kiranya pimpin kami pun
ke dalam kemuliaan-Mu!
Haleluya, Haleluya!

4

Musuh terakhir dibekuk:
hai maut, di mana kuasamu?
Haleluya, Haleluya!
Di tangan Allah s’lamatlah
kembali kita anak-Nya.
Haleluya, Haleluya!

5

Kami bersama bersyukur
dan merindukan surga-Mu.
Haleluya, Haleluya!
Di sana berkumandanglah
pujian kami s’lamanya.
Haleluya, Haleluya!

6

Ya Allah Bapa, t’rimalah
syukur, pujian dan sembah,
Haleluya, Haleluya!
bersama Kristus, Penebus,
dan Roh Penghibur yang Kudus.
Haleluya, Haleluya!

Syair: Heut triumphieret Gottes Sohn, Kaspar Stolzhagen, 1591, terj. E.L. Pohan/Yamuger, 1983
Lagu: Bartholomἅus Gesius, 1604

Tonton YouTube-nya:
KINI SANG PUTRA T’LAH MENANG


KK254: KRISTUS BANGKIT! SORAKLAH

do=c 4/4 MM ± 88

1

Kristus bangkit! Soraklah: Haleluya!
Bumi, surga bergema: Haleluya!
Berbalasan bersyukur: Haleluya!
Muliakan Tuhanmu! Haleluya!

2

Karya kasih-Nya genap, Haleluya,
kemenangan-Nya tetap; Haleluya!
Surya s’lamat jadi t’rang, Haleluya,
tak kan lagi terbenam. Haleluya!

3

Kuasa kubur menyerah, Haleluya,
dan neraka takutlah; Haleluya!
Kristus jaya atas maut, Haleluya,
dan terbukalah Firdaus. Haleluya!

4

Hidup Raja mulia: Haleluya,
kita s’lamat oleh-Nya. Haleluya!
Maut, di mana jayamu? Haleluya!
Kubur, mana kuasamu? Haleluya!

5

Hai tinggalkan maut kelam; Haleluya,
ikut Dia yang menang! Haleluya!
Bangkitlah manusia, Haleluya,
dalam kebangkitan-Nya! Haleluya!

6

Raja agung, t’rimalah, Haleluya,
sorak puji semesta! Haleluya!
Hormat kami bergema: Haleluya!
Kaulah Hidup yang baka. Haleluya!

Syair: Christ the Lord is Risen Today, Charles Wesley, 1739, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Lyra Davidica, 1708

Tonton YouTube-nya:
KRISTUS BANGKIT! SORAKLAH


KK255: ‘KU BERSERU, HAI DUNIA

do=f MM ± 72

1

‘Ku berseru, hai dunia,
“T’lah bangkit Tuhanku!”
Ia pun hadir s’lamanya,
tinggal bersamamu.

2

Hai kawanku, teruskanlah
berita mulia,
yaitu kerajaan-Nya
sekarang merekah.

3

Dunia sekarang berseri
penuh anugerah
dan hidup baru diberi
kepada umat-Nya.

4

Maut ‘kan habis tenggelam,
seramnya hilanglah;
kini terlihat di depan
zaman bahagia.

5

Jalan sengsara Tuhanku
menuju t’rang baka;
Ia mengajak kita pun
ke rumah Bapa-Nya.

6

Orang berkabung, marilah,
tabahkan hatimu;
di rumah Bapa ‘kau kelak
kembali bertemu.

7

Tiap taburan kasihmu
bertumbuh dan mekar,
sehingga dunia penuh
buahnya yang segar.

8

Tuhan bersama umat-Nya,
dan duka t’lah lenyap.
Ia Pembaru dunia
sekarang dan tetap.

Syair: Ich sag es jedem dass er lebt, Friedrich von Hardenberg (1772-1801), terj. Yamuger, 1981 Lagu: Johann Crüger, 1653
Lagu: tidak diketahui

Tonton YouTube-nya:
‘KU BERSERU, HAI DUNIA


KK256: FAJAR HIDUP MEREKAH

do=es 4/4 MM ± 104

1

Fajar Hidup merekah,
muncul sinar sakti.
Maut kalah menyerah:
tak berkuasa lagi.

2

Kubur kosong dan lengang,
pintunya terbuka.
Yesus bangkit dan menang,
sirna awan duka!

3

Jangan takut dan sedih,
ibu yang setia:
Yang Kaucari t’lah pergi
tuju Galilea.

4

Tuturkanlah segera
bagi para murid
dan seluruh dunia:
Kristus, Tuhan, bangkit!

5

Hidup baru diberi
bagi yang percaya
dan sejaht’ra abadi.
Sorak “Haleluya!”

Syair: J.M. Malessy, 1982/1983
Lagu: J.M. Malessy, 1982/1983

Tonton YouTube-nya:
FAJAR HIDUP MEREKAH


KK257: ‘KU TAHU MUKHALISKU HIDUP

do=c 4/4 MM ± 88

1

‘Ku tahu: Mukhlisku hidup
dan k’lak berdiri di dunia.
Dan Tuhan b’ri hidup abadi,
rahmat dan kasih milik-Nya.

Reff:

‘Ku tahu Yesus itu hidup
kelak berdiri di dunia.
Hidup abadi di beri-Nya,
rahmat dan kasih milik-Nya.

2

‘Ku tahu bahwa janji Tuhan
tetap tepat, bukan semu.
Kendati tubuh ini hancur,
k’lak kami akan bertemu.

3

‘Ku tahu disediakan-Nya
tempat tinggalku abadi.
Dan aku k’lak ‘kan dijemput-Nya:
kasih-Nya tidak terperi.

Syair: I Know That My Redeemer Liveth, Jessie Brown Pounds (1861-1921), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: James Henry Fillmore (1849-1936)

Tonton YouTube-nya:
‘KU TAHU MUKHALISKU HIDUP


KK258: MAUT SUDAH MENYERAH

do=g 4/4 MM ± 92

1

Maut sudah menyerah,
kubur hilang kuasanya:
Jurus’lamat t’lah menang
dalam sinar cemerlang,
dalam sinar cemerlang.

2

Umat Tuhan,
pandanglah ke angkasa mulia
dan saksikan Penebus
masuk surga yang kudus,
masuk surga yang kudus.

3

Surga, bukalah gerbang,
sambut Raja yang menang!
Antarkan ke takhta-Nya
Yang kekal kuasa-Nya,
Yang kekal kuasa-Nya.

4

Nyanyilah, hai Serafim,
mainkan harpa berdenting.
Ikutlah, manusia,
mengagungkan nama-Nya,
mengagungkan nama-Nya.

Syair: Angels, Roll the Rock Away, Thomas Scott, 1769, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Henri Auguste Cesar Malan, 1827

Tonton YouTube-nya:
MAUT SUDAH MENYERAH


KK259: SANG KRISTUS T‘LAH BANGKIT

do=as 4/4 MM ± 132

1

Sang Kristus t’lah bangkit
dan Dia menang,
kuasa si jahat
telah dikekang.

Reff:

Nyanyikan pujian, nyanyikan pujian,
nyanyikan pujian gempita, gemar.
Sang Putralah Raja perkasa benar.

2

Di manakah kini
kuasamu, hai maut?
Sengatmu tercabut,
menang Putra Daud.

3

Hai dosa, ‘kau kalah,
kuasamu lenyap,
kendati kaucoba
mengganggu tetap.

4

Akhirnya menyingsinglah
fajar cerlang,
harapan pun timbul:
Rajaku menang!

Syair: Our Lord Christ Hath Risen, William Conyngham Plunket, 1873, terj. E.L. Pohan Shn, 1970
Lagu: John Prentice Taylor (1871-1936)

Tonton YouTube-nya:
SANG KRISTUS T‘LAH BANGKIT


KK260: TEGAK TERUS MEGAH

do=a 4/4 MM ± 108

1

Tegak terus megah,
Haleluya, Haleluya,
dan tidak ‘kan rebah!
Haleluya, Haleluya!
Neraka menggeram
dan jagad pun kelam,
Salib tak ‘kan redam,
‘kan berdiri dengan gah!

Reff:

Haleluya, Haleluya,
angkat tinggi panjimu.
Haleluya, Haleluya,
maju untuk Rajamu!

2

Kibarkan panjimu!
Haleluya, Haleluya,
Melawan seteru!
Haleluya, Haleluya!
Tetakkan pedangmu,
kenakan zirahmu!
Imanmu perteguh,
‘tuk membela Rajamu!

3

Pendosa ditebus!
Haleluya, Haleluya,
dengan darah kudus!
Haleluya, Haleluya!
Marilah menyembah
di bawah salib-Nya,
dengan lagu megah,
Rajamu agungkanlah!

Syair: The Cross it Standeth Fast, Horatius Bonar (1808-1889), terj. bait ke-1 dan 2: E.L. Pohan Shn (1917-1993), bait ke-3: Tim Nyanyian GKI, 1990
Lagu: James McGranahan (1840-1907)

Tonton YouTube-nya:
TEGAK TERUS MEGAH


KK261: T’RANG PASKAH BERSERI

do=f 4/4 MM ± 100

1

T’rang Paskah berseri,
tersingkir kesedihan:
Sang Raja tersalib,
menang dengan gemilang!

Reff:

Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi,
percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit, Dia bangkit,
Dia bangkit, Dia bangkit!

2

Harapanku teguh;
kelak ‘ku bangkit pula
di waktu menderu
seruan sangkakala.

3

Sang maut menyerah,
tak lagi berkuasa,
dan ‘ku bahagia,
selamat kar’na Paskah.

Syair: This Joyful Eastertide, George Ratcliffe Woodward, 1894, terj. Yamuger, 1993
Lagu: J. Oudaen’s Psalter, Amsterdam, 1685

Tonton YouTube-nya:
T’RANG PASKAH BERSERI


KK262: TUHANKU BANGKIT! NYANYILAH

do=f 2/4 MM ± 66

1

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Kubur ditinggalkan-Nya, maut dikalahkan-Nya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

2

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Tiga ibu datanglah, tidak menemukan-Nya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

3

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Sang malaikat mulia membukakan kubur-Nya.
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

4

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
“Jangan takut dan sedih: Yang kaucari t’lah pergi!”
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

5

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
“Ingat akan sabda-Nya yang pernah diucap-Nya.”
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

6

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
“Setelah sengsara-Nya Allah memuliakan-Nya.”
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

7

Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Yang tersalib hiduplah! Kita hidup oleh-Nya!
Tuhanku bangkit! Nyanyilah: Haleluya!

Syair: De Heer is waarlijk opgestaan, Henriette Johanna Wilhelmina Modderman, 1966, terj. H.A. Pandopo, 1980
Lagu: Wim ter Burg, 1966

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU BANGKIT! NYANYILAH


KK263: TUHANKU BANGKIT, PUSARA TERBUKA

do=bes 4/4 MM ± 132

1

Tuhanku bangkit, pusara terbuka:
Ia menang atas maut dan duka.
Goncanglah benteng neraka gelap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!

2

Sudah tersingkap rahasia kubur:
dosa dan Iblis t’lah kalah tersungkur.
Aku percaya, gentarku lenyap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!

3

Di dunia ini tak lagi ‘ku takut:
Tuhan yang bangkit berjuang sertaku;
Takku hiraukan kuasa gelap:
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!
Yesus Pahlawan yang hidup tetap!

Syair: Seele, dein Heiland ist frei von den Banden, Ignaz Heinrich von Wessenberg (1774-1860), terj. H.A. Pandopo, 1981
Lagu: Rudolf Scheuermann, 1863

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU BANGKIT, PUSARA TERBUKA


KK264: WAKTU FAJAR DI TAMAN SEPI

do=g 6/8 MM ± 46

1

Waktu fajar di taman sepi
datanglah Maria ke kubur;
kubur kosong yang ditemukannya.
T’lah bangkit Tuhan Yesus!

Reff:

Dan suara Yesus memanggilku
bergembiralah hatiku!
Sungguh indah persekutuannya
bersama dengan Yesus.

2

Dan sekarang di saat teduh
aku datang mencari Tuhan;
ingin ku ‘ikut dan menyapa-Nya,
bersatu dengan Tuhan.

3

Ingin ‘ku tetap bersama-Nya
hidup damai aman sentosa;
namun Tuhan mengutus ’ku pergi,
b’ritakan kebangkitan.

Syair: I Come to the Garden Alone,Charles Austin Miles, 1912, terj. Yamuger, 1999, revisi, 2019
Lagu: Charles Austin Miles, 1912

Tonton YouTube-nya:
WAKTU FAJAR DI TAMAN SEPI


KK265: YERUSALEM, BERSORAKLAH

do=bes 4/4 MM ± 96

1

Yerusalem, bersoraklah
menyambut fajar mulia!
Terbitlah hari yang terang:
Tuhanmu bangkit dan menang!

2

Kuasa kubur, alam maut
tak menaklukkan Putra Daud:
Sang Bapa membangkitkan-Nya;
abadilah kuasanya!

3

Oleh-Nya kita pun lepas,
tak lagi takut dan cemas:
dengan percaya pada-Nya
sang maut hilang dahsyatnya!

4

Kebangkitan-Nya memberi
hidup yang baru tak henti.
Terbitlah dari mati-Nya
hidup kekal dan mulia.

Syair: Daar juicht een toon, daar klinkt een stem, Eduard Gerdes, 1898, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Henri Augeste César Malan (1786-1864)

Tonton YouTube-nya:
YERUSALEM, BERSORAKLAH


KK266: YESUS BANGKIT! NYANYILAH

do=g 4/4 MM ± 88

1

Yesus bangkit! Nyanyilah: Haleluya!
Sungguh mulia hari-Nya! Haleluya!
Yang disalib Golgota, Haleluya,
menebus manusia. Haleluya!

2

Naikkan puji dan syukur, Haleluya!
bagi Kristus, Rajamu. Haleluya!
Maut ditanggung olehNya; Haleluya,
yang berdosa slamatlah. Haleluya!

3

Siksa salib-Nya memb’ri, Haleluya!
pendamaian tak terp’ri, Haleluya,
dan mailakat s’lamanya, Haleluya,
menyanyikan hormat-Nya. Haleluya!

4

Puji Allah! Nyanyilah! Haleluya!
Mahaagung kasihNya! Haleluya!
Bala surga, puji t’rus, Haleluya!
Bapa, Putra, Roh Kudus. Haleluya!

Syair: Jesus Christ is Risen Today dari buku Lyra Davidica, 1708, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Robert Williams, 1817

Tonton YouTube-nya:
YESUS BANGKIT! NYANYILAH


KK267: YESUS, ENGKAULAH RAJAKU

do=es 4/4 MM ± 104

1

Yesus, Engkaulah Rajaku,
Junjungan mulia:
‘Kan kukenang sengsara-Mu
di bukit Golgota.

Reff:

‘Kan kukenang Getsemani,
‘kan kukenang sesah keji.
Oh, sungguh ajaib kasihMu,
pimpinlah hidupku.

2

Tuhan tunjukkan kubur-Mu
yang sunyi dan gelap.
Malak surgawi yang teguh
berjaga tak lelap.

3

‘Kuingin bagai Maria
yang mengasihi-Mu,
hatiku rindu s’lamanya
mengikut langkah-Mu.

4

Biar kupikul salibku,
ikut perintahMu
dan menghayati susah-Mu;
Kau mati gantiku.

Syair: King of My Life,Jennie Evelyn Hussey (1874-1958), Ferdinand Suleeman,1990
Lagu: William James Kirkpatrick (1838-1921)

Tonton YouTube-nya:
YESUS, ENGKAULAH RAJAKU


KK268: YESUS, SUMBER PENGHIBURAN

do=bes 3/4 MM ± 104

1

Yesus, Sumber Penghiburan,
yang disalib, dikuburkan,
kini bangkit dan menang,
Raja Hidup dan Terang.
Kubur tak menahan lagi
Sang Pahlawan yang Ilahi.
Haleluya, Haleluya!

2

Oleh Dia yang perkasa
kuasa Iblis t’lah binasa,
ya, setiap lawannya
kini sudah menyerah.
Hai, bernyanyi, Putri Sion,
bersyukur dengan pujian.
Haleluya, Haleluya!

3

Dalam siang kemenangan
ditelanlah maut dan malam.
Maut, di mana jayamu
dan sengat ancamanmu?
Surgalah warisan kami,
Kristus telah membawa damai.
Haleluya, Haleluya!

Syair: Jesus, unser Trost und Leben, Ernst Christoph Homburg (1605-1681), terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1714

Tonton YouTube-nya:
YESUS, SUMBER PENGHIBURAN


KK269: YESUS TELAH BANGKIT

do=f 6/8 MM ± 54

1

Yesus telah bangkit di dalam kemuliaan-Nya.
Haleluya! Haleluya!.
Kita bersyukur menghayati kemenanganNya.
Haleluya! Haleluya!

Reff:

Haleluya! Haleluya!
Haleluya! Haleluya!

2

Kasih besar Allah berwujud dalam Anak-Nya.
Haleluya! Haleluya!.
Kita dijadikan-Nya warga Kerajaan-Nya.
Haleluya! Haleluya!

Syair: Ngarikudzwe zuva, Abraham Dumisani Maraire (1943-1999), terj. H.A. Pandopo, 1998
Lagu: Abraham Dumisani Maraire (1943-1999)

Tonton YouTube-nya:
YESUS TELAH BANGKIT


KK270: DI ATAS BUKIT YANG SEPI

la=d 4/4 MM ± 72

1

Di atas bukit yang sepi,
hari yang cerah,
Tuhan Yesus terangkatlah,
sambil memb’ri berkat.
Murid pun heran dan tertegun
sambil menatapNya:
Dan sujud menyembah
Raja yang kekal!

2

Yesus pulang ke takhtaNya,
surga mulia.
Karya penyelamatan-Nya
sudah sempurnalah.
Dialah Raja Mahabesar
di alam semesta:
Sujudlah menyembah
Raja yang kekal!

3

Kuakui dengan iman
Dia Rajaku.
Kuabdikanlah diriku
kepada Tuhanku.
FirmanNya kutaati terus,
itulah janjiku:
Sujudlah menyembah
Raja yang kekal!

Syair: Andrianus Djalimun,1989
Lagu: Andrianus Djalimun,1989, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
DI ATAS BUKIT YANG SEPI


KK271: AGUNGKAN KUASA NAMANYA

do=a 4/4 MM ± 104

1

Agungkanlah kuasa namaNya;
mailakat bersujud!
Nobatkanlah Raja mulia
dan puji, puji, puji
Yesus Tuhanmu!

2

Hai bintang-bintang fajar,
bersoraklah terus!
Agungkan Dia yang menang
dan puji, puji, puji
Yesus, Tuhanmu!

3

Kaum Israel pilihan-Nya,
dosamu ditebus!
Mesiasmu terimalah
dan puji, puji, puji
Yesus, Tuhanmu!

4

Jemaat yang tak melupakan
derita Penebus,
b’ri hormat di hadirat-Nya
dan puji, puji, puji
Yesus, Tuhanmu!

5

Yang mati kar’na nama-Nya,
hai martir yang kudus,
di dalam salib bermegah
dan puji, puji, puji
Yesus, Tuhanmu!

6

Hai waris Kerajaan-Nya,
agungkan Putra Daud!
Allahmu permuliakanlah
dan puji, puji, puji
Yesus, Tuhanmu!

7

Hai bangsa-bangsa dunia,
sekarang bertelut;
akui Kerajaan-Nya
dan puji, puji, puji
Yesus Tuhanmu!

8

Kiranya kita k’lak serta,
disana bersujud.
Hai ikut, alam semesta,
dan puji, puji, puji
Yesus Tuhanmu!

Syair: All Hail the Power of Jesus’ Name, Edward Perronet,1779, bait terakhir oleh John Rippon, 1787, terj. Yamuger, 1977
Lagu: William Shrubsole, 1779

Tonton YouTube-nya:
AGUNGKAN KUASA NAMANYA


KK272: BERKERETA AWAN PUTIH

do=d 4/4 MM ± 100

1

Berkereta awan putih,
Yesus naik dari bumi
dan menuju takhta-Nya,
dan menuju takhta-Nya.

2

Bertelutlah setiap makhluk,
tiap lidah pun mengaku:
Yesus Tuhan semesta,
Yesus Tuhan semesta!

3

Penguasa dalam dunia
dan malaikat dalam surga
mengagungkan nama-Nya,
mengagungkan nama-Nya.

4

Yesus Raja Mahakuasa:
bersujudlah bangsa-bangsa
dan menjadi murid-Nya,
dan menjadi murid-Nya.

5

Hai pendosa, s’rahkan hati,
berimanlah, orang sakit,
orang miskin, haraplah,
orang miskin, haraplah!

6

Yang tersalib menyampaikan
sukacita kedamaian,
hidup baru yang kekal,
hidup baru yang kekal!

Syair: Op een lichtewolkenwagen, Petrus Johannes Moeton (1837-?), berdaarkan syair Jesus Christus herrscht als König, Philipp Friedrich Hiler, 1755, terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Jerman, 1819

Tonton YouTube-nya:
BERKERETA AWAN PUTIH


KK273: NAIK KE SURGA CEMERLANG

do=g 3/4 ,2/4 MM ± 120

1

Naik ke surga cemerlang,
Haleluya,
Kristus, Rajamu yang menang,
Haleluya!

2

Di kanan Allah, Bapanya,
Haleluya,
Dialah Raja semesta,
Haleluya!

3

Nubuat mazmur t’lah genap,
Haleluya:
Kristuslah maksud Alkitab,
Haleluya!

4

Kepada Dia diberi,
Haleluya,
kuasa dan hormat tak henti,
Haleluya!

5

Mari bersoraklah terus,
Haleluya,
agungkan Kristus, Penebus,
Haleluya!

6

Allah Tritunggal, t’rimalah,
Haleluya,
puji syukur selamanya,
Haleluya!

Syair: Gen Himmel aufgefahren ist, Jerman, 1601 terj. H.A. Pandopo, 1979/1983
Lagu: Melchior Franck, 1628/1646

Tonton YouTube-nya:
NAIK KE SURGA CEMERLANG


KK274: DIA NOBATKANLAH

do=d 4/4 MM ± 104

1

Dia Nobatkanlah
Sang Raja Penebus;
bahana surga bergema
memuji Dikau t’rus.
Hai bangun, jiwaku,
bernyanyilah serta,
memuji Jurus’lamatmu
kekal selamanya.

2

Dia nobatkanlah
Pengasih abadi;
di dalam darah luka-Nya
kasih-Nya berseri.
Malaikat tercengang
melihat dahsyatnya
rahasia Allah terbentang
demi manusia.

3

Dia nobatkanlah
Raja sejahtera,
yang memerintah dunia,
perang pun mereda.
Dib umi terdengar
pujian mulia
kepada Dia yang besar
kekal kuasa-Nya.

4

Dia nobatkanlah
Sang Raja hidupmu;
sang maut dikalahkan-Nya
demi selamatmu.
Muliakan nama-Nya,
yang mati dan menang,
memb’rikan hidup yang kekal,
menghalau maut kejam.

5

Dia nobatkanlah
Sang Raja yang baka,
Pencipta alam semesta
sempurna dan megah.
Hormati Penebus
yang agung mulia;
Sang Anak Domba yang kudus
terpuji s’lamanya.

Syair: Crown Him with Many Crowns,Matthew Bridges, 1851/Godfrey Thring,1874 terj. Yamuger,1979
Lagu: George Job Elvey, 1868

Tonton YouTube-nya:
DIA NOBATKANLAH


KK275: HAI ORANG-ORANG GALILEA

mi=cis 4/4 MM ± 80

1

Hai orang-orang Galilea,
mengapa kamu tercengang
menengadah ke angkasa,
bertanya-tanya tak reda.
Tuhan Yesus Kristus sungguh bangkit,
kini naik ke surga-Nya,
megah di takhta yang mulia
di sisi kanan Bapa-Nya.

2

Tetapi jangan kamu ragu,
percayalah kepadaku;
Tuhan akan datang lagi
dengan megah tak terperi.
Para malaikat bersukacita,
orang kudus bersoraklah.
Haleluya, Haleluya!
Haleluya, Haleluya!

Syair: Ernest Mariyanto, 1991, berdasarkan Kisah Para Rasul 1:11
Lagu: Ernest Mariyanto,1991, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
HAI ORANG-ORANG GALILEA


KK276: MASYHURKAN RAJAMU

do=d 4/4 MM ± 108

1

Masyhurkan Rajamu,
Allah Mahabesar;
ucapkan syukurmu,
bernyanyi bergemar!
Suaramu
dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

2

Tuhanmu Penebus,
yang melepaskan ‘kau,
memb’rikan darah-Nya
pembasuh dosamu.
Suaramu
dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

3

Buana, langitpun
di bawah kuasa-Nya.
Kunci neraka, maut
dib’rikan pada-Nya.
Suaramu
dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

4

Di muka takhta-Nya
semua bertelut;
musuh-Nya menyembah
tersungkur bersujud.
Suaramu
dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

5

Nantikan bersyukur
Sang Hakim semesta,
yang datang menjemput
semua hamba-Nya.
Suaramu
dan hatimu berpadu ‘muji Tuhanmu!

Syair: Rejoice, the Lord Is King, Charles Wesley,1744/1746 terj. E.L. Pohan Shn, 1969
Lagu: John Darwall, 1770

Tonton YouTube-nya:
MASYHURKAN RAJAMU


KK277: NYANYIAN MALAIKAT NYARING BERGEMA

do=g 4/4 MM ± 116

1

Nyanyian malaikat
nyaring bergema,
surga t’lah terbuka
bagi Rajanya.
Kristus, Raja mulia,
jaya dan megah,
Yesus Raja Kasih,
naik takhta-Nya.

Reff:

Sudahlah sempurna
karya s’lamat-Nya;
Yesus naik ke surga.
Puji Nama-nya!

2

Dia yang tersalib
bagi dunia,
pada sisi Bapa
kini mulia
tak sengsara lagi,
hidup slamanya
Yesus Raja mulia,
naik takhta-Nya!

3

Yesus dalam surga,
agung kasih-Nya:
Ia mendoakan
kita, umat-Nya.
kasih dan anug’rah
dicurahkan-Nya;
tempat bagi kita
disiapkan-Nya.

Syair: Golden Harps Are Sounding, Frances Ridley Havergal, 1871, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Frances Ridley Havergal, 1871

Tonton YouTube-nya:
NYANYIAN MALAIKAT NYARING BERGEMA


KK278: SUNGGUH AGUNGLAH RAHASIA IBADAH

do=d 4/4 MM ± 80

1

Sungguh agunglah rahasia ibadah gereja,
amat dalam maknanya bagi orang beriman:
Tuhan menyatakan diri dalam rupa manusia,
disalibkan, dibangkitkan, dibenarkan dalam Roh.

2

Tuhan menampakkan Diri pada malak surga,
dikabarkan pada bangsa-bangsayang belum kenal,
dipercaya oleh umat-Nya di dalam dunia
dan diangkat naik ke dalam kemuliaan Ilahi.

Syair: Lokakarya Gereja Kristen Sulawesi Selatan, 1998, berdasarkan 1 Timotius 3:16
Lagu: Gaya Makassar

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH AGUNGLAH RAHASIA IBADAH


KK279: HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH

la=d 6/8 MM ± 50

1

Hendaklah kamu penuh dengan Roh,
sahut menyahut menyanyikan mazmur,
kidung pujian, lagu rohani,
nyanyi, bersorak sebulat hatimu
bagi Tuhan!

2

Senatiasa ucapkan syukur
kepada Allah, Bapamu disurga
diatas segala berkat karunia,
ucapkan syukur dalam nama Tuhanmu
Yesus Kristus!

3

Hendaklah kamu berhati rendah:
rendahkan diri terhadap sesama,
taat mengikut Juruselamat,
takwa mengabdi kepada Tuhanmu,
Yesus Kristus!

Syair: H.A. Pandopo, 1998, berdasarkan Efesus 5:18b-21
Lagu: H.A. Pandopo, 1998

Tonton YouTube-nya:
HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH


KK280: APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU

do=g 4/4 MM ± 96

1

Apinya berkobar dalam hatiku,
‘ku girang kar’na Yesus memb’ri.
Dihangatkan jiwaku,
tak perlu ‘ku mengeluh
darah-Nya membasuh diriku bersih.

Reff:

Api-Nya terang, jiwaku senang,
muliakanlah Tuhanku;
Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar;
Api-Nya berkobar dalam hatiku

2

Apinya berkobar dalam hatiku,
gembiralah hatiku selamanya.
Ku bersaksi berseru,
“Yesus Juru s’lamatku”
kar’na ‘ku berpegang pada janji-Nya.

3

Apinya berkobar dalam hatiku,
jiwaku s’lamat kar’na ‘kuasa-Nya.
Nyala kasih dalamku,
mengalahkan seteru;
Roh memimpin hidupku seluruhnya..

4

Apinya berkobar dalam hatiku,
dinyalakan iman, harapanku.
‘Ku bersaksi bagi-Nya,
muliakan nama-Nya
agar nyata kasih Kristus, Tuhanku.

Syair: I Can Feel the Fire Aburning, William Elmo Mercer,1953/1958, terj. K. P. Nugroho + 1963
Lagu: William Elmo Mercer,1953/1958

Tonton YouTube-nya:
APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU


KK281: DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT

la=es 3/4 MM ± 84

1

Datanglah, ya Sumber rahmat,
selaraskan hatiku
menyanyikan kasih s’lamat
yang tak kunjung berhenti.
Ajar aku madah indah,
gita balai surga-Mu.
Aku puji gunung kokoh,
gunung pengasihan-Mu.

2

Hingga kini ‘ku selamat
dengan kuat yang Kau b’ri.
Kuharapkan akan dapat
sampai di neg’ri seri.
Yesus cari akan daku,
domba binal yang sesat;
untuk membela diriku,
dipukul-Nya salib b’rat.

3

Tiap hari ‘ku berutang
pada kasih Abadi.
Rantailah hatiku curang
dengan rahmat tak henti
‘Ku dipikat pencobaan
meninggalkan kasih-Mu;
inilah hatiku, Tuhan,
meteraikan bagi-Mu!

Syair: Come Thou Fount of Every Blessing, Robert Robinson, 1758, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: John Wyeth’s Respository of Scared Music, 1813

Tonton YouTube-nya:
DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT


KK282: INILAH HARI KELIMAPULUH

do=d 6/4 MM ± 52

1

Inilah Hari Kelimapuluh,
Hari Pentakosta;
panen pertama menjadi nampak,
panen dari Paskah.

Reff:

Untuk siapakah panen pertama itu?
Untuk Tuhan, Sumber anugerah!

2

Biji benih yang telah ditanam
dengan air mata
hidup menjadi tumbuhan
dan buah-Nya sudah nyata.

3

Yesus ditanam dan bangkit pula
pada masa Paskah,
kini buah-Nya menjadi nyata
pada Pentakosta.

4

Yesus Tanaman yang Mahaagung,
diberkati Allah;
nampaklah hasil Tanaman itu:
orang yang percaya.

5

Hasil pertama mengandung janji
untuk panen akhir;
nanti tuaian pertama datang,
janganlah kuatir!

Syair: H. A. Pandopo, 1983/1984
Lagu: H. A. Pandopo, 1983/1984

Tonton YouTube-nya:
INILAH HARI KELIMAPULUH


KK283: KUDENGAR BERKATMU TURUN

do=g 6/4 MM ± 126

1

Kudengar berkat-Mu turun
bagai hujan yang lebat,
menghidupkan padang gurun
dan menghibur yang penat.
Aku pun, aku pun,
ya, berkati aku pun!

2

Bapa, jangan Kaulewati
aku, walau ‘ku cemar;
‘ku tak layak Kau dekati,
namun rahmat-Mu besar.
Aku pun, aku pun,
kasihani aku pun!

3

Mampirlah, ya Juru s’lamat,
‘Kau dambaan hatiku;
aku rindu amat sangat
mendengar panggilan-Mu.
Aku pun, aku pun,
Yesus, panggil aku pun.

4

Mampirlah, ya Roh perkasa,
t’rangi mata hatiku;
sabda Kristus b’ri berkuasa
dalam diri hamba-Mu.
Aku pun, aku pu,
ya, terangi aku pun!

5

Amat lama tak ‘ku sadar
menyedihkan hati-Mu;
pada dunia ‘ku bersandar,
oh, s’lamatkan diriku!
Aku pun, aku pun,
o, slamatkan aku pun!

6

Kasih Allah yang sempurna,
darah Kristus yang kudus,
kuasa Roh yang tak terduga,
biar jaya dalamku.
Aku pun, aku pun,
sempurnakan aku pun!

7

Ikatlah hatiku, Tuhan,
selamanya pada-Mu;
b’rilah air kehidupan
melimpahi diriku.
Aku pun, aku pun,
ya, berkati aku pun!

Syair: Lord, I Hear of Showers Of Blssing, Elizabeth Codner, 1860, terj. Yamuger, 1977
Lagu: William Batchelder Bradbury,1862

Tonton YouTube-nya:
KUDENGAR BERKATMU TURUN


KK284: SEBARKAN WARTANYA

do=bes 3/4 MM ± 112

1

Sebarkan wartanya kepada manusia
yang hidup berkesah di dunia resah.
Maklumkan segera berita mulia:
Penghibur tibalah!

Reff:

Penghibur tibalah! Penghibur tibalah!
Roh Allah yang kudus berlimpahlah terus.
Sebarkan wartanya kepada manusia:
Penghibur tibalah!

2

T’lah lewat malam g’lap, diganti t’rang tetap,
derita yang berat telah hilang lenyap.
Dan tiba harinya,janji-Nya pun genap:
Penghibur tibalah!

3

Hai, sambut segera Sang Raja yang besar,
mencari manusia, berdosa dan cemar.
Mereka ditebus, janji-Nya pun genap:
Penghibur tibalah!

4

Besarlah kasih-Nya! Kumasyhurkan lekas,
kepada dunia yang bimbang dan cemas.
Dan citra Tuhanku kupancarkan jelas:
Penghibur tibalah!

Syair: The Comforter Has Come, Frank Bottome, 1890, terj. Ferdinand Suleeman, 1970
Lagu: William James Kirkpatrick,1890

Tonton YouTube-nya:
SEBARKAN WARTANYA


KK285: DI S’LURUH DUNIA

do=d 4/4 MM ± 104

1

Di s’luruh dunia
Roh Kudus berkarya,
di s’luruh dunia,
sesuai sabda nabi;
di s’luruh dunia
pengenalan akan Tuhan
s’perti air dalam laut,
memenuhi semuanya.

Syair: All Over the Word, Anonim, terj. Yamuger 1989
Lagu: All Over the Word, Anonim, terj. Yamuger 1989

Tonton YouTube-nya:
DI S’LURUH DUNIA


KK286: DIHARI PENTAKOSTA

do=f 6/8 MM ± 56

1

Di hari Pentakosta
Roh Kudus turunlah
mengajar murid Yesus
berkata,bekerja.

2

Roh Kudus berbicara
di dalam hatiku,
mengajar dan menolong
dan menyertaiku.

3

‘Ku suka mendengarkan
suara Roh Kudus
yang mengajarkan aku
mengikut Penebus.

4

Roh Kudus yang terkasih,
ku minta padaMu,
tetap setiap hari
diami hatiku.

Syair: When God the Holy Spirit, M.E. Knollys, 1937, terj. Yamuger,1984
Lagu: M.E. Knollys,1937

Tonton YouTube-nya:
DIHARI PENTAKOSTA


KK287: DALAM DUNIA PENUH KERUSUHAN

la=fis 4/4 MM ± 96

1

Dalam dunia penuh kerusuhan,
di tengah kemelut permusuhan
datanglah KerajaanMu;
di Gereja yang harus bersatu,
agar nyata manusia baru,
datanglah KerajaanMu!

Reff:

Datanglah, datanglah,
datanglah KerajaanMu!

2

Memerangi gelap kemiskinan,
menyinarkan terang keadilan
datanglah KerajaanMu;
di lautan, di gunung,di ladang
dan di bandar, di pasar, di jalan,
datanglah KerajaanMu!

3

Dalam hati dan mulut dan tangan
dengan kasih, dengan kebenaran
datanglah KerajaanMu;
kar’na Kaulah empunya semua,
demi Kristus umatMu berdoa:
datanglah KerajaanMu!

Syair: H.A. Pandopo,1980
Lagu: H.A. Pandopo,1980

Tonton YouTube-nya:
DALAM DUNIA PENUH KERUSUHAN


KK288: CARILAH DULU KERAJAAN ALLAH

do=d 2/4 MM ± 70

1

Carilah dulu Kerajaan Allah
beserta kebenarannya,
maka semua ditambah kepadamu.
Halelu, Haleluya!

2

Mintalah, Tuhan pasti memberi,
carilah, ‘kau pasti dapat.
Pintu dibuka-Nya bila ‘kau ketuk.
Halelu, Haleluya!

3

Bukan makanan saja ‘kau perlu;
paling perlu firman Allah
yang merupakan jaminan hidupmu.
Halelu, Haleluya!

4

Jika berkumpul dalam nama-Ku
dua atau tiga orang.
di situ aku berada di tengah.
Halelu, Haleluya!

Syair: Seek Ye First, Karen Lafferty, 1972, berdasarkan Matius 6:33;7:7, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Karen Lafferty, 1972

Tonton YouTube-nya:
CARILAH DULU KERAJAAN ALLAH


KK289: GEREJA BAGAI BAHTERA

la=c 4/4 MM ± 110

1

Gereja bagai bahtera di laut yang seram
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Mengamuklah samudera dan badai menderu;
gelombang zaman menghempas, yang sulit ditempuh.
Penumpang pun bertanyalah selagi berjerih:
Betapa jauh, di manakah labuhan abadi?

Reff:

Tuhan, tolonglah! Tuhan,tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak. Ya Tuhan,tolonglah!

2

Gereja bagai bahtera pun suka berhenti,
tak menempuh samudera tak ingin berjerih
dan hanya masa jayanya selalu dikenang,
tak ingat akan dunia yang hampir tenggelam!
Gereja yang tak bertekun di dalam tugasnya,
tentunya oleh Tuhan pun tak diberi berkah!

3

Gereja bagai bahtera diatur awaknya,
setiap orang bekerja menurut tugasnya.
Semua satu padulah,setia bertekun,
demi tujuan tunggalnya yang harus ditempuh.
Roh Allah yang menyatukan, membina, membentuk
di dalam kasih dan iman dan harap yang teguh.

4

Gereja bagai bahtera, muatannya penuh
beraneka manusia yang suka mengeluh,
yang hanya ikut maunya, mengkritik dan sok tahu,
sehingga bandar tujuan menjadi makin jauh.
Tetapi bila umat-Nya sedia mendengar,
tentulah Tuhan memberi petunjuk yang benar.

5

Gereja bagai bahtera di laut yang seram
mengarahkan haluannya, ke pantai seberang.
Hai ‘kau yang takut dan resah, ‘kau tak sendirian;
teman sejalan banyaklah dan Tuhan di depan!
Bersama-sama majulah, bertahan berteguh;
tujuan akhir adalah labuhan Tuhanmu!

Syair: Ein Schiff das sich Gemeinde nennt, Martin Gotthard Schneider, 1963, terj. Yamuger, 1988
Lagu: Martin Gotthard Schneider, 1963

Tonton YouTube-nya:
GEREJA BAGAI BAHTERA


KK290: KRISTUS, PENOLONG UMAT YANG PERCAYA

do=d 2/4 MM ± 52

1

Kristus, Penolong umat yang percaya,
Bintang harapan, b’rikanlah cahaya
dalam gelap, ancaman dan bahaya;
tolong, ya Tuhan!

2

Datang, ya Tuhan, datang menerangi
ombak dan badai yang melanda kami.
Di kemelut rohani dan jasmani
Kaulah Perisai!

3

B’rilah Gereja damai dan sentosa,
damai sejati bagi penguasa,
damai sejaht’ra bagi tiap bangsa,
damai dihati.

4

Kaulah Pelindung umatMu yang papa,
maka namaMu patut dimuliakan,
kini di bumi dan kekal di surga,
s’lama lamanya.

Syair: Christe, du Beistand deiner Kreuzgemeinde, Matthӓus Apelles von Lӧwenstern, 1644, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Jacques Pierre Bekkers, 1934

Tonton YouTube-nya:
KRISTUS, PENOLONG UMAT YANG PERCAYA


KK291a: YESUSLAH RAJA YANG MENANG

do=es 2/4 MM ± 80

1

Yesuslah Raja yang menang
sejauh edaran surya t’rang,
seputar bola dunia,
menghalau g’lap selamanya.

2

Rangkaian doa dan sembah
tak putus naik kepadaNya,
nama-Nya harum dan kudus,
dipuji umat-Nya terus.

3

Segala bangsa dunia
memuliakan kasihnya;
dan suara anak berseru,
“Ya Tuhan, agung nama-Mu!”

4

K’rajaan-Nya penuh berkat;
terhibur orang yang penat,
tawanan dosa bebaslah,
ditinggikan-Nya yang rendah.

5

Dalam terang kuasa-Nya
kutukan maut terhapuslah;
turunan Adam diberi
warisan baru tak terp’ri.

6

Makhluk semua, bangkitlah
memuji raja semesta!
Malaikat pun bernyayilah
dan bumi ikut bergema.

Syair: Jesus Shall Reign Where’er the Sun, Isaac Watts, 1719, terj. Yamuger, 1979
Lagu: John Warrington Hatton (1710-1793)

Tonton YouTube-nya:
YESUSLAH RAJA YANG MENANG


KK291b: YESUSLAH RAJA YANG MENANG

do=d 4/4 MM ± 88

1

Yesuslah Raja yang menang
sejauh edaran surya t’rang,
seputar bola dunia,
menghalau g’lap selamanya.

2

Rangkaian doa dan sembah
tak putus naik kepada-Nya;
namanya harum dan kudus,
dipuji umat-Nya terus.

3

Segala bangsa dunia
memuliakan kasih-Nya;
dan suara anak berseru,
“Ya Tuhan, agung nama-Mu!”

4

K’rajaan-Nya penuh berkat;
terhibur orang yang penat,
tawanan dosa bebaslah,
ditinggikan-Nya yang rendah.

5

Dalam terang kuasa-Nya
kutukan maut terhapuslah;
turunan Adam diberi
warisan baru tak terp’ri

6

Makhluk semua, bangkitlah
memuji Raja semesta!
Malaikat pun bernyanyilah
dan bumi ikut bergema.

Syair: Jesus Shall Reign Where’er the Sun,Isaac Watts, 1719, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Psalmodia Evangelica, 1789

Tonton YouTube-nya:
YESUSLAH RAJA YANG MENANG


KK292: MAJULAH, MAJULAH

do=c 4/4, 2/4 MM ± 96

1

Majulah, majulah,
maju dalam t’rang permai
dan nyalakanlah pelita
menantikan Mempelai;
Sumber Hidup hanya Dia.
Umat Tuhan,masuk pintuNya;
majulah, majulah!

2

Tabahlah, tabahlah,
tabah tanpa mengeluh;
tanggunglah cerca dan duka,
taat sampai ajalmu.
Lihat tajuk kehidupan;
biar Iblis datang menerpa,
tabahlah, tabahlah!

3

Tolaklah, tolaklah,
tolak rayu dunia
yang mencoba memegahkan
dikau oleh hartanya;
jangan pandang kesenangan:
janji Iblis dan godaannya
tolaklah, tolaklah!

4

Ujilah, ujilah,
ujilah setiap roh
yang memikat kiri kanan
untuk menyesatkanmu.
Ikut Bintang Pengharapan,
tapi yang tersamar nampaknya,
ujilah,ujilah!

5

Tumbuhlah, tumbuhlah,
tumbuh dalam Tuhanmu:
Roh dan Hidup dikau seraplah;
jangan maut kau tempuh.
Subur oleh kuasa Allah
bagai carang hijau s’lamanya
Tumbuhlah, tumbuhlah!

Syair: Fahre fort, fahre fort, Johann Eusebius Schmidt (1670-1745), terj. Yamuger 1983
Lagu: Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1704

Tonton YouTube-nya:
MAJULAH, MAJULAH


KK293: HARI TUHAN AKAN DATANG

la=e 3/4 MM ± 108

1

Hari Tuhan akan datang
pada akhir zaman.
Ia akan jadi Hakim
mengadili kita.
Orang baik dis’lamatkan,
orang jahat dihempaskan.

Reff:

O, betapa gembira
hidup di rumah Tuhan
bersama penghuni surga.

2

Bila hayat t’lah berakhir,
ingat akan Tuhan.
Kasihani kami, Tuhan,
ampunilah kami.
Dosa kami Kaulupakan,
jiwa kami Kaubebaskan.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
HARI TUHAN AKAN DATANG


KK294: ADA KOTA YANG INDAH CERAH

do=g 4/4 MM ± 104

1

Ada kota yang indah cerah,
nampaklah bagi mata iman:
rumah Bapa di surga baka
bagi orang yang sudah menang.

Reff:

Indahnya saatnya
kita jumpa di kota permai!
Indahnya saatnya
kita jumpa di kota permai!

2

Nun disana bersama teman
kita nyanyi pujian merdu,
selamanya sentosa tent’ram,
rasa duka terhapus penuh.

3

Pada Bapa, Pemurah benar
kita patut bersyukur tetap:
tiap hari kasihNya besar,
hidup kita teriring berkat

Syair: In the Sweet By and By, Sanford Filmore Bennett (1936-1898), terj. Yamuger,1984
Lagu: Joseph Philbrick Webster ( 1819-1875)

Tonton YouTube-nya:
ADA KOTA YANG INDAH CERAH


KK295: AKU RINDU KE RUMAHKU

do=d 3/4 MM ± 92

1

Aku rindu ke rumahku,
tempat damai yang genap;
dan disana sukacita
dan bahagia menetap.
Di rumahku ‘kan terobat
hati risau dan cemas;
ke sanalah, ke sanalah,
aku rindu tak kepalang.

2

Di rumahku tinggal damai,
asing bagi dunia,
yang disanjung para malak
dengan puncak lagunya.
Ke rumahku yang abadi
dan cerlang serta megah;
ke sanalah, ke sanalah,
aku rindu tak kepalang.

3

Aku rindu mendapatkan
rumah Bapa yang terang,
agar aku k’lak berjumpa
dengan kawan yang menang,
yang memuji tak hentinya
akan Yesus, Penebus;
ke sanalah, ke sanalah,
‘ku tetap akan merindu.

Syair: Nach der Heimat susser Stille, Rudolf Franz Heinrich Magenau (1767-1846), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Hans Georg Nӓgeli (1773-1836)

Tonton YouTube-nya:
AKU RINDU KE RUMAHKU


KK296: BAGAI RUSA BERTERIAK

do=g 3/4 MM ± 88

1

Bagai rusa berteriak
cari sumber air sejuk,
demikian pun jiwaku
menjerit kepadaMu.
Akan Allah abadi
hausku tiada terperi.
Bilahkah tiba waktuku
melihatMu, ya Allahku?

2

Siang malam air mataku
adalah makananku,
kar’na orang menghujatku:
“Hai, dimana Allahmu?”
Dan teringatlah terang,
dengan girang dan senang
aku pimpin ‘kan mereka
masuk ke rumah Allahnya.

3

Apakah sebab ‘kau tunduk
dan gelisah, jiwaku ?
Janganlah ‘kau putus asa,
Tuhanlah harapanmu.
‘Kan kupujilah terus
kuasa Allah yang kudus.
Kar’na itulah hentikan
keluhanMu dan rintihan.

Syair: Mazmur 42:1-5, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Jerman, 1700

Tonton YouTube-nya:
BAGAI RUSA BERTERIAK


KK297: BILA MUKA DENGAN MUKA

do=bes 4/4 MM ± 88

1

Bila muka dengan muka
aku pandang Penebus,
sukacita ku berlimpah:
Ia mati bagiku!

Reff:

Nanti muka dengan muka aku pandang Penebus;
agung dalam t’rang surgawi aku pandang Tuhanku!

2

Masih kabur pandanganku,
b’lum tersingkap tabirnya,
tapi hari kemuliaan
akan tiba segera.

3

‘Ku bahagia di sisiNya,
hilang duka dan resah;
jalan bengkok sudah lurus,
yang gelap sudah cerah.

4

Nanti muka dengan muka
langsung akan kukenal
Tuhan Yesus, Jurus’lamat,
Pengasihku yang kekal!

Syair: Face to Face, Carrie Elizabeth Ellis Breck, 1898, terj. Yamuger, 1975
Lagu: Grant Colfax Tullar, 1898

Tonton YouTube-nya:
BILA MUKA DENGAN MUKA


KK298: BILA TUGASKU KELAK SELESAI

do=as 6/4 MM ± 152

1

Bila tugasku kelak selesai,
s’lamat ‘ku tiba di pantai permai
dan dari Tuhan ‘ku tak tercerai,
itu bagiku bahagia baka.

Reff:

‘Ku s’lamanya bahagia,
bahagia, bahagia;
bila kupandang Tuhanku kelak,
aku bahagia, bahagia tetap.

2

Bila kelak oleh karuniaNya
aku disambut di surga cerah
dan ‘ku memandang sinar wajah-Nya,
itu bagiku bahagia baka.

3

Bila disana ‘ku jumpa teman,
aku gembira dan amat senang,
tapi melihat Tuhan berkenan,
itu bagiku bahagia baka.

Syair: When All My Labours and Trials Are O’er, Charles Hutchinson Gabriel, 1900, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Charles Hutchinson Gabriel, 1900

Tonton YouTube-nya:
BILA TUGASKU KELAK SELESAI


KK299: DI ATAS BINTANG

do=es 4/4 MM ± 88

1

Di atas bintang terang gemerlapan,
akan menyingsinglah fajar cerah.
Di sana kabullah yang kaurindukan,
akan terobat hatimu lelah,
akan terobat hatimu lelah

2

Di atas bintang teranglah semuanya,
kar’na gelap akan hilang lenyap.
Kemuliaan Tuhanmu ‘kan nyata,
pengasihanNya disana genap,
pengasihanNya disana genap

3

Di atas bintang malaikat menanti,
dan melambaikan daun palma segar
mengelukan seraya menyanyi
mazmur pujian gembira, gemar,
mazmur pujian gembira, gemar.

Syair: Boven de sterren, Franz Wilhem Abt (1819-1885), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Franz Wilhem Abt (1819-1885)

Tonton YouTube-nya:
DI ATAS BINTANG


KK300: HAI, DENGAR NYANYIAN SUCI

do=g 4/4 MM ± 100

1

Hai, dengar nyanyian suci di pesisir laut Kristal:
Haleluya, Haleluya, puji Allah yang kekal!
Tak terbilang yang bernyanyi, bagai bintang banyaknya,
berpakaian jubah putih, palma dalam tangannya.

2

Kaum leluhur, nabi, raja, yang menanti Almasih,
rasul, martir dan penginjil yang bersaksi, berjerih,
para pendahulu kita yang berdoa tak lelah,
kini mengagungkan Tuhan, bersyukur kepada-Nya.

3

Waktu usai kesusahan, dibersihkan jubahnya
dalam darah Anak Domba, Penebus yang mulia;
dari siksa dan penjara, penghinaan dan pedang,
atas Iblis pun mereka dalam Kristus t’lah menang.

4

Berpegangkan panji salib laskar jaya dan megah
ikut Dikau, Jurus’lamat, Raja dan Panglimanya,
ikut Dikau menderita, riang dan tetap teguh,
ikut Dikau dalam maut, ikut dalam hidup-Mu.

5

Kini mulia mereka, kini jalannya cerah
kini diberi padanya, air hidup yang baka;
kasih karunia abadi, kebenaran yang teguh
dalam sinar Sang Tritunggal dinikmatinya penuh.

6

Putra Tunggal Tuhan Allah, Cah’ya dari T’rang kekal,
Pemersatu kawanan-Mu, Tubuh-Mu, Imanuel,
o, curahkan pada kami kepenuhan-Mu terus,
hingga kami muliakan Bapa, Putra, Roh Kudus.

Syair: Hark! The Sound of Holy Voices, Christopher Wordsworth, 1862, terj. H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Tradisional Belanda, 1700

Tonton YouTube-nya:
HAI, DENGAR NYANYIAN SUCI


KK301: HAI MUSAFIR, MAU KE MANA

do=c 3/4 MM ± 84

1

Hai musafir, mau ke mana kauarahkan langkahmu?
Kami ikut titah Raja dan berjalan tak lesu:
lewat gunung dan dataran arah kami ke istana,
arah kami ke istana kota Raja yang kudus.
Arah kami ke istana kota Raja yang kudus.

2

Apa kamu dapat tahan dalam badai yang seru?
Tangan Tuhan yang menuntun: hati kami pun teguh.
Apa pun yang di hadapi, Yesuslah membimbing kami,
Yesuslah membimbing kami ke kotaNya yang kudus.
Yesuslah membimbing kami ke kotaNya yang kudus.

3

Di neg’ri yang kamu tuju apakah harapanmu?
Jubah putih dan mahkota pemberian Penebus,
Minum air kehidupan dan kekal bersama Tuhan,
dan kekal bersama Tuhan di neg’riNya yang kudus.
Dan kekal bersama Tuhan di neg’riNya yang kudus.

4

Apa kami boleh ikut ke neg’ri tujuanmu?
Tentu saja, ayo mari, mari ikutlah terus!
Mari ikut sungguh sungguh: oleh Yesus ‘kau ditunggu,
oleh Yesus ‘kau ditunggu di kotaNya yang kudus.
Oleh Yesus ‘kau ditunggu di kotaNya yang kudus.

Syair: Whither, Pilgrims, Are You Going?, Anonim, 1800, terj. Yamuger, 1984
Lagu: William Batchelder Bradbury (1816-1863)

Tonton YouTube-nya:
HAI MUSAFIR, MAU KE MANA


KK302: ‘KU INI ADALAH MUSAFIR

la=e 3/4 MM ± 66

1

‘Ku ini adalah musafir
yang di buana berlelah.
Di negeri yang aku tuju
tiada duka dan kesah.
Di sana akan kujumpai
taulanku yang dulu pergi.

Reff:

‘Ku seb’rangilah sungai Yordan,
ke neg’riku yang berseri.

2

Awan gelap menyelubungku,
jalan berduri dan terjal.
Namun kulihat di depanku
neg’riku indah dan kekal.
Di sana tiada air mata,
tiada orang bersedih.

3

Akan ku puji nama Yesus
yang memanduku di gelap.
Bersama handai menyanyikan
puji-pujian menggegap.
‘Kan ‘ku kenakanlah mahkota
yang oleh Tuhan diberi.

Syair: The Wayfaring Stranger, Spiritual Amerika, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Spiritual Amerika

Tonton YouTube-nya:
‘KU INI ADALAH MUSAFIR


KK303: TUHAN ‘KAN MENGHAPUS AIR MATA

do=d 4/4 MM ± 72

1

Tuhan ‘kan menghapus air mata.
Maut tidak akan nada lagi,
tidak akan ada lagi perkabungan,
dukacita, ratap tangis tiada lagi.

2

S’galanya yang lama t’lah berlalu.
Lapar dan dahaga tiada lagi,
panas matahari tak menimpa lagi,
Anak Domba Allah yang menuntun ke surga.

Syair: J.T. Silangit, 2009, berdasarkan Wahyu 7:16; 21:4b
Lagu: J.T. Silangit, 2009

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ‘KAN MENGHAPUS AIR MATA


KK304: YANG T’LAH MENANG

do=d 3/4 MM ± 92

1

Yang t’lah menang disambut di Firdaus
dan makan buah pohon Alhayat,
tak lagi ingat duka atau maut:
Kristus yang hidup Tuhannya tetap.
Ia alami nikmat surgawi
dan merasai kasih kekal,
dan merasai kasih kekal.

2

Yang t’lah menang kelak mendapat juga
roti surgawi, jadi pangannya;
kesaksiannya tak pernah terlupa
dan nama baru diterimanya,
yang diukirkan diatas intan
tanda jaminan Sang Penebus,
tanda jaminan Sang Penebus.

3

Yang t’lah menang tak akan mengalami
maut kedua di gelap ngeri,
tapi melihat Bapa Mahakasih,
ikut ber-Haleluya tak henti.
Habis bertahan di perjuangan
ia bawakan kurban syukur,
ia bawakan kurban syukur.

4

Yang t’lah menang namanya ‘kan tertulis
di kitab kehidupan yang baka:
Ia pun tampil dalam jubah putih,
mengaku: “‘Kau Tuhanku s’lamanya!”
Dan dari Dia ia terima
tajuk mulia s’lamat kudus,
tajuk mulia s’lamat kudus.

5

Yang t’lah menang menjadi sokoguru
di rumah Allah s’lama-lamanya.
Padanya dituliskan nama baru,
nama Yerusalem dan Allahnya:
nama surgawi yang ia raih,
tanda abadi di dahinya,
tanda abadi di dahinya.

6

Yang t’lah menang dib’ri tempat di surga,
takhta yang pantas jadi miliknya,
habis berjuang di gelanggang dunia,
disisi Allah ia jayalah!
Yang t’lah berjaga dalam percaya
dib’ri sejahtera habis perang,
dib’ri sejahtera habis perang.

7

Ya Yesus, tolong! B’rilah kemenangan!
Lihat betapa banyak musuhku:
Iblis dan dosaku terus mengancam,
aku perlu pertolongan-Mu!
Nanti, ya Tuhan, di dalam surga
aku serukan puji syukur,
aku serukan puji syukur!

Syair: Wer urbenwindet,soll vom Holz geniessen, Philipp Balthasar Sinold, 1704, terj. Yamuger, 1984, berdasarkan Wahyu 2 dan 3
Lagu: Wilhelm Amandus Auberlen, 1863

Tonton YouTube-nya:
YANG T’LAH MENANG


KK305: BERJAGA-JAGALAH

mi=c 6/8 MM ± 56

1

Anak manusia
pastilah akan datang;
kapan Ia datang
tidak seorang tahu,
harus kamu siap.

Reff:

Berjaga-jagalah,
berjaga-jagalah,
berjaga-jagalah!

2

Kamu tidak tahu
kapan pencuri datang;
bila kamu tahu
kapan pencuri datang
pasti kamu siap.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016, berdasarkan Matius 24:42-44
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016, nuansa jawa

Tonton YouTube-nya:
BERJAGA-JAGALAH


KK306: APA KITA ‘KAN BERHIMPUN

do=d 4/4 MM ± 88

1

Apa kita ‘kan berhimpun
ikut umat yang kudus
di tepi aliran sungai
dari takhta Penebus?

Reff:

Amin! Kita pun berhimpun
bersama orang suci yang disitu,
di tepi aliran sungai hidup
dari takhta Penebus.

2

Nanti pada sungai indah
hilang duka dan resah
oleh Kristus, Raja kita,
yang di takhta mulia

3

Sebelum saatnya tiba,
buang segenap beban;
ke s’lamatan diberikan
dan mahkota pemenang.

4

‘Kan berakhir jalan kita
pada sungai mulia;
kita nyanyi bergembira
lagu damai yang baka.

Syair: Shall We Gather at the River, Robert Lowry, 1864, terj. Yamuger, 1983/1984 Lagu: Robert Lowry, 1864
Lagu: tidak diketahui

Tonton YouTube-nya:
APA KITA ‘KAN BERHIMPUN


KK307: BANGUNLAH! DENGAR SUARA

do=c MM ± 58

1

“Bangunlah!”, dengar suara
memanggil tinggi di menara,
“Yerusalem, hai bangunlah!”
Bergema suara lantang
pertanda sudah larut malam:
“Hai para putri,jagalah!
T’lah datang Mempelai;
lentera ambillah! Haleluya!
Bersiaplah ke pesta-Nya
dan sambut Dia segera!”

2

Sion sangat bergembira
ketika mendengar berita;
terbangun dia segera.
Yang dinantikan sudah datang.
penuh karunia, kebenaran:
cahaya fajar merekah.
Pangeran mulia,
ya Yesus marilah! Hosiana!
Semuanya ikut serta perjamuan bahagia.

3

Gloria! Mari bernyanyi
teriring gambus dan kecapi.
malaikat dan manusia!
Ada dua b’las gapura.
terbuat dari mutiara
di kota suci mulia.
Di manakah pernah
tempat bahagia yang setara?
Bersoraklah, Haleluya
sekarang dan selamanya!.

Syair: Wachet auf, ruft uns die Stimme, Philipp Nicolai. 1599, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Philipp Nicolai. 1599

Tonton YouTube-nya:
BANGUNLAH! DENGAR SUARA


KK308: BILA NANTI YESUS DATANG

do=d 3/4 MM ± 100

1

Bila nanti Yesus datang menata intan-Nya,
tiap orang yang percaya, kepunyaan-Nya.

Reff:

Tiap orang percaya kelak bercahaya
bagai intan permata di mahkota-Nya

2

Dikumpulkan, disatukan permata tercinta
yang dibasuh, disucikan dengan darah-Nya.

3

Anak-anak yang percaya dirangkul oleh-Nya
dan menjadi mutiara kesayangan-Nya.

4

Hai semua, tua muda, terimalah Dia!
Bagi kita tersedia tempat mulia.

Syair: When He Cometh, William Orcutt Cushing (1823-1902), terj. Yamuger, 1980
Lagu: George Frederick Root (1820-1895)

Tonton YouTube-nya:
BILA NANTI YESUS DATANG


KK309: BILA SANGKAKALA MENGGEGAP

do=g 4/4 MM ± 108

1

Bila sangkakala menggegap dan zaman berhenti,
fajar baru yang abadi merekah;
bila nanti dibacakan nama orang yang tertebus,
pada saat itu akupun serta.

Reff:

Bila nama dibacakan, bila nama dibacakan
bila nama dibacakan, pada saat itu akupun serta.

2

Bila orang yang telah meninggal dalam Tuhannya
dibangkitkan pada pagi mulia
dan berkumpul dalam rumah yang lestari dan megah,
pada sat itu akupun serta.

3

Dari pagi hingga malam, mari kita bekerja
mewartakan kasih Tuhan yang mesra.
Bila dunia berakhir dan tugasku selesai,
nun di rumah Tuhan akupun serta.

Syair: When the Trumpet of the Lord Shall Sound, James Milton Black (1856-1938), terj. E.L. Pohan Shn, 1978/Yamuger, 1983
Lagu: James Milton Black (1856-1938)

Tonton YouTube-nya:
BILA SANGKAKALA MENGGEGAP


KK310: BUNGA ‘KAN LAYU KERING

do=g 4/4 MM ± 92

1

Bunga ‘kan layu kering, siang diganti malam;
soal sandang pangan, masih terus penting.

Reff:

Nanti ada hidup kekal, semua jadi baru:
nanti ada hidup kekal. semua jadi baru!

2

Bila kau rasa sepi, siapa yang memahami?
Jika ‘kau menangis, siapa yang mengerti?

3

Yang kauterima lebih, masih kaurasa kurang
dan yang kauperlukan, tak pasti diberi.

4

Takkan di sana perlu surya dan sinar bulan,
kar’na wajah Tuhan ‘kan menyinarimu.

5

Hilanglah rasa sedih, Tuhan beserta kita;
hidup Bahagia, Tak akan berhenti.

6

Songsonglah Hari Kekal! Nyanyilah bagi Allah;
kita selamanya oleh-Nya dikenal.

Syair: Nu gaan de bloemen nog dood, Michael van der Plass, 1960, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Wim ter Burg, 1960

Tonton YouTube-nya:
BUNGA ‘KAN LAYU KERING


KK311: TUHANKU SEG’RA ‘KAN KEMBALI KE DUNIA

do=c 3/4 , 4/4 MM ± 96

1

Tuhanku seg’ra ‘kan kembali ke dunia.
Tak satupun tahu akan waktu tiba-Nya:
di pagi cerlang pada saat buana
ditinggalkan sang malam pekat.

Reff:

Masih lamakah, Tuhanku?
Umat-Mu berseru
menyanyikan Kristus datang.
Haleluya! Amin.
Haleluya! Amin.

2

Dan mungkin datang-Nya ‘kan di tengah hari
dan mungkin di saat menurun mentari,
di malam gelap, waktu orang tak nyana
Kristus datang ke dunia.

3

Dan k’lak membahanalah riuh “Hosana”.
Malaikat pun turun mengiring Rajanya.
Parasnya cerlang dan penuh kemuliaan
serta kasih ‘kan umat-Nya.

4

Enyahlah derita, lenyap ratap tangis
dan hilanglah maut, tanda kuasa Iblis.
Hatiku penuh mengenang ‘kan detiknya
milik Yesus dit’rima-Nya.

Syair: It May Be at Morn, H.L. Turner, 1878, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: James McGranahan, 1878

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU SEG’RA ‘KAN KEMBALI KE DUNIA


KK312: ALLAH YANG PERKASA

do=bes 4/4 MM ± 84

1

Allah yang perkasa,
pengharapan yang teguh.
kekuatan dalam hidup
s’lama lamanya.
Saat badai bergemuruh
hanyalah kasih-Mu peneduh:
Engkaulah Tuhan Mahakuasa,
Pelabuhan aman dan teduh.

2

Tuhan yang pengasih,
Roh Penghibur yang benar,
maha hadir, menguatkan,
s’lalu setia.
Dalam kasih yang sempurna,
pengharapan Ia beri:
Engkaulah Tuhan Mahakuasa,
Pelabuhan aman dan teduh.

3

Walaupun dunia
berselimut awan g’lap,
namun sinar kasih Tuhan
menerobosnya.
hingga kita pun melangkah
dengan yakin tanpa gentar:
Engkaulah Tuhan Mahakuasa,
Pelabuhan aman dan teduh.

Syair: Pita Ham Tuhan, terj. R.J. Saragih, 1998, revisi Yamuger, 2016
Lagu: R.J. Saragih, 1998, nuansa Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
ALLAH YANG PERKASA


KK313: AGUNGKAN ALLAHMU

la=f 4/4 MM ± 92

1

Agungkan Allahmu, Junjungan Abraham,
Yang takhta rahmat-Nya teguh, Sang Raja Am!
Yang Ada, Yang Esa, dipuji, disembah
di surga dan di dunia selamanya!

2

Agungkan Allahmu, Junjungan Abraham,
dan sumber sukacitaku, tempat tent’ram.
Kutolak dunia, dan harkat yang semu;
Allahku harta yang baka, Perisaiku!

3

Terjamin janji-Nya, dan itu kupegang
disayap rajawalilah ‘ku masuk t’rang.
K’lak tampak wajah-Nya, kupuji kuasa-Nya
dan menyanyikan rahmat-Nya selamanya.

4

Di negeri baka bertakhta Pemenang,
Sang Raja Damai Dialah dan Raja T’rang.
Kekal kuasa-Nya di Sion yang cerlang
bersama orang suci-Nya yang t’lah menang.

5

Yang sudah ditebus memuji Tuhannya,
“Sang Bapa, Putra, Roh Kudus terpujilah!”
Ya Allah Abraham, ‘Kau juga Allahku;
‘ku sujud dan penuh iman memuji-Mu.

Syair: The God of Abraham Praise, Thomas Olivers, 1770 (bait ke-1 sampai 4), berdasarkan nyanyian Sinagoge, Yigdol, terj. Yamuger 1984
Lagu: Lagu Ibrani, disesuaikan 1770

Tonton YouTube-nya:
AGUNGKAN ALLAHMU


KK314: ALLAH BAPA, TUHAN

do=g 3/4 MM ± 80

1

Allah Bapa, Tuhan
dimuliakanlah nama-Mu!
Allah Bapa, Tuhan
dimuliakanlah nama-Mu!
Langit-bumi ciptaan-Mu,
kami pun anak-anak-Mu.
Datanglah dengan kasih-Mu!

2

Yesus Kristus, Tuhan,
yang membawa kes’lamatan,
Yesus Kristus, Tuhan,
yang membawa kes’lamatan,
lahir dalam dunia ini,
mati, tapi bangkit lagi,
Kaulah Juru s’lamat kami!

3

Ya Roh Kudus, Tuhan,
tolong kami lawan dosa.
Ya Roh Kudus, Tuhan,
tolong kami lawan dosa.
Sucikanlah hati kami,
b’rilah hidup yang sejati;
tinggallah bersama kami!

4

Allah kami yang Esa:
Bapa, Putra dan Roh Kudus.
Allah kami yang Esa:
Bapa, Putra dan Roh Kudus.
kami datang menyembah-Mu,
memasyhurkan kuasa-Mu,
Puji syukur kepada-Mu!

Syair: Lesa Tata, Lesa Mwe, Bemba, 1979, terj. Alfred Simanjuntak, 1979
Lagu: Dari Zambia/Hari Dopa Sedunia, 1979

Tonton YouTube-nya:
ALLAH BAPA, TUHAN


KK315: KUPUJI KUASA TUHANKU

do=g 4/4 MM ± 96

1

Kupuji kuasa Tuhanku,
Pencipta semesta:
lautan, langit, gunung pun
diatur oleh-Nya.
Kupuji kebajikan-Nya,
lengkaplah dunia -
diisi oleh firman-Nya,
dan baik semuanya.

2

Ya Tuhan, s’luruh dunia
berisi karya-Mu;
di mana-mana tertera
buatan tangan-Mu!
Kembang yang indah di kebun
cerminan hikmat-Mu
oleh-Mu langit pun mendung
dan topan menderu.

3

Seluruh makhluk diberi
asuhan kasih-Nya;
ke manapun kita pergi,
Tuhan di situlah!
Tangan-Nyalah pengawalku
dan ‘ku dibimbing-Nya;
tiada jalan kutempuh
di luar kasih-Nya.

Syair: I Sing the Almighty Power of God, Issac Watts, 1715, terj. Yamuger, 1986/1989
Lagu: Tradisional Inggris

Tonton YouTube-nya:
KUPUJI KUASA TUHANKU


KK316: SETIAMU, TUHANKU, TIADA BERTARA

do=d 3/4 MM ± 100

1

Setia-Mu, Tuhanku, tiada bertara
di kala suka, di saat gelap.
Kasih-Mu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi tetap.

Reff:

Setia-Mu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kauberikan,
sehingga aku pun puas lelas.**

2

Musim yang panas, penghujan, tuaian,
surya, rembulan di langit cerah,
bersama alam memuji, bersaksi
akan setia-Mu yang tak bersela.*

3

Damai-Mu Kauberi, dan pengampunan
dan rasa kuatir pun hilang lenyap,
kar’na ‘ku tahu pada masa mendatang:
Tuhan temanku di t’rang dan gelap.

Syair: Great is Thy Faithfulness, Thomas Obadiah Chisholm 1923, terj. E.L. Pohan Shn, 1961
Lagu: Wiliam Marion Runyan, 1923

Tonton YouTube-nya:
SETIAMU, TUHANKU, TIADA BERTARA


KK317: TUHANLAH GEMBALAKU

do=es 3/2, 2/2, 1/2 MM ± 48

1

Tuhan adalah gembalaku,
aku takan kekurangan:
‘ku dibaringkan-Nya di rumput yang hijau,
di dekat air yang tenang.
‘Ku dituntun-Nya di jalan yang lurus
demi nama-Nya yang kudus.

Reff:

Tuhanlah gembalaku, tak ‘kan kekurangan aku.

2

Sekalipun aku harus berjalan
di lembah yang kelam
aku tidak takut akan bahaya,
sebab Engkau besertaku;
sungguh tongkat pengembalaan-Mu
itulah yang menghibur aku.

3

Kau siapkan hidangan bagiku
di hadapan lawanku.
Kau urapi kepalaku dengan minyak,
dan pialaku melimpah.

4

Kerelaan yang dari Tuhan
dan kemurahan ilahi
mengiringi langkahku selalu
sepanjang umur hidupku.
Aku akan diam di rumah Tuhan
sekarang dan senantiasa.

Syair: Tim Puji Syukur,1991, berdasarkan Mazmur 23
Lagu: J. Samson, 1953 (Refrein), Joseph Gelineau,SJ, 1953 (bait)

Tonton YouTube-nya:
TUHANLAH GEMBALAKU


KK318: YESUSKU, JURUS’LAMATKU

do=e 3/4 MM ± 74

1

Yesusku, Jurus’lamatku,
Tuhanku, Mukhalisku
Tumpuan pengharapanku
dan perisai perlindunganku.

Tatkala hidupku sendu
dan hati gundah pilu,
Tuhanku Yesus kuseru
dan jiwaku tenang teduh.

Setiap langkah ku tempuh,
kutoleh Tuhanku.
Setiap hasrat kugelut,
kutanya Tuhanku.
Ke dalam kasih Penebus
‘ku berserah selalu,
tiada lagi takutku,
walau hidup penuh seteru.

Syair: Bonar Gultom (Gorga), 1990
Lagu: Bonar Gultom (Gorga), 1990

Tonton YouTube-nya:
YESUSKU, JURUS’LAMATKU


KK319: MARI PUJI TUHANMU

do=f 2/4 MM ± 64

1

Mari puji Tuhanmu. Haleluya!
Puji Yesus, Rajamu. Haleluya!

2

Kristus masuk dunia, Haleluya!
Allah dan Manusia. Haleluya!

3

Hidup-Nya di dunia, Haleluya;
tanpa dosa dan cela. Haleluya!

4

Atas bukit Golgota, Haleluya;
dosaku ditanggung-Nya. Haleluya!

5

Yesus bangkit dan menang, Haleluya!
Yang gelap menjadi t’rang. Haleluya!

6

Murid-Nya diutus-Nya, Haleluya;
menginjili dunia, Haleluya!

7

Yesus pun terangkatlah, Haleluya;
masuk surga mulia, Haleluya!

8

Allah mendudukan-Nya, Haleluya;
pada sisi kanan-Nya. Haleluya!

9

Diberi-Nya Roh Kudus, Haleluya;
mendiami kita t’rus, Haleluya!

Syair: Come and Praise the Lord Our King, Anonim, saduran Redaksi PAK,1978/Yamuger,1985
Lagu: Tradisional Amerika

Tonton YouTube-nya:
MARI PUJI TUHANMU


KK320: NAMA YESUS BERKUMANDANG

do=9 9/8 MM ± 54

1

Nama Yesus berkumandang
di sejarah dunia!
Nama Yesus menyampaikan
damai dan bahagia!
Hai, dengarkan panggilan-Nya
dan tinggalkan dosamu:
tiap orang percaya
pada Dia berteduh

Reff:

Yesus, Kaulah Surya rahmat
Kaukobarkan hatiku.
Bersyukur di jalan s’lamat,
aku puji nama-Mu

2

Nama Yesus bercahaya
di segala negeri;
dalam t’rang penghiburan-Nya
pengharapan berseri!
Nama itu mengenyahkan
kegelapan dunia:
kuasa dosa dikalahkan
oleh nyala kasih-Nya!

3

Nama Yesus maha agung
dan semaraknya tetap;
diterangi-Nya jiwaku,
biar malam pun gelap
Langit bumi ‘kan binasa,
matahari terbenam.
Nama Yesus berkuasa
dan abadi cemerlang!

Syair: Jesu Name nie verklinget, David Welander, 1947, terj. H.A. Pandopo, 1979
Lagu: Zulu (Afrika Selatan)

Tonton YouTube-nya:
NAMA YESUS BERKUMANDANG


KK321: SAHABATKU YANG PALING KARIB

do=e 3/4 MM ± 108

1

Sahabatku yang paling karib,
di surga rumah tinggal-Nya:
bicara-Nya benar dan baik,
kerja-Nya jujur s’lama-Nya,
yaitu Yesus, Tuhanku,
kekal Sahabat karibku.

2

Manusia terombang-ambing,
tetapi Yesus tak pernah;
di malam hari ‘ku terbaring
di dalam perlindungan-Nya.
‘Ku tahu Yesus Tuhanku,
kekal Sahabat karibku.

3

Di dunia orang jual kasih
menghitung laba-ruginya,
ketika tiada untung lagi,
tak jarang sirna kasihnya
tetapi Yesus, Tuhanku,
kekal Sahabat karibku.

4

Nyawa-Nya pun direlakan-Nya
supaya aku ditebus,
dan dosaku dihapuskan-Nya
dengan darah-Nya yang kudus:
ya, sungguh, Yesus, Tuhanku,
kekal Sahabat karibku.

Syair: Der beste Freund ist in dem Himmel, Benjamin Schmolck (1672-1737), terj. H.A. Pandopo, 1985
Lagu: Dikembangkan dari lagu rakyat Prancis

Tonton YouTube-nya:
SAHABATKU YANG PALING KARIB


KK322: YESUS, ‘KAU NAKHODAKU

do=bes 3/4 MM ± 76

1

Yesus, ‘Kau Nakhodaku
di samud’ra hidupku.
badai topan menggeram
dan gelombang menyerang.
kemudikan bidukku,
Yesus ‘Kau Nakhodaku!

2

Bak diusap bundanya,
ronta anak mereda,
ombak dahsyat pun teduh,
turut p’rintah-Mu penuh
‘Kau Penguasa laut seru,
Yesus, ‘Kau Nakhodaku!

3

Bila tiba saatku
melabuhkan bidukku.
waktu ombak mengg’legar,
b’ri sabda-Mu kudengar,
“Jangan takut anak-Ku,
‘Ku tetap Nakhodamu!”

Syair: Jesus Savior, Pilot me , Edward Hopper, 1871, terj. Yamuger, 1978
Lagu: John Edgar Gould, 1871

Tonton YouTube-nya:
YESUS, ‘KAU NAKHODAKU


KK323: T’RANG BINTANG FAJAR BERSERI

do=d MM ± 69

1

T’rang Bintang Fajar berseri,
cerminan surga memberi
karunia, kebenaran.
Ya Anak Daud, Rajaku,
Engkau Pengantin umat-Mu;
hatiku Kau besarkan!
Maha murah dan mulia,
‘Kau sedia melimpahkan
sukacita pengharapan.

2

Engkaulah mutiaraku,
Putra mahkota Bapa-Mu,
Pangeran Maha mulia!
‘Kau bunga bakung hatiku;
betapa harum injil-Mu
lipuran yang sempurna!
Hosiana! ‘Kau dandanan
dan santapan yang surgawi:
‘Kau sertaku tiap hari!

3

Pancarkanlah dibatinku
cahaya sinar kasih-Mu,
Permata yang abadi
Ya pokok Anggur yang benar
buatlah ranting-Mu segar
berbuah yang sejati!
Kaulah Nyala pengasihan
kebajikan dalam hati:
rindu lama Kau obati!

4

Wajah-Mu mencerminkan t’rus
pribadi Allah yang kudus
penuh kemurahan-Nya
Ya Yesus, b’rilah sabda-mu
dan Roh kudus-Mu yang teguh
serta selamanya!
lihatlah, ingat klan daku
dan Kau hapus air mataku:
t’rima aku di meja-Mu!

5

Ya Bapa mahamulia,
sebelium ada dunia
telah Kau pilih aku.
Di dalam Putra Tunggal-Mu
‘Kau menerima diriku;
pada-Nya ‘kuy terpadu.
Haleluya! Hidup surga
yang sempurna diberi-Nya:
sukacita tak terhingga!

6

Pujianmu, hai dunia,
dengan musik iringilah,
demi Perjamuan-Nya!
Muliakanlah Sang Mempelai
di singgasana yang permai;
Bersatu hai umat-Nya!
Nyanyi, tari bergiliran,
bergembira puji tuhan,
Maharaja Keagungan!

7

Alangkah riang hatiku,
sebab ‘ku jadi milik-Mu,
ya Alfa dan Omega!
Yang Awal dan Yang Akhir
‘Kau dan pohon hidup di Firdaus,
Engkau Harapan G’reja!
Amin, amin, kurindukan
Dikau, Tuhan; ‘ku berkata:
oleh Roh-Mu: Maranata!”

Syair: Wie schön leuchtet der morgenstern, Philipp Nicolai, 1599, terj. H.A. Pandopo, 1977/1981
Lagu: Philipp Nicolai, 1599

Tonton YouTube-nya:
T’RANG BINTANG FAJAR BERSERI


KK324: YESUS, PIMPINLAH

do=g 3/4 MM ± 69

1

Yesus, pimpinlah kami s’lamanya:
hanya Dikau kami ikut
di sepanjang jalan hidup
Tuntun umat-Mu masuk rumah-Mu

2

B’rilah kami pun iman yang teguh,
agar jangan ditaklukan
oleh susah dan keluhan,
tapi bertekun ikut jalan-Mu

3

Bila ditekan duka dan beban
bagi kami dan sesama,
o, berilah ketabahan
dan tunjukanlah akhir yang cerah

4

Aturlah terus langkah umat-Mu
dan berilah pertolongan
disetiap pencobaan,
hingga kami pun masuk rumah-Mu

Syair: Jesu,geh voran Nikolaus Ludwig von Zinzendorf, 1725, terj. yamuger,
Lagu: Adam Drese, 1698

Tonton YouTube-nya:
YESUS, PIMPINLAH


KK325: YESUS SAJA KAWANKU MUSAFIR

do=bes 4/4 MM ± 76

1

Yesus saja Kawanku musafir,
dengan Yesus jalanku senang.
Jalan dan tujuan dalam Dia.
Hati dan hidupku pun tenang,
hati dan hidupku pun tenang.

2

Di jalanku menempuh lautan
melintasi gunung dan lembah,
jika bukan Dia memanduku,
tak kucapai rumah-Nya baka,
tak kucapai rumah-Nya baka,

3

Harapanku dikala ‘ku bangun
Penjagaku jika ‘ku rebah,
Penasihat pada persimpangan,
Penghiburku jika ‘ku lelah,
Penghiburku jika ‘ku lelah,

4

Yesuslah tetap tempat ‘ku mampir
Dia roti, air yang sejuk.
Berserah kepada pengasih-Nya
badan dan jiwaku ‘kan teduh,
badan dan jiwaku ‘kan teduh,

5

Hingga malam hidup akan turun,
‘ku dipanggil ke rumah baka,
dengan Dia masuk dalam damai,
jadi tamu semengga-mengga*
jadi tamu semengga-mengga*

Syair: Nur mit Jesu will ich Pilger wandern, Johann peter Schück (1811-1892), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993), revisi Yamuger, 2019
Lagu: Johann peter Schück (1811-1892)

Tonton YouTube-nya:
YESUS SAJA KAWANKU MUSAFIR


KK326: DATANG, YA ROH KUDUS

la=a 4/4 MM ± 66

1

Datang, ya Roh Kudus,
masuki hidupku,
b’ri api-Mu, b’ri sinar-Mu
Datang, o datang
dan bertakhta di hatiku.
Datang, ya Roh Kudus,
dalam hidupku.

2

Kaulah Penolongku,
Kaulah Penghiburku,
Perisaiku, Pembimbingku,
Roh Yesus Kristus
dari takhta yang mulia.
Datang, ya Roh Kudus,
dalam hidupku.

3

Ya Surya hidupku,
Harapan umat-Mu
Penuhilah ciptaan-Mu
dengan anugerah
dan kasih setia-Mu
Datang, ya Roh Kudus,
dalam hidupku.

Syair: Godlief Soumokil, 1989
Lagu: Godlief Soumokil, 1989

Tonton YouTube-nya:
DATANG, YA ROH KUDUS


KK327: DATANGLAH, YA ROH PENCIPTA

sol=f tempo mengalir

1

Datanglah, ya Roh Pencipta,
hati kami kunjungilah.
Penuhi dengan rahmat-Mu
jiwa kami ciptaan-Mu.

2

‘Kau digelari Penghibur,
karunia Allah yang luhur,
‘Kau hidup, api, dan kasih,
dan pengurapan ilahi.

3

Dikau sapta karunia
dan tangan kanan ilahi.
Engkau yang Bapa janjikan,
Kau pergandakan bahasa.

4

Sinari hati kami umat-Mu,
berilah kami cinta-Mu.
Semoga Dikau kuatkan
yang rapuh dalam tubuhnya.

5

Halaulah musuh umat-Mu,
berilah kami damai-Mu,
agar dengan tuntunan-Mu,
kami hindarkan yang jahat.

6

Buatlah kami mengenal
serta mengimani terus
Bapa dan Putra yang Tunggal,
dan Engkau Roh Keduanya.

7

Dipujilah Allah Bapa
dan Putra yang sudah bangkit,
serta Roh Kudus Penghibur
kini dan sepanjang masa.

Amin.

Syair: Veni Creator Spiritus, Hrabanus Maurus, 800, terj. Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Kempten, 1000

Tonton YouTube-nya:
DATANGLAH, YA ROH PENCIPTA


KK328: ROH KUDUS, KUATKANLAH KAMI

la=a 4/4 MM ± 78

1

Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi,
saksi Tuhan di dalam dunia.
Roh Kudus, kobarkanlah api kuasa-Mu
dalam hati kami yang berdosa.

2

Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi
di tempat yang penuh rasa benci.
Roh Kudus, hiburlah setiap hati sedih
dan berilah damai sejahtera.

3

Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi
dalam dunia penuh kuasa gelap.
Roh Kudus, pancarkan cahaya Ilahi-Mu.
Tuntun kami mengabdi pada-Mu.

4

Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi,
meneguhkan yang bimbang dan resah.
Roh Kudus, yakinkanlah kami dalam iman,
dan beri pengharapan yang segar.

Syair: Helene Salamate Joseph, 1989, berdasarkan Yesaya 9 dan 11
Lagu: Helene Salamate Joseph, 1989

Tonton YouTube-nya:
ROH KUDUS, KUATKANLAH KAMI


KK329: ROH KUDUS, SINARILAH

do=a 3/4 MM ± 112

1

Roh Kudus, sinarilah
hati gundah dan lelah.
Ganti kuasa yang gelap
dengan t’rang-Mu yang tetap.

2

Roh Kudus, sucikanlah
hati risau dan lemah.
Yang t’lah lama dicekam
oleh Iblis yang kejam.

3

Roh Penghibur, angkatlah
hati susah, berkesah.
Hibur hati yang sedih,
balut luka yang perih.

4

Roh Kudus, diamilah
hati yang t’lah berserah.
Kaulah saja, Tuhanku,
Raja dalam hatiku.

Syair: Holy Ghost, with Light Divine, Andrew Reed, 1817, terj. E.L. Pohan Shn, 1975
Lagu: Louis Moreau Gottschalk, 1867

Tonton YouTube-nya:
ROH KUDUS, SINARILAH


KK330: O ROH KUDUS ILAHI

la=c 4/4 MM ± 76

1

O Roh Kudus Ilahi, nyalakan api suci
di dalam hati kami yang sudi Kaupenuhi.

2

Terangi batin kami supaya mendengar-Mu,
tetapkan hati kami menyambut panggilan-Mu.

3

O, tolong kami ini sebarkan Injil kudus,
sehingga isi dunia memuliakan Yesus.

Syair: O kesah si Badia, E.P. Ginting S., 1983, terj. E.P. Ginting S./Yamuger, 1983
Lagu: E.P. Ginting S., 1983, nuansa Batak Karo

Tonton YouTube-nya:
O ROH KUDUS ILAHI


KK331: ROH KUDUS, TETAP TEGUH

do=g 3/4 MM ± 108

1

Roh Kudus, tetap teguh ‘Kau Pemimpin umat-Mu.
Tuntun kami yang lemah lewat gurun dunia.
Jiwa yang letih lesu mendengar panggilan-Mu,
“Hai musafir, ikutlah ke neg’ri sejahtera!”

2

Kawan karib terdekat, ‘Kau menolong yang penat;
b’ri di jalan yang kelam hati anak-Mu tent’ram.
Bila badai menderu, perdengarkan suara-Mu.
“Hai musafir, ikutlah ke neg’ri sejahtera!”

3

Bila nanti tamatlah pergumulan dunia,
dalam surga mulia nama kita tertera,
asal kita ditebus, pun dipanggil Roh Kudus,
“Hai musafir, ikutlah ke neg’ri sejahtera!”

Syair: Holy Spirit, Faithful Guide, Marcus Morris Wells, 1858, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Marcus Morris Wells, 1858

Tonton YouTube-nya:
ROH KUDUS, TETAP TEGUH


KK332: ROH KUDUS, TURUNLAH

mi=fis 2/4 MM ± 48

1

Roh Kudus, turunlah dan tinggal dalam hatiku,
dengan kuasa kasih-Mu terangi jalanku!
ApiMulah pembakar jiwaku,
sehingga hidupku memuliakan Tuhanku.

2

Bagaikan surya pagi menyegarkan dunia,
kuasa-Mu membangkitkan jiwa layu dan lemah.
Curahkanlah berkat karunia;
jadikan hidupku pada-Mu saja berserah!

3

Syukur pada-Mu, Roh Kudus, yang sudah memberi
bahasa dunia baru yang sempurna dan suci.
Jadikanlah semakin berseri
iman dan pengharapan serta kasih yang bersih.

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo/Yamuger, 1979
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1979, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
ROH KUDUS, TURUNLAH


KK333: PUJIAN DAN SYUKUR BAGI TUHAN

do=d 2/4 MM ± 80

1

Allah Bapa, Pencipta alam semesta,
Dialah Sumber rahmat, pangkal kehidupan.

Reff:

Pujian dan syukur bagi Tuhan Allah kita.
Dia Allah Bapa, Allah Putra, Allah Roh Kudus.

2

Allah Putra, Penanggung dosa dunia,
Dialah Jurus’lamat umat manusia.

3

Allah Roh Sang Penolong bagi manusia.
Dialah Sang Penghibur, Pembaru dunia.

Syair: Memuji Allah Tritunggal, P. Petrus Bine, Pr, 2015
Lagu: Oktavianus P. Layuk, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015

Tonton YouTube-nya:
PUJIAN DAN SYUKUR BAGI TUHAN


KK334: ALLAH BAPA, KAMI PUJI ENGKAU

do=a 3/4 MM ± 100

1

Allah Bapa, kami puji Engkau,
Allah Bapa, kami puji Engkau.
Kami cinta Engkau dan sujud di depan-Mu,
Allah Bapa, kami puji Engkau.

2

Putra Allah, kami agungkan ‘Kau,
Putra Allah, kami agungkan ‘Kau.
‘Kau selamatkan kami memb’ri hidup baru,
Putra Allah, kami agungkan ‘Kau.

3

Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal,
Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal.
‘Kau memimpin, ‘Kau tinggal dalam hati kami,
Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal.

Syair: Heavenly Father, We Appreciate You, Anonim, terj. Yamuger, 1999
Lagu: Anonim

Tonton YouTube-nya:
ALLAH BAPA, KAMI PUJI ENGKAU


KK335: HAI UMAT, PUJILAH BAPA

do=d 4/4 MM ± 80

1

Bapa yang mahakuasa,
o, luhurkan nama-Nya.
Sungguh indah karya tangan-Nya,
luhurkan nama-Nya.

Reff:

Hai umat, pujilah Bapa,
Putra dan Roh Kudus,
luhurkan nama-Nya.

2

Kristus Allah Manusia,
o, luhurkan nama-Nya.
Sangat agung cinta kasih-Nya,
luhurkan nama-Nya.

3

Allah Roh mahakudus,
o, luhurkan nama-Nya.
Semangat-Nya menyatakan cinta,
luhurkan nama-Nya.

Syair: Karya Tritunggal, Yohanes Wawo, 1980
Lagu: Yohanes Wawo, 1980, nuansa Kupang

Tonton YouTube-nya:
HAI UMAT, PUJILAH BAPA


KK336: HALELUYA! TERPUJILAH

do=bes 4/4 MM ± 88

1

Haleluya! Terpujilah Pencipta alam semesta,
Sang Bapa Mahakuasa!
Mestilah kebesaran-Nya dan hikmat kasih sayang-Nya
dipuji alam raya!

2

Haleluya! Terpujilah Sang Putra yang ke dunia
membawa damai Allah!
Mestilah kar’na kurban-Nya, Sang Penebus manusia
dipuji alam raya!

3

Haleluya! Terpujilah Sang Roh yang kediaman-Nya
di hati yang percaya!
Mestilah Pengarunia, Penuntun ke terang baka,
dipuji alam raya!

4

Haleluya! Terpujilah yang oleh malak disembah
di surga selamanya!
Mestilah kini dan terus Sang Bapa, Putra, Roh Kudus
dipuji alam raya!

Syair: Alléluia, louange à Dieu, Pierre Daniel Huet (1761-1810), terj. Yamuger, 1984
Lagu: Kitab Nyanyian Jemaat Prancis di Belanda, 1803

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA! TERPUJILAH


KK337: MULIAKAN ALLAH BAPA

do=bes 4/4 MM ± 92

1

Muliakan Allah Bapa, muliakan Putra-Nya,
muliakan Roh Penghibur, Ketiganya Yang Esa!
Haleluya, puji Dia kini dan selamanya!

2

Muliakan Raja Kasih yang menjadi Penebus,
yang membuat kita waris Kerajaan-Nya terus.
Haleluya, puji Dia, Anak Domba yang kudus!

3

Muliakan Raja surga, Raja G’reja yang esa,
Raja bangsa-bangsa dunia; langit-bumi nyanyilah!
Haleluya, puji Dia, Raja Mahamulia!

4

Kemuliaan selamanya dalam surga bergema.
Hormat dan syukur dan kuasa diberi ciptaan-Nya.
Haleluya, puji Dia, Raja agung semesta!

Syair: Glory Be to God the Father, Horatius Bonar, 1866, terj. H.A. Pandopo, 1978/J.M. Malessy, 1983
Lagu: Henry Thomas Smart, 1866

Tonton YouTube-nya:
MULIAKAN ALLAH BAPA


KK338: PUJI ALLAH PENCIPTA

do=g 4/4 MM ± 66

1

Puji Allah Pencipta, Haleluya,
Mahatinggi di surga, Haleluya!
Agung sungguh kuasa-Nya, Haleluya,
dalam amat kasih-Nya, Haleluya!

2

Puji Kristus, Putera, Haleluya,
Tuhan dan Manusia, Haleluya.
Nabi, Imam dan Raja, Haleluya,
Yang t’lah naik ke surga, Haleluya!

3

Puji Roh Kudus mulia, Haleluya,
Duta Kristus yang baka, Haleluya.
Pamong bagi umat-Nya, Haleluya,
dan Penghibur di dunia, Haleluya!

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1979
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1979, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
PUJI ALLAH PENCIPTA


KK339: PUJILAH

la=e 4/4 MM ± 66

1

Pujilah, pujilah, puji Sang Bapa, Pencipta, semesta!
Pujilah, pujilah, puji Sang Bapa, Pencipta, semesta!
Pujilah, pujilah, puji Sang Bapa, Pencipta, semesta!

2

Pujilah, pujilah, puji Sang Putra, Pendamai dunia.
Pujilah, pujilah, puji Sang Putra, Pendamai dunia.
Pujilah, pujilah, puji Sang Putra, Pendamai dunia.

3

Pujilah, pujilah, puji Sang Roh yang membimbing umat-Nya.
Pujilah, pujilah, puji Sang Roh yang membimbing umat-Nya.
Pujilah, pujilah, puji Sang Roh yang membimbing umat-Nya.

4

Pujilah, pujilah, pujilah Allah Tritunggal mulia.
Pujilah, pujilah, pujilah Allah Tritunggal mulia.
Pujilah, pujilah, pujilah Allah Tritunggal mulia.

Syair: Om Bhagawan, Anonim, terj. H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Tradisional India (lagu Bhajan), diolah oleh I-to Loh

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH


KK340: YA ALLAH BAPA, KAULAH PENCIPTA

re=c MM ± 60

1

Ya Allah Bapa, Kaulah Pencipta,
kami umat-Mu sujud berdoa.

2

Ya Putra Allah, ‘Kau Mahakasih,
Juruselamat, ampuni kami.

3

Ya Rohulkudus, Maha Penolong,
Maha Penghibur, tuntunlah kami.

Syair: Godlief Soumokil, 2003
Lagu: Godlief Soumokil, 2003

Tonton YouTube-nya:
YA ALLAH BAPA, KAULAH PENCIPTA


KK341: SYARANAM

la=e MM ± 72

1

Cahya Ilahi, syaranam,
ya Sumber hidup, syaranam.
Cahya Ilahi, syaranam,
ya Sumber hidup, syaranam.
Syaranam, syaranam, syaranam.

Reff:

Syaranam, syaranam, syaranam, syaranam.
Syaranam, syaranam, syaranam, syaranam.

2

Tuhan penyayang, syaranam,
Maha pengasih, syaranam.
Tuhan penyayang, syaranam,
Maha pengasih, syaranam.
Syaranam, syaranam, syaranam.

3

Roh kebenaran, syaranam,
ya Roh Penghibur, syaranam.
Roh kebenaran, syaranam,
ya Roh Penghibur, syaranam.
Syaranam, syaranam, syaranam.

Syair: Sarennam, G. Dyvagravadam (G. Dyvasirvadam), terj. Yamuger, 1998
Lagu: Divya Jyothi, Sound The Bamboo/STB 47

Tonton YouTube-nya:
SYARANAM


KK342: YA ALLAH YANG MAHATINGGI

la=g 3/4 MM ± 80

1

Ya Allah yang Mahatinggi,
‘Kau pencipta dunia ini;
kami juga Engkau ciptakan
agar Dikau tetap dipuji:
Engkau Bapa yang memberkati
tiap orang yang rendah hati,
tolonglah kami sekarang ini dan selamanya!

2

Ya Allah yang Mahakasih,
Engkau lahir di dunia ini;
Engkau mati di kayu salib,
Engkau rela mengganti kami.
Dari kubur ‘Kau telah bangkit;
kuasa maut tiada lagi.
Pimpinlah kami sebab Engkaulah Jalan yang benar.

3

Ya Allah yang Mahasuci,
Engkau turun ke dunia ini;
‘Kau menyala bagaikan api;
memurnikan nurani kami;
mengobarkan semangat kami
agar kami menjadi b’rani.
Utuslah kami ke dunia ini dengan kuasa-Mu.

Syair: Nande Rohani Bangun, 1978, revisi Yamuger, 2016
Lagu: H.A. Pandopo, 1986

Tonton YouTube-nya:
YA ALLAH YANG MAHATINGGI


KK343: KITAB SUCI

do=as 4/4 MM ± 72

1

Kitab Suci itu kabar baik
diwahyukan oleh Tuhan,
jadi alat pengajaran
ke jalan yang benar.

Reff:

Hai umat beriman, teruslah bertekun,
kasihi Tuhanmu serta sesamu!

2

Orang fasik dipermalukan
oleh Yang Mahakuasa.
Yang berdosa tobatlah seg’ra
dan t’rima rahmat-Nya.

3

Orang susah pun terhiburlah
oleh kuasa sabda Tuhan,
makin baik sikap hidupnya,
teguhlah imannya.

Syair: Buku Kidung Pasamuwan Kristen GKJ, saduran Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Buku Kidung Pasamuwan Kristen GKJ, saduran Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
KITAB SUCI


Templat:KK/core Kidung Keesaan (KK) 345 - FIRMAN ALLAH YANG TERSURAT Kidung Keesaan (KK) 346a - BATU KARANG YANG TEGUH Kidung Keesaan (KK) 346b - BATU KARANG YANG TEGUH Kidung Keesaan (KK) 347 - FIRMANMU KUPEGANG SELALU Kidung Keesaan (KK) 348 - FIRMANMU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 349 - FIRMANMU, TUHAN, ADALAH KEBUN Kidung Keesaan (KK) 350 - FIRMANMU, TUHAN, SULUH BAGIKU Kidung Keesaan (KK) 351 - HAI LANGIT, PASANGLAH TELINGAMU Kidung Keesaan (KK) 352 - KASIH TUHAN YESUS TIADA BERTEPI Kidung Keesaan (KK) 353 - SABDA TUHAN ALLAH Kidung Keesaan (KK) 354 - SABDA TUHAN SEMPURNA Kidung Keesaan (KK) 355 - SABDAMU ABADI Kidung Keesaan (KK) 356 - KITAB SUCI, HARTAKU Kidung Keesaan (KK) 357 - SIAPA YANG BERPEGANG Kidung Keesaan (KK) 358 - TAK KITA MENYERAHKAN Kidung Keesaan (KK) 359 - TUHAN ALLAH T’LAH BERFIRMAN Kidung Keesaan (KK) 360 - FIRMAN ALLAH JAYALAH Kidung Keesaan (KK) 361 - AKU PERCAYA Kidung Keesaan (KK) 362 - ANDAIKAN, YESUS, ‘KAU BUKAN MILIKKU Kidung Keesaan (KK) 363 - BUKANLAH KEPADA KAMI Kidung Keesaan (KK) 364 - DALAM NAMA YESUS Kidung Keesaan (KK) 365 - DI BAWAH SALIB YESUS Kidung Keesaan (KK) 366 - MENGAPA YESUS TURUN DARI SURGA Kidung Keesaan (KK) 367 - NUN DI BUKIT YANG JAUH Kidung Keesaan (KK) 368 - SEGALA BENUA DAN LANGIT PENUH Kidung Keesaan (KK) 369 - SEJAK ‘KU IKUT TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 370 - SELURUH UMAT TUHAN OLEHNYA DIKENAL Kidung Keesaan (KK) 371 - TUHAN ALLAH GEMBALAKU Kidung Keesaan (KK) 372 - T’LAH KUTEMUKAN DASAR KUAT Kidung Keesaan (KK) 373 - TUHAN BENTENGKU Kidung Keesaan (KK) 374 - TUHANKU BERJANJI Kidung Keesaan (KK) 375 - TUHANKU, PIMPINLAH Kidung Keesaan (KK) 376 - YESUS TETAP MENGASIHI AKU Kidung Keesaan (KK) 377 - YESUSKU CUKUP BAGIKU Kidung Keesaan (KK) 378 - INGATLAH, INGATLAH Kidung Keesaan (KK) 379 - BAWA PERSEMBAHANMU Kidung Keesaan (KK) 380 - DI SINI AKU BAWA Kidung Keesaan (KK) 381 - HIDUP KITA YANG BENAR Kidung Keesaan (KK) 382 - INILAH UNGKAPAN SYUKURKU Kidung Keesaan (KK) 383 - MARI, PUJI RAJA SURGA Kidung Keesaan (KK) 384 - “TING” PETIK SASANDO Kidung Keesaan (KK) 385 - AKU SUKA MEMBAGI Kidung Keesaan (KK) 386 - TUHAN, INILAH PERSEMBAHAN Kidung Keesaan (KK) 387 - YA TUHAN, HANYA INILAH Kidung Keesaan (KK) 388 - YA, TUHANKU YANG DI SURGA Kidung Keesaan (KK) 389 - HANYALAH PADAMU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 390 - PANDANG, YA BAPA, DALAM RAHMATMU Kidung Keesaan (KK) 391 - PUJI SYUKUR BAGI TUHAN Kidung Keesaan (KK) 392 - SYUKUR KEPADAMU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 393 - BERKATI ANAK-ANAKMU Kidung Keesaan (KK) 394 - BIAR ‘KU TUMBUH DI BATANGMU Kidung Keesaan (KK) 395 - INGINKAH ‘KAU IKUT TUHAN? Kidung Keesaan (KK) 396 - JADILAH, TUHAN, KEHENDAKMU Kidung Keesaan (KK) 397 - ‘KU INGIN MENYERAHKAN Kidung Keesaan (KK) 398 - ‘KU TAHU, TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 399 - MENGIKUT YESUS KEPUTUSANKU Kidung Keesaan (KK) 400 - SAYA MAU IKUT YESUS Kidung Keesaan (KK) 401 - YA YESUS, ‘KU BERJANJI Kidung Keesaan (KK) 402 - YANG MAU DIBIMBING OLEH TUHAN Kidung Keesaan (KK) 403 - PUJIAN KEPADAMU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 404 - HAI BERDANDANLAH, JIWAKU Kidung Keesaan (KK) 405 - ANAK DOMBA ALLAH Kidung Keesaan (KK) 406 - KUDUS, KUDUS Kidung Keesaan (KK) 407a - KUDUS Kidung Keesaan (KK) 407b - KUDUS Kidung Keesaan (KK) 408 - O ANAK DOMBA ALLAH Kidung Keesaan (KK) 409 - YA, PERJAMUAN KUDUS Kidung Keesaan (KK) 410 - PUJILAH SUMBER HIDUPMU Kidung Keesaan (KK) 411 - TUHAN, PECAHKANLAH ROTI HAYAT Kidung Keesaan (KK) 412 - MANUSIA DICIPTAKAN Kidung Keesaan (KK) 413 - HARI INI TUHAN BERKATI Kidung Keesaan (KK) 414 - MELINGKAR DI JEMARI MANIS KANAN Kidung Keesaan (KK) 415 - SUNGGUH BERBAHAGIA Kidung Keesaan (KK) 416 - TUHAN, B’RILAH RAHMATMU Kidung Keesaan (KK) 417 - BERKATILAH, YA TUHAN, NIKAH INI Kidung Keesaan (KK) 418 - BAGAI TANAH YANG KERING Kidung Keesaan (KK) 419 - ALLAH BAPA MELINDUNGI Kidung Keesaan (KK) 420 - BURUNG PIPIT YANG KECIL Kidung Keesaan (KK) 421 - ASAL YESUS JUA TUHAN HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 422 - KASIH SETIAMU Kidung Keesaan (KK) 423 - ‘KU HERAN, ALLAH MAU MEMB’RI Kidung Keesaan (KK) 424 - ‘KU SANGAT SUKA MENDENGAR NAMANYA Kidung Keesaan (KK) 425 - KUNYANYIKAN KASIH SETIA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 426 - MAHAKASIH YANG ILAHI Kidung Keesaan (KK) 427 - S’LAMAT DI TANGAN YESUS Kidung Keesaan (KK) 428 - SUNGGUH INDAH KABAR MULIA Kidung Keesaan (KK) 429 - TAHUKAH KAMU JUMLAH BINTANG Kidung Keesaan (KK) 430a - TAKKAH PATUT ‘KU BERNYANYI Kidung Keesaan (KK) 430b - TAKKAH PATUT ‘KU BERNYANYI Kidung Keesaan (KK) 431 - YA ALLAH, KASIHMU BESAR Kidung Keesaan (KK) 432 - YA YESUS TERKASIH Kidung Keesaan (KK) 433 - YANG DIPERBUAT ALLAHKU Kidung Keesaan (KK) 434 - YANG MAHAKASIH Kidung Keesaan (KK) 435 - YESUS T’LAH BERSABDA Kidung Keesaan (KK) 436 - ADA SUARA MEMANGGIL Kidung Keesaan (KK) 437 - DENGAN LEMBUT TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 438 - KUDENGAR SUARA YESUS Kidung Keesaan (KK) 439 - LIRIH TERDENGAR LAGU KASIH Kidung Keesaan (KK) 440 - MARILAH DATANG KEPADAKU Kidung Keesaan (KK) 441 - SEMUA YANG LETIH LESU Kidung Keesaan (KK) 442 - SUARA YESUS KUDENGAR Kidung Keesaan (KK) 443 - SUNGGUH LEMBUT TUHAN YESUS MEMANGGIL Kidung Keesaan (KK) 444 - TINGGALLAH DALAM YESUS Kidung Keesaan (KK) 445 - YESUS MEMANGGIL Kidung Keesaan (KK) 446 - HALELU, HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 447 - AKU MILIKMU,YESUS, TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 448 - BAGI YESUS KUSERAHKAN Kidung Keesaan (KK) 449 - BERSERAH KEPADA YESUS Kidung Keesaan (KK) 450 - DI SALIBMU ‘KU SUJUD Kidung Keesaan (KK) 451 - IKUT DIKAU SAJA, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 452 - KEPADA TUHAN DAN ALLAHKU Kidung Keesaan (KK) 453 - ‘KU DIUBAHNYA Kidung Keesaan (KK) 454 - ‘KU INGIN BERPERANGAI Kidung Keesaan (KK) 455 - ‘KU MAU BERJALAN DENGAN JURUS’LAMATKU Kidung Keesaan (KK) 456 - PADA KAKI SALIBMU Kidung Keesaan (KK) 457 - TUHAN, AMBIL HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 458 - YA KASIH YANG MERANGKULKU Kidung Keesaan (KK) 459 - ‘KU BERSANDAR PADANYA Kidung Keesaan (KK) 460 - MARI BERSYUKUR KEPADA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 461a - BERSYUKUR KEPADA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 461b - BERSYUKUR KEPADA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 462 - MARI BERSYUKUR SEMUA Kidung Keesaan (KK) 463 - KURANGKAI NADA MENJADI LAGU Kidung Keesaan (KK) 464 - SEKARANG B’RI SYUKUR Kidung Keesaan (KK) 465 - SELAMA BUMI DIDIAMI Kidung Keesaan (KK) 466 - SYUKUR PADAMU, YA ALLAH Kidung Keesaan (KK) 467 - TABUH GENDANG! Kidung Keesaan (KK) 468 - T’RIMA KASIH, YA TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 469 - TUHAN, PENCIPTA SEMESTA Kidung Keesaan (KK) 470 - UCAP SYUKUR PADA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 471 - TUHAN, KAMI BERSYUKUR Kidung Keesaan (KK) 472 - YA TUHAN, ‘KU BERSYUKUR Kidung Keesaan (KK) 473 - YESUS, ENGKAU TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 474 - UCAPKAN SYUKUR BAGI ALLAH Kidung Keesaan (KK) 475 - BAGAI BUNGA BAKUNG Kidung Keesaan (KK) 476 - BERLIMPAH SUKACITA DI HATIKU Kidung Keesaan (KK) 477 - BETAPA INDAH HARINYA Kidung Keesaan (KK) 478 - DI SAAT INI KUANGKAT TEMBANG Kidung Keesaan (KK) 479 - ‘KU BERBAHAGIA Kidung Keesaan (KK) 480 - PUJI TUHAN, HALELUYA! Kidung Keesaan (KK) 481 - TERPUJI ENGKAU, ALLAH MAHABESAR Kidung Keesaan (KK) 482a - SUKACITA HATIKU Kidung Keesaan (KK) 482b - SUKACITA HATIKU Kidung Keesaan (KK) 483 - TUHAN, BETAPA BANYAKNYA Kidung Keesaan (KK) 484 - YESUS SEGALA-GALANYA Kidung Keesaan (KK) 485 - AKU PERCAYA ATAS KEBAIKAN TUHAN Kidung Keesaan (KK) 486 - BADAI MENGAMUK, YA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 487 - DALAM SUKA, DALAM DUKA Kidung Keesaan (KK) 488 - DATANGLAH, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 489 - KALA HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 490 - KETIKA BADAI MENERJANG HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 491 - ‘KU BERSIMPUH MENGHADAPMU Kidung Keesaan (KK) 492 - TAK MUDAH JALANKU Kidung Keesaan (KK) 493 - TOPAN TAK PUTUS MEMUKUL Kidung Keesaan (KK) 494 - SEKALIPUN BUMI BERUBAH Kidung Keesaan (KK) 495 - BILA TOPAN K’RAS MELANDA HIDUPMU Kidung Keesaan (KK) 496a - ALLAHMU BENTENG YANG TEGUH Kidung Keesaan (KK) 496b - ALLAHMU BENTENG YANG TEGUH Kidung Keesaan (KK) 497 - DI BADAI TOPAN DUNIA Kidung Keesaan (KK) 498 - HIDUP YANG PENUH BERBEBAN Kidung Keesaan (KK) 499 - ‘KAU SUKACITA Kidung Keesaan (KK) 500 - KITA ‘KAN MENANG Kidung Keesaan (KK) 501 - LAWANLAH GODAAN Kidung Keesaan (KK) 502 - SETIALAH Kidung Keesaan (KK) 503 - BERSAMA YESUS ‘KU TETAP TEGUH Kidung Keesaan (KK) 504 - ADALAH SEORANG MENABURKAN BENIH Kidung Keesaan (KK) 505 - BAGAI KAPAL YANG BERLAYAR Kidung Keesaan (KK) 506 - BAHT’RA YANG DIPANDU YESUS Kidung Keesaan (KK) 507 - BERKILAT HALILINTAR Kidung Keesaan (KK) 508 - BINTANG PANDANGANKU Kidung Keesaan (KK) 509 - DI DALAM SUKA Kidung Keesaan (KK) 510 - DI JALAN ‘KU DIIRINGI Kidung Keesaan (KK) 511 - GEMBALA BAIK BERSULING NAN MERDU Kidung Keesaan (KK) 512 - GEMBALAKU ALLAH Kidung Keesaan (KK) 513 - GEMBALAKU TUHAN! Kidung Keesaan (KK) 514 - ANDAIKAN KASIHMU TIDAK MERANGKULKU Kidung Keesaan (KK) 515 - HAI, JANGAN SENDIRIAN Kidung Keesaan (KK) 516 - HANYA TUHAN SUMBER HIKMAT Kidung Keesaan (KK) 517 - HUJAN BERKAT ‘KAN TERCURAH Kidung Keesaan (KK) 518 - JANGANLAH TAKUT Kidung Keesaan (KK) 519 - KASIH TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 520 - ‘KAU PERKASA, ‘KU LEMAH Kidung Keesaan (KK) 521 - KAULAH, YA, TUHAN, SURYA HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 522 - KIDUNG YANG MERDU DI HATIKU Kidung Keesaan (KK) 523 - ‘KU INGIN SELALU DEKAT PADAMU Kidung Keesaan (KK) 524 - KUDAKI JALAN MULIA Kidung Keesaan (KK) 525 - KUPERLUKAN JURUS’LAMAT Kidung Keesaan (KK) 526 - MAKIN DEKAT, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 527 - SEINDAH SIANG DISINARI TERANG Kidung Keesaan (KK) 528 - SEJAHTERA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 529 - SEPERTI WANITA DI PINGGIR SUMUR Kidung Keesaan (KK) 530 - SERAHKAN PADA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 531 - SERAHKANLAH SEGALA KUATIRMU Kidung Keesaan (KK) 532 - TAK ‘KU TAHU ‘KAN HARI ESOK Kidung Keesaan (KK) 533 - TENANGLAH KINI HATIKU Kidung Keesaan (KK) 534 - TERSEMBUNYI UJUNG JALAN Kidung Keesaan (KK) 535 - TIAP LANGKAHKU Kidung Keesaan (KK) 536 - TOLONG AKU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 537 - TENTERAMLAH, HAI JIWAKU Kidung Keesaan (KK) 538 - TUHAN, ‘KAU GEMBALA KAMI Kidung Keesaan (KK) 539 - TUHAN, PIMPIN ANAKMU Kidung Keesaan (KK) 540 - TUHAN SAMBUT JIWAKU Kidung Keesaan (KK) 541 - TUHAN YESUS SAHABATKU Kidung Keesaan (KK) 542 - TUNTUN AKU, TUHAN ALLAH Kidung Keesaan (KK) 543 - YA CAH’YA KASIH, JALANKU KELAM Kidung Keesaan (KK) 544 - YA TUHAN, BIMBING AKU Kidung Keesaan (KK) 545 - YESUS KRISTUS KEHIDUPAN DUNIA Kidung Keesaan (KK) 546 - YESUS SAYANG PADAKU Kidung Keesaan (KK) 547 - JANGANLAH ‘KAU TAKUT Kidung Keesaan (KK) 548 - ALLAH ADALAH KASIH Kidung Keesaan (KK) 549 - BERKUMANDANG SUARA DARI SEBERANG Kidung Keesaan (KK) 550 - HIDUP YANG JUJUR Kidung Keesaan (KK) 551 - JANGANLAH KUMPULKAN HARTA DUNIA Kidung Keesaan (KK) 552 - JIKA PADAKU DITANYAKAN Kidung Keesaan (KK) 553 - LADANG MENGUNING Kidung Keesaan (KK) 554 - LIHATLAH SEKELILINGMU Kidung Keesaan (KK) 555 - MASIH BANYAK ORANG BERJALAN Kidung Keesaan (KK) 556 - MERCU SUAR KASIH BAPA Kidung Keesaan (KK) 557 - PAKAILAH WAKTU ANUG’RAH TUHANMU Kidung Keesaan (KK) 558 - SEMUA ORANG INGINKAN KEBENARAN Kidung Keesaan (KK) 559 - TAAT, SETIA, BERTEKAD YANG BULAT Kidung Keesaan (KK) 560 - TUHAN MEMANGGILMU Kidung Keesaan (KK) 561 - TUHAN, TOLONGLAH, BANGUNKAN IMAN Kidung Keesaan (KK) 562 - JIKA DIRIMU Kidung Keesaan (KK) 563 - KASIH ITU SABAR Kidung Keesaan (KK) 564 - MASIHKAH DI HATI Kidung Keesaan (KK) 565 - KASIH PASTI LEMAH LEMBUT Kidung Keesaan (KK) 566 - KITA SATU TUBUH Kidung Keesaan (KK) 567 - AKU GEREJA, ‘KAU PUN GEREJA Kidung Keesaan (KK) 568 - ALANGKAH BAHAGIANYA Kidung Keesaan (KK) 569 - SALAM KAWANKU Kidung Keesaan (KK) 570 - ALANGKAH BAIK DAN INDAHNYA Kidung Keesaan (KK) 571 - ALANGKAH INDAHNYA Kidung Keesaan (KK) 572 - DI DALAM KRISTUS BERTEMU Kidung Keesaan (KK) 573 - DALAM ROH YESUS KRISTUS Kidung Keesaan (KK) 574 - JIKA SENDIRI Kidung Keesaan (KK) 575 - O ALANGKAH BAIK DAN INDAHNYA Kidung Keesaan (KK) 576 - O, BETAPA INDAHNYA Kidung Keesaan (KK) 577 - SATU TUBUH BEDA KARUNIA Kidung Keesaan (KK) 578 - TUHAN ALLAH BESERTA ENGKAU Kidung Keesaan (KK) 579 - APALAH ARTI IBADAHMU Kidung Keesaan (KK) 580 - B’RAPA LAMA KITA BERNYANYI Kidung Keesaan (KK) 581 - JIKALAU KRISTUS PENOLONGKU Kidung Keesaan (KK) 582 - YANG KAUPERBUAT BAGI SAUDARAKU Kidung Keesaan (KK) 583 - YESUS MENGINGINKAN DAKU Kidung Keesaan (KK) 584 - PAKAILAH SELURUH HIDUPMU Kidung Keesaan (KK) 585 - DI HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 586 - KAMU ADALAH GARAM DUNIA Kidung Keesaan (KK) 587 - ‘KAU TETAP TUHANKU, YESUS Kidung Keesaan (KK) 588 - KENDATI HIDUPKU TENT’RAM Kidung Keesaan (KK) 589 - ‘KU BEROLEH BERKAT Kidung Keesaan (KK) 590 - ‘KU DISALIBKAN DENGAN TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 591 - ‘KU SUKA MENUTURKAN Kidung Keesaan (KK) 592 - LANGIT MENCERITAKAN Kidung Keesaan (KK) 593 - PERUBAHAN BESAR Kidung Keesaan (KK) 594 - SALIB KUDUS Kidung Keesaan (KK) 595 - SEKALIPUN DIRIKU DAPAT BERKATA-KATA Kidung Keesaan (KK) 596 - SATUKANLAH KAMI, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 597 - BATU PENJURU G’REJA Kidung Keesaan (KK) 598 - INSAN DICIPTAKAN Kidung Keesaan (KK) 599 - KITA SATU DI DALAM TUHAN Kidung Keesaan (KK) 600 - SERIKAT PERSAUDARAAN Kidung Keesaan (KK) 601 - KUMULAI DARI DIRI SENDIRI Kidung Keesaan (KK) 602 - BENANG YANG KUSUT Kidung Keesaan (KK) 603 - BERBAHAGIA TIAP RUMAH TANGGA Kidung Keesaan (KK) 604 - DALAM RUMAH YANG GEMBIRA Kidung Keesaan (KK) 605 - DI WAKTU ‘KU MASIH KECIL Kidung Keesaan (KK) 606 - INILAH RUMAH KAMI Kidung Keesaan (KK) 607 - ISTRI YANG TERAMAT BAIK Kidung Keesaan (KK) 608 - KELUARGA HIDUP INDAH Kidung Keesaan (KK) 609 - KELUARGA YANG DAMAI Kidung Keesaan (KK) 610 - KERUKUNAN DALAM RUMAH TANGGA Kidung Keesaan (KK) 611 - OH, IBUKU TERSAYANG Kidung Keesaan (KK) 612 - PENDIDIKAN Kidung Keesaan (KK) 613 - PENDIDIKAN YANG BAIK Kidung Keesaan (KK) 614 - TANGGUNG JAWAB SEORANG AYAH Kidung Keesaan (KK) 615 - TUHAN, LINDUNGI ANAK-ANAK Kidung Keesaan (KK) 616 - AJAIB BENAR KASIH TUHAN Kidung Keesaan (KK) 617 - ANDAIKAN SURYA PAGI TERSEMBUNYI Kidung Keesaan (KK) 618 - BILA KUTOLEH JALAN HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 619 - SAMPAI MEMUTIH RAMBUTKU Kidung Keesaan (KK) 620 - SERING KUTANYA PADA DIRIKU Kidung Keesaan (KK) 621 - TINGGAL SERTAKU Kidung Keesaan (KK) 622 - YA TUHAN, ENGKAU PERLINDUNGANKU Kidung Keesaan (KK) 623 - ADA SAATNYA TUBUH LEMAH Kidung Keesaan (KK) 624 - AKU MAU TIDUR Kidung Keesaan (KK) 625 - APAPUN JUGA MENIMPAMU Kidung Keesaan (KK) 626 - JALANKU BERTABUR DURI Kidung Keesaan (KK) 627 - OH, TUHAN YESUS Kidung Keesaan (KK) 628 - SANG MAHA TABIB T’LAH DEKAT Kidung Keesaan (KK) 629 - SEMBUHKAN AKU, YA TUHAN Kidung Keesaan (KK) 630 - KAMU YANG LETIH LESU Kidung Keesaan (KK) 631 - YA TUHAN, KASIHANI YANG SAKIT Kidung Keesaan (KK) 632 - JANGAN KAMI DITEGUR Kidung Keesaan (KK) 633 - BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK Kidung Keesaan (KK) 634 - BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN Kidung Keesaan (KK) 635 - BILA BADAI HIDUP MENERPAMU Kidung Keesaan (KK) 636 - BILA BADAI HIDUP TURUN Kidung Keesaan (KK) 637 - BILA DUKA MENERPA Kidung Keesaan (KK) 638 - DALAM RUMAH BAPAKU Kidung Keesaan (KK) 639 - DI BALIK MALAM Kidung Keesaan (KK) 640 - HARAP AKAN TUHAN Kidung Keesaan (KK) 641 - JALAN HIDUP TAK SELALU Kidung Keesaan (KK) 642 - JANJI YANG MANIS Kidung Keesaan (KK) 643 - JIKALAU GANDUM Kidung Keesaan (KK) 644 - KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN Kidung Keesaan (KK) 645 - KELAK AKAN BERJUMPA Kidung Keesaan (KK) 646 - YESUS, JURUS’LAMAT KAMI Kidung Keesaan (KK) 647 - KUNYALAKAN LILIN MUNGIL Kidung Keesaan (KK) 648 - MELEWATI LEMBAH AIR MATA Kidung Keesaan (KK) 649 - TENANG DAN SABARLAH Kidung Keesaan (KK) 650 - TUHAN SUMBER PENGHIBURAN Kidung Keesaan (KK) 651 - AKU HAMBAMU, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 652 - PADAMU, YESUS, KAMI SERAHKAN Kidung Keesaan (KK) 653 - SYUKUR KAMI PADAMU Kidung Keesaan (KK) 654 - YA TUHAN, RAJAKU Kidung Keesaan (KK) 655 - MATAHARI MULAI BERSINAR Kidung Keesaan (KK) 656 - LEWATLAH MALAM YANG GELAP Kidung Keesaan (KK) 657 - NIKMAT BENAR Kidung Keesaan (KK) 658 - TERANG MATAHARI Kidung Keesaan (KK) 659 - DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH Kidung Keesaan (KK) 660 - TERBITLAH KINI SANG MATAHARI Kidung Keesaan (KK) 661 - DI HENINGNYA MALAM INI Kidung Keesaan (KK) 662 - DI UFUK BARAT Kidung Keesaan (KK) 663 - ‘KAU MUTIARA HATIKU Kidung Keesaan (KK) 664 - HARI PUN BERLALU Kidung Keesaan (KK) 665 - KINI BADANKU LELAH Kidung Keesaan (KK) 666 - PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN Kidung Keesaan (KK) 667 - NYANYIAN MALAM YANG TEDUH Kidung Keesaan (KK) 668 - PUJIAN MALAM YANG TENANG Kidung Keesaan (KK) 669 - SURYA TELAH BERSEMBUNYI Kidung Keesaan (KK) 670 - YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR Kidung Keesaan (KK) 671 - B’RILAH, BAPA, HARI INI Kidung Keesaan (KK) 672 - TUHAN, DENGARLAH DOA KAMI Kidung Keesaan (KK) 673 - BAPA DI SURGA Kidung Keesaan (KK) 674 - DENGARKANLAH, YA TUHANKU Kidung Keesaan (KK) 675 - INDAHNYA SAAT YANG TEDUH Kidung Keesaan (KK) 676 - JIKA JIWAKU BERDOA Kidung Keesaan (KK) 677 - NAIKKAN DOA TAK ENGGAN Kidung Keesaan (KK) 678 - BAPA, AKU BERDOA Kidung Keesaan (KK) 679 - TUHAN, AJARKANLAH KEHENDAKMU Kidung Keesaan (KK) 680 - TUHAN, ENGKAULAH HADIR Kidung Keesaan (KK) 681 - TUHANKU, BILA HATI KAWANKU Kidung Keesaan (KK) 682 - YA TUHAN, ISI HIDUPKU Kidung Keesaan (KK) 683 - YA BAPA, JAMAH ANAKMU Kidung Keesaan (KK) 684 - YA TUHAN, TIAP JAM Kidung Keesaan (KK) 685 - YESUS KAWAN YANG SEJATI Kidung Keesaan (KK) 686 - AKU BAHAGIA Kidung Keesaan (KK) 687 - MARILAH MEMUJI Kidung Keesaan (KK) 688 - SEJENAK AKU MENOLEH Kidung Keesaan (KK) 689 - ALLAH BAPA MAHAAGUNG Kidung Keesaan (KK) 690 - ALLAH BAPA, TUHAN Kidung Keesaan (KK) 691 - BILA NAMPAK OLEHKU Kidung Keesaan (KK) 692 - SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN Kidung Keesaan (KK) 693 - MENGHADAPI HARI ESOK Kidung Keesaan (KK) 694 - MARI MENCANGKUL SAWAH LADANGMU Kidung Keesaan (KK) 695 - KEPADAMU, YA TUHAN ALLAH Kidung Keesaan (KK) 696 - MANUSIA YANG MELUKU Kidung Keesaan (KK) 697 - SAYUR KUBIS JATUH HARGA Kidung Keesaan (KK) 698 - TUHAN INGINKAN ANAK-ANAKNYA Kidung Keesaan (KK) 699 - DAMAI DI DUNIA Kidung Keesaan (KK) 700 - HIDUP DALAM PERDAMAIAN Kidung Keesaan (KK) 701 - JAWABLAH TEMANMU Kidung Keesaan (KK) 702 - HIDUP DALAM TUHAN SUNGGUH MANISÉ Kidung Keesaan (KK) 703 - HIDUP RUKUN DAN DAMAI Kidung Keesaan (KK) 704 - KEBERAGAMAN Kidung Keesaan (KK) 705 - KENAPA TIMBUL PERPECAHAN Kidung Keesaan (KK) 706 - MASIH ADAKAH DI DALAM HATI Kidung Keesaan (KK) 707 - BERUSAHA TERUS Kidung Keesaan (KK) 708 - KATAKAN TIDAK MEMAKAI NARKOBA Kidung Keesaan (KK) 709 - OH, TERLUNTA-LUNTA Kidung Keesaan (KK) 710 - MEMBAYAR PAJAK Kidung Keesaan (KK) 711 - HIDUP NELAYAN PENUH TANTANGAN Kidung Keesaan (KK) 712 - ‘KAU TAK KENAL LELAH BERKARYA Kidung Keesaan (KK) 713 - LEWAT KERJA KERAS Kidung Keesaan (KK) 714 - LIHAT, FAJAR SUDAH MEREKAH Kidung Keesaan (KK) 715 - LIHATLAH HAMPARAN SAWAH Kidung Keesaan (KK) 716 - PURNA TUGAS Kidung Keesaan (KK) 717 - BANGKITLAH, WAHAI PEMUDA INDONESIA Kidung Keesaan (KK) 718 - BERKIBARLAH SANG MERAH PUTIH Kidung Keesaan (KK) 719 - BETAPA TIDAK KITA BERSYUKUR Kidung Keesaan (KK) 720 - BHINNEKA TUNGGAL IKA Kidung Keesaan (KK) 721 - INDONESIA, NEGARAKU Kidung Keesaan (KK) 722 - JANGANLAH DIAM Kidung Keesaan (KK) 723 - NEGARAKU INDONESIA Kidung Keesaan (KK) 724 - OH, INDONESIA TUMPAH DARAHKU Kidung Keesaan (KK) 725 - PEMUDA BANGSAKU Kidung Keesaan (KK) 726 - SATU TANAH AIR Kidung Keesaan (KK) 727 - SUBURLAH, SUBUR TANAH AIRKU Kidung Keesaan (KK) 728 - BETAPA INDAH ALAM SEMESTA Kidung Keesaan (KK) 729 - AIR YANG JERNIH Kidung Keesaan (KK) 730 - HUTAN DAN RIMBA Kidung Keesaan (KK) 731 - INDAH ALAM SEMESTA Kidung Keesaan (KK) 732 - KARUNIA TUHAN YANG AGUNG Kidung Keesaan (KK) 733 - SEMAK BELUKAR MENGERING Kidung Keesaan (KK) 734 - TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI Kidung Keesaan (KK) 735 - MARI KITA MEWARTAKAN Kidung Keesaan (KK) 736 - ALLAH MENGUTUS Kidung Keesaan (KK) 737 - BANGKITLAH, GEREJA Kidung Keesaan (KK) 738 - DUNIA DALAM RAWA PAYA Kidung Keesaan (KK) 739 - HAI BANGKIT BAGI YESUS Kidung Keesaan (KK) 740 - INGAT AKAN NAMA YESUS Kidung Keesaan (KK) 741 - JADILAH TELADAN DUNIA Kidung Keesaan (KK) 742 - KASIH PALING AGUNG Kidung Keesaan (KK) 743 - KELUAR DARI KAUM Kidung Keesaan (KK) 744 - KIRANYA ALLAH MENGASIHANI KITA Kidung Keesaan (KK) 745 - KITA HARUS MEMBAWA BERITA Kidung Keesaan (KK) 746 - KUASAMU DAN NAMAMULAH Kidung Keesaan (KK) 747 - KUUTUS ‘KAU Kidung Keesaan (KK) 748 - MAJU, LASKAR KRISTUS Kidung Keesaan (KK) 749 - MARI SEBARKAN INJIL Kidung Keesaan (KK) 750 - MARILAH, MARILAH, HAI SAUDARA Kidung Keesaan (KK) 751 - NAMA YESUS TERMULIA Kidung Keesaan (KK) 752 - TUHAN MENGUTUS KITA Kidung Keesaan (KK) 753 - YESUS DIUTUS BAPA Kidung Keesaan (KK) 754a - BAPA KAMI Kidung Keesaan (KK) 754b - BAPA KAMI Kidung Keesaan (KK) 755 - KAMI MEMUJI DIKAU Kidung Keesaan (KK) 756 - KAR’NA ENGKAULAH Kidung Keesaan (KK) 757 - PUJI, SYUKUR, HORMAT Kidung Keesaan (KK) 758 - KEMULIAAN BAGI ALLAH BAPA Kidung Keesaan (KK) 759 - KEMULIAAN BAGI BAPA Kidung Keesaan (KK) 760 - KEPADAMU PUJI-PUJIAN Kidung Keesaan (KK) 761a - PUJILAH KHALIK SEMESTA Kidung Keesaan (KK) 761b - PUJILAH KHALIK SEMESTA Kidung Keesaan (KK) 762 - DAMAI SEJAHTERA ALLAH Kidung Keesaan (KK) 763 - O, BERKATI KAMI Kidung Keesaan (KK) 764 - ANUG’RAH TUHAN KITA, YESUS KRISTUS Kidung Keesaan (KK) 765 - KASIH TUHAN MENGIRINGIMU Kidung Keesaan (KK) 766 - HALELUYA, HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767a - HALELUYA (3X) Kidung Keesaan (KK) 767b - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767c - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767d - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767e - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767f - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767g - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 767h - HALELUYA Kidung Keesaan (KK) 768a - HALELUYA! AMIN! Kidung Keesaan (KK) 768b - HALELUYA! AMIN! Kidung Keesaan (KK) 769 - HALELUYA, PUJILAH TUHANMU Kidung Keesaan (KK) 770 - NYANYIKANLAH HALELUYA! Kidung Keesaan (KK) 771a - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771b - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771c - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771d - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771e - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771f - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771g - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771h - AMIN Kidung Keesaan (KK) 771i - AMIN Kidung Keesaan (KK) 772 - AMIN, HALELUYA!