Kidung Keesaan/Natal
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| ⇦ KK 159 | KK 161 ⇨ |
KK160: ANAK YANG DIJANJI
do=a 4/4 MM ± 108
| 1 |
Anak yang dijanji, Anak yang ditunggu, |
|
|
Reff: |
Imanuel, Imanuel, Allah menyertai kita. | |
| 2 |
Raja yang perkasa, yang membawa damai, |
Syair: Nande Rohani Bangun, 1978
Lagu: Nande Rohani Bangun, 1978
ANAK YANG DIJANJI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 160 - ANAK YANG DIJANJI
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "ALAM RAYA BERKUMANDANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "ANAK YANG DIJANJI" sebelumnya.
| ⇦ KK 160 | KK 162 ⇨ |
KK161: ALAM RAYA BERKUMANDANG
do=g 4/4 MM ± 112
| 1 |
Alam raya berkumandang oleh pujian mulia; |
|
| 2 |
Hai gembala, kar’na apa sambutan ini menggegar? | |
| 3 |
Sudah lahir Jurus’lamat, itu berita lagunya. | |
| 4 |
Ikutilah, hai gembala, nyanyian surga yang merdu; | |
| 5 |
Mari, kita pun ke sana untuk melihat Putera. |
Syair: Les anges dans nos compagnes, Nyanyian Natal Prancis, 1700, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Lagu Natal Prancis, 1700
ALAM RAYA BERKUMANDANG |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 161 - ALAM RAYA BERKUMANDANG
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "ANAK MARIA DALAM PALUNGAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "ALAM RAYA BERKUMANDANG" sebelumnya.
| ⇦ KK 161 | KK 163 ⇨ |
KK162: ANAK MARIA DALAM PALUNGAN
do=c 9/8 MM ± 54
| 1 |
Anak Maria dalam palungan, |
|
| 2 |
Hidup-Nya suci waktu di dunia, | |
| 3 |
Sabda nubuat: Ia Mesias; |
Syair: Child in the Manger, Mary McDonald (1817-1890), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Inggris (Gaelic)
ANAK MARIA DALAM PALUNGAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 162 - ANAK MARIA DALAM PALUNGAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERNYANYILAH MERDU" mengabaikan kunci pengurutan baku "ANAK MARIA DALAM PALUNGAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 162 | KK 164 ⇨ |
KK163: BERNYANYILAH MERDU
do=g 6/8 MM ± 52
| 1 |
Bernyanyilah merdu, lambungkanlah syukur! |
|
| 2 |
O Bayi yang lemah, hatiku hiburlah; | |
| 3 |
Pada-Mu yang lembut ‘ku datang bertelut. | |
| 4 |
Di surga bergema nyanyian Gloria: |
Syair: In ndulci jubilo/Good Christian men, rejoice, Nyanyian Natal, 1300/Latin, 1400, terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Jerman, 1300
BERNYANYILAH MERDU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 163 - BERNYANYILAH MERDU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "BINTANG-BINTANG CEMERLANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERNYANYILAH MERDU" sebelumnya.
| ⇦ KK 163 | KK 165 ⇨ |
KK164: BINTANG-BINTANG CEMERLANG
do=f 4/4 MM ± 80
| 1 |
Bintang-bintang cemerlang pada langit yang cerah, |
|
| 2 |
Mari kita bergegas menyembah Sang Penebus, |
Syair: Moon and Stars on Christmas Eve, Frank Wilson Price, 1934, terj. E.L. Pohan Shn, 1965
Lagu: Bliss Wiant, 1934
BINTANG-BINTANG CEMERLANG |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 164 - BINTANG-BINTANG CEMERLANG
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DALAM KOTA RAJA DAUD" mengabaikan kunci pengurutan baku "BINTANG-BINTANG CEMERLANG" sebelumnya.
| ⇦ KK 164 | KK 166a ⇨ |
KK165: DALAM KOTA RAJA DAUD
do=g 4/4 MM ± 80
| 1 |
Dalam kota Raja Daud |
|
| 2 |
Ia turun dari surga, | |
| 3 |
Waktu Ia kanak-kanak, | |
| 4 |
Tak berbeda dari kita, | |
| 5 |
Nanti kita pun melihat | |
| 6 |
Bukan dalam kandang hina |
Syair: Once in Royal David’s City, Cecil Frances Alexander, 1848, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Hanry John Gauntlett, 1849
DALAM KOTA RAJA DAUD |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 165 - DALAM KOTA RAJA DAUD
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI DALAM PALUNGAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DALAM KOTA RAJA DAUD" sebelumnya.
| ⇦ KK 165 | KK 166b ⇨ |
KK166a: DI DALAM PALUNGAN
do=f 3/4 MM ± 84
| 1 |
Di dalam palungan, tiada yang lain, |
|
| 2 |
Ternak bersuara membangunkan-Nya, | |
| 3 |
Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku: |
Syair: Away in a Manger, William James Kirkpatrick, 1895, terj. Yamuger, 1980
Lagu: William James Kirkpatrick, 1895
DI DALAM PALUNGAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 166a - DI DALAM PALUNGAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| ⇦ KK 166a | KK 167 ⇨ |
KK166b: DI DALAM PALUNGAN
do=f 3/4 MM ± 104
| 1 |
Di dalam palungan, tiada yang lain, |
|
| 2 |
Ternak bersuara membangunkan-Nya, | |
| 3 |
Ya Yesus, Tuhanku, dengar doaku: |
Syair: Away in a Manger, William James Kirkpatrick, 1895, terj. Yamuger, 1980
Lagu: James Ramsay Murray (1841-1905)
DI DALAM PALUNGAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 166b - DI DALAM PALUNGAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI BETLEHEM T’LAH LAHIR" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI DALAM PALUNGAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 166b | KK 168 ⇨ |
KK167: DI BETLEHEM T’LAH LAHIR
do=g 4/4 MM ± 104
| 1 |
Di Betlehem t’lah lahir seorang Putera. |
|
| 2 |
Hatiku kubenamkan di dalam kasih-Nya; | |
| 3 |
Ya Yesus, ‘Kau kucinta sepanjang hidupku; | |
| 4 |
Tandanya kuaminkan jaminan janji-Mu: |
Syair: Zu Bethlehem geboren, Friedrich von Spee, 1637, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Prancis, 1599/Jerman, 1638
DI BETLEHEM T’LAH LAHIR |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 167 - DI BETLEHEM T’LAH LAHIR
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI MALAM SUNYI BERGEMA" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI BETLEHEM T’LAH LAHIR" sebelumnya.
| ⇦ KK 167 | KK 169 ⇨ |
KK168: DI MALAM SUNYI BERGEMA
do=bes 6/8 MM ± 48
| 1 |
Di malam sunyi bergema nyanyian mulia. |
|
| 2 |
Tetap malaikat menembus angkasa yang gelap, | |
| 3 |
Tetapi dosa pun tetap melanda dunia, | |
| 4 |
Hai, kamu yang menanggung b’rat, yang hidup tertekan, | |
| 5 |
T’lah hampir penggenapannya nubuat kaum nabi: |
Syair: It Came upon a Midnight Clear, Edmund Hamilton Sears, 1849, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Richard Storrs Willis, 1850
DI MALAM SUNYI BERGEMA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 168 - DI MALAM SUNYI BERGEMA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI PALUNGAN DIBARINGKAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI MALAM SUNYI BERGEMA" sebelumnya.
| ⇦ KK 168 | KK 170 ⇨ |
KK169: DI PALUNGAN DIBARINGKAN
do=f 2/4 MM ± 96
| 1 |
Di palungan dibaringkan Putra Allah yang kudus; |
|
| 2 |
Berbahagia semua yang mendapat kabarnya, | |
| 3 |
Hatiku Engkau dapati bagai kandang tak bersih; | |
| 4 |
Dan kepada tiap orang yang hatinya membeku, |
Syair: Cradled in a Manger Meanly, George Stringer Rowe (1830-1913), terj. Yamuger, 1981
Lagu: Plymouth Collection, 1855
DI PALUNGAN DIBARINGKAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 169 - DI PALUNGAN DIBARINGKAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DUNIA KEDINGINAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI PALUNGAN DIBARINGKAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 169 | KK 171 ⇨ |
KK170: DUNIA KEDINGINAN
do=f 4/4 MM ± 88
| 1 |
Dunia kedinginan, kaku membeku: |
|
| 2 |
Tapi Firman Allah tak terbelenggu: | |
| 3 |
Segenap malaikat memuliakan-Nya | |
| 4 |
Kuberikan apa, Yesus, bagi-Mu? |
Syair: In the Bleak Midwinter, Christina Georgina Rossetti, 1872, terj. H.A. Pandopo, 1981 (bait ke-1-3), Yamuger, 1981 (bait ke-4)
Lagu: Gustav Theodore Holst (1874-1934)
DUNIA KEDINGINAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 170 - DUNIA KEDINGINAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "GEMBALA YANG ADA DI PADANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "DUNIA KEDINGINAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 170 | KK 172 ⇨ |
KK171: GEMBALA YANG ADA DI PADANG
do=g 6/8 MM ± 52
| 1 |
Gembala yang ada di padang |
|
| 2 |
Setiba mereka di sana | |
| 3 |
Ya Anak yang rela terbaring |
Syair: Der herdertjes lagen bij nachte, Nyanyian Natal Belanda, 1700/1852, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Belanda, 1700/1852
GEMBALA YANG ADA DI PADANG |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 171 - GEMBALA YANG ADA DI PADANG
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "GERANGAN BAYI APAKAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "GEMBALA YANG ADA DI PADANG" sebelumnya.
| ⇦ KK 171 | KK 173 ⇨ |
KK172: GERANGAN BAYI APAKAH
la=e 6/8 MM ± 44
| 1 |
Gerangan bayi apakah |
|
|
Reff: |
Inilah Rajamu | |
| 2 |
Mengapa Dia terletak | |
| 3 |
Bawakan mas, mur dan menyan |
Syair: What Child Is This, William Chatterton Dix, 1865, terj. E.L. Pohan Shn, 1974
Lagu: Tradisional Inggris, 1500/1600
GERANGAN BAYI APAKAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 172 - GERANGAN BAYI APAKAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "GITA SURGA BERGEMA" mengabaikan kunci pengurutan baku "GERANGAN BAYI APAKAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 172 | KK 174 ⇨ |
KK173: GITA SURGA BERGEMA
do=g 4/4 MM ± 96
| 1 |
Gita surga bergema, “Lahir Raja mulia! |
|
| 2 |
Yang di surga disembah, Kristus, Raja yang baka, | |
| 3 |
Raja Damai yang besar, Surya Hidup yang benar, |
Syair: Hark! The Herald Angels Sing, Charles Wesley, 1739, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Felix Mendelssohn-Bartholdy, 1840, disesuaikan oleh William Hayman Cummings, 1856
GITA SURGA BERGEMA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 173 - GITA SURGA BERGEMA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI ANAK SEMUA" mengabaikan kunci pengurutan baku "GITA SURGA BERGEMA" sebelumnya.
| ⇦ KK 173 | KK 175 ⇨ |
KK174: HAI ANAK SEMUA
do=e 2/4 MM ± 88
| 1 |
Hai anak semua, cepat marilah! |
|
| 2 |
O, lihatlah Dia bersinar terang, | |
| 3 |
Terbaringlah Ia di rumput kering; | |
| 4 |
Sekarang pun kita hendak bertelut | |
| 5 |
Dan kita berdoa: ya Yesus kudus, | |
| 6 |
Terimalah hati yang kami beri, |
Syair: Ihr Kinderlein, kommet, Christoph von Schmidt, 1811, terj. H.A. Pandopo, 1977/1981
Lagu: Johann Abraham Peter Schulz, 1794
HAI ANAK SEMUA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 174 - HAI ANAK SEMUA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI ANAK SEMUA" sebelumnya.
| ⇦ KK 174 | KK 176 ⇨ |
KK175: HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT
do=c 6/8 MM ± 40
| 1 |
Hai, dengar tembang malaikat |
|
|
Reff: |
Damai surga diberi-Nya | |
| 2 |
Yesus datang dalam dunia | |
| 3 |
Peraduan-Nya palungan, | |
| 4 |
Di palungan dan salib-Nya |
Syair: Heerlijk klonk het lied der englen, Johannes Corstianus de Puy (1835-1924), terj. Yamuger, 1982 (bait ke-2 menurut nyanyian Dua Sahabat Lama karya C.Ch.J. Schröder dan Isaak Tupamahu)
Lagu: Sekolah Minggu Inggris
HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 175 - HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI DUNIA, GEMBIRALAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, DENGAR TEMBANG MALAIKAT" sebelumnya.
| ⇦ KK 175 | KK 177 ⇨ |
KK176: HAI DUNIA, GEMBIRALAH
do=d 2/4 MM ± 92
| 1 |
Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu! |
|
| 2 |
Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus! | |
| 3 |
Janganlah dosa menetap di ladang dunia. | |
| 4 |
Dialah Raja semesta, benar dan mulia. |
Syair: Joy to the World, Isaac Watts, 1719, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Lowell Mason (1792-1872), pada tema Georg Friedrich Händel, 1742
HAI DUNIA, GEMBIRALAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 176 - HAI DUNIA, GEMBIRALAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI GEMBALA EFRATA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI DUNIA, GEMBIRALAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 176 | KK 178 ⇨ |
KK177: HAI GEMBALA EFRATA
do=es 6/8 MM ± 52
| 1 |
Hai gembala Efrata, |
|
| 2 |
Betlehem di Efrata, | |
| 3 |
Persembahan apakah |
Syair: Herders, hoe ontwaakt gij niet?, Anonim, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 1998
Lagu: Lagu Natal Belanda, 1700
HAI GEMBALA EFRATA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 177 - HAI GEMBALA EFRATA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI GEMBALA EFRATA" sebelumnya.
| ⇦ KK 177 | KK 179 ⇨ |
KK178: HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM
do=g 4/4 MM ± 100
| 1 |
Hai kota mungil Betlehem, betapa ‘kau senyap; |
|
| 2 |
Sebab bagimu lahir Mesias, Tuhanmu; | |
| 3 |
Tenang di malam sunyi t’rang surga berseri; | |
| 4 |
Ya Yesus, Anak Betlehem, kunjungi kami pun; |
Syair: O Little Town of Bethlehem, Phillips Brooks, 1868, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Lewis Henry Redner, 1868
HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 178 - HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI MARI, BERHIMPUN" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI KOTA MUNGIL BETLEHEM" sebelumnya.
| ⇦ KK 178 | KK 180 ⇨ |
KK179: HAI MARI, BERHIMPUN
do=g 4/4 MM ± 112
| 1 |
Hai mari, berhimpun dan bersukaria! |
|
| 2 |
Terang yang ilahi, Allah yang sejati, | |
| 3 |
Gembala dipanggil dari padang raya | |
| 4 |
Melihat bintang-Nya, datang orang Majus | |
| 5 |
Cahaya abadi dari Allah Bapa | |
| 6 |
Demi kita ini Ia sudah lahir. | |
| 7 |
Hai para malaikat, angkatlah suaramu, | |
| 8 |
Ya Tuhan yang lahir pada hari ini, | |
| 9 |
Ya Tuhan yang lahir pada hari ini, |
Syair: Adeste fideles/O Come All Ye Faithful, John Francis Wade, 1751, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: John Francis Wade, 1751
HAI MARI, BERHIMPUN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 179 - HAI MARI, BERHIMPUN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, SIARKAN DI GUNUNG" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI MARI, BERHIMPUN" sebelumnya.
| ⇦ KK 179 | KK 181 ⇨ |
KK180: HAI, SIARKAN DI GUNUNG
do=g 4/4 MM ± 120
| 1 |
Di waktu kaum gembala menjaga dombanya, |
|
|
Reff: |
Hai, siarkan di gunung, di bukit dan di mana jua, | |
| 2 |
Gembala sangat takut ketika mendengar | |
| 3 |
Terbaring di palungan yang hina dan rendah, |
Syair: Go Tell it on the Mountain, Negro Spiritual, 1800, terj. Yamuger, 1981
Lagu: John Francis Wade, 1751
HAI, SIARKAN DI GUNUNG |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 180 - HAI, SIARKAN DI GUNUNG
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI UMAT, PUJI ALLAHMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, SIARKAN DI GUNUNG" sebelumnya.
| ⇦ KK 180 | KK 182 ⇨ |
KK181: HAI UMAT, PUJI ALLAHMU
do=f 4/4 MM ± 96
| 1 |
Hai umat, puji Allahmu |
|
| 2 |
Diutus oleh Bapa-Nya | |
| 3 |
Yang Mahatinggi mulia | |
| 4 |
Mengapa Raja semesta | |
| 5 |
Sang Raja turun takhta-Nya | |
| 6 |
Gerbang firdaus dibuka-Nya |
Syair: Lobt Gott, ihr Christen alle gleich, Nikolaus Herman, 1560, terj. H.A. Pandopo, 1998
Lagu: Abad pertengahan (bentuk asli), Nikolaus Herman, 1554
HAI UMAT, PUJI ALLAHMU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 181 - HAI UMAT, PUJI ALLAHMU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "JAUH DARI SURGA DATANGKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI UMAT, PUJI ALLAHMU" sebelumnya.
| ⇦ KK 181 | KK 183 ⇨ |
KK182: JAUH DARI SURGA DATANGKU
do=d 2/4 MM ± 88
| 1 |
Jauh dari surga datangku dengan berita bagimu, |
|
| 2 |
Seorang Bayi lahirlah dari perawan Maria | |
| 3 |
Dialah Yesus Penebus, Sang Jurus’lamat yang kudus, | |
| 4 |
Ia membawa bagimu bahagia surga yang penuh, | |
| 5 |
Inilah tanda bagimu: di kandang kamu bertemu | |
| 6 |
Dengan gembala marilah ke kandang domba yang rendah, | |
| 7 |
Dalam palungan lihatlah betapa manis tidur-Nya. | |
| 8 |
Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhta-Mu. | |
| 9 |
Selamat datang, Rajaku, yang turun dari takhta-Mu. |
Syair: Vom Himmel hoch da komm uch her, Martin Luther, 1534, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Martin Luther, 1534
JAUH DARI SURGA DATANGKU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 182 - JAUH DARI SURGA DATANGKU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "JAUH DARI SURGA DATANGKU" sebelumnya.
| ⇦ KK 182 | KK 184 ⇨ |
KK183: KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA
do=d 4/4 MM ± 112
| 1 |
Kandang domba itu rumah-Nya, |
|
|
Reff: |
Aku pun hendak ke Betlehem, | |
| 2 |
Bintang indah, hai tunjukkanlah | |
| 3 |
Hai malaikat, pujilah terus | |
| 4 |
Aku kaya oleh miskin-Mu, |
Syair: See Him Lying on a Bed of Straw, Michael Arnold Perry, 1969, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Michael Arnold Perry, 1969
KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 183 - KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KANDANG DOMBA ITU RUMAHNYA" sebelumnya.
| ⇦ KK 183 | KK 185 ⇨ |
KK184: ‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA
do=d 3/4 MM ± 126
| 1 |
‘Kau, Yesus, Raja Mahakaya, |
|
| 2 |
‘Kau, Tuhan, Allah Mahamulia, | |
| 3 |
‘Kau, Surya Kasih Mahatinggi, |
Syair: Thou Who Wast Rich Beyond All Splendour, Frank Houghton, 1934, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Tradisional Prancis
‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 184 - ‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "LAHIR KRISTUS DI DUNIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KAU, YESUS, RAJA MAHAKAYA" sebelumnya.
| ⇦ KK 184 | KK 186 ⇨ |
KK185: LAHIR KRISTUS DI DUNIA
do=g 2/4 MM ± 60
| 1 |
Janji lama telah genap, |
|
|
Reff: |
Lahir Kristus di dunia! | |
| 2 |
Tercermin pada wajah-Nya | |
| 3 |
Kandang domba istana-Nya, | |
| 4 |
Yesus, Anak lemah lembut, |
Syair: Il est né, le divin Enfant, Nyanyian Natal Prancis, Dom Legeay, 1876, terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Prancis/Jean-Romain Grosjean, 1862
LAHIR KRISTUS DI DUNIA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 185 - LAHIR KRISTUS DI DUNIA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MALAM KUDUS" mengabaikan kunci pengurutan baku "LAHIR KRISTUS DI DUNIA" sebelumnya.
| ⇦ KK 185 | KK 187 ⇨ |
KK186: MALAM KUDUS
do=bes 6/4 MM ± 80
| 1 |
Malam kudus, sunyi senyap; |
|
| 2 |
Malam kudus, sunyi senyap; | |
| 3 |
Malam kudus, sunyi senyap. |
Syair: Stille Nacht, Joseph Mohr, 1818, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Franz Xaver Grüber, 1818
MALAM KUDUS |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 186 - MALAM KUDUS
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MALAM KUDUS" sebelumnya.
| ⇦ KK 186 | KK 188 ⇨ |
KK187: MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH
do=f 3/4 MM ± 100
| 1 |
Mari, gembala, ke kandang rendah. |
|
| 2 |
Marilah kita bersama pergi | |
| 3 |
Sungguh petunjuk malaikat benar: |
Syair: Nesem väm noviny/Kommet, ihr Hirten, ihr Männer und Graun, Nyanyian Natal Ceko-Slowakia (Bohemia), terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Ceko-Slowakia (Bohemia)
MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 187 - MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI, LIHATLAH SEMUA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI, GEMBALA, KE KANDANG RENDAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 187 | KK 189 ⇨ |
KK188: MARI, LIHATLAH SEMUA
do=g 4/4 MM ± 92
| 1 |
Mari, lihatlah semua |
|
| 2 |
Lihat Dia dalam lampin, | |
| 3 |
Bayi Yesus, ya Tuhanku |
Syair: Komt, verwonder u hier, mensen, Nyanyian Natal Belanda, 1800, terj. H.A. Pandopo, 1978/1981
Lagu: Tradisional Belanda
MARI, LIHATLAH SEMUA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 188 - MARI, LIHATLAH SEMUA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MULIAKANLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI, LIHATLAH SEMUA" sebelumnya.
| ⇦ KK 188 | KK 190 ⇨ |
KK189: MULIAKANLAH
do=d 4/4 MM ± 104
| 1 |
Muliakanlah, muliakanlah |
Syair: Ere zij God, Isaac Bikkers, 1870, berdasarkan Lukas 2:14, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 2019
Lagu: Franz Albert Schulz, 1731
MULIAKANLAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 189 - MULIAKANLAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "MULIAKANLAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 189 | KK 191 ⇨ |
KK190: BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN
do=e 4/4 MM ± 60
| 1 |
Bayi yang terbaring di palungan, |
Syair: H.A. Pandopo, 1985, revisi Yamuger, 2019
Lagu: Pramono Sugondo, nuansa Jawa
BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 190 - BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "PADA HARI NATAL" mengabaikan kunci pengurutan baku "BAYI YANG TERBARING DI PALUNGAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 190 | KK 192 ⇨ |
KK191: PADA HARI NATAL
re=f 2/4 MM ± 68
| 1 |
Pada hari Natal, mari, nyanyilah! |
|
| 2 |
Kata sang malaikat, “Jangan terkejut! | |
| 3 |
Orang Majus ikut bintang cemerlang, | |
| 4 |
Lihat Jurus’lamat, Yesus Penebus! |
Syair: Noél Nouvelet, Nyanyian Natal Prancis, 1400/1500, terj. H.A. Pandopo, 1974/1981
Lagu: Prancis, 1400/1500
PADA HARI NATAL |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 191 - PADA HARI NATAL
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SIAPA GERANGAN SANG RAJA" mengabaikan kunci pengurutan baku "PADA HARI NATAL" sebelumnya.
| ⇦ KK 191 | KK 193 ⇨ |
KK192: SIAPA GERANGAN SANG RAJA
do=f 4/4 MM ± 80
| 1 |
Siapa gerangan Sang Raja yang t’lah lahir? |
|
|
Reff: |
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah! | |
| 2 |
Nubuat lama yang dulu disabdakan | |
| 3 |
Bayi yang kudus, Engkaulah Raja Damai. | |
| 4 |
Ya Jurus’lamat, dengarlah doa kami. |
Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
SIAPA GERANGAN SANG RAJA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 192 - SIAPA GERANGAN SANG RAJA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "S’LAMAT, S’LAMAT DATANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "SIAPA GERANGAN SANG RAJA" sebelumnya.
| ⇦ KK 192 | KK 194 ⇨ |
KK193: S’LAMAT, S’LAMAT DATANG
do=g 2/4 MM ± 90
| 1 |
S’lamat, s’lamat datang, Yesus Tuhanku! |
|
| 2 |
“Kyrie, eleison”: Tuhan, tolonglah! | |
| 3 |
Nyanyian malaikat nyaring bergema; | |
| 4 |
Datang orang Majus ikut bintang-Nya, |
Syair: Nu zijt wellekome, Nyanyian Natal Belanda/Jerman abad pertengahan, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Eropa, 1000; Jerman, 1300; Belanda, 1627
S’LAMAT, S’LAMAT DATANG |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 193 - S’LAMAT, S’LAMAT DATANG
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUNGGUH MULIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "S’LAMAT, S’LAMAT DATANG" sebelumnya.
| ⇦ KK 193 | KK 195 ⇨ |
KK194: SUNGGUH MULIA
do=d 4/4 MM ± 108
| 1 |
Sungguh mulia berkarunia |
|
| 2 |
Sungguh mulia berkarunia | |
| 3 |
Sungguh mulia berkarunia |
Syair: O du fröhliche, Johannes Daniel Falk, 1819/Heinrich Holzschuher, 1829, terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980
Lagu: Italia (Sicilia), 1700
SUNGGUH MULIA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 194 - SUNGGUH MULIA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "T’LAH TURUN KE DUNIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUNGGUH MULIA" sebelumnya.
| ⇦ KK 194 | KK 196 ⇨ |
KK195: T’LAH TURUN KE DUNIA
la=a 4/4 MM ± 84
| 1 |
T’lah turun ke dunia, tinggalkan takhta-Nya, |
Syair: Nggo nusur ku doni, Nyanyian Natal Batak Karo, terj. E.L. Pohan Shn, 1965
Lagu: Djaga Sembiring Depari (1922-1963)
T’LAH TURUN KE DUNIA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 195 - T’LAH TURUN KE DUNIA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "WAKTU MALAM YANG SEPI" mengabaikan kunci pengurutan baku "T’LAH TURUN KE DUNIA" sebelumnya.
| ⇦ KK 195 | KK 197 ⇨ |
KK196: WAKTU MALAM YANG SEPI
do=d 2/4, 3/4 MM ± 68
| 1 |
Waktu malam yang sepi terdengar berita; |
|
| 2 |
Bintang fajar t’lah terbit bersemarak mulia, |
Syair: Midden in de winternacht, Nyanyian Natal Belanda, terj. H.A. Pandopo, 1981
Lagu: Spanyol, 1700
WAKTU MALAM YANG SEPI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 196 - WAKTU MALAM YANG SEPI
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "YA ANAK KECIL" mengabaikan kunci pengurutan baku "WAKTU MALAM YANG SEPI" sebelumnya.
| ⇦ KK 196 | KK 198 ⇨ |
KK197: YA ANAK KECIL
do=g 3/4 MM ± 96
| 1 |
Ya Anak kecil, ya Anak lembut, |
|
| 2 |
Ya Anak kecil, ya Anak lembut, | |
| 3 |
Ya Anak kecil, ya Anak lembut, | |
| 4 |
Ya Anak kecil, ya Anak lembut, | |
| 5 |
Ya Anak kecil, ya Anak lembut, |
Syair: O Jesulein süss, Nyanyian Natal Jerman, 1650, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Jerman (Köln), 1623
YA ANAK KECIL |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 197 - YA ANAK KECIL
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "YANG DIPUJI KAUM GEMBALA" mengabaikan kunci pengurutan baku "YA ANAK KECIL" sebelumnya.
| ⇦ KK 197 | KK 199 ⇨ |
KK198: YANG DIPUJI KAUM GEMBALA
do=f 6/8 MM ± 63
| 1 |
Yang dipuji kaum gembala |
|
| 2 |
Orang Majus juga datang | |
| 3 |
Marilah bersukaria | |
| 4 |
Kristus Raja, Allah kita |
Syair: Quem pastores laudavere/Den die Hirten lobeten sehre, Nyanyian Natal Latin, 700/Nyanyian Natal Jerman, 1300, terj. Yamuger, 1981
Lagu: Jerman, 1300/Valentin Triller, 1555
YANG DIPUJI KAUM GEMBALA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 198 - YANG DIPUJI KAUM GEMBALA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TIAP TAHUN KEMBALI" mengabaikan kunci pengurutan baku "YANG DIPUJI KAUM GEMBALA" sebelumnya.
| ⇦ KK 198 | KK 200 ⇨ |
KK199: TIAP TAHUN KEMBALI
do=d 4/4 MM ± 92
| 1 |
Tiap tahun kembali kabar bergema |
|
| 2 |
Tiap-tiap rumah dimasuki-Nya | |
| 3 |
Ia mendampingi orang yang lemah; |
Syair: Alle Jahre wieder, Wilhelm Hey (1789-1854), terj. H.A. Pandopo, 1978
Lagu: Freiedrich Silcher, 1860
TIAP TAHUN KEMBALI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 199 - TIAP TAHUN KEMBALI



