Kidung Keesaan/Puji-pujian dan Pembukaan Ibadah: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan/Puji-pujian dan Pembukaan Ibadah
 
Kidung Keesaan/Puji-pujian dan Pembukaan Ibadah
 
Baris 1: Baris 1:
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 1 - MARI, PUJI DIA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 1 - MARI, PUJI DIA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 2 - ALLAH HADIR BAGI KITA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 2 - ALLAH HADIR BAGI KITA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 3 - ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 3 - ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 4 - ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 4 - ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 5 - BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 5 - BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 6 - BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 6 - BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 7 - BERHIMPUN SEMUA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 7 - BERHIMPUN SEMUA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 8 - BERIBU LIDAH PATUTLAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 8 - BERIBU LIDAH PATUTLAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 9 - BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 9 - BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 10 - BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 10 - BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 11 - BERSYUKURLAH PADA TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 11 - BERSYUKURLAH PADA TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 12 - BUKALAH GAPURA INDAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 12 - BUKALAH GAPURA INDAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 13 - BUMI DAN LANGIT, PUJILAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 13 - BUMI DAN LANGIT, PUJILAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 14 - BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 14 - BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 15 - DENGAN GEMBIRA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 15 - DENGAN GEMBIRA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 16 - HAI MAKHLUK SEMUA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 16 - HAI MAKHLUK SEMUA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 17 - GLORIA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 17 - GLORIA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 18 - SUCI, SUCI, SUCI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 18 - SUCI, SUCI, SUCI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 19 - HAI MARI SEMBAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 19 - HAI MARI SEMBAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 20 - HAI, MASYHURKANLAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 20 - HAI, MASYHURKANLAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 21 - HALELUYA! ALANGKAH BAIK|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 21 - HALELUYA! ALANGKAH BAIK|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 22 - HALELUYA, HALELUYA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 22 - HALELUYA, HALELUYA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 23 - HALELUYA! PUJILAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 23 - HALELUYA! PUJILAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 24 - HANYALAH ENGKAU, TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 24 - HANYALAH ENGKAU, TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 25 - HARI MINGGU HARI KUDUS|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 25 - HARI MINGGU HARI KUDUS|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 26 - HARI MINGGU, HARI YANG MULIA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 26 - HARI MINGGU, HARI YANG MULIA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 27 - INILAH HARI MINGGU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 27 - INILAH HARI MINGGU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 28 - HARI MINGGU HARI TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 28 - HARI MINGGU HARI TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 29 - JEMAAT ALLAH, MARILAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 29 - JEMAAT ALLAH, MARILAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 30 - JIWAKU MEMUJI TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 30 - JIWAKU MEMUJI TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 31 - KAMI PUJI DENGAN RIANG|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 31 - KAMI PUJI DENGAN RIANG|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 32 - ‘KAU YANG LAYAK|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 32 - ‘KAU YANG LAYAK|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 33 - KEPADAMU, TUHANKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 33 - KEPADAMU, TUHANKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 34 - KITA MASUK RUMAHNYA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 34 - KITA MASUK RUMAHNYA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 35 - ‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 35 - ‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 36 - MARI, BERNYANYI SERTAKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 36 - MARI, BERNYANYI SERTAKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 37 - MARI KITA PUJI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 37 - MARI KITA PUJI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 38 - MARI MENYEMBAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 38 - MARI MENYEMBAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 39 - MARI SEMBAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 39 - MARI SEMBAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 40 - MARILAH BERNYANYI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 40 - MARILAH BERNYANYI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 41 - MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 41 - MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 42 - MULIA, MULIA NAMANYA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 42 - MULIA, MULIA NAMANYA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 43 - NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 43 - NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 44 - NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 44 - NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 45 - O HARI ISTIRAHAT|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 45 - O HARI ISTIRAHAT|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 46 - PATUT SEGENAP YANG ADA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 46 - PATUT SEGENAP YANG ADA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 47 - PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 47 - PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 48 - PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 48 - PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 49 - PUJI YESUS!|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 49 - PUJI YESUS!|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 50 - PUJILAH ALLAH, PUJILAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 50 - PUJILAH ALLAH, PUJILAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 51 - PUJILAH TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 51 - PUJILAH TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 52 - PUJILAH TUHAN, SANG RAJA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 52 - PUJILAH TUHAN, SANG RAJA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 53 - SALAM DAN HORMAT KEPADAMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 53 - SALAM DAN HORMAT KEPADAMU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 54 - PUJILAH TUHANMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 54 - PUJILAH TUHANMU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 55 - MULIAKAN TUHAN ALLAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 55 - MULIAKAN TUHAN ALLAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 56 - SUCI, SUCI, SUCI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 56 - SUCI, SUCI, SUCI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 57 - SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 57 - SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 58 - TERPUJILAH ALLAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 58 - TERPUJILAH ALLAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 59 - TUHAN ALLAH HADIR|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 59 - TUHAN ALLAH HADIR|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 60 - TUHAN ALLAH, NAMAMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 60 - TUHAN ALLAH, NAMAMU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 61 - TUHANKU YESUS|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 61 - TUHANKU YESUS|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 62 - YA KHALIK SEMESTA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 62 - YA KHALIK SEMESTA|{{{1|KK}}}}}
{{top}}
{{top}}

Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 772 KK 2 ⇨

KK1: MARI, PUJI DIA

do=d 4/4 MM ± 80

1

Mari, puji Dia, Allah yang Mahakuasa.
Mari, puji Dia, Pencipta alam raya.
Mari, puji Dia, yang kuat dan perkasa.
Mari, puji Dia, Allah yang Mahakuasa.

2

Mari, puji Yesus, Sang Jurus’lamat dunia.
Mari, puji Dia, Sang Anak Domba Allah.
Mari, puji Dia, yang mati bagi kita.
Mari, puji Yesus, Sang Jurus’lamat dunia.

3

Mari, puji Dia, pujilah Roh Mahakudus.
Mari, puji Dia, Penolong yang setia.
Mari, puji Dia, Penghibur yang sejati.
Mari, puji Dia, pujilah Roh Mahakudus.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005, nuansa Papua

Tonton YouTube-nya:
MARI, PUJI DIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 1 - MARI, PUJI DIA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ALLAH HADIR BAGI KITA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI, PUJI DIA" sebelumnya.

⇦ KK 1 KK 3 ⇨

KK2: ALLAH HADIR BAGI KITA

do=g 3/4 MM ± 84

1

Allah hadir bagi kita
dan hendak memb’ri berkat,
melimpahkan kuasa Roh-Nya
bagai hujan yang lebat.

Reff:

Dengan Roh Kudus, ya Tuhan,
umat-Mu berkatilah!
Perbarui hati kami;
o, curahkan karunia.

2

Allah hadir, sungguh hadir
di jemaat-Nya yang kudus;
biar kasih karunia-Nya
menyegarkan kita t’rus.

3

Allah hadir! O, percaya
dan berdoa pada-Nya
agar kita dikobarkan
oleh nyala kasih-Nya.

4

Penebus, dengarkan kami
yang pada-Mu berseru:
buka tingkap anug’rah-Mu,
b’rikanlah berkat penuh!

Syair: God is Here and That to Bless Us, James Milton Black, 1889, terj. Yamuger, 1984, revisi 2016
Lagu: John Robson Sweney (1837-1899)

Tonton YouTube-nya:
ALLAH HADIR BAGI KITA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 2 - ALLAH HADIR BAGI KITA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "ALLAH HADIR BAGI KITA" sebelumnya.

⇦ KK 2 KK 4 ⇨

KK3: ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH

do=c 4/4 MM ± 76

1

Andai ‘ku punya banyak lidah
dan punya suara yang besar,
akan kugubah madah indah
dan ‘ku menyanyi bergemar,
memuji kasih Allahku, memuji kasih Allahku
yang dicurahkan padaku, yang dicurahkan padaku.

2

Janganlah diam, hai jiwaku,
dan ‘kau ragaku, bangunlah!
Nyatakanlah kegemaranmu
atas berkat, anugerah,
kar’na selama hidupku, kar’na selama hidupku
akan kupuji Allahku, akan kupuji Allahku.

3

Hai rimba raya, hai belukar,
desaukan kegiranganmu.
Hai margasatwa sekalian,
marilah padu suaramu:
dengan gitaku yang gemar, dengan gitaku yang gemar
memuji Yang Mahabesar, memuji Yang Mahabesar.

Syair: O dass ich tausend Zungen hätte, Johann Mentzer, 1704, terj. E.L. Pohan Shn, 1970
Lagu: Wilhelm Baumgartner (1820-1867)

Tonton YouTube-nya:
ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 3 - ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "ANDAI ‘KU PUNYA BANYAK LIDAH" sebelumnya.

⇦ KK 3 KK 5 ⇨

KK4: ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN

la=d 4/4 MM ± 80

1

Angkatlah hatimu pada Tuhan,
bunyikan kecapi dan menari.
Jangan lupa bawa persembahan.
Mari, kawan, ajak teman, bersama menyembah.

Reff:

Sorak-sorak, sorak Haleluya!
Mari, mari, mari nyanyilah!
Pujilah Tuhan yang Mahakudus.
Mari, kawan, ajak teman, bernyanyilah terus.

2

Janganlah mengaku anak Tuhan
jika engkau mengeraskan hati;
jadilah pelaku firman Tuhan!
Mari, kawan, ajak teman, bersama menyembah.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 4 - ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "ANGKATLAH HATIMU PADA TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 4 KK 6 ⇨

KK5: BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU

do=bes 4/4, 2/4 MM ± 88

1

Bagi-Mu, Tuhan, nyanyianku,
kar’na setara-Mu siapakah?
Hendak kupuji ‘Kau selalu;
padaku Roh Kudus berikanlah,
supaya dalam Kristus, Putra-Mu,
kidungku berkenan kepada-Mu.

2

O tuntun aku ke Putra-Mu,
agar pada-Mu ‘ku dituntun-Nya;
dan Roh-Mu diam dalam rohku,
membuat mata hatiku cerah,
sehingga kurasakan damai-Mu
dan kuungkapkan dalam kidungku.

3

Beri berkat-Mu, Maha Tuhan,
agar benar kudus pujianku,
dan doa juga kulagukan
di dalam Roh dan kebenaran-Mu,
jiwaku pun pada-Mu bersyukur,
bersama bala surga bermazmur.

4

Doaku yang tak terucapkan,
Roh Kudus-Mu yang mengungkapkannya
dan bahwa aku anak Allah,
Roh Kudus juga mengatakannya,
sehingga dalam Kristus, Putra-Mu,
‘ku berseru, “Ya Abba, Bapaku!”

5

Padaku Roh-Mu mengajarkan
berdoa yang sesuai maksud-Mu;
ya Bapa, pasti Kaudengarkan
doaku dalam nama Putra-Mu:
di dalam Dia kuterimalah
karunia demi karunia.

6

Betapa aku bahagia
dan sukacita hatiku penuh:
‘ku yakin, ‘Kau memperhatikan
semua yang kumohon pada-Mu.
Berkelimpahan pemberian-Mu,
jauh melebihi perkiraanku.

7

Di dalam Kristus ‘ku terjamin:
Ia sendiri Perantaraku;
di dalam Dia “ya” dan “amin”
yang dalam Roh kuminta pada-Mu.
Kupuji Dikau kini dan kekal
kar’na bahagia itu kukenal.

Syair: Dir, dir, o Höchster, will ich singen, Bartholomäus Crasselius, 1695, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1704

Tonton YouTube-nya:
BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 5 - BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BAGIMU, TUHAN, NYANYIANKU" sebelumnya.

⇦ KK 5 KK 7 ⇨

KK6: BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA

do=d 2/4 MM ± 100

1

Hai, pujilah Tuhan sebab Ia baik,
sebab kasih Tuhan kekal, tak berhingga.

Reff:

setelah bait terakhir
Bergemarlah dan bersukaria
angkatlah nyanyian,
puji bagi Tuhan yang mahabaik,
Haleluya.

2

Biarlah mereka yang t’lah ditebus-Nya berkata,
“Abadilah kasih setia Tuhan Allah.”

3

Biarlah penuh sorak-sorai,
mereka yang t’lah ditebus dari kuasa penindas.

4

Biarlah mereka bersatu:
mereka yang dihimpun-Nya dari s’luruh penjuru dunia.

5

Biarlah sekalian orang bersyukur,
sebab limpah Tuhan memuaskan yang lapar dan yang dahaga.

6

Biarlah Tuhan dimuliakan dalam jemaat,
sebab dilenyapkan oleh-Nya penyakit, bencana dan maut.

7

Pun kita bernyanyi, bersyukur mengagungkan Tuhan.
Padukanlah suara meluhurkan Dia yang maha pemurah!

Syair: Yohanes Bintang Prakarsa, 1992, berdasarkan Mazmur 107:1-9, 17-23
Lagu: Misa Dolo-dolo, Mateus Wari Weruin, 1974, berdasarkan lagu Flores Timur: “Ina Peni”

Tonton YouTube-nya:
BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 6 - BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERHIMPUN SEMUA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERGEMARLAH DAN BERSUKARIA" sebelumnya.

⇦ KK 6 KK 8 ⇨

KK7: BERHIMPUN SEMUA

do=d 3/4 MM ± 108

1

Berhimpun semua menghadap Tuhan
dan pujilah Dia, Pemurah benar.
Berakhirlah segala pergumulan,
diganti kedamaian yang besar.

2

Hormati nama-Nya serta kenangkan
mukjizat yang sudah dibuat-Nya.
Hendaklah t’rus syukurmu kaunyatakan
di jalan hidupmu seluruhnya,

3

Berdoa dan jaga supaya jangan
penggoda merugikan jiwamu.
Di dunia tegaklah kemenangan
dan dasarnya imanmu yang teguh.

Syair: Wilt heden nu treden, Adrianus Valerius, 1597, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 1984
Lagu: Kitab Sejarah karangan Adrianus Valerius, 1625

Tonton YouTube-nya:
BERHIMPUN SEMUA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 7 - BERHIMPUN SEMUA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERIBU LIDAH PATUTLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERHIMPUN SEMUA" sebelumnya.

⇦ KK 7 KK 9 ⇨

KK8: BERIBU LIDAH PATUTLAH

do=g 4/4 MM ± 100

1

Beribu lidah patutlah
memuji Tuhanku, memuji Tuhanku
dan mewartakan kuasa-Nya
dengan kidung merdu,
dengan kidung merdu,
dengan kidung merdu.

2

Yesus, nama-Mu cukuplah
menghibur yang sedih, menghibur yang sedih,
membuat hati tenteram,
merawat yang pedih,
merawat yang pedih,
merawat yang pedih.

3

Dosa, betapapun besar,
dibasuh darah-Nya, dibasuh darah-Nya.
Kuasa Iblis pun lenyap,
lepas tawanannya,
lepas tawanannya,
lepas tawanannya.

4

Yang bisu-tuli, soraklah
memuji Tabibmu, memuji Tabibmu;
yang buta, lumpuh dan lemah,
berbangkitlah sembuh,
berbangkitlah sembuh,
berbangkitlah sembuh.

5

Tolonglah aku, ya Tuhan,
mengangkat suaraku, mengangkat suaraku.
‘Kan kusebar diriku di dunia
agungnya nama-Mu,
agungnya nama-Mu,
agungnya nama-Mu.

Syair: O for a Thousand Tongues to Sing, Charles Wesley, 1738/1739, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Thomas Jarman, 1803

Tonton YouTube-nya:
BERIBU LIDAH PATUTLAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 8 - BERIBU LIDAH PATUTLAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERIBU LIDAH PATUTLAH" sebelumnya.

⇦ KK 8 KK 10 ⇨

KK9: BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN

do=bes 4/4 MM ± 84

1

Bersoraklah dan puji Tuhan, hai manusia;
dicurahkan-Nya bagimu berkat karunia.
Serahkanlah seluruh jiwa, juga ragamu.
Menjadi kurban syukurmu kepada Tuhanmu.

Syair: Helene Salamate Joseph
Lagu: Helene Salamate Joseph, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 9 - BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERSORAKLAH DAN PUJI TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 9 KK 11 ⇨

KK10: BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA

do=d 4/4 MM ± 100

1

Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Allahku!”
Di langit bergema pujian yang megah,
dan bumi pun penuh pujian yang merdu.
Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Allahku!”

2

Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Rajaku!”
Gereja bersyukur, bermadah, bermazmur,
di hati umat-Nya pujian menggema.
Bersoraklah, hai alam semesta:
“Kau Rajaku!”

Syair: Let All the World in Every Corner Sing, George Herbert, 1633, terj. Yamuger, 1992
Lagu: Robert Guy McCutchan, 1934

Tonton YouTube-nya:
BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 10 - BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERSYUKURLAH PADA TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERSORAKLAH, HAI ALAM SEMESTA" sebelumnya.

⇦ KK 10 KK 12 ⇨

KK11: BERSYUKURLAH PADA TUHAN

do=c 4/4 MM ± 100

1

Bersyukurlah pada Tuhan, serukanlah nama-Nya!
Bernyanyilah bagi Tuhan, mari bermazmurlah!

Reff:

Pujilah Tuhan, hai jiwaku, pujilah nama-Nya.
Aku hendak bernyanyi seumur hidupku.

2

Hatiku siap, ya Tuhan, bernyanyi dan bermazmur,
kar’na Engkau Mahabaik, setia dan benar.

3

Aku hendak mengagungkan Allahku dan Rajaku,
dan memuliakan nama-Nya untuk selamanya!

Syair: J.T. Silangit, 1995
Lagu: J.T. Silangit, 1995

Tonton YouTube-nya:
BERSYUKURLAH PADA TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 11 - BERSYUKURLAH PADA TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BUKALAH GAPURA INDAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERSYUKURLAH PADA TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 11 KK 13 ⇨

KK12: BUKALAH GAPURA INDAH

do=c 4/4 MM ± 100

1

Bukalah Gapura Indah, aku masuk rumah-Mu,
agar aku bahagia, jiwaku tenang teduh
dan kupandang wajah-Mu dalam cah’ya mulia.

2

Kepada-Mu aku datang: o, Tuhanku, datanglah!
Di tempat Engkau berada, surga pun di situlah.
Masuklah di hatiku, jadikanlah rumah-Mu!

3

Saat aku menghadap-Mu, sucikanlah diriku,
agar doa dan nyanyian berkenan kepada-Mu.
Angkat roh dan jiwaku sampai ke hadirat-Mu.

4

Buat aku tanah subur dan hatiku bukalah,
agar tumbuh yang Kautabur dan berlimpah hasilnya.
Budiku terangilah, firman-Mu tanamkanlah.

5

Dan kuatkanlah percaya dalam hati anak-Mu,
agar Iblis tak berdaya meruntuhkan imanku.
Tuhan, hanya firman-Mu bintang pandu hidupku.

6

Berbicaralah, Tuhanku, aku siap mendengar;
dan nyatakan kehendak-Mu, Sumber Hayat yang benar.
Dalam susah yang pedih roti surga Kauberi.

Syair: Tut mir auf die schöne Pforte, Benjamin Schmolck, 1732, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Joachim Neander-Neumann, 1680

Tonton YouTube-nya:
BUKALAH GAPURA INDAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 12 - BUKALAH GAPURA INDAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BUMI DAN LANGIT, PUJILAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "BUKALAH GAPURA INDAH" sebelumnya.

⇦ KK 12 KK 14 ⇨

KK13: BUMI DAN LANGIT, PUJILAH

do=f 3/4 MM ± 100

1

Bumi dan langit, pujilah Yang Tinggi dan Kudus:
firman-Nya mahamulia dan jalan-Nya tentu.

2

Betapa kasih hikmat-Nya! Kendati kita aib:
Sang Adam baru menjelma, Penolong yang ajaib.

3

O hikmat kasih! Dialah tak jatuh diserang:
di dalam darah-daging pun berjuang dan menang.

4

Tak sekedar karunia yang dimiliki-Nya:
hakikat Allah yang kekal yaitu kodrat-Nya.

5

Dialah Insan yang benar: set’ru dibanting-Nya.
Hukuman bagi insan pun ditanggung oleh-Nya.

6

Duka-Nya di Getsemani, wafat-Nya di salib
teladan bagi murid-Nya menanggung yang pedih.

7

Bumi dan langit, pujilah Yang Tinggi dan Kudus;
Firman-Nya mahamulia dan jalan-Nya tentu.

Syair: Praise to the Holiest in the Height, John Henry Newman, 1865, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Thomas Haweis, 1792, disesuaikan oleh Samuel Webbe Jr. (1770-1843)

Tonton YouTube-nya:
BUMI DAN LANGIT, PUJILAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 13 - BUMI DAN LANGIT, PUJILAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI" mengabaikan kunci pengurutan baku "BUMI DAN LANGIT, PUJILAH" sebelumnya.

⇦ KK 13 KK 15 ⇨

KK14: BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI

do=bes 3/4 MM ± 108

1

Bernyanyilah, biduan muda-mudi,
Penciptamu hendaklah kamu puji.
Bernyanyilah, bernyanyilah!

2

Bergaunglah paduan suara kami
kepada-Mu, ya Bapa yang surgawi;
Engkau besar, termulia!

3

Penuh syukur ungkapan hati kami;
tembang mazmur selalu harus naik
dengan merdu ke takhta-Mu.

4

Meski lemah syukur yang kami bawa,
betapa pun, Engkau sebagai Bapa
mau mendengar semuanya.

5

Dan akhirnya di Hari Kemudian
kepada-Mu syukur serta pujian
sempurnalah selamanya.

Syair: Lobt froh den Herrn, Georg Gessner, 1795, terj. Yamuger, 1985
Lagu: Hans Georg Nägeli, 1815

Tonton YouTube-nya:
BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 14 - BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DENGAN GEMBIRA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERNYANYILAH, BIDUAN MUDA-MUDI" sebelumnya.

⇦ KK 14 KK 16 ⇨

KK15: DENGAN GEMBIRA

do=g 4/4 MM ± 96

1

Dengan gembira bersama melangkah,
kita semua menghadap Tuhan
bertepuk tangan, nyanyi sukaria,
sebab besar kasih setia-Nya.

Angkatlah hati, jiwa,
mohon rahmat berlimpah,
agar kita pun pantas,
berkenan kepada-Nya.

Satukan kami umat-Mu, ya Tuhan,
dalam Kristus jadi satu warga,
hingga kami sehati dan sejiwa,
memuliakan nama-Mu, Tuhan.

Syair: Lokakarya Komposisi Komlit KAM, 1986
Lagu: Lokakarya Komposisi Komlit KAM, 1986

Tonton YouTube-nya:
DENGAN GEMBIRA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 15 - DENGAN GEMBIRA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK SEMUA" mengabaikan kunci pengurutan baku "DENGAN GEMBIRA" sebelumnya.

⇦ KK 15 KK 17 ⇨

KK16: HAI MAKHLUK SEMUA

do=g 2/4 MM ± 92

1

Hai makhluk semua pujilah Tuhan kita:
Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Pujilah keagungan-Nya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, bergaung di seluruh dunia.
Soraklah: Haleluya,
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

2

Nyanyilah bersama dengan iringan suling:
Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Pujilah kekuatan-Nya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, bergaung nan merdu suaranya.
Soraklah: Haleluya,
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

Syair: Martin Runi, 1980, berdasarkan Mazmur 150, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Martin Runi, 1980, nuansa Flores

Tonton YouTube-nya:
HAI MAKHLUK SEMUA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 16 - HAI MAKHLUK SEMUA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "GLORIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK SEMUA" sebelumnya.

⇦ KK 16 KK 18 ⇨

KK17: GLORIA

do=d 2/4 MM ± 100

1

Seluruh bumi Engkau penuhi
dengan semarak Kerajaan-Mu:
Kemuliaan dari surga
Engkau pamerkan dalam dunia.

Reff:

Gloria, Gloria diberi kepada Allah!
Gloria, Gloria di tempat yang mahatinggi!
Damai, damai diberi di atas bumi!
Damai bagi orang yang dikasihi-Nya!
Gloria!

Amin.

2

Di dalam Kristus Engkau pulihkan
yang di darah-Nya Engkau sucikan:
segala dosa Kauampuni;
semesta alam Kaubarui!

3

Yang tuna karya Engkau kenyangkan,
yang tuna wisma Engkau pulangkan,
belas kasihan Kauterapkan
dan kelaliman Kaulenyapkan.

Syair: H.A. Pandopo, 1982
Lagu: H.A. Pandopo, 1982

Tonton YouTube-nya:
GLORIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 17 - GLORIA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUCI, SUCI, SUCI" mengabaikan kunci pengurutan baku "GLORIA" sebelumnya.

⇦ KK 17 KK 19 ⇨

KK18: SUCI, SUCI, SUCI

do=d 4/4 MM ± 88

1

Suci, suci, suci, jiwaku menyembah-Mu.
Hatiku mengagungkan-Mu; suci ‘Kau, Tuhan.

Syair: Santo, santo, santo, Anonim, terj. Ester Pudjo Widiasih, 1998
Lagu: Argentina

Tonton YouTube-nya:
SUCI, SUCI, SUCI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 18 - SUCI, SUCI, SUCI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI MARI SEMBAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUCI, SUCI, SUCI" sebelumnya.

⇦ KK 18 KK 20 ⇨

KK19: HAI MARI SEMBAH

do=g 3/4 MM ± 100

1

Hai mari sembah Yang Mahabesar,
nyanyikan syukur dengan bergemar.
Perisai umat-Nya, Yang Mahaesa,
mulia nama-Nya, takhta-Nya megah!

2

Hai masyhurkanlah keagungan-Nya;
cahaya terang itu jubah-Nya.
Gemuruh suara-Nya di awan kelam;
berjalanlah Dia di badai kencang.

3

Buana penuh mukjizat ajaib,
ya Khalik, Engkau membuatnya baik.
Engkau memisahkan daratan dan laut
dengan kuasa firman: besarlah Engkau!

4

Pengasuhan-Mu betapa megah:
udara dan t’rang menyatakannya,
embun bertetesan dan hujan sejuk
lembah maupun bukit cermin kasih-Mu.

5

Umat-Mu lemah dan dari debu,
tetap memegang janji-Mu teguh.
Kasih setia-Mu berlimpah terus,
ya Khalik, Pembela dan Kawan kudus!

6

Ya Mahabesar, kekal kasih-Mu;
malaikat memb’ri pujian merdu,
pun kami, makhluk-Mu kecil dan lemah,
mengangkat pujian serta menyembah.

Syair: O Worship the King, William Kethe, 1561, disesuaikan oleh Robert Grant, 1833, terj. Yamuger, 1979/1984, berdasarkan Mazmur 104
Lagu: Johann Michael Haydn, 1770

Tonton YouTube-nya:
HAI MARI SEMBAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 19 - HAI MARI SEMBAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, MASYHURKANLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI MARI SEMBAH" sebelumnya.

⇦ KK 19 KK 21 ⇨

KK20: HAI, MASYHURKANLAH

do=bes 3/4 MM ± 96

1

Hai masyhurkanlah Allahmu kudus;
besar nama-Nya maklumkan terus.
Agungkanlah Dia yang jaya megah;
kekal dan mulia kerajaan-Nya.

2

Yang Tinggi, Alhak, di surga baka
pun hadir dekat dengan abdi-Nya.
Nyanyikan jaya-Nya, hai umat kudus:
“Kekal Yesus, Raja, kekal Penebus!

3

Muliakanlah Sang Bapa kekal;
muliakanlah Sang Putra serta;
malaikat di surga dengan bersujud
sembah Anak Domba yang mahakudus.

4

Kepada-Nyalah syukur abadi!
Kepada-Nyalah sembah tak henti,
kuasa dan hikmat, pujian merdu.
kemuliaan, hormat dan kasih penuh!

Syair: Ye Servants of God, Charles Wesley, 1746, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Charles Hubert Hastings Parry, 1894

Tonton YouTube-nya:
HAI, MASYHURKANLAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 20 - HAI, MASYHURKANLAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HALELUYA! ALANGKAH BAIK" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, MASYHURKANLAH" sebelumnya.

⇦ KK 20 KK 22 ⇨

KK21: HALELUYA! ALANGKAH BAIK

do=d 4/4 MM ± 92

1

Haleluya! Alangkah baik memuji Allah, bahkan laik
dan sungguh amat indahlah memuji-muji nama-Nya.

2

Yerusalem dibangun-Nya, dihimpun lagi umat-Nya;
yang patah hati dan lesu oleh-Nya pulih dan sembuh.

3

Bintang dib’rikan namanya dan ditentukan jumlahnya.
Tuhan perkasa, mulia, tidak terhingga hikmat-Nya.

4

Kuasa-Nya agung dan besar, karya-Nya adil dan benar:
orang tertindas dilepas dan orang fasik dihempas.

Syair: Praise Ye the Lord, Alice Parker, 1972, berdasarkan Mazmur 147:1-6, terj. Yamuger, 1988
Lagu: Alice Parker, 1972

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA! ALANGKAH BAIK


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 21 - HALELUYA! ALANGKAH BAIK


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HALELUYA, HALELUYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HALELUYA! ALANGKAH BAIK" sebelumnya.

⇦ KK 21 KK 23 ⇨

KK22: HALELUYA, HALELUYA

do=e 4/4 MM ± 84

1

Pujilah Tuhan Mahabaik, nama-Nya agung dan mulia.
Dialah Allah Mahakasih bagi seluruh ciptaan-Nya.

Reff:

Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.
Haleluya, Haleluya, Haleluya, Haleluya.

2

Kuasa firman-Nya selamanya yang tak pernah berkesudahan.
B’ri hormat pujian dan syukur, dan sorak-sorai, “Haleluya.”

Syair: Pujilah Tuhan Mahabaik, Joni Gaya, 2015, berdasarkan Mazmur 135
Lagu: Joni Gaya, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA, HALELUYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 22 - HALELUYA, HALELUYA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HALELUYA! PUJILAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HALELUYA, HALELUYA" sebelumnya.

⇦ KK 22 KK 24 ⇨

KK23: HALELUYA! PUJILAH

do=f 4/4 MM ± 76

1

Langit, buana semesta patut memuji kuasa-Nya,
kar’na berkat-Nya tak henti, limpah kasih-Nya tak terperi.

Reff:

Haleluya! Pujilah Allah yang agung, mahaesa!
Dalam Kristus kita kenal Allah yang hidup, Bapa kekal!

2

Wahai dunia, soraklah! Angkat suaramu, nyanyilah!
Tabuhlah tifa dan gendang, iringi puji dalam tembang!

Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978

Tonton YouTube-nya:
HALELUYA! PUJILAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 23 - HALELUYA! PUJILAH

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HANYALAH ENGKAU, TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "HALELUYA! PUJILAH" sebelumnya.

⇦ KK 23 KK 25 ⇨

KK24: HANYALAH ENGKAU, TUHAN

do=es 4/4 MM ± 92

1

Hanyalah Engkau, Tuhan, hanyalah Engkau yang patut disembah.
Hanyalah Engkau, Tuhan, hanyalah Engkau yang patut disembah.
Hanyalah Engkau, ya Tuhan, yang kami tinggikan.
Patut diagungkan, patut dimasyhurkan nama-Mu yang kudus.
Kami bersyukur, Tuhan, dan kepada-Mu umat-Mu menyembah.

2

Hanya kasih-Mu, Tuhan, hanya kasih-Mu yang sungguh mulia.
Hanya kasih-Mu, Tuhan, hanya kasih-Mu yang sungguh mulia.
Kar’na kasih-Mu, ya Tuhan, umat-Mu s’lamatlah,
tiada terselami, tiada terbandingkan kasih-Mu yang ajaib.
Kami bersyukur, Tuhan, kar’na kasih-Mu kekal selamanya.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005, nuansa Papua

Tonton YouTube-nya:
HANYALAH ENGKAU, TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 24 - HANYALAH ENGKAU, TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HARI MINGGU HARI KUDUS" mengabaikan kunci pengurutan baku "HANYALAH ENGKAU, TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 24 KK 26 ⇨

KK25: HARI MINGGU HARI KUDUS

do=d 6/8 MM ± 56

1

Hari Minggu hari kudus, saat bangkit Penebus.
Minggu juga hari bersyukur kepada Khalik semesta.

Reff:

Tuhan, limpahkan rahmat-Mu atas seluruh umat-Mu,
s’bagai tanda kasih-Mu bagi s’luruh dunia.

2

Hari Minggu hari Tuhan, hari mendengar firman.
Lihat, umat sudah berhimpun mengharap hikmah Tuhannya.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU HARI KUDUS


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 25 - HARI MINGGU HARI KUDUS

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HARI MINGGU, HARI YANG MULIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HARI MINGGU HARI KUDUS" sebelumnya.

⇦ KK 25 KK 27 ⇨

KK26: HARI MINGGU, HARI YANG MULIA

do=c 4/4 MM ± 100

1

Hari Minggu, hari yang mulia, itu hari Tuhanku.
Ia bawa rasa bahagia masuk dalam hatiku.

Reff:

Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.
Hari Minggu, hari Tuhan, hari suci dan teduh.

2

Hari Minggu, hari istirahat bagi badan yang letih.
Firman Tuhan turun bawa nikmat untuk hati yang sedih.

Syair: A.E. Wairata, 1953
Lagu: A.E. Wairata, 1953

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU, HARI YANG MULIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 26 - HARI MINGGU, HARI YANG MULIA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "INILAH HARI MINGGU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HARI MINGGU, HARI YANG MULIA" sebelumnya.

⇦ KK 26 KK 28 ⇨

KK27: INILAH HARI MINGGU

do=d 6/8 MM ± 50

1

Inilah hari Minggu, hari Tuhan yang kudus.
Semua orang percaya bergegas datang ke rumah-Nya.

Reff:

Dengarkanlah panggilan-Nya, Yesus mengundang engkau.
Marilah orang percaya, marilah datang seg’ra!

2

Mari, datang pada-Nya, menyembah serta sujud.
Mari, datang bersyukur atas kasih karunia-Nya.

3

Biarlah firman Tuhan membentuk hidup kita
menyatakan kasih-Nya ke seluruh penjuru dunia.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
INILAH HARI MINGGU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 27 - INILAH HARI MINGGU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HARI MINGGU HARI TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "INILAH HARI MINGGU" sebelumnya.

⇦ KK 27 KK 29 ⇨

KK28: HARI MINGGU HARI TUHAN

do=f 2/4 MM ± 92

1

Hari Minggu hari Tuhan, hari raya kebangkitan.
Hari kudus dan mulia, mari kita puji Tuhan.

2

Hari untuk berjemaat, mari kita beribadah,
mendengarkan firman Tuhan, suluh hidup, dasar iman.

3

Hari untuk istirahat, menyegarkan jiwa raga,
agar pulihlah semangat untuk karya pelayanan.

4

Mari kita bergembira, angkat syukur dan pujian,
angkat madah dan nyanyian. Mari kita puji Tuhan.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Ernest Mariyanto, 2016

Tonton YouTube-nya:
HARI MINGGU HARI TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 28 - HARI MINGGU HARI TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "JEMAAT ALLAH, MARILAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HARI MINGGU HARI TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 28 KK 30 ⇨

KK29: JEMAAT ALLAH, MARILAH

do=f 4/4 MM ± 92

1

Jemaat Allah, marilah, kepada Tuhan sujudlah!
Dia pencipta semesta serta segala isinya.

2

Ke gunung Tuhan naiklah orang yang tangannya bersih,
yang suci murni hatinya, yang hidup tidak bercela.

3

Sang Jurus’lamat dunia ‘kan mengaruniakan berkat
kepada orang yang tekun memuji Allah yang kudus.

Syair: Ernest Mariyanto, 1992, berdasarkan Mazmur 24
Lagu: Sehati dan Sejiwa, Lokakarya Komposisi Kalimantan Timur, 1985

Tonton YouTube-nya:
JEMAAT ALLAH, MARILAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 29 - JEMAAT ALLAH, MARILAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "JIWAKU MEMUJI TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "JEMAAT ALLAH, MARILAH" sebelumnya.

⇦ KK 29 KK 31 ⇨

KK30: JIWAKU MEMUJI TUHAN

do=d 4/4 MM ± 76

1

Jiwaku memuji Tuhan, hatiku pun bergemar.
Allah Jurus’lamatku, lihat kerendahanku,
karena sesungguhnya ‘ku disebut yang bahagia.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

2

Puji Tuhan mahamulia, mahakuasa dan benar,
kasih setia-Nya kekal dan kuduskanlah nama-Nya.
Cinta serta kasih-Nya sampai selama-lamanya.
Adil bagi yang taat pada janji-Nya.

3

Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang benar.
Kuasa-Nya ditampakkan lewat karya tangan-Nya,
orang congkak hatinya oleh-Nya tercerai-berai.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

4

Yang berkuasa diturunkan dari atas takhta-Nya,
yang rendah ditinggikan dan dihibur oleh-Nya;
dikenyangkan yang lapar; yang berharta diusir-Nya.
Adil bagi yang taat pada janji-Nya.

5

Kar’na rahmat dan kasih-Nya, ditolong-Nya Israel
seperti dijanjikan pada nenek moyangnya:
Abraham dan anaknya untuk selama-lamanya.
Terpujilah kuasa-Nya: karya tangan-Nya.

Syair: Helene Salamate Joseph (bait ke-1, 2), Tim Puji Syukur, 1991 (bait ke-3 sampai 5), berdasarkan Kidung Maria (Magnificat), Lukas 1:46-55
Lagu: Helene Salamate Joseph, nuansa Jawa

Tonton YouTube-nya:
JIWAKU MEMUJI TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 30 - JIWAKU MEMUJI TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KAMI PUJI DENGAN RIANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "JIWAKU MEMUJI TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 30 KK 32 ⇨

KK31: KAMI PUJI DENGAN RIANG

do=g 4/4 MM ± 132

1

Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar;
bagai bunga t’rima siang, hati kami pun mekar.
Kabut dosa dan derita, kebimbangan, t’lah lenyap.
Sumber suka yang abadi, b’ri sinar-Mu menyerap.

2

‘Kau memb’ri, ‘Kau mengampuni, Kaulimpahkan rahmat-Mu.
Sumber air hidup ria, Lautan kasih dan restu.
Yang mau hidup dalam kasih Kaujadikan milik-Mu,
agar kami menyayangi, meneladan kasih-Mu.

3

Semuanya yang Kaucipta memantulkan sinar-Mu.
Para malak, tata surya naikkan puji bagi-Mu.
Padang, hutan dan samud’ra, bukit, gunung dan lembah,
margasatwa bergembira, ‘ngajak kami pun serta.

4

Mari kita pun memuji dengan suara menggegap,
menyanyikan kuasa kasih yang teguh serta tetap.
Kita maju dan bernyanyi, jaya walau diserang,
ikut mengagungkan kasih dalam lagu pemenang.

Syair: Joyful, Joyful, We Adore Thee, Henry van Dyke, 1907, terj. E.L. Pohan Shn, 1978
Lagu: Ludwig von Beethoven, 1824

Tonton YouTube-nya:
KAMI PUJI DENGAN RIANG


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 31 - KAMI PUJI DENGAN RIANG


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KAU YANG LAYAK" mengabaikan kunci pengurutan baku "KAMI PUJI DENGAN RIANG" sebelumnya.

⇦ KK 31 KK 33 ⇨

KK32: ‘KAU YANG LAYAK

do=bes 3/4 MM ± 92

1

‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, Tuhan;
layak Kaut’rima puji-pujian, hormat dan kuasa penuh.
Segala sesuatu telah Kauciptakan seturut dengan maksud-Mu;
semuanya ada kar’na karya-Mu, ‘Kau yang layak, Tuhan.

2

‘Kau yang layak, ‘Kau yang layak, Anak Domba Allah!
Layak Kaut’rima puji-pujian, hormat dan kuasa penuh.
Engkau jadi kurban demi dunia ini dan kami telah Kautebus,
dan kami menjadi imam dan raja, di kerajaan-Mu.

Syair: Thou Art Worthy, Pauline Michael Mills, 1898, berdasarkan Wahyu 4:11, 5:9-10, bait ke-2 oleh Tom Smail, 1963, terj. Yamuger, 1988
Lagu: Pauline Michael Mills, 1898

Tonton YouTube-nya:
‘KAU YANG LAYAK


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 32 - ‘KAU YANG LAYAK


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KEPADAMU, TUHANKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KAU YANG LAYAK" sebelumnya.

⇦ KK 32 KK 34 ⇨

KK33: KEPADAMU, TUHANKU

do=as 2/4 MM ± 92

1

Kepada-Mu, Tuhanku, kuangkat s’luruh jiwaku.
Siramilah, segarkanlah,
sucikan jiwa, badan hamba, ya Tuhan.

2

Kepada-Mu, Allahku, teguh percaya hamba-Mu.
Lindungilah, naungilah,
janganlah aku diperolok musuhku.

3

Tunjukkanlah padaku semua jalan yang kudus.
Arahkanlah, dan bimbinglah,
supaya aku ikut jalan yang benar.

4

Engkau Jurus’lamatku, kunanti Dikau tak henti.
Limpahkanlah, curahkanlah
segala rahmat kasih-Mu yang abadi.

Syair: Ernest Mariyanto, 1992, berdasarkan Mazmur 25:1-2, 4-6
Lagu: Menghadap Tuhan, Lokakarya Komposisi Kalimantan Timur, 1985

Tonton YouTube-nya:
KEPADAMU, TUHANKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 33 - KEPADAMU, TUHANKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KITA MASUK RUMAHNYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KEPADAMU, TUHANKU" sebelumnya.

⇦ KK 33 KK 35 ⇨

KK34: KITA MASUK RUMAHNYA

do=e 4/4 MM ± 104

1

Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada-Nya.
Kita masuk rumah-Nya, berkumpul menyembah kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

2

Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada-Nya.
Lupakanlah dirimu, arahkan hatimu kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

3

Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada-Nya.
Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada-Nya.
Muliakan nama-Nya dan angkat tanganmu kepada Kristus,
menyembah Kristus Tuhan.

Syair: We Have Come Into His House, Bruce Ballinger, 1976, terj. Yamuger, 1998
Lagu: Bruce Ballinger, 1976

Tonton YouTube-nya:
KITA MASUK RUMAHNYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 34 - KITA MASUK RUMAHNYA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KITA MASUK RUMAHNYA" sebelumnya.

⇦ KK 34 KK 36 ⇨

KK35: ‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA

do=c 2/4 MM ± 84

1

‘Ku gembira ‘kau berkata, “Mari hadap Tuhanmu.”
Selangkah hati kubawa ke gerbang Yerusalem.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

2

‘Ku bersyukur dalam hati kar’na perlindunganmu.
‘Ku berharap saat nanti Kautaburkan rahmat-Mu.
Wahai kawan, bergegaslah rintis jalan ke surga.

Syair: M. Darsasubrata, 1967, berdasarkan Mazmur 122
Lagu: M. Darsasubrata, 1967

Tonton YouTube-nya:
‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 35 - ‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI, BERNYANYI SERTAKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KU GEMBIRA ‘KAU BERKATA" sebelumnya.

⇦ KK 35 KK 37 ⇨

KK36: MARI, BERNYANYI SERTAKU

la=d 4/4 MM ± 92

1

Mari, bernyanyi sertaku, nyaringkan Haleluya, Amin.
Mari, bersoraklah, muliakanlah Tuhanmu.
Mari, berdoa sertaku, yakinlah Tuhan Yesus hadir.
Dia selamanya Sumber karunia. Pujilah!
Pujilah atas karya-Nya, pujilah Dia yang menang.
Sang Bapa, Putra, Roh Kudus, pujilah.
Mari gembira sertaku: kitalah anak-anak Allah
dan ahli waris-Nya dalam Putra-Nya. Pujilah!

Syair: Come on Along with Me and Sing, Doris M. Steinhart, 1976, terj. Yamuger, 1987
Lagu: Doris M. Steinhart, 1976

Tonton YouTube-nya:
MARI, BERNYANYI SERTAKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 36 - MARI, BERNYANYI SERTAKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI KITA PUJI" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI, BERNYANYI SERTAKU" sebelumnya.

⇦ KK 36 KK 38 ⇨

KK37: MARI KITA PUJI

do=es 4/4 MM ± 80

1

Mari kita puji, kita muliakan Tuhan!
Mari kita sujud mengagungkan kuasa-Nya!
Besarkan nama-Nya di kerajaan-Nya,
kasih setia-Nya abadi dan kekal.
Sampai selamanya, Haleluya!
Sampai selamanya, Haleluya!

Reff:

Sorak-sorai jagad raya,
soraklah isi dunia!
Puji Haleluya!

2

Mari kita puji, kita muliakan Tuhan!
Janganlah lupakan berkat dan anugerah-Nya.
Sepanjang hidupmu bersyukurlah terus,
jadilah ‘kau berkat bagi sesamamu.
Pimpinan-Nya tetap, Haleluya!
Pimpinan-Nya tetap, Haleluya!

Syair: Mai Ita Longe, Fridel Eduard Lango, 1996, terj. Yamuger, 1999
Lagu: Fridel Eduard Lango, 1996, irama Sasando

Tonton YouTube-nya:
MARI KITA PUJI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 37 - MARI KITA PUJI

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI MENYEMBAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI KITA PUJI" sebelumnya.

⇦ KK 37 KK 39 ⇨

KK38: MARI MENYEMBAH

do=f 4/4 MM ± 76

1

Mari menyembah Allah Yang Esa,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Bapa, Putra, Roh Mahakudus,
kami datang, sujud menyembah.

2

Mari menyembah Bapa Pencipta,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Kaulah Allah, Alfa Omega
kami datang, sujud menyembah.

3

Mari menyembah Yesus Penebus,
agung dan besar s’lama-lamanya.
Kaulah Jurus’lamat dunia,
kami datang, sujud menyembah.

4

Mari menyembah Roh Mahakudus,
agung dan besar s’lama-lamanya.
‘Kau penuntun umat manusia,
kami datang, sujud menyembah.
Coda
Mari menyembah!

Syair: Godlief Soumokil, 1998
Lagu: Godlief Soumokil, 1998

Tonton YouTube-nya:
MARI MENYEMBAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 38 - MARI MENYEMBAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI SEMBAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI MENYEMBAH" sebelumnya.

⇦ KK 38 KK 40 ⇨

KK39: MARI SEMBAH

do=d 4/4 MM ± 100

1

Mari sembah Allah yang akbar.
Agungkanlah! Karya-Nya besar.
Allah berkuasa di atas isi dunia.
Patutlah semua memuji nama-Nya.
Mari sembah Allah yang akbar.

2

Mari sembah Yesus Penebus.
Agungkanlah! Kasih-Nya besar.
Yesus rela mati disalib di Golgota,
hingga manusia terhapus dosanya.
Mari sembah Yesus Penebus.

3

Mari sembah Roh Mahakudus.
Agungkanlah! Hikmat-Nya besar.
Roh Kudus menuntun setiap langkah kami,
agar hidup kami semakin berseri.
Mari sembah Roh Mahakudus.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998

Tonton YouTube-nya:
MARI SEMBAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 39 - MARI SEMBAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARILAH BERNYANYI" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI SEMBAH" sebelumnya.

⇦ KK 39 KK 41 ⇨

KK40: MARILAH BERNYANYI

do=f 2/4 MM ± 76

1

Marilah bernyanyi, Haleluya,
suaramu pun nyaringkan, Haleluya!
Marilah bersorak, Haleluya,
dan hatimu pun bernyanyi, Haleluya!
Naikkan syukur serta pujian,
muliakan Tuhan yang Esa, serta besarkan nama-Nya!

2

Umat Tuhan nyanyi, Haleluya,
suaramu pun nyaringkan, Haleluya!
Bangsa pun bersorak, Haleluya,
dan hatimu pun bernyanyi, Haleluya!
Naikkan puji, naikkan puja,
muliakan Tuhan yang Esa, serta besarkan nama-Nya!

Syair: Bonar Gultom (Gorga), 2008
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
MARILAH BERNYANYI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 40 - MARILAH BERNYANYI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARILAH BERNYANYI" sebelumnya.

⇦ KK 40 KK 42 ⇨

KK41: MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA

la=b 4/4 MM ± 88

1

Marilah kita siapkan hati kita
menghadap Allah, Tuhan semesta alam,
kar’na besarlah perbuatan tangan-Nya.
Muliakan Allah dengan puji-pujian.

Reff:

Mari bernyanyi memuji Mahakuasa,
puji kasih-Nya sekarang dan s’lamanya.

2

Bersorak-sorailah, hai seluruh dunia,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya.
Keajaiban serta perbuatan-Nya
sungguh benar dan besar tak terucapkan.

3

Berbahagialah orang yang Kaupilih,
Yang Engkau suruh mendekat kepada-Mu.
Berbahagialah orang yang Kaupilih,
di pelataran-Mu semua berdiam.

Syair: J.T. Silangit, 1997, berdasarkan Mazmur 65:5, 95:2, 105
Lagu: J.T. Silangit, 1997, nuansa Batak Karo

Tonton YouTube-nya:
MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 41 - MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MULIA, MULIA NAMANYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARILAH KITA SIAPKAN HATI KITA" sebelumnya.

⇦ KK 41 KK 43 ⇨

KK42: MULIA, MULIA NAMANYA

do=g 4/4 MM ± 92

1

Mulia, mulia nama-Nya.
Bagi Yesus kemuliaan, puji, sembah!
Mulia, kekuasaan-Nya
memb’ri berkat bagi jemaat, bersyukurlah!
Pujilah, tinggikanlah Rajamu Yesus.
Dialah selamanya Sang Raja benar!
Mulia, mulia nama-Nya.
Sang Penebus, Mahakudus, Mahabesar!

Syair: Majesty, Jack Williams Hayford, 1978/1981, terj. Yamuger, 1998/2003
Lagu: Jack Williams Hayford, 1978/1981

Tonton YouTube-nya:
MULIA, MULIA NAMANYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 42 - MULIA, MULIA NAMANYA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "MULIA, MULIA NAMANYA" sebelumnya.

⇦ KK 42 KK 44 ⇨

KK43: NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN

do=f 4/4 MM ± 88

1

Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan atas s’gala kebaikan-Nya.
Angkatlah suaramu, naikkan puji atas kasih-Nya yang besar.

Reff:

Mainkan kecapi, tabuhlah gendang, bunyikan ceracap.
Mainkan kecapi, tabuhlah gendang, bunyikan ceracap, sorak Haleluya!
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan, kar’na Dia Raja semesta!

2

Ucapkanlah syukur bagi Tuhan atas s’gala perbuatan-Nya.
Tinggikan nama-Nya, masyhurkan kuasa-Nya, Dia Jurus’lamatmu.

Syair: Ima Pakpahan, 2007
Lagu: Ima Pakpahan, 2007

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 43 - NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU" mengabaikan kunci pengurutan baku "NYANYIKANLAH MAZMUR BAGI TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 43 KK 45 ⇨

KK44: NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU

do=f 4/4 MM ± 92

1

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah, Pencipta cakrawala.
Segala Serafim, Kerubim, pujilah Dia, besarkanlah nama-Nya.

Reff:

Bersorak-sorai bagi Rajamu!
Bersorak-sorai bagi Rajamu!

2

Puji Dia, wahai mentari, wahai bulan, sembahlah Dia terus.
Dan wahai bintang-bintang terang yang gemerlapan, muliakan Penciptamu.

3

Wahai langit yang mengatasi s’gala langit, mazmurkanlah Tuhanmu.
Hai air di atas langit, turut memuji Tuhan, muliakan Penciptamu.

4

Biar bergemuruh samud’ra dan isinya serta isi dunia.
Dan biar sungai, gunung, bukit, lembah bertepuk tangan bersama-sama.

5

Wahai raja-raja dan pembesar di bumi yang mem’rintah dunia.
Teruna, anak dara, yang tua dan yang muda, ucap syukur pada-Nya.

6

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Allah, semua ciptaan-Nya.
Semesta alam, pujilah Tuhan yang di surga, nyanyikan Haleluya!

Syair: Tilly Lubis-Nainggolan, 1988, berdasarkan Mazmur 148
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 44 - NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "O HARI ISTIRAHAT" mengabaikan kunci pengurutan baku "NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU" sebelumnya.

⇦ KK 44 KK 46 ⇨

KK45: O HARI ISTIRAHAT

do=e 4/4 MM ± 92

1

O Hari Istirahat, ceria dan cerah,
pelipur hati sarat, o Hari mulia!
Bernyanyilah semua bersatu menyembah,
“Kudus, kudus, kuduslah!” kepada Yang Esa.

2

Padamu, Hari Ahad, terciptalah terang
dan Kristus, Jurus’lamat, t’lah bangkit dan menang;
padamu pun terjadi Roh Kudus diberi:
sempurna tiga kali terangmu berseri.

3

O Hari perteduhan di badai dunia,
bak taman penghiburan kausambut yang lelah,
bak sungai kausegarkan semangat yang gersang,
bak Nebo ‘kau tempatnya melihat Kanaan.

4

Pun Hari Minggu ini panggilan terdengar
dan umat menghadiri kumpulan yang besar,
di mana Firman Tuhan menyuar yang gelap;
terhidang roti surga dan air alhayat.

5

Sentosa Hari Tuhan membimbing umat-Nya
menuju perhentian, tempat sejahtera.
Terpuji Allah Bapa dan Putra Tunggal-Nya
dan Roh Pengantar Sabda, Ketiga Yang Esa.

Syair: O Day of Rest and Gladness, Christopher Wordsworth, 1862, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Tradisional Jerman

Tonton YouTube-nya:
O HARI ISTIRAHAT


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 45 - O HARI ISTIRAHAT


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PATUT SEGENAP YANG ADA" mengabaikan kunci pengurutan baku "O HARI ISTIRAHAT" sebelumnya.

⇦ KK 45 KK 47 ⇨

KK46: PATUT SEGENAP YANG ADA

la=d 2/4 MM ± 72

1

Patut segenap yang ada diam dan sujud sembah,
mengosongkan pikirannya dari barang dunia,
kar’na Tuhan sungguh hadir, patut dipermulia.

2

Maharaja alam raya, lahir dari Maria,
Tuhan yang telah menjadi serendah manusia,
bagai Roti yang surgawi, memberikan diri-Nya.

3

Malak mengiringi Dia, Putra Allah yang Esa,
Cah’ya dari Cah’ya murni hadir dalam dunia.
Kuasa iblis harus mundur, kegelapan pun enyah!

4

Serafim menutup wajah, Kerubim sujud sembah,
sungkem di hadapan Dia dan menyanyilah tak lelah:
Haleluya, Haleluya, Tuhan Mahamulia!

Syair: Let All Mortal Flesh Keep Silence, Gerard Moultrie (1829-1885), terj. H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Prancis, 1800

Tonton YouTube-nya:
PATUT SEGENAP YANG ADA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 46 - PATUT SEGENAP YANG ADA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "PATUT SEGENAP YANG ADA" sebelumnya.

⇦ KK 46 KK 48 ⇨

KK47: PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN

do=g 3/4 MM ± 100

1

Puji, hai jiwaku, puji Tuhan selagi ada napasmu!
Allahku patutlah kuagungkan sepanjang umur hidupku!
Hayatku Dia yang beri: Dia kupuji tak henti.
Haleluya, Haleluya!

2

Jangan engkau pertaruhkan nasib kepada insan yang fana.
Juga bangsawan yang paling baik hilang bersama niatnya.
Hidup manusia lenyap, hanyalah Allah yang tetap.
Haleluya, Haleluya!

3

Jika penolongmu Allah Yakub, betapa ‘kau bahagia!
Ia penuhi pengharapanmu, Tuhan setia s’lamanya.
Maha Pencipta dunia tak meninggalkan makhluk-Nya.
Haleluya, Haleluya!

4

Orang tertindas dibela haknya dan orang lapar pun kenyang;
yang diperbudak dibebaskan-Nya, mata si buta pun terang.
Orang tertunduk, bangunlah: Tuhan tegakkan kaum lemah.
Haleluya, Haleluya!

5

Orang benar diberi-Nya kasih, pun orang rantau amanlah;
yatim dan janda tegak kembali, tapi penjahat kandaslah.
Tuhanlah Raja yang baka, bagi-Mu, Sion, s’lamanya!
Haleluya, Haleluya!

Syair: Lobe den Herren, o meine Seele, Mazmur 146, Johann Daniel Herrnschmidt, 1714, terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Jerman, 1664/Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1714

Tonton YouTube-nya:
PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 47 - PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJI, HAI JIWAKU, PUJI TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 47 KK 49 ⇨

KK48: PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA

la=cis 4/4 MM ± 92

1

Puji Tuhan, pujilah nama-Nya,
puji Tuhan, pujilah nama-Nya,
kar’na ajaib ciptaan tangan-Nya,
kar’na ajaib ciptaan tangan-Nya;
puji Tuhan, hai segenap umat-Nya!
Puji Tuhan, hai segenap insan-Nya!
Agungkanlah nama-Nya selama-lamanya.
Tuhanlah pelindungmu,
Ialah perisaimu yang selamatkan jiwamu
kar’na kasih-Nya kepada manusia.
Dia menanggung segala dosa kita.

Syair: F.J. Kouttjie
Lagu: Tradisional Rote (Timor)

Tonton YouTube-nya:
PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 48 - PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJI YESUS!" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJI TUHAN, PUJILAH NAMANYA" sebelumnya.

⇦ KK 48 KK 50 ⇨

KK49: PUJI YESUS!

do=g 3/4 MM ± 100

1

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Langit, bumi, maklumkan kasih-Nya!
Haleluya! Nyanyilah para malaikat:
kuasa, hormat b’rilah kepada-Nya.
Selamanya Yesus Gembala kita,
siang malam kita didukung-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

2

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Pada salib dosa dihapus-Nya.
Gunung Batu dan Pengharapan Abadi
dinyatakan di bukit Golgota.
Haleluya! Hilanglah dukacita
oleh kuasa kasih setia-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

3

Puji Yesus! Pujilah Juruselamat!
Hosiana! Soraknya bergema.
K’rajaan-Nya untuk selama-lamanya:
Yesus Kristus Raja, Nabi, Imam.
Ia datang: Raja segala alam;
kuasa, hormat hanya kepada-Nya.
Puji Dia! B’ritakan keagungan-Nya!
Puji Dia! Mari bernyanyilah!

Syair: Praise Him, Praise Him, Fanny Jane Crosby, 1869, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Chester G. Allen, 1869

Tonton YouTube-nya:
PUJI YESUS!


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 49 - PUJI YESUS!


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJILAH ALLAH, PUJILAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJI YESUS!" sebelumnya.

⇦ KK 49 KK 51 ⇨

KK50: PUJILAH ALLAH, PUJILAH

la=c 3/4 MM ± 92

1

Pujilah Allah, pujilah di tempat kudus-Nya;
pujilah Dia di cakrawala-Nya yang kuat.

Reff:

Haleluya, Haleluya. Segala makhluk puji Tuhan!
Haleluya, Haleluya. Bersama-sama puji Tuhan!

2

Pujilah Allah mengingat keperkasaan-Nya;
pujilah Dia, kebesaran-Nya sungguh hebat.

3

Pujilah Allah dengan tiupan sangkakala;
pujilah Dia, bunyikan gambus dan kecapi.

4

Pujilah Allah dengan rebana dan tarian;
pujilah Dia, dengan kecapi dan seruling.

5

Pujilah Allah dengan ceracap berdentingan;
pujilah Dia, dengan ceracap berdentangan.

6

Mari semua makhluk bernapas, puji Tuhan;
mari semua bersama-sama puji Tuhan.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1999, berdasarkan Mazmur 150
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1999

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH ALLAH, PUJILAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 50 - PUJILAH ALLAH, PUJILAH

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJILAH ALLAH, PUJILAH" sebelumnya.

⇦ KK 50 KK 52 ⇨

KK51: PUJILAH TUHAN

do=es 4/4 MM ± 72

1

Aku akan mengagungkan Dikau, ya Allahku, Tuhan Rajaku,
dan selalu memuji nama-Mu, selamanya ‘ku memuji-Mu.

Reff:

Pujilah Tuhan, puji-pujilah.
Pujilah Dia, mari puji Tuhan.

2

Generasiku turun-temurun selamanya meluhurkan-Mu,
dan semarak kemuliaan-Mu memancarkan sinar kasih-Mu.

3

Yang selalu mengasihi Tuhan, ‘kan tetap dalam lindungan-Nya.
Orang fasik dibinasakan-Nya, orang jahat dihancurkan-Nya.

4

Biarlah segala makhluk hidup ‘kan memuji-muji nama-Mu.
Biarlah segala yang bernapas menyanyikan kidung bagi-Mu.

Syair: Elyaser Palondongan, 2015, berdasarkan Mazmur 145
Lagu: Elyaser Palondongan, 2015, nuansa Toraja, Lokakarya Toraja, 2015

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 51 - PUJILAH TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHAN, SANG RAJA" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 51 KK 53 ⇨

KK52: PUJILAH TUHAN, SANG RAJA

do=g 3/4 MM ± 100

1

Pujilah Tuhan, Sang Raja yang mahamulia!
Segenap hati dan jiwaku, pujilah Dia!
Datang berkaum, b’rilah musikmu bergaung,
angkatlah puji-pujian!

2

Pujilah Tuhan, segala kuasa pada-Nya!
Sayap kasih-Nya yang aman mendukung anak-Nya!
Tiada terp’ri yang kepadamu dib’ri;
tidakkah itu kaurasa?

3

Pujilah Tuhan yang bijak menggubah tubuhmu:
dalam kasih-Nya seluruh hidupmu tertuntun;
hatimu tahu: berulang kali engkau
oleh sayap-Nya terlindung.

4

Pujilah Tuhan yang dapat dan mau melakukan
jauh melebihi doamu dan yang kaurindukan.
Ingat teguh: Ia berkuasa penuh!
Kasih-Nya t’rus kautemukan.

5

Pujilah Tuhan! Hai jiwaku, mari bernyanyi!
Semua makhluk bernapas, iringilah kami!
Puji terus Nama Yang Mahakudus!
Padukan suaramu: Amin.

Syair: Lobe den Herren, Joachim Neander-Neumann, 1680, terj. Yamuger, 1975
Lagu: Stralsund, 1665/Kitab Nyanyian Freylinghausen, 1741

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHAN, SANG RAJA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 52 - PUJILAH TUHAN, SANG RAJA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SALAM DAN HORMAT KEPADAMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHAN, SANG RAJA" sebelumnya.

⇦ KK 52 KK 54 ⇨

KK53: SALAM DAN HORMAT KEPADAMU

la=f 4/4 MM ± 76

1

Salam dan hormat kepadamu, sobat semua,
ada yang penting yang kusampaikan.
Apa gerangan yang engkau sampaikan, katakan
nampaknya penting, sangat berharga.

2

Si burung pipit melayang di atas perigi,
pikiran sempit tiada arti.
Jikalau memang pikiranmu sempit dan picik,
janganlah sampai dipelihara.

3

Orang yang bodoh selalu menolak didikan,
orang yang saleh hidup beriman.
Hidup beriman boleh nanti saja bagiku,
lebih baik pergi memancing ikan.

4

Memancing ikan walaupun berlimpah hasilnya,
tidak sebesar karunia Tuhan.
Ya Tuhan Allah, aku t’lah berdosa pada-Mu,
oh, ampunilah pelanggaranku.

Syair: Supriyanto, 2016
Lagu: Tradisional Dayak Ngaju, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
SALAM DAN HORMAT KEPADAMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 53 - SALAM DAN HORMAT KEPADAMU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHANMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "SALAM DAN HORMAT KEPADAMU" sebelumnya.

⇦ KK 53 KK 55 ⇨

KK54: PUJILAH TUHANMU

do=f 2/4 MM ± 88

1

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat bala surga, semua puji Dia!
Hendaklah semuanya puji nama Tuhan Allah,
sebab atas perintah-Nya semuanya tercipta.
Hai, alam semesta yang diciptakan Tuhan Allah,
hai, api, hujan es dan salju, kabut angin badai,
bernyanyilah semuanya, memuji-muji Dia,
sebab yang tinggi luhur hanya nama Tuhan Allah.

2

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat, Kerubim, Serafim pun, puji Dia!
Yang mendirikan semuanya untuk selamanya,
keagungan-Nya mengatasi langit, alam raya.
Wahai, segala raja serta pemerintah dunia,
teruna, anak dara, orang tua dan yang muda,
bunyikan bagi Tuhanmu seruling dan kecapi,
dan puji Dia dengan sorak-sorai dan menari.

3

Pujilah Tuhanmu Haleluya, Haleluya!
Malaikat, Kerubim, Serafim pun, puji Dia!
Hai, bintang, bulan, matahari, angkatlah suara;
serta segala langit dan seluruh cakrawala.
Hai, ular-ular naga segenap samud’ra raya,
binatang liar, hewan, burung-burung yang bersayap,
padukanlah suaramu, besarkan nama Tuhan
yang agung dan perkasa dan berlimpah kekuatan.

Coda
Nyanyikanlah Haleluya, Haleluya!

Syair: Tilly Lubis-Nainggolan, 1998, berdasarkan Mazmur 148, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Tradisional Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
PUJILAH TUHANMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 54 - PUJILAH TUHANMU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MULIAKAN TUHAN ALLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJILAH TUHANMU" sebelumnya.

⇦ KK 54 KK 56 ⇨

KK55: MULIAKAN TUHAN ALLAH

do=c 4/4 MM ± 80

1

Muliakan Tuhan Allah, muliakan Tuhan Allah,
muliakan pimpinan-Nya dalam kasih sayang-Nya.

2

Kami datang kepada-Mu, kami datang kepada-Mu
bersyukur sebulat hati, kar’na kasih-Mu besar.

3

‘Kau dekat dengan firman-Mu, ‘Kau dekat dengan firman-Mu.
Ya, berfirmanlah, ya Tuhan, kami siap mendengar.

Syair: Ayub B.E. Poli/Yamuger, 1984
Lagu: Pulau Sawu

Tonton YouTube-nya:
MULIAKAN TUHAN ALLAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 55 - MULIAKAN TUHAN ALLAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUCI, SUCI, SUCI" mengabaikan kunci pengurutan baku "MULIAKAN TUHAN ALLAH" sebelumnya.

⇦ KK 55 KK 57 ⇨

KK56: SUCI, SUCI, SUCI

do=d 4/4 MM ± 84

1

Suci, suci, suci, Tuhan Mahakuasa!
Dikau kami puji di pagi yang teduh.
Suci, suci, suci, murah dan perkasa,
Allah Tritunggal, agung nama-Mu!

2

Suci, suci, suci! Kaum kudus tersungkur
di depan takhta-Mu memb’ri mahkotanya.
Segenap malaikat sujud menyembah-Mu,
Tuhan, Yang Ada s’lama-lamanya.

3

Suci, suci, suci! Walau tersembunyi,
walau yang berdosa tak nampak wajah-Mu,
‘Kau tetap Yang Suci, tiada terimbangi,
‘Kau Mahakuasa, murni kasih-Mu.

4

Suci, suci, suci! Tuhan Mahakuasa!
Patut ‘Kau dipuji seluruh karya-Mu.
Suci, suci, suci, murah dan perkasa,
Allah Tritunggal, agung nama-Mu!

Syair: Holy, Holy, Holy, Reginald Heber, 1826, terj. Yamuger, 1978
Lagu: John Bacchus Dykes, 1861

Tonton YouTube-nya:
SUCI, SUCI, SUCI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 56 - SUCI, SUCI, SUCI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUCI, SUCI, SUCI" sebelumnya.

⇦ KK 56 KK 58 ⇨

KK57: SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU

do=d 4/4 MM ± 96

1

Sungguhlah indah rumah-Mu, Tuhan, Raja alam raya.
Burung pipit serta layang-layang Dikau beri sarang.
Alangkah ‘ku rindu tinggal di rumah-Mu,
sorak dan sorai bagi-Mu.

2

Bahagialah yang senantiasa datang ke rumah-Mu.
Lembah tangis mengalirkan rahmat kar’na kuasa-Mu.
Langkah makin gagah, tiada pernah lelah,
Tuhan menyambut datangnya.

3

Tuhan, dengarkanlah doa kami, pandang niat kami.
Kami rela menanti saatnya masuk ke rumah-Mu.
Dikaulah bentengku, Allah perisaiku:
kami percaya selalu.

Syair: Jan Pontoan, 1968, berdasarkan Mazmur 84, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Jan Pontoan, 1968, nuansa Minahasa

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 57 - SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TERPUJILAH ALLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUNGGUHLAH INDAH RUMAHMU" sebelumnya.

⇦ KK 57 KK 59 ⇨

KK58: TERPUJILAH ALLAH

do=g 3/4 MM ± 104

1

Terpujilah Allah, hikmat-Nya besar;
begitu kasih-Nya ‘tuk dunia cemar,
sehingga dib’rilah Putra-Nya kudus
mengangkat manusia serta menebus.

Reff:

Pujilah, pujilah! Buatlah dunia
bergemar, bergemar mendengar suara-Nya.
Dapatkanlah Allah demi Putra-Nya
b’ri puji pada-Nya sebab hikmat-Nya.

2

Dan darah Anak-Nyalah yang menebus
mereka yang yakin ‘kan janji kudus;
dosanya betapapun juga keji,
dihapus oleh-Nya, dibasuh bersih.

3

Tiada terukur besar hikmat-Nya;
penuhlah hatiku sebab Anak-Nya.
Dan amatlah k’lak hati kita senang,
melihat Sang Kristus di surga cerlang.

Syair: To God be the Glory, Fanny Jane Crosby, 1875, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: William Howard Doane, 1875

Tonton YouTube-nya:
TERPUJILAH ALLAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 58 - TERPUJILAH ALLAH

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN ALLAH HADIR" mengabaikan kunci pengurutan baku "TERPUJILAH ALLAH" sebelumnya.

⇦ KK 58 KK 60 ⇨

KK59: TUHAN ALLAH HADIR

do=g 2/4, 3/4 MM ± 60

1

Tuhan Allah hadir pada saat ini.
Hai sembah sujud di sini.
Diam dengan hormat, tubuh serta jiwa,
tunduklah menghadap Dia.
Marilah, umat-Nya,
hatimu serahkan dalam kerendahan.

2

Tuhan Allah hadir, Yang dimuliakan
dalam surga siang-malam.
“Suci, suci, suci” untuk selamanya
dinyanyikan malak surga.
Ya Allah, t’rimalah
pujian jemaat beserta malaikat.

3

Kami menanggalkan hasrat sia-sia,
keinginan manusia;
jiwa-raga kami, hidup seluruhnya,
Tuhan, Kaulah yang empunya.
Dikaulah, Yang Esa,
patut dimuliakan oleh s’luruh alam.

4

Raja yang mulia, biarlah hamba-Mu
mengagungkan-Mu selalu,
hingga aku ini sungguh beribadat
sama seperti malaikat,
dan benar mendengar
firman-Mu, ya Tuhan, agar kulakukan!

5

‘Kau bagai udara sumber kehidupan
dan tempat gerak semua.
Laut tak terhingga, buatlah diriku
layak menyelami Dikau:
‘Kau penuh dalamku,
aku di dalam-Mu: ‘Kau kerinduanku!

6

Surya Mahasuci, biarlah cah’ya-Mu
hangat menyentuh wajahku.
Bagai kuntum bunga, bila disinari,
memekar ke matahari,
‘ku telah berserah:
biar ‘Kau berkarya dalam segalanya.

7

Jadikanlah aku hamba bersahaja
dalam damai dan sejaht’ra.
Sucikanlah aku, agar ‘Kau kupandang
dalam roh dan kebenaran.
Arahku pada-Mu:
wajah-Mu kucari kini dan abadi.

Syair: Gott ist gegenwärtig, Gerhard Tersteegen, 1729, terj. Yamuger, 1983 (revisi, 2016)
Lagu: Bremen/Joachim Neander-Neumann, 1680

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ALLAH HADIR


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 59 - TUHAN ALLAH HADIR


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN ALLAH, NAMAMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "TUHAN ALLAH HADIR" sebelumnya.

⇦ KK 59 KK 61 ⇨

KK60: TUHAN ALLAH, NAMAMU

do=f 3/4 MM ± 96

1

Tuhan Allah, nama-Mu kami puji dan masyhurkan;
Isi dunia sujud di hadapan-Mu, ya Tuhan!
Bala surga menyembah Dikau, Khalik semesta!

2

Kerubim dan Serafim nyanyi: “Suci, suci, suci!”
Para rasul dan nabi, martir yang berjubah putih,
G’reja yang kudus, esa, kepada-Mu menyembah.

3

Bapa agung dan kudus, mahamurah dan rahmani.
Putra Tunggal, Penebus, Roh, Penghibur yang sejati,
langit-bumi pun penuh kemuliaan nama-Mu!

4

Kristus, Raja mulia, Putra Bapa yang abadi,
Kautebus manusia oleh kurban-Mu di salib.
Kuasa maut menyerah, surga pun terbukalah!

5

Takhta-Mu kekal teguh pada sisi kanan Bapa;
dalam penghakiman-Mu, tolong umat-Mu yang papa:
diri kami yang lemah dalam Dikau s’lamatlah!

6

Tiap hari nama-Mu kami puji dan muliakan,
kini dan selalu t’rus sampai kesudahan zaman.
Buat kami bertekun hingga Hari Datang-Mu.

7

Tuhan, kasihanilah! Kasihani kami ini;
dalam cah’ya karunia tuntun yang telah Kaupilih.
‘Kau Harapan umat-Mu: kasih-Mu kekal teguh!

Syair: Grosser Gott, wir loben dich, Ignaz Franz, 1768, menurut Te Deum laudamus, awal abad ke-5, terj. H.A. Pandopo, 1975/J.M. Malessy, 1983, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Austria (Wina), 1774

Tonton YouTube-nya:
TUHAN ALLAH, NAMAMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 60 - TUHAN ALLAH, NAMAMU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHANKU YESUS" mengabaikan kunci pengurutan baku "TUHAN ALLAH, NAMAMU" sebelumnya.

⇦ KK 60 KK 62 ⇨

KK61: TUHANKU YESUS

do=es 2/4 MM ± 56

1

Tuhanku Yesus, Raja alam raya, Allah dan Manusia.
‘Kau kukasihi, ‘Kau Junjunganku, Bahagiaku yang baka.

2

Indah tamasya, indah sawah ladang, sungguh elok berseri;
yang lebih indah ‘Kau, Tuhan Yesus: Engkau menghibur yang sedih.

3

Indah t’rang surya, indah sinar bulan, alam bintang yang megah;
jauh lebih indah, Yesus, terang-Mu di surga dan di dunia.

4

Indah kesuma, insan lebih indah pada masa mudanya;
bunga ‘kan layu, insan berlalu. Yesus kekal selamanya.

5

Apa yang indah dalam dunia ini nampak dalam diri-Mu.
Yang Maha indah, Harta surgawi, hanya Engkau, ya Tuhanku!

Syair: Schönster Herr Jesu, Jerman, 1677/1840, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Christian Ernst Graf, 1766

Tonton YouTube-nya:
TUHANKU YESUS


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 61 - TUHANKU YESUS


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YA KHALIK SEMESTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "TUHANKU YESUS" sebelumnya.

⇦ KK 61 KK 63 ⇨

KK62: YA KHALIK SEMESTA

do=g 3/4 MM ± 96

1

Ya Khalik semesta, umat-Mu tolonglah
memuji-Mu: Bapa yang mulia, ‘Kau Raja dunia:
kami sujud sembah kepada-Mu.

2

Firman dan Putera, mohon dengarkanlah
yang berseru. Sabda-Mu jadilah, Roh-Mu turunkanlah!
Tuhan, berkatilah jemaat-Mu.

3

Datang, ya Roh Kudus, dan hati umat-Mu
Yakinkanlah! Dengan kuasa-Mu pimpin jemaat-Mu;
b’ri sukacita-Mu tinggal serta.

4

Bagi-Mu, Yang Esa, kekal abadilah
puji syukur! Yang Mahamulia,
b’ri kami s’lamanya dalam terang baka memuji-Mu.

Syair: Come, Thou Almighty King, Charles Wesley, 1757, terj. Yamuger, 1978
Lagu: Felice de Giardini, 1769

Tonton YouTube-nya:
YA KHALIK SEMESTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 62 - YA KHALIK SEMESTA