Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| 1
|
Hai berdandanlah, jiwaku, tampil dari g’lap dosamu,
masuk di terang ceria, bersemaraklah mulia.
Kini ‘kau diundang Tuhan turut dalam perjamuan.
Maharaja alam raya ingin dikau bersama-Nya
|
|
| 2
|
O betapa kurindukan kebajikannya-Mu, ya Tuhan;
air mataku tercurah mendambakan roti surga;
aku haus ‘kan minuman dari Raja kehidupan.
Dalam makan-minum itu ‘ku bersatu dengan Kristus.
|
| 3
|
Tapi ‘ku gentar mengingat akan keajaiban hikmat
yang mengisi perjamuan oleh kehadiran Tuhan,
hingga sungguh kuindahkan Tubuh Kristus yang kumakan:
tak terduka, ya Tuhanku, kebesaran kuasa-Mu.
|
| 4
|
Akal budi takkan mampu menguraikan mukjizat-Mu
walau orangnya ribuan, namun roti tidak kurang
Roti itu tubuh Kristus,anggur itu darah Kristus.
O misteri kehadiran! Roh Kudus yang mengartikan.
|
| 5
|
Yesus, Surya kehidupan, Sumber suka umat Tuhan,
Dasar keberadaanku, Sinar penerang jiwaku,
perkenankanlah hamba-Mu layak makan di meja-Mu
yang bagiku kes’lamatan dan bagiku kemuliaan.
|
| 6
|
Tuhan, Kautinggalkan surga kar’na kasih-Mu sempurna
dan tubuh-Mu Kaurelakan disalibkan, dimakamkan,
pun darah-Mu tanpa pamrih Kaucurahkan bagi kami,
agar kami dikenyangkan dan kasih-Mu dikenangkan.
|
| 7
|
Yesus Roti kehidupan, aku mohon pertolongan,
agar jangan sia-sia santapan-Mu kuterima,
tapi makin kuhayati cinta kasih yang Kaubagi
hingga nanti ‘ku dijamu oleh Dikau di surga-Mu.
|
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 404 - HAI BERDANDANLAH, JIWAKU