Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| 1
|
Hai, dengar nyanyian suci di pesisir laut Kristal:
Haleluya, Haleluya, puji Allah yang kekal!
Tak terbilang yang bernyanyi, bagai bintang banyaknya,
berpakaian jubah putih, palma dalam tangannya.
|
|
| 2
|
Kaum leluhur, nabi, raja, yang menanti Almasih,
rasul, martir dan penginjil yang bersaksi, berjerih,
para pendahulu kita yang berdoa tak lelah,
kini mengagungkan Tuhan, bersyukur kepada-Nya.
|
| 3
|
Waktu usai kesusahan, dibersihkan jubahnya
dalam darah Anak Domba, Penebus yang mulia;
dari siksa dan penjara, penghinaan dan pedang,
atas Iblis pun mereka dalam Kristus t’lah menang.
|
| 4
|
Berpegangkan panji salib laskar jaya dan megah
ikut Dikau, Jurus’lamat, Raja dan Panglimanya,
ikut Dikau menderita, riang dan tetap teguh,
ikut Dikau dalam maut, ikut dalam hidup-Mu.
|
| 5
|
Kini mulia mereka, kini jalannya cerah
kini diberi padanya, air hidup yang baka;
kasih karunia abadi, kebenaran yang teguh
dalam sinar Sang Tritunggal dinikmatinya penuh.
|
| 6
|
Putra Tunggal Tuhan Allah, Cah’ya dari T’rang kekal,
Pemersatu kawanan-Mu, Tubuh-Mu, Imanuel,
o, curahkan pada kami kepenuhan-Mu terus,
hingga kami muliakan Bapa, Putra, Roh Kudus.
|
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 300 - HAI, DENGAR NYANYIAN SUCI