Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| 1
|
Bagai rusa berteriak
cari sumber air sejuk,
demikian pun jiwaku
menjerit kepadaMu.
Akan Allah abadi
hausku tiada terperi.
Bilahkah tiba waktuku
melihatMu, ya Allahku?
|
|
| 2
|
Siang malam air mataku
adalah makananku,
kar’na orang menghujatku:
“Hai, dimana Allahmu?”
Dan teringatlah terang,
dengan girang dan senang
aku pimpin ‘kan mereka
masuk ke rumah Allahnya.
|
| 3
|
Apakah sebab ‘kau tunduk
dan gelisah, jiwaku ?
Janganlah ‘kau putus asa,
Tuhanlah harapanmu.
‘Kan kupujilah terus
kuasa Allah yang kudus.
Kar’na itulah hentikan
keluhanMu dan rintihan.
|
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 296 - BAGAI RUSA BERTERIAK