Kidung Keesaan/Kisah Pelayanan Yesus

Dari Kidung
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 205 KK 207 ⇨

KK206: SUNGGUH INDAHNYA

do=d 4/4 MM ± 96

1

Yesus di perahu dengan murid-Nya,
datang badai dan gelombang menerjang,
Yesus bangun dan menghardik, badai topan pun reda;
para murid tercengang melihatnya.

Reff:

Sungguh indahnya, sungguh manisnya
menuturkan pelayanan Yesus, Penebus.
Sungguh indahnya dan sungguh manisnya
mendengarkan kisah pelayanan-Nya.

2

Saat Yesus memasuki Kapernaum,
banyak orang sakit disembuhkan-Nya,
tapi banyak para imam tidak menyukai-Nya;
berencana untuk menyingkirkan-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 2005
Lagu: Godlief Soumokil, 2005

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH INDAHNYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 206 - SUNGGUH INDAHNYA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, DESAK-DESAKAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUNGGUH INDAHNYA" sebelumnya.

⇦ KK 206 KK 208 ⇨

KK207: HAI, DESAK-DESAKAN

do=f 3/4 MM ± 100

1

Hai desak-desakan sambil mendengarkan
kabar sukacita bagi manusia!
Dari mana-mana semua berkerumun
mendengarkan sabda Tuhan, Sang Pengampun.

2

Ada orang lumpuh tidur di usungan,
tidak dapat masuk kar’na orang banyak.
Cari-cari akal hendak temui Tuhan:
angkat tinggi, lewat atap ada jalan!

3

Yesus pun melihat usungan melayang;
orang mohon sehat dari Sang Penyayang.
Yesus lihat iman yang kuat tanpa sungkan,
keampunan, kesembuhan diberikan!

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1980/1981
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1980/1981

Tonton YouTube-nya:
HAI, DESAK-DESAKAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 207 - HAI, DESAK-DESAKAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MURID YOHANES PEMBAPTIS" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, DESAK-DESAKAN" sebelumnya.

⇦ KK 207 KK 209 ⇨

KK208: MURID YOHANES PEMBAPTIS

do=d 4/4, 2/4 MM ± 88

1

Murid Yohanes Pembaptis
bertanya kepada Yesus,
“Sungguhkah ‘Kau yang dinanti?”
Yesus menjawabnya,
“Wartakanlah yang kaulihat:
Orang buta melihat,
orang lumpuh berjalan,
orang tuli mendengar,
orang buta sembuh,
orang mati dibangkitkan,
orang miskin beroleh kabar baik.”

Kami buta terhadap cinta-Mu,
sembuhkanlah, ya Tuhan.
Kami lumpuh dalam melaksanakan tugas kami,
sembuhkanlah, ya Tuhan.
Kami tuli terhadap panggilan-Mu,
sembuhkanlah, ya Tuhan.

Bangkitkanlah semangat kami
untuk mewujudkan amanat-Mu.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 2016
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 2016

Tonton YouTube-nya:
MURID YOHANES PEMBAPTIS


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 208 - MURID YOHANES PEMBAPTIS


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ORANG SAKIT LUMPUH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MURID YOHANES PEMBAPTIS" sebelumnya.

⇦ KK 208 KK 210 ⇨

KK209: ORANG SAKIT LUMPUH

do=d 2/4 MM ± 80

1

Orang sakit lumpuh sungguh tak berdaya
diantarkan pada Tuhan Yesus.
Dia dibaringkan pada suatu tilam
dan berharap disembuhkan-Nya.
Yesus pun berkata pada orang lumpuh,
“Sudah diampuni dosa-dosamu.”
Tapi tak senanglah para ahli Taurat;
ucap dalam hati, “Yesus menghujat.”

2

Yesus pun melihat iman sungguh kuat,
dan menyapa orang lumpuh itu:
Bangun dan angkatlah alas kamu tidur!
Dan si lumpuh bangkit t’lah sembuh.
Orang banyak kagum akan kuasa Yesus,
dan memuliakan Allah yang besar.
Orang banyak kagum akan kuasa Yesus,
dan memuliakan Allah yang besar.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Ernest Mariyanto, 2016

Tonton YouTube-nya:
ORANG SAKIT LUMPUH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 209 - ORANG SAKIT LUMPUH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!" mengabaikan kunci pengurutan baku "ORANG SAKIT LUMPUH" sebelumnya.

⇦ KK 209 KK 211 ⇨

KK210: TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!

do=bes 4/4 MM ± 80

1

Talita kum, anak, bangkitlah!
Talita kum, anak, bangkitlah!
Dan anak bangkit dengan tegap,
dan semua heran, senang.
Dan anak bangkit dengan tegap,
dan semua heran, senang.

Reff:

T’rima kasih, Tuhan Yesus, untuk kasih-Mu.
T’rima kasih, Tuhan Yesus, untuk kasih-Mu.

2

Talita kum, umat, bangkitlah!
Talita kum, umat, bangkitlah!
B’ritakan Injil ke dunia,
dan muliakan nama-Nya.
B’ritakan Injil ke dunia,
dan muliakan nama-Nya.

Syair: Alfred Simanjuntak, 1998
Lagu: Alfred Simanjuntak, 1998

Tonton YouTube-nya:
TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 210 - TALITA KUM, ANAK, BANGKITLAH!