Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| 1
|
Badai mengamuk, ya Tuhan,
gelombang pun menderu,
dan kabut gelap menakutkan,
kemana ‘ku berteduh?
Akan celakalah aku,
Tuhan terus lelap!
Takkan lama ‘ku ini tertarik
ke dasar samud’ra g’lap.
|
|
|
Reff:
|
Gelombang dan topan
tenangkanlah: diamlah!
Laut yang gemuruh dan menderu
dan iblis yang ganas bagai set’ru,
tak dapat merusakkan bahtera,
sebab Tuhan alam ikut serta.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamlah, diamlah.
Semuanya taat ‘kan p’rintah-Mu:
Diamkanlah.
|
| 2
|
Hatiku goncang, ya Tuhan,
serasa remuk redam.
Guruku, sadarlah dan tolong,
‘ku takut ‘kan tenggelam.
Badai dosaku mengamuk,
memukul jiwaku!
Akan karamlah aku, ya Guru,
peganglah kemudiku.
|
| 3
|
Guru, derita t’lah lalu,
cuaca kembali t’rang.
Mentari nan suram bersinar,
lenyap rasa yang tegang.
Tinggallah Penyelamatku
tetap di sampingku!
Dengan Tuhan bidukku selamat,
berlabuh dan berteduh.
|
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 486 - BADAI MENGAMUK, YA TUHAN