Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| 1
|
Hai umat, puji Allahmu
di takhta yang kudus,
dib’rikan-Nya kepadamu
Mesias Penebus,
Mesias Penebus.
|
|
| 2
|
Diutus oleh Bapa-Nya
Bayi Imanuel;
palungan hewan itulah
ranjang-Nya yang kecil,
ranjang-Nya yang kecil.
|
| 3
|
Yang Mahatinggi mulia
kosongkan diri-Nya
menjadi insan yang lemah
dan hamba terendah,
dan hamba terendah.
|
| 4
|
Mengapa Raja semesta
rendahkan diri-Nya?
Supaya kita yang rendah
diangkat oleh-Nya,
diangkat oleh-Nya.
|
| 5
|
Sang Raja turun takhta-Nya
agar hamba-Nya naik.
Pertukaran-Nya itulah
mukjizat terajaib,
mukjizat terajaib.
|
| 6
|
Gerbang firdaus dibuka-Nya
dan Kerub t’lah pergi.
Kepada Allah angkatlah
pujian tak henti,
pujian tak henti.
|
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 181 - HAI UMAT, PUJI ALLAHMU