Kidung Keesaan/Pergantian Tahun

Dari Kidung
Revisi sejak 15 April 2026 07.55 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan/Pergantian Tahun)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 688 KK 690 ⇨

KK689: ALLAH BAPA MAHAAGUNG

do=d 4/4 MM ± 88

1

Allah Bapa Mahaagung, Mahakasih,
kota benteng, gunung batu yang teguh.
Hanya Dialah Pelindung yang sejati
bagi orang yang percaya pada-Nya.

Reff:

O, betapa kasih Tuhan selalu nyata
di sepanjang hari yang telah berlalu.
Kita yakin tangan Tuhan akan selalu
melindungi kita ditahun yang baru.

2

Di lintasan waktu, tahun ‘kan berganti,
Tuhan juga yang menjamin hidupmu.
Jangan bimbang, jangan takut dan gelisah,
sambut tahun baru, bergembiralah!

3

Hidup ini tak lepas dari cobaan,
banyak jalan yang berliku dan terjal!
Namun pertolongan Tuhan pasti nyata
bagi orang yang bersandar pada-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 2014
Lagu: Godlief Soumokil, 2014, nuansa Sangir Talaud

Tonton YouTube-nya:
ALLAH BAPA MAHAAGUNG


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 689 - ALLAH BAPA MAHAAGUNG

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ALLAH BAPA, TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "ALLAH BAPA MAHAAGUNG" sebelumnya.

⇦ KK 689 KK 691 ⇨

KK690: ALLAH BAPA, TUHAN

do=d 6/8, 9/8 MM ± 56

1

Allah Bapa, Tuhan, Allah Mahaagung.
Kaulah perlindungan, Benteng yang teguh.
Di lintasan waktu, kami Kaunaungi,
dalam kelemahan, kuat Kauberi.

Reff:

Curahan rahmat dan kasih setia-Mu
lanjutkan, Tuhan,
bagi orang-orang yang sudah mengenal Engkau.
Keadilan-Mu dan pembaruan-Mu
nyatakan, Tuhan,
jadi kesukaan bagi yang tulus hatinya.
Kasih setia-Mu abadi.

2

Allah Bapa, Tuhan, Sumber pengharapan,
Penentu sejarah di masa depan.
Di sepanjang tahun kami Kausertai,
songsong hari baru, bumi yang permai.

Syair: Pokja Muger GPIB, 2000
Lagu: Amang Kasaruan, Tradisonal Minahasa (dengan penyesuaian)

Tonton YouTube-nya:
ALLAH BAPA, TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 690 - ALLAH BAPA, TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA NAMPAK OLEHKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "ALLAH BAPA, TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 690 KK 692 ⇨

KK691: BILA NAMPAK OLEHKU

do=g 3/4 MM ± 92

1

Bila nampak olehku
berjuta bintang diangkasa,
‘ku tak paham yang dilukiskan-Nya.
Namun Tuhan Allahku
yang menabur bintang itu,
berencana ditiap karya-Nya.

Reff:

Hanya Dialah yang tahu
‘kan segala rahasia,
tiada ‘ku takut ‘kan kuasa gelap.
Masa yang datang tak jelas,
tapi ini t’rang bagiku:
Tangan Tuhan yang atur seg’nap.

2

Dalam dunia yang kejam
‘ku bertelut serta bertanya:
“O, mengapakah salibku berat?”
Sabda Tuhan padaku:
“Oleh kar’na ‘kau setiawan”,
dikuatkan-Nya, ‘ku tak penat.

Syair: Known Only to Him, Stuart Hamblen, 1958, ter. K. P. Nugroho (1928-1994)
Lagu: Stuart Hamblen, 1958

Tonton YouTube-nya:
BILA NAMPAK OLEHKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 691 - BILA NAMPAK OLEHKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA NAMPAK OLEHKU" sebelumnya.

⇦ KK 691 KK 693 ⇨

KK692: SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN

do=g 4/4 MM ± 88

1

Siang, malam, musim, tahun,gilir ganti melenyap;
bayang-banyangnya berlalu tiada satu yang tetap.
Hidup kita menjalani jangka waktu dunia;
tak terulang yang terjadi, tinggal tanggung jawabnya.

2

Orang hidup ditinggalkan oleh pendahulunya;
kita pun menuju makam bagai makhluk yang fana.
Dari bumi kita lahir dan kembali pada-Nya;
tanpa rahmat yang Ilahi, apakah manusia?

3

Sungguh, Allah mengasihi dunia ciptaan-Nya:
dalam Putra-Nya sendiri Ia tinggal beserta.
Yang percaya kepada-Nya, tak binasa tenggelam,
tapi hidup selama-Nya dalam Dia yang menang.

4

Walau zaman menghanyutkan tiap hal di dunia,
pengasihan-Mu, ya Tuhan, untuk s’lama-lamanya!
Di segala perubahan, dalam duka apapun,
dalam Kristus aku aman: ‘Kau menjadi Bapaku!

5

Bapa, Sumber pengasihan, Bapa dalam t’rang dan g’lap.
Bapa dalam kematian, pun di kubur yang senyap,
setia-Mu tak berubah, kasih-Mu tetap teguh:
Bapa kepada-Mu jua kuserahkan diriku.

7

Siang, malam, musim, tahun, biar kamu melenyap;
dalam suka dan dukaku rahmat Allahku tetap!
Tangan-Nya menuntun daku lewat zaman dunia
dan akhirnya ‘ku selalu tinggal dalam rumah-Nya.

Syair: Uren, dagen, maanden, jaren, Rhijnvis Feith (1753-1824), terj. H. A. Pandopo, 1975/J.M. Malessy, 1983
Lagu: Jerman (Herrnhut), 1700

Tonton YouTube-nya:
SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 692 - SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MENGHADAPI HARI ESOK" mengabaikan kunci pengurutan baku "SIANG, MALAM, MUSIM, TAHUN" sebelumnya.

⇦ KK 692 KK 694 ⇨

KK693: MENGHADAPI HARI ESOK

re=d 4/4 MM ± 72

1

Menghadapi hari esok,
Tuhanlah penuntun langkahku.*

2

Meski berat halang rintang,
Tuhanlah penuntun langkahku.*

3

Meski cemas dan gelisah,
Tuhanlah penuntun langkahku.*

4

Meski hati bimbang ragu,
Tuhanlah penuntun langkahku.*

5

Meski dihadang bahaya,
Tuhanlah penuntun langkahku.*

Syair: Yamuger, 2016
Lagu: M. Karatem, 2016

Tonton YouTube-nya:
MENGHADAPI HARI ESOK


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 693 - MENGHADAPI HARI ESOK