Kidung Keesaan (KK) 145 - WAHAI ANAKKU

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 10.36 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 145)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK145: WAHAI ANAKKU

la=c 3/4 MM ± 84

1

Kiranya langit terbelah, ya Jurus’lamat, datanglah,
bukalah surga segera, buanglah palang pintunya.

Reff:

Datanglah, ya Imanuel, bebaskan Bani Israel.

2

O, turun seperti embun, sirami ladang bumi-Mu;
curahkanlah anugerah, Raja yang adil, datanglah!

3

Hai bumi, ‘kau terbukalah! Gunung, lembah, menghijaulah!
Agar darimu bersemi bunya selamat abadi.

4

Engkau dinanti dunia. Kedatangan-Mu kapankah?
Dari takhta-Mu turunlah; hiburkan kami yang resah.

5

Ya Surya Pagi yang cerah, biar fajar-Mu merekah;
mari, terbitlah cemerlang, halaulah kabut yang kelam.

6

Dirundung duka kemelut, kami menghadap pintu maut.
Umat-Mu, Tuhan, tuntunlah ke negeri sejahtera.

7

Di sana kami bersyukur memuliakan nama-Mu,
ya Penebus manusia, sampai selama-lamanya.

Syair: Ispriyanto, 1999, berdasarkan Amsal 3:1-14
Lagu: Ispriyanto, 1999

Tonton YouTube-nya:
WAHAI ANAKKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 145 - WAHAI ANAKKU