Kidung Keesaan/Pagi dan Siang
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| ⇦ KK 654 | KK 656 ⇨ |
KK655: MATAHARI MULAI BERSINAR
do=f 4/4 MM ± 92
| 1 |
Matahari mulai bersinar terang |
|
| 2 |
Burung-burung mulai berkicau senang, | |
| 3 |
Padang hijau dan laut biru lepas, | |
| 4 |
Hanya Dikau, Tuhan, yang mahakudus, |
Syair: Godlief Soumokil, 2000
Lagu: Godlief Soumokil, 2000
MATAHARI MULAI BERSINAR |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 655 - MATAHARI MULAI BERSINAR
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "LEWATLAH MALAM YANG GELAP" mengabaikan kunci pengurutan baku "MATAHARI MULAI BERSINAR" sebelumnya.
| ⇦ KK 655 | KK 657 ⇨ |
KK656: LEWATLAH MALAM YANG GELAP
do=g 4/4 MM ± 96
| 1 |
Lewatlah malam yang gelap |
|
|
Reff: |
Sukacita dalam dunia, | |
| 2 |
Segala air mataku | |
| 3 |
Kuasa Kristus, Tuhanku, | |
| 4 |
Dan jika sukar jalanku, |
Syair: De nacht vlood heen, Celestine Oliphant-Schoch, 1900, terj. Lembaga Literatur Baptis
Lagu: Celestine Oliphant-Schoch, 1900
LEWATLAH MALAM YANG GELAP |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 656 - LEWATLAH MALAM YANG GELAP
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "NIKMAT BENAR" mengabaikan kunci pengurutan baku "LEWATLAH MALAM YANG GELAP" sebelumnya.
| ⇦ KK 656 | KK 658 ⇨ |
KK657: NIKMAT BENAR
do=es 4/4 MM ± 80
| 1 |
Nikmat benar, ‘pabila alam bangun, |
|
| 2 |
Dengan Engkau di pagi hari baru, | |
| 3 |
Dengan Engkau setiap pagi baru, | |
| 4 |
Dan bila k’lak pagi terakhir tiba, |
Syair: Still, Still with Thee, Harriet Beecher Stowe, 1853, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Felix Mendelssohn-Bartholdy, 1834
NIKMAT BENAR |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 657 - NIKMAT BENAR
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TERANG MATAHARI" mengabaikan kunci pengurutan baku "NIKMAT BENAR" sebelumnya.
| ⇦ KK 657 | KK 659 ⇨ |
KK658: TERANG MATAHARI
do=a 3/4 MM ± 100
| 1 |
Terang matahari |
|
| 2 |
Gembira sekali | |
| 3 |
Syukur bagi Dia, | |
| 4 |
Tenaga dan kuat | |
| 5 |
Sehari-harian |
Syair: Die güldene Sonne bringt Leben und Wonne, Philipp von Zesen (1619-1689), terj. I.S. Kijne (1899-1970), revisi Yamuger, 1984
Lagu: Johann Georg Ahle, 1671
TERANG MATAHARI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 658 - TERANG MATAHARI
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "TERANG MATAHARI" sebelumnya.
| ⇦ KK 658 | KK 660 ⇨ |
KK659: DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH
do=es 2/4 MM ± 80
| 1 |
Dikau, Allah, kusembah |
|
| 2 |
‘Kau telah menjagaku | |
| 3 |
Sinar-Mu bercah’yalah | |
| 4 |
Oleh kuasa Roh Kudus |
Syair: Qing-chen zao qi zan-mei Shen, Dawei Wang, 1981, terj. Ferdinand Suleeman, 1990, dengan perubahan oleh Yamuger, 2016
Lagu: Dawei Wang, 1981
DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 659 - DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TERBITLAH KINI SANG MATAHARI" mengabaikan kunci pengurutan baku "DIKAU, ALLAH, KUSEMBAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 659 | KK 661 ⇨ |
KK660: TERBITLAH KINI SANG MATAHARI
la=f 4/4 MM ± 66
| 1 |
Terbitlah kini sang matahari |
|
|
Reff: |
Lebih dahulu kita lakukan: | |
| 2 |
Seluruh satwa riang bernyanyi | |
| 3 |
Apa pun juga kita lakukan |
Syair: Mangapul P. Simanjuntak, 1987
Lagu: Mangapul P. Simanjuntak, 1987, nuansa Sunda/Batak Karo
TERBITLAH KINI SANG MATAHARI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 660 - TERBITLAH KINI SANG MATAHARI



