Kidung Keesaan/Jumat Agung: Perbedaan antara revisi
Kidung Keesaan/Jumat Agung |
Kidung Keesaan/Jumat Agung |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}} | {{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 228 - ANAK DOMBA ALLAH|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 228 - ANAK DOMBA ALLAH|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 229 - GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 229 - GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 230 - HAI DUNIA, LIHAT TUHAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 230 - HAI DUNIA, LIHAT TUHAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 231 - KEPALA YANG BERDARAH|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 231 - KEPALA YANG BERDARAH|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 232 - KISAH NYATA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 232 - KISAH NYATA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 233 - LIHAT BUNDA YANG BERDUKA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 233 - LIHAT BUNDA YANG BERDUKA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 234 - LIHATLAH ANAK INSAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 234 - LIHATLAH ANAK INSAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 235 - MARI LIHATLAH HARI TERKELAM|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 235 - MARI LIHATLAH HARI TERKELAM|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 236 - MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 236 - MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 237 - PENEBUSKU DISALIB|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 237 - PENEBUSKU DISALIB|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 238 - SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 238 - SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 239 - MEMANDANG SALIB RAJAKU|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 239 - MEMANDANG SALIB RAJAKU|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 240 - SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 240 - SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 241 - TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 241 - TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 242 - TERCURAH DARAH TUHANKU|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 242 - TERCURAH DARAH TUHANKU|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 243 - TERSALIB DAN SENGSARA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 243 - TERSALIB DAN SENGSARA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 244 - YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 244 - YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 245 - YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 245 - YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 246 - YA ANAK DOMBA ALLAH|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 246 - YA ANAK DOMBA ALLAH|{{{1|KK}}}}} | ||
{{top}} | {{top}} | ||
Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| ⇦ KK 227 | KK 229 ⇨ |
KK228: ANAK DOMBA ALLAH
la=e 4/4 MM ± 70
| 1 |
Anak Domba Allah |
|
| 2 |
Yesus, ajar kami |
Syair: Darius Bada, 2015, nuansa Dayak
Lagu: Darius Bada, 2015, nuansa Dayak
ANAK DOMBA ALLAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 228 - ANAK DOMBA ALLAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB" mengabaikan kunci pengurutan baku "ANAK DOMBA ALLAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 228 | KK 230 ⇨ |
KK229: GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB
la=f 3/4 MM ± 72
| 1 |
Golgota, tempat Tuhanku disalib dan dicela, |
|
| 2 |
O samud’ra kasih Allah: bagi isi dunia | |
| 3 |
Mari kita muliakan cinta kasih Penebus: |
Syair: Golgotha, waar eens mijn Heiland, dari Zangbundel Johan de Heer, 1926, terj. H.A. Pandopo, 1982
Lagu: Evan Morgan (1846-1920)
GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 229 - GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI DUNIA, LIHAT TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "GOLGOTA, TEMPAT TUHANKU DISALIB" sebelumnya.
| ⇦ KK 229 | KK 231 ⇨ |
KK230: HAI DUNIA, LIHAT TUHAN
do=g 4/4 MM ± 69
| 1 |
Hai dunia, lihat Tuhan, |
|
| 2 |
O lihatlah betapa | |
| 3 |
Siapa menyebabkan | |
| 4 |
Kesalahanku jua | |
| 5 |
Akulah yang celaka. | |
| 6 |
Kauangkat ke pundak-Mu | |
| 7 |
Dengan menyangkal diri |
Syair: O Welt, sieh hier dein Leben, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Heinrich Isaac (1450-1517), disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729
HAI DUNIA, LIHAT TUHAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 230 - HAI DUNIA, LIHAT TUHAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "KEPALA YANG BERDARAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI DUNIA, LIHAT TUHAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 230 | KK 232 ⇨ |
KK231: KEPALA YANG BERDARAH
do=d 4/4 MM ± 63
| 1 |
Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih, |
|
| 2 |
O wajah yang mulia, yang patut disembah | |
| 3 |
Ya Tuhan, yang Kautanggung yaitu salahku; | |
| 4 |
Gembala yang setia, terima domba-Mu! | |
| 5 |
Syukur sebulat hati kub’rikan pada-Mu, | |
| 6 |
Di saat aku mati, ‘Kau tinggallah serta; | |
| 7 |
Engkaulah perlindungan di saat ajalku; |
Syair: O Haupt voll Blut und Wunden, Paul Gerhardt, 1656, terj. Yamuger, 1979
Lagu: Hans Leo Hässler, 1601 disederhanakan oleh Johann Sebastian Bach, 1729
KEPALA YANG BERDARAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 231 - KEPALA YANG BERDARAH
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "KISAH NYATA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KEPALA YANG BERDARAH" sebelumnya.
| ⇦ KK 231 | KK 233 ⇨ |
KK232: KISAH NYATA
do=a 2/4 MM ± 66
| 1 |
Kisah ternyata terjadi di Golgota: |
|
| 2 |
Yesus Kristus merelakan diri-Nya, | |
| 3 |
Salib Tuhan membisu menyaksikan | |
| 4 |
Salib kudus pegangan tetap teguh |
Syair: A.K. Saragih (1937-212)
Lagu: Tradisional Batak Simalungun
KISAH NYATA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 232 - KISAH NYATA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "LIHAT BUNDA YANG BERDUKA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KISAH NYATA" sebelumnya.
| ⇦ KK 232 | KK 234 ⇨ |
KK233: LIHAT BUNDA YANG BERDUKA
do=f 4/4 MM ± 80
| 1 |
Lihat bunda yang berduka di depan salib Sang Putra; |
|
| 2 |
Bunda Putra Tunggal Allah, disebut “yang berbahagia”, | |
| 3 |
O siapa tidak pilu menyaksikan bunda Kristus | |
| 4 |
Dilihat-Nya Yesus, Putra, yang tersiksa dan terluka | |
| 5 |
Wahai bunda, sumber kasih, biar turut kuhayati | |
| 6 |
Biarlah sengsara aib dari Dia yang tersalib | |
| 7 |
Biar aku di sampingmu pilu kar’na wafat Kristus | |
| 8 |
O perawan yang terpilih, perkenankan aku ini | |
| 9 |
O perawan yang terpilih, perkenankan aku ini |
Syair: Stabat mater dolorosa, Anonim Latin, 1200/1300, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Jerman (Köln), 1638
LIHAT BUNDA YANG BERDUKA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 233 - LIHAT BUNDA YANG BERDUKA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "LIHATLAH ANAK INSAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "LIHAT BUNDA YANG BERDUKA" sebelumnya.
| ⇦ KK 233 | KK 235 ⇨ |
KK234: LIHATLAH ANAK INSAN
la=b 3/4 MM ± 72
| 1 |
Lihatlah Anak Insan berjubahkan kain ungu. |
|
| 2 |
Bertubi cambuk, tombak melayang menghunjam tubuh, | |
| 3 |
Betapa tak terlintas di akal, di lubuk hati, |
Syair: Michiel Karatem, 1979/1989
Lagu: Michiel Karatem, 1979/1989
LIHATLAH ANAK INSAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 234 - LIHATLAH ANAK INSAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI LIHATLAH HARI TERKELAM" mengabaikan kunci pengurutan baku "LIHATLAH ANAK INSAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 234 | KK 236 ⇨ |
KK235: MARI LIHATLAH HARI TERKELAM
do=d 4/4 MM ± 100
| 1 |
Mari lihatlah hari terkelam: |
|
|
Reff: |
O, ajaib salib-Nya, | |
| 2 |
O, sungguh sendu raut wajah-Mu | |
| 3 |
Hari pun gelap, bumi bergetar, | |
| 4 |
Dalam luka-Mu ada namaku, |
Syair: Oh, to See the Dawn, Keith Getty, 2005, terj. Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Stuart Townend, 2005 © 2005 Thankyou Music (PRS)
MARI LIHATLAH HARI TERKELAM |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 235 - MARI LIHATLAH HARI TERKELAM
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI LIHATLAH HARI TERKELAM" sebelumnya.
| ⇦ KK 235 | KK 237 ⇨ |
KK236: MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
do=c 4/4 MM ± 54
| 1 |
Menjulang nyata atas bukit kala |
|
| 2 |
Salib-Mu, Kristus, tanda pengasihan |
Syair: Above the Hills of Time, Thomas Tiplady, 1931, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Londonderry Air, Tradisional Inggris/Irlandia
MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 236 - MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "PENEBUSKU DISALIB" mengabaikan kunci pengurutan baku "MENJULANG NYATA ATAS BUKIT KALA" sebelumnya.
| ⇦ KK 236 | KK 238 ⇨ |
KK237: PENEBUSKU DISALIB
do=g 4/4, 2/4 MM ± 84
| 1 |
Penebusku disalib |
|
| 2 |
Penebusku disalib | |
| 3 |
Penebusku disalib. | |
| 4 |
Penebusku disalib. | |
| 5 |
Penebusku disalib. |
Syair: Meine Liebe hängt am Kreuz, Johann Adolph Schlegel (1721-1793), terj. H.A. Pandopo, 1983
Lagu: Christian Friderich Witt, 1715
PENEBUSKU DISALIB |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 237 - PENEBUSKU DISALIB
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS" mengabaikan kunci pengurutan baku "PENEBUSKU DISALIB" sebelumnya.
| ⇦ KK 237 | KK 239 ⇨ |
KK238: SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS
do=f MM ± 66
| 1 |
Sang Anak Domba yang kudus |
|
| 2 |
Dialah Jurus’lamatku, | |
| 3 |
“Ya Bapa, Aku Hamba-Mu, | |
| 4 |
Sepanjang umur hidupku | |
| 5 |
‘Kau, Anak Domba yang lembut, | |
| 6 |
Hendak kuminum cawan-Mu |
Syair: Ein Lämlein geht und trägt die Schuld, Paul Gerhardt, 1647, terj. Yamuger/HKBP Jakarta, 1982
Lagu: Wolfgang Dachstein, 1525
SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 238 - SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "MEMANDANG SALIB RAJAKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "SANG ANAK DOMBA YANG KUDUS" sebelumnya.
| ⇦ KK 238 | KK 240 ⇨ |
KK239: MEMANDANG SALIB RAJAKU
do=d 3/4 MM ± 88
| 1 |
Memandang salib Rajaku |
|
| 2 |
Tak boleh aku bermegah | |
| 3 |
Berpadu kasih dan sedih | |
| 4 |
Melihat darah luka-Nya | |
| 5 |
Andaikan jagad milikku |
Syair: When I Survey the Wondrous Cross, Isaac Watts, 1707, terj. bait ke-1: I.S. Kijne, 1946, bait ke-2 – 5: Yamuger, 1978
Lagu: Edward Miller, 1790
MEMANDANG SALIB RAJAKU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 239 - MEMANDANG SALIB RAJAKU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA" mengabaikan kunci pengurutan baku "MEMANDANG SALIB RAJAKU" sebelumnya.
| ⇦ KK 239 | KK 241 ⇨ |
KK240: SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA
la=e 3/4, 2/4 MM ± 88
| 1 |
Siapa tergantung di salib di sana, |
|
| 2 |
Di salib di sana, menanggung sengsara, | |
| 3 |
Jikalau kasih-Nya sempurna sejati, | |
| 4 |
Upah-Nya yaitu pahala sentosa | |
| 5 |
Ya Yesus, ya Tuhan yang maha rahmani, |
Syair: Wie hangt er zo deerlijk geteisterd, geschonden, Jan Luyken (1649-1712), terj. H.A. Pandopo, 1978/1983
Lagu: Belanda, 1683
SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 240 - SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "SIAPA TERGANTUNG DI SALIB DI SANA" sebelumnya.
| ⇦ KK 240 | KK 242 ⇨ |
KK241: TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN
do=es 4/4 MM ± 70
| 1 |
Tatkala ‘Kau ‘kan ditawan, |
|
|
Reff: |
Bagikulah ‘Kau menyerah, | |
| 2 |
‘Kau diludahi, dihina, |
Syair: Tu Galgota Ho Diboan, Siddik Sitompul, 1950/1951, terj. E.L. Pohan Shn, 1974, dengan penyesuaian Yamuger, 1991
Lagu: Siddik Sitompul, 1950/1991
TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 241 - TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TERCURAH DARAH TUHANKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "TATKALA ‘KAU ‘KAN DITAWAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 241 | KK 243 ⇨ |
KK242: TERCURAH DARAH TUHANKU
do=c 4/4 MM ± 92
| 1 |
Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota; |
|
| 2 |
Penyamun yang di sisi-Nya dib’ri anugerah; | |
| 3 |
Ya Anak Domba, darah-Mu tak hilang kuasanya, | |
| 4 |
Sejak kupandang salib-Mu dengan iman teguh, | |
| 5 |
Dan jika nanti lidahku tak lagi bergerak, |
Syair: There is a Fountain Filled with Blood, William Cowper, 1771, terj. Yamuger, 1977/2016
Lagu: Lowell Mason, 1830
TERCURAH DARAH TUHANKU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 242 - TERCURAH DARAH TUHANKU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TERSALIB DAN SENGSARA" mengabaikan kunci pengurutan baku "TERCURAH DARAH TUHANKU" sebelumnya.
| ⇦ KK 242 | KK 244 ⇨ |
KK243: TERSALIB DAN SENGSARA
do=f 2/4 MM ± 44
| 1 |
Tersalib dan sengsara |
|
| 2 |
Alam berdukacita | |
| 3 |
Tertumpah darah Yesus |
Syair: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978, revisi Yamuger, 2016
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978
TERSALIB DAN SENGSARA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 243 - TERSALIB DAN SENGSARA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "TERSALIB DAN SENGSARA" sebelumnya.
| ⇦ KK 243 | KK 245 ⇨ |
KK244: YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU
do=d 4/4 MM ± 76
| 1 |
Yesus, ‘Kau kehidupanku, |
|
| 2 |
Yesus, ‘Kau telah memikul | |
| 3 |
Tinggi hatiku t’lah pupus | |
| 4 |
T’rima kasih, Jurus’lamat, |
Syair: Jesu, meines Lebens Leben, Ernst Christoph Homburg, 1659, terj. Yamuger, 1984
Lagu: Wolfgang Wessnitzer, 1661
YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 244 - YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "YESUS, ‘KAU KEHIDUPANKU" sebelumnya.
| ⇦ KK 244 | KK 246 ⇨ |
KK245: YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU
la=g 2/4 MM ± 46
| 1 |
Yesus, Tuhan-ku, apakah dosa-Mu, |
|
| 2 |
‘Kau didera, dihina kaum prajurit, | |
| 3 |
Apa sebabnya Kauterima siksa? | |
| 4 |
Siapa menduga jalan hukum ini: | |
| 5 |
‘Kau harus mati walau tak berdosa, | |
| 6 |
Kasih sempurna, rahmat tak terhingga, | |
| 7 |
Raja abadi, apa kulakukan, | |
| 8 |
Tiada yang sanggup untuk mengimbangi | |
| 9 |
Tiada yang sanggup untuk mengimbangi |
Syair: Herzliebster Jesu, was hast du verbrochen, Johann Herman, 1630, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Johann Crüger, 1640/1641
YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 245 - YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "YA ANAK DOMBA ALLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "YESUS, TUHANKU, APAKAH DOSAMU" sebelumnya.
| ⇦ KK 245 | KK 247 ⇨ |
KK246: YA ANAK DOMBA ALLAH
do=e 4/4 MM ± 68
| 1 |
Ya Anak Domba Allah, |
|
| 2 |
Kepala-Mu berdarah, | |
| 4 |
O, Darah Mahakudus, | |
| 5 |
Di kala ‘Kau sendiri, | |
| 6 |
Ibunda-Mu tertunduk | |
| 7 |
Di saat ‘Kau tak sanggup |
Syair: Godlief Soumokil, 2008
Lagu: Godlief Soumokil, 2008
YA ANAK DOMBA ALLAH |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 246 - YA ANAK DOMBA ALLAH



