Kidung Keesaan (KK) 149 - KUSONGSONG BAGAIMANA: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 149
Kidung Keesaan (KK) 149
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 152
|id          = 152
|no       = 149
|no           = 149
|title        = KUSONGSONG BAGAIMANA
|title        = KUSONGSONG BAGAIMANA
|judul_asli  =  
|judul_asli  =  
Baris 13: Baris 13:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|B7 = Ya Yesus, Raja agung, Kaub’rikan diri-Mu;<br />
|B9 = Tak lagi menakutkan kuasa yang gelap:<br />
Cela dan aib Kautanggung dan dosa Kautebus.<br />
semua lawan Tuhan menghilang serempak.<br />
Seluruh umat-Mu menyanyi Hosiana<br />
Seg’ra Rajamu datang penuh karunia<br />
dan sampai selamanya pada-Mu bersyukur.
membawa kemenangan selama-lamanya!<br />
|B6 = Hai, bangunlah, saudara, Rajamu songsonglah,<br />
<br />
yang datang berkendara lembut dan mulia!<br />
    10. Yang datang menghakimi seisi dunia,<br />
Arahkan langkahmu menyambut Jurus’lamat<br />
rahmani dan rahimi membela umat-Nya.<br />
yang mau menaruh rahmat selaku Penebus.
Ya datang, Matahari, sinari umat-Mu;<br />
|B5 = Hai umat yang sengsara, Rajamu tidak jauh:<br />
pada-Mu kami cari bahagia penuh.
keluh-kesah dan lara, niscaya Ia tahu.<br />
|B8 = Kendati hutang dosa membuatmu gentar,<br />
Lenyap selamanya cemas dan dukacita:<br />
pada-Nya ‘kau sentosa, anug’rah-Nya besar!<br />
ternyata Allah kita mengingat anak-Nya.
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;<br />
|B4 = Hai mari, fakir miskin, Rajamu tak lelah<br />
sejaht’ra Kerajaan warisanmu terus!
merawat yang merintih, mengangkat yang rendah.<br />
|B7 = Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,<br />
Kembang dan burung pun dib’ri-Nya sandang-pangan:<br />
bersusah siang-malam mengatur datang-Nya.<br />
seluruh Kerajaan kekal warisanmu.
Sengaja Ia datang melipur laramu,<br />
|B3 = Hai kamu yang merana, Rajamu tak lemah.<br />
menaruh kasih sayang, membuka belenggu.
Tengadahlah di sana bersinar bintang-Nya!<br />
|B6 = Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,<br />
Di dalam kemelut kasih-Nya tak berkurang<br />
dan pandanglah ke muka, hai kamu yang lesu:<br />
dan sungguh menghiburkan melawan kuasa maut.
telah di ambang pintu Penolong mulia,<br />
|B2 = Hai insan yang berduka, Rajamu t’lah dekat:<br />
dengan harapan itu jiwamu pun lega.
Penolong orang susah, Pelindung kaum penat.<br />
|B5 = Sebabnya Kautinggalkan takhta-Mu yang megah,<br />
Besarkan hatimu dengan penghiburan-Nya:<br />
kasih-Mulah belaka terhadap dunia.<br />
Firman dan Sakramen-Nya membuatmu teguh!
‘Kau rela menderita sengsara dan cela,<br />
|B1 = Hai waris Kerajaan, Rajamu sambutlah!<br />
segala dukacita dengan manusia.
Siapkan kedatangan Penghibur dunia!<br />
|B4 = Di saat ‘ku terpasung, ‘Kau membebaskanku:<br />
Dan tampil ke depan, nyanyikan Hosiana;<br />
segala aib dan malu terhapus oleh-Mu.<br />
berharaplah pada-Nya, penuh dengan iman!
Pada-Mu Kautambahi mahkota mulia,<br />
bahagia abadi, pusaka yang baka!
|B3 = Betapa ‘Kau berkorban hendak menghiburku<br />
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.<br />
‘Kau datang, Jurus’lamat, dengan sejahtera:<br />
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.
|B2 = Kaum Sion menaburkan kembang di jalan-Mu;<br />
‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.<br />
Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!<br />
Pada-Mulah kiranya hamba-Mu berserah.
|B1 = Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu?<br />
Engkau Terang buana, ‘Kau Surya hidupku!<br />
Kiranya ‘Kau sendiri Penyuluh jalanku,<br />
supaya kuyakini tujuan janji-Mu.
}}
}}

Revisi per 30 Maret 2026 11.19

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK149: KUSONGSONG BAGAIMANA

1

Kusongsong bagaimana, ya Yesus, datang-Mu?
Engkau Terang buana, ‘Kau Surya hidupku!
Kiranya ‘Kau sendiri Penyuluh jalanku,
supaya kuyakini tujuan janji-Mu.

2

Kaum Sion menaburkan kembang di jalan-Mu;
‘ku ikut mengelukan Dikau di hatiku.
Kunyanyi Hosiana, ya Raja, tolonglah!
Pada-Mulah kiranya hamba-Mu berserah.

3

Betapa ‘Kau berkorban hendak menghiburku
di kala ‘ku di jurang sengsara kemelut.
‘Kau datang, Jurus’lamat, dengan sejahtera:
Keluh-kesahku tamat dan hatiku cerah.

4

Di saat ‘ku terpasung, ‘Kau membebaskanku:
segala aib dan malu terhapus oleh-Mu.
Pada-Mu Kautambahi mahkota mulia,
bahagia abadi, pusaka yang baka!

5

Sebabnya Kautinggalkan takhta-Mu yang megah,
kasih-Mulah belaka terhadap dunia.
‘Kau rela menderita sengsara dan cela,
segala dukacita dengan manusia.

6

Hai insan yang berduka, tabahkan hatimu,
dan pandanglah ke muka, hai kamu yang lesu:
telah di ambang pintu Penolong mulia,
dengan harapan itu jiwamu pun lega.

7

Tak usah cari jalan, tak usah berlelah,
bersusah siang-malam mengatur datang-Nya.
Sengaja Ia datang melipur laramu,
menaruh kasih sayang, membuka belenggu.

8

Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
pada-Nya ‘kau sentosa, anug’rah-Nya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
sejaht’ra Kerajaan warisanmu terus!

9

Kendati hutang dosa membuatmu gentar,
pada-Nya ‘kau sentosa, anug’rah-Nya besar!
Bagimu Ia datang menjadi Penebus;
sejaht’ra Kerajaan warisanmu terus!

Berkas:250px-Gnome-mime-video.svg.png
Tonton YouTube-nya:
KUSONGSONG BAGAIMANA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 149 - KUSONGSONG BAGAIMANA