Kidung Keesaan (KK) 710 - MEMBAYAR PAJAK: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 710
 
Kidung Keesaan (KK) 710
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 722
|id          = 722
|no           = 710
|no       = 710
|title        = MEMBAYAR PAJAK
|title        = MEMBAYAR PAJAK
|judul_asli  =  
|judul_asli  =  
Baris 13: Baris 13:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|B2 = Hidup-Nya suci waktu di dunia,<br />
|B2 = Janganlah hanya omong besar,<br />
hati-Nya murni dan merendah;<br />
ingin membangun neg’rimu!<br />
kini mulia Penebus kita:<br />
Para pahlawan bangsa tenar,<br />
musuh-Nya tunduk selamanya.
itu teladan bagimu.<br />
Pegangan bagimu tetap,<br />
perisai yang kokoh tegap,<br />
itulah dasar negara Pancasila<br />
yang takkan rubuh, berubah, apabila<br />
para pemuda yakin teguh:<br />
“Jayalah Bangsaku!”
|B1 = Janganlah diam, bangkit lekas,<br />
hai, generasi penerus.<br />
Nyatakan tekad, bulat, tegas,<br />
bukti semboyan tercetus.<br />
Membangun, membina neg’ri<br />
segala dayamu beri,<br />
agar terwujud idaman pendahulu,<br />
yang tak gentar mendengar desing peluru:<br />
Bangsa yang makmur, adil benar,<br />
berjiwa yang besar.
}}
}}

Revisi per 30 Maret 2026 10.42

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK710: MEMBAYAR PAJAK

1

Janganlah diam, bangkit lekas,
hai, generasi penerus.
Nyatakan tekad, bulat, tegas,
bukti semboyan tercetus.
Membangun, membina neg’ri
segala dayamu beri,
agar terwujud idaman pendahulu,
yang tak gentar mendengar desing peluru:
Bangsa yang makmur, adil benar,
berjiwa yang besar.

2

Janganlah hanya omong besar,
ingin membangun neg’rimu!
Para pahlawan bangsa tenar,
itu teladan bagimu.
Pegangan bagimu tetap,
perisai yang kokoh tegap,
itulah dasar negara Pancasila
yang takkan rubuh, berubah, apabila
para pemuda yakin teguh:
“Jayalah Bangsaku!”

Berkas:250px-Gnome-mime-video.svg.png
Tonton YouTube-nya:
MEMBAYAR PAJAK


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 710 - MEMBAYAR PAJAK