Kidung Keesaan (KK) 415 - SUNGGUH BERBAHAGIA: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 415
Kidung Keesaan (KK) 415
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 423
|id          = 423
|no       = 415
|no_prev      = 414
|no_next      = 416
|no           = 415
|title        = SUNGGUH BERBAHAGIA
|title        = SUNGGUH BERBAHAGIA
|judul_asli  =  
|judul_asli  =  
Baris 13: Baris 15:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|R = Namun ‘ku tahu yang kupercaya<br />
|B2 = Pandanglah, ya Tuhan,<br />
dan aku yakin ‘kan kuasa-Nya,<br />
janji yang diikrarkannya,<br />
Ia menjaga yang kutaruhkan<br />
mohon Tuhan menguduskan<br />
hingga hari-Nya kelak!
tali cinta kasihnya.<br />
|B5 = ‘Ku tidak tahu harinya k’lak kembali Tuhanku,<br />
agar kasihnya tidak cacat bercela;<br />
‘ku sudah mati ataukah ‘ku langsung bertemu.
rumah tangganya teguh<br />
|B4 = Seluruh jalan hidupku tetap rahasia<br />
dan tegar selamanya.<br />
seb’lum ‘ku jumpa ajalku dan nampak wajah-Nya.
Saling melengkapi<br />
|B3 = ‘Ku heran, oleh Roh Kudus ‘ku sadar dosaku<br />
dan setia selamanya.<br />
dan dalam Firman kukenal siapa Penebus.
duta cinta kasih<br />
|B2 = ‘Ku heran, oleh rahmat-Nya hatiku beriman<br />
kar’na Tuhan penjaganya.
dan oleh kuasa Sabda-Nya jiwaku pun ten’tram.
|B1 = Sungguh berbahagia<br />
|B1 = ‘Ku heran, Allah mau memb’ri rahmat-Nya padaku<br />
dan betapa sukacita,<br />
dan Kristus sudi menebus yang hina bagaiku!
apabila sang pengantin<br />
s’lalu rukun hidupnya,<br />
saling mencinta<br />
dengan tulus dan mesra,<br />
saling menyatukan langkah<br />
dan arah hidupnya.<br />
Walaupun cobaan<br />
datang silih berganti,<br />
rumah tangga kokoh,<br />
kar’na Tuhan merangkulnya.
}}
}}

Revisi terkini sejak 31 Maret 2026 09.10

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 414 KK 416 ⇨

KK415: SUNGGUH BERBAHAGIA

1

Sungguh berbahagia
dan betapa sukacita,
apabila sang pengantin
s’lalu rukun hidupnya,
saling mencinta
dengan tulus dan mesra,
saling menyatukan langkah
dan arah hidupnya.
Walaupun cobaan
datang silih berganti,
rumah tangga kokoh,
kar’na Tuhan merangkulnya.

2

Pandanglah, ya Tuhan,
janji yang diikrarkannya,
mohon Tuhan menguduskan
tali cinta kasihnya.
agar kasihnya tidak cacat bercela;
rumah tangganya teguh
dan tegar selamanya.
Saling melengkapi
dan setia selamanya.
duta cinta kasih
kar’na Tuhan penjaganya.

Berkas:250px-Gnome-mime-video.svg.png
Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH BERBAHAGIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 415 - SUNGGUH BERBAHAGIA