Kidung Keesaan (KK) 232 - KISAH NYATA: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 232
 
Kidung Keesaan (KK) 232
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 237
|id          = 237
|no_prev      = 231
|no_next      = 233
|no          = 232
|no          = 232
|title        = KISAH NYATA
|title        = KISAH NYATA
Baris 13: Baris 15:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|B3 = Orang yang bodoh selalu menolak didikan,<br />
|B4 = Salib kudus pegangan tetap teguh<br />
orang yang saleh hidup beriman.<br />
dan pengharapan dalam hidup orang beriman,<br />
Hidup beriman boleh nanti saja bagiku,<br />
tak ‘kan tergoyahkan.
lebih baik pergi memancing ikan.
|B3 = Salib Tuhan membisu menyaksikan<br />
siksaan kejam oleh orang yang haus dendam,<br />
tiada berdaya.
|B2 = Yesus Kristus merelakan diri-Nya,<br />
kar’na kasih-Nya kepada umat manusia,<br />
dipaku, disalib.
|B1 = Kisah ternyata terjadi di Golgota:<br />
Seorang Putra yang tiada pernah berdosa<br />
dihukum, disiksa.
}}
}}

Revisi terkini sejak 31 Maret 2026 09.08

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 231 KK 233 ⇨

KK232: KISAH NYATA

1

Kisah ternyata terjadi di Golgota:
Seorang Putra yang tiada pernah berdosa
dihukum, disiksa.

2

Yesus Kristus merelakan diri-Nya,
kar’na kasih-Nya kepada umat manusia,
dipaku, disalib.

3

Salib Tuhan membisu menyaksikan
siksaan kejam oleh orang yang haus dendam,
tiada berdaya.

4

Salib kudus pegangan tetap teguh
dan pengharapan dalam hidup orang beriman,
tak ‘kan tergoyahkan.

Berkas:250px-Gnome-mime-video.svg.png
Tonton YouTube-nya:
KISAH NYATA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 232 - KISAH NYATA