Kidung Keesaan (KK) 696 - MANUSIA YANG MELUKU

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 11.24 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 696)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK696: MANUSIA YANG MELUKU

do=a 4/4 MM +108

1

Manusia yang meluku*, menaburkan benih,
tetapi kesuburan Tuhanlah yang memb’ri.
Air hujan dikirim-Nya dan panas yang segar.
Akhirnya padi tumbuh, menghijau dan mekar.

Reff:

Apapun yang baik semata anugerah.
Dan kar’na itu pujilah kasih-Nya yang mesra.

2

Semua diciptakan-Nya, yang jauh, yang dekat:
samudera yang luas dan rimba yang lebat.
Tak satu dilupakan, semua dibela,
dan kita dib’ri makan tak kunjung bersela.

3

Ya Bapa, t’rimakasih; yang sudi ‘Kau memb’ri
kepada ciptaan-Mu: berkat dan rezeki.
Tiada teruraikan kasih-Mu yang besar;
terpujilah ‘Kau, Bapa, rahmani dan jabar.

Syair: Wir pflügen und wir streuen, Mathias Claudius, 1782, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Johan Abraham Peter Schulz (1747-1800)

Tonton YouTube-nya:
MANUSIA YANG MELUKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 696 - MANUSIA YANG MELUKU