Kidung Keesaan (KK) 534 - TERSEMBUNYI UJUNG JALAN

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 11.22 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 534)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK534: TERSEMBUNYI UJUNG JALAN

do=bes 4/4 MM ± 92

1

Tersembunyi ujung jalan,
hampir atau masih jauh;
‘ku dibimbing tangan Tuhan
ke neg’ri yang tak ‘ku tahu.
Bapa, ajar aku ikut,
apa juga maksud-Mu,
tak bersangsi atau takut,
beriman tetap teguh.

2

Meski langkah-Mu semua
tersembunyi bagiku,
hatiku menurut jua
dan memuji kasih-Mu.
Meski kini tak ‘ku nampak,
nanti ‘ku berbagia,
apabila t’rang-Mu tampak
dengan kemuliaannya

3

Tuhan, janganlah biarkan
kutentukan nasibku.
B’rilah hanya kudengarkan
keputusan hikmat-Mu.
Aku ini pun selaku
kanak-kanak yang bebal.
Bapa jua bimbing aku
ke kehidupan kekal.

4

Dengan Bapa aku maju
dalam malam yang kelam
ke neg’ri yang tak kutahu
dengan mata terpejam.

Syair: Wat de toekomst brengen moge, Jacqueline van der Waals (1863-1922), terj. I.S. Kijne, 1946
Lagu: John Zundel, 1870

Tonton YouTube-nya:
TERSEMBUNYI UJUNG JALAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 534 - TERSEMBUNYI UJUNG JALAN