Kidung Keesaan (KK) 608 - KELUARGA HIDUP INDAH

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 10.41 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 608)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK608: KELUARGA HIDUP INDAH

do=bes 9/8 MM ± 54

1

Sering kutanya pada diriku;
akhir hidupku yang fana,
jangan sampai terbuai jiwaku
di dunia gemerlap.
di kala hariku makin senja,
jiwaku letih, tubuhku pun lemah,
cahaya hidup semakin redup,
sering meratap mengeluh.
Dengarlah, Tuhan,
doa dan keluh!
Biar ‘ku tent’ram,
meskipun dalam kemelut.

2

Di kala matahari terbenam,
ketika datang mempelai,
apakah suluhku tetap terang
menyambut dengan baik?
Apakah hatiku tak bergemar
tinggalkan dunia yang penuh cemar,
atau jiwaku akan menentang
menuju surga yang tenang.
Lihatlah, Tuhan,
pergumulanku!
Pada-Mu, Tuhan,
doa dan pengharapanku.

Syair: tidak diketahui
Lagu: tidak diketahui

Tonton YouTube-nya:
KELUARGA HIDUP INDAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 608 - KELUARGA HIDUP INDAH