Kidung Keesaan (KK) 148 - KIRANYA LANGIT TERBELAH

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 10.36 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 148)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK148: KIRANYA LANGIT TERBELAH

re=d MM ± 60

1

Tumbuhlah tunas baru di tunggul Isai,
yang pada masa lalu disyairkan nabi.
Nubuatnya genap:
bunga harapan lahir di malam yang gelap.

2

Ini maksud Yesaya dengan nubuatnya:
lahir dari Maria seorang Putera.
Kudus dan mulia
Firman menjadi daging perawan bunda-Nya.

3

Bunga begitu mungil yang harum dan lembut,
menghapus dari bumi gelap dan kemelut.
Sungguh manusia
dan sungguh-sungguh Allah, Penebus dunia.

4

Mari serukan “Amin” atas karunia.
Ya Yesus, kami yakin; ya Tuhan, tolonglah,
agar dengan syukur
kami memuji Dikau di kerajaan-Mu.

Syair: O Heiland, reiss die Himmel auf, Friedrich von Spee (1591-1635), terj. Yamuger/Panlit KAJ, 1980, berdasarkan Yesaya 45:8
Lagu: Jerman, 1666/Adrianus Petrus Hamers, 1915

Tonton YouTube-nya:
KIRANYA LANGIT TERBELAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 148 - KIRANYA LANGIT TERBELAH