Kidung Keesaan (KK) 142 - HAI, DENGARLAH ANAKKU

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 10.36 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 142)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK142: HAI, DENGARLAH ANAKKU

la=c 4/4 MM ± 86

1

Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;
panjang umurmu, juga lanjut usia,
damai sejaht’ra ditambahkan padamu.
Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;

2

Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.
Itu yang akan menyembuhkan tubuhmu
dan menyegarkan kekuatan ragamu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.

3

Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,
keuntungannya jauh lebih dari perak,
juga hasilnya melebihi mas murni.
Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,

4

Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,
maka ‘kau dapat penghargaan dan kasih
di mata Allah dan di mata manusia.
Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,

Syair: Godlief Soumokil, 1999, berdasarkan Amsal 3:2
Lagu: Godlief Soumokil, 1999

Tonton YouTube-nya:
HAI, DENGARLAH ANAKKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 142 - HAI, DENGARLAH ANAKKU