Kidung Keesaan (KK) 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI

Dari Kidung
Revisi sejak 30 Maret 2026 10.36 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan (KK) 128)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


KK128: ATAS BUMI NAN PERMAI

sol=bes 4/4, 2/4 MM ± 80

1

Hai, puji nama-Nya, terang cahaya,
dan puji nama-Nya, hai cakrawala.
Hai, puji nama-Nya, semesta alam:
mari semuanya menyembah Tuhan.

Reff:

Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.

2

Hai, puji nama-Nya, tumbuh-tumbuhan,
dan puji nama-Nya, jenis bijian.
Hai, puji nama-Nya, buah-buahan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

3

Hai, puji nama-Nya, ikan di laut,
dan puji nama-Nya, burung di langit.
Hai, puji nama-Nya, hai hewan-hewan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

4

Hai, puji nama-Nya, Adam dan Hawa,
menurut gambar-Nya kamu tercipta.
Hai, puji nama-Nya, segenap insan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

5

Allah mengakhiri penciptaan-Nya
di hari yang kudus, hari ketujuh.
Kar’na dilihat-Nya baik semua
akhirnya Allah pun memberkatinya.

Syair: For the Beauty of the Earth, Folliott Sanford Pierpoint, 1864, terj. Tim Nyanyian GKI, 1989, revisi dan tambahan bait ke-5 oleh Yamuger, 1998
Lagu: Tradisional Tiongkok: “Mo-li-hua”, disesuaikan oleh I-to Loh, 1980

Tonton YouTube-nya:
ATAS BUMI NAN PERMAI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI