Kidung Keesaan/Petang dan Malam

Dari Kidung
Revisi sejak 15 April 2026 07.55 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan/Petang dan Malam)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 660 KK 662 ⇨

KK661: DI HENINGNYA MALAM INI

do=d 4/4 MM ± 68

1

Di heningnya malam ini,
tulus dan rendah hati,
bertelut berdoa pada-Mu;
inilah bisik kalbu:
Apa yang aku miliki,
tubuh dan jiwa ini,
kuserahkan hanya pada-Mu,
kurban persembahanku.
Walau ‘ku berdosa,
walau ternoda,
tetapi darah yang kudus
t’lah sucikan diriku.

Dan jati diriku kini
bukan diriku lagi,
melainkan Kristus Tuhanku
hidup dalam diriku.

Syair: Pontas Purba, 1986, berdasarkan Galatia 2:20
Lagu: Pontas Purba, 1986

Tonton YouTube-nya:
DI HENINGNYA MALAM INI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 661 - DI HENINGNYA MALAM INI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI UFUK BARAT" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI HENINGNYA MALAM INI" sebelumnya.

⇦ KK 661 KK 663 ⇨

KK662: DI UFUK BARAT

do=d 4/4 MM ± 92

1

Di ufuk barat surya terbenam,
siang diganti oleh yang kelam.
O, cah’ya kemuliaan Tuhanku,
Sinar abadi tinggal sertaku.
Jika ‘Kau hadir, undurlah yang g’lap,
malam pekat bak siang yang terlelap.

2

Engkau berjalan dalam malam g’lap
di atas ombak riuh menggegap.
Keberanian murid pulihlah,
ya Tuhan, kami pun hiburkanlah.
Topan mengganas, malam pun pekat.
Katakan: “Jangan takut, Aku dekat.”

Coda
Amin.

Syair: E.L. Pohan Shn (1917-1993), dengan perubahan oleh Yamuger, 2019
Lagu: Christopher Wordsworth (1807-1885)

Tonton YouTube-nya:
DI UFUK BARAT


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 662 - DI UFUK BARAT


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KAU MUTIARA HATIKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI UFUK BARAT" sebelumnya.

⇦ KK 662 KK 664 ⇨

KK663: ‘KAU MUTIARA HATIKU

do=f MM ± 50

1

‘Kau Mutiara hatiku,
ya Yesus, Kaulah hartaku,
tetap mau kumiliki.
Ya, tinggallah selamanya
dalam hatiku ini.

2

Tiada kasih yang teguh
setara dengan kasih-Mu
yang kukenal di dunia;
pun dalam maut aku terpaut
pada-Mu sepenuhnya.

3

Sabda-Mu sungguh dan benar,
membuat aku tak gentar,
baik hidup maupun mati.
‘Kau milikku; ‘ku milik-Mu
dengan sebulat hati.

4

Sekarang surya terbenam,
ya Tuhan, hari pun kelam.
O, tinggallah sertaku!
Meski gelap, Kaulah tetap
jadi Terang umat-Mu!

Syair: Mein schὂnste Zier und Kleinod bist, Anonim Jerman, 1597, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Seth Calvisius, 1581

Tonton YouTube-nya:
‘KAU MUTIARA HATIKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 663 - ‘KAU MUTIARA HATIKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HARI PUN BERLALU" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KAU MUTIARA HATIKU" sebelumnya.

⇦ KK 663 KK 665 ⇨

KK664: HARI PUN BERLALU

do=a 4/4 MM ± 66

1

Hari pun berlalu,
malam mendekat;
bayang senjakala
makin menggelap.

2

Yesus, b’rilah damai
bagi yang lelah,
biar kami tidur
di berkat-Mulah.

3

Biar tiap anak
yakin ‘Kau serta,
‘Kau menjaga dia
dan sesamanya.

4

Suruhlah malaikat
melindungiku
di sepanjang malam
aman dan teduh.

5

Bila pagi datang,
aku bangunlah
melayani Dikau
tanpa bercela.

Syair: Now the Day is Over, Sabine Baring-Gould, 1865, terj. J.M. Malessy, 1983
Lagu: Joseph Barnby (1838-1896)

Tonton YouTube-nya:
HARI PUN BERLALU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 664 - HARI PUN BERLALU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KINI BADANKU LELAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HARI PUN BERLALU" sebelumnya.

⇦ KK 664 KK 666 ⇨

KK665: KINI BADANKU LELAH

do=g 4/4 MM ± 88

1

Kini badanku lelah,
‘ku mau tidur segera.
Bapa, jaga anak-Mu
dalam perlindungan-Mu.

2

Dalam kasih sayang-Mu
ampunilah dosaku,
hingga aku pun kudus
oleh darah Penebus.

3

Kaum keluargaku
kuserahkan pada-Mu;
juga isi dunia,
Tuhan, Kaulindungilah.

4

Yang sengsara tolonglah,
yang menangis hiburlah;
biar tiap anak-Mu
dalam Dikau berteduh.

Syair: Müde, bin ich, geh zur Ruh, Luise Hensel (1798-1876), terj. Yamuger, 1985
Lagu: Jerman, 1785

Tonton YouTube-nya:
KINI BADANKU LELAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 665 - KINI BADANKU LELAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "KINI BADANKU LELAH" sebelumnya.

⇦ KK 665 KK 667 ⇨

KK666: PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN

do=f 2/4, 3/4 MM ± 44

1

Pujian malam kunyanyikan;
syukur, ya Tuhan, pada-Mu.
Meskipun sinar surya hilang,
Engkau tetap cahayaku.
Tiada sayang ibu dan bapak
yang menandingi sayang-Mu:
tak putus ‘ku ‘Kau pelihara,
‘Kau Sumber rahmat bagiku.

2

Dengan setia ‘Kau menjaga,
mengasuh dan membimbingku.
Engkau sertaku tiap saat,
pun dalam susah dan keluh.
Sekarang tiba malam hari;
tubuhku melepas lelah.
Telah Kautolong dari pagi:
syukurku, Tuhan, t’rimalah!

3

Anug’rah yang Engkau berikan
tak beralasan jasaku:
jikalau dosaku Kauingat,
‘ku layak t’rima murka-Mu.
Syukur, di dalam darah Kristus
pengampunan-Mu tertera
dan oleh pendamaian itu
Kaubuat hatiku lega.

4

Kutahu siapa ‘ku percaya,
baik siang atau malam pun:
‘Kau Gunung Batu kes’lamatan,
landasan pengharapanku!
Sesudah hariku berakhir
dan aku tamat berlelah,
‘kan kusyukuri hari-hari
yang t’lah Kaub’ri di dunia.

Syair: ‘k Wil U; o God, mijn dank betalen, Herman Adrrian Bruining (1738-1811), terj. Yamuger, 1983
Lagu: Kitab Nyanyian Frelinghausen, 1704/1706

Tonton YouTube-nya:
PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 666 - PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "NYANYIAN MALAM YANG TEDUH" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJIAN MALAM KUNYANYIKAN" sebelumnya.

⇦ KK 666 KK 668 ⇨

KK667: NYANYIAN MALAM YANG TEDUH

la=d 2/4 MM ± 68

1

Nyanyian malam yang teduh
mengalun syahdu dan merdu
memuji nama-Mu.

2

Lembah yang hijau dan tenang,
gugusan bukit terbentang,
betapa indahnya.

3

Bulan dan bintang berseri,
menghias alam yang sepi,
Engkaulah Penciptanya.

4

Meskipun malam yang gelap
cahaya Tuhanku tetap
bersinar bagiku.

5

Syukur, ya Tuhan, t’rimalah
atas berkat karunia
Kau b’rikan padaku.

6

Sekarang tubuhku lelah,
pada-Mu aku berserah,
ya, Tuhan, jagalah.

Syair: Godlief Soumokil, 1988
Lagu: Godlief Soumokil, 1988

Tonton YouTube-nya:
NYANYIAN MALAM YANG TEDUH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 667 - NYANYIAN MALAM YANG TEDUH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PUJIAN MALAM YANG TENANG" mengabaikan kunci pengurutan baku "NYANYIAN MALAM YANG TEDUH" sebelumnya.

⇦ KK 667 KK 669 ⇨

KK668: PUJIAN MALAM YANG TENANG

do=g MM ± 60

1

Pujian malam yang tenang
pada-Mu, Allah, Sumber, t’rang.
Berilah aku berteduh
di bawah sayap rahmat-Mu.

2

Ampuni dosa-dosaku
yang kuperbuat pada-Mu.
agar berdamai hatiku
dengan-Mu dan sesamaku.

3

Buatlah jiwaku tent’ram
lelap tidur dengan tenang,
hingga di pagi yang cerah,
bagi-Mu aku bekerja.

4

Jika gelisah tidurku,
berikanlah sentosa-Mu.
jauhkan mimpi yang seram,
agar tidurku tent’ram.

5

Nanti pun malam ‘kan lenyap
diganti siang yang tetap,
puji-pujian dariku,
tak putus-putus bagi-Mu!

6

Pujilah Khalik semesta,
Sumber segala karunia,
surga dan bumi puji t’rus,
Sang Bapa, Putra, Roh Kudus.

Syair: Glory to Thee, My God, This Night, Thomas Ken, 1692, terj. H.A. Pandopo, 1975
Lagu: Thomas Tallis, 1567

Tonton YouTube-nya:
PUJIAN MALAM YANG TENANG


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 668 - PUJIAN MALAM YANG TENANG


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SURYA TELAH BERSEMBUNYI" mengabaikan kunci pengurutan baku "PUJIAN MALAM YANG TENANG" sebelumnya.

⇦ KK 668 KK 670 ⇨

KK669: SURYA TELAH BERSEMBUNYI

do=f 44 MM ± 76

1

Surya telah bersembunyi
di balik tirai gelap.
Di sekitarku pun sunyi,
bintang mulai gemerlap.
Margasatwa t’lah tidur,
semuanya sepi.
Hanya ‘Kau, Tuhanku,
tak kunjung berhenti.
Tuhanku rasa dekat
kendati gelap pekat.

2

Berulang kali hidupku
bagaikan malam kelam
Namun mentari rahmat-Mu
tiada pernah terbenam.
Dalam duka dan suka
aku tidak gentar.
Kasih-Mu, Tuhanku,
kuharap benar.
Yesus Tuhan Penebus,
peganglah tanganku terus.

Syair: Seht, wie die Sonne schon sinket, Anonim, terj. E.L. Pohan Shn, 1970
Lagu: Tradisional Jerman

Tonton YouTube-nya:
SURYA TELAH BERSEMBUNYI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 669 - SURYA TELAH BERSEMBUNYI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR" mengabaikan kunci pengurutan baku "SURYA TELAH BERSEMBUNYI" sebelumnya.

⇦ KK 669 KK 671 ⇨

KK670: YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR

do=g 3/4 MM ± 104

1

Ya, Tuhan, hari t’lah berakhir,
Kauganti malam yang teduh;
pujian pagi kami ganti
pujian malam bagi-Mu.

2

Syukur! Gereja-Mu berjaga
menurut jam gilirannya,
tetap umat-Mu beribadah
seputar bola dunia.

3

Berurut pulau dan benua
menyambut fajar yang cerah,
tak putus umat-mu semua
bersilih-ganti menyembah.

4

Di sini hari sudah lalu,
di sana pagi merekah:
selalu oleh suara baru
karya-Mu dimuliakanlah!

5

Sedangkan kuasa dunia goncang,
kekal, ya Tuhan, takkhta-Mu;
akhirnya bangsa-bangsa datang
menyambut Kerajaan-Mu.

Syair: The Day You Gave Us, Lord, John Ellerton,1870, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Clement Cotterill Scholefield, 1874

Tonton YouTube-nya:
YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 670 - YA TUHAN, HARI T’LAH BERAKHIR