Kidung Keesaan/Penciptaan dan Pemeliharaan

Dari Kidung
Revisi sejak 15 April 2026 07.55 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan/Penciptaan dan Pemeliharaan)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 125 KK 127 ⇨

KK126: BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN

do=e 4/4 MM ± 72

1

Betapa indahnya ciptaan Tuhan kita:
Semua disiapkan untuk umat manusia,
dan kita diberi amanat oleh Tuhan
supaya menjaganya dan mengolahnya dengan benar.

Reff:

Marilah bersyukur memuji nama-Nya,
sebab besarlah karya Tuhan semesta.
Marilah bersyukur memuji nama-Nya,
dengan menjaga dan merawat karya-Nya.

2

Lautan luas terbentang dan amat kaya
dengan segala makhluk hidup yang di dalamnya.
Sawah dan ladang, bukit-bukit yang menghijau
tempat tanaman tumbuh bagi makhluk ciptaan Tuhan.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016, revisi Yamuger, 2018
Lagu: Ambang Alang, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 126 - BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 126 KK 128 ⇨

KK127: AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA

do=c 4/4 MM ± 86

1

Agung kasih-Mu, Allah Bapa,
sandang-pangan cukup Kauberi.
Aku mau memuji-Mu s’lama-lamanya.
‘Kau bak angin yang segar; berhembuslah!

2

Jangan cemas, hai umat Allah!
Tuhan tetap mencukupimu.
Kasih-Nya amat besar dinyatakan-Nya.
Bunga dihiasi-Nya; betapa ‘kau?

3

Salomo tiada mengimbangi
keindahan bakung di lembah
yang tidak menghasilkan jubah sehelai.
Janganlah engkau gentar. Allah setia!

Syair: Tian-shang di Fu-qin zhen shi-ci bei, Chao Tzu-chen, 1931/Great Are Your Mercies, Frank Wilson Price, 1953, terj. Ferdinand Suleeman, 1990
Lagu: Tradisional Tiongkok

Tonton YouTube-nya:
AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 127 - AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ATAS BUMI NAN PERMAI" mengabaikan kunci pengurutan baku "AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA" sebelumnya.

⇦ KK 127 KK 129 ⇨

KK128: ATAS BUMI NAN PERMAI

sol=bes 4/4, 2/4 MM ± 80

1

Atas bumi nan permai, atas langit nan cerah,
atas kasih tersemai dalam hidup semesta:

Reff:

Tuhan, Raja semesta, bagi-Mu syukur,
syukur, puji dan sembah!

2

Atas tiap karunia pada pagi dan petang,
atas bukit dan lembah, surya bintang cemerlang:

3

Atas kasih nan mesra antara manusia,
atas sanak saudara di surga, di dunia:

4

Atas umat yang teguh, dalam doa dan kerja,
bakti kasih pada-Mu di seluruh dunia:

5

Atas kurban kasih-Mu yang tiada taranya,
tidak lain: Diri-Mu bagi kami s’lamanya:

Syair: For the Beauty of the Earth, Folliott Sanford Pierpoint, 1864, terj. Tim Nyanyian GKI, 1989, revisi dan tambahan bait ke-5 oleh Yamuger, 1998
Lagu: Tradisional Tiongkok: “Mo-li-hua”, disesuaikan oleh I-to Loh, 1980

Tonton YouTube-nya:
ATAS BUMI NAN PERMAI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "ATAS BUMI NAN PERMAI" sebelumnya.

⇦ KK 128 KK 130 ⇨

KK129: BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN

do=c 4/4 MM ± 72

1

Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar,
ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaan-Mu yang besar.

Reff:

Maka jiwaku pun memuji-Mu: “Sungguh besar ‘Kau, Allahku!”
Maka jiwaku pun memuji-Mu: “Sungguh besar ‘Kau, Allahku!”

2

Ya Tuhanku, ‘pabila kurenungkan pemberian-Mu dalam Penebus,
‘ku tertegun: bagiku dicurahkan oleh Putra-Mu darah-Nya kudus.

3

‘Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacitaku amatlah besar,
kar’na terkabullah yang kurindukan: melihat Dikau, Tuhanku akbar.

Syair: O store Gud, Carl Gustaf Boberg, 1885/1886, terj. E.L. Pohan Shn, 1968
Lagu: Tradisional Swedia

Tonton YouTube-nya:
BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 129 - BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN" sebelumnya.

⇦ KK 129 KK 131 ⇨

KK130: HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA

do=d MM ± 72

1

Hai makhluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah
Haleluya, Haleluya!
Surya perkasa dan terang, candra kartika cemerlang,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

2

Angin yang hebat menderu, awan berarak dan mendung,
Haleluya, Haleluya,
hawa cuaca yang cerah, musim penghujan marilah,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

3

Air yang murni dan jernih, penawar haus, pembersih,
Haleluya, Haleluya,
api penghangat, penyenang, gagah periang dan terang,
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

4

Ibu pertiwi mulia, limpah dengan anugerah,
Haleluya, Haleluya,
bunga dan buah kauberi puspa semarak berseri;
puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

5

Kamu yang tabah bergelut, insan pengampun dan lembut,
Haleluya, Haleluya,
damai penghias hatimu; mahkota surga bagimu!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

6

Hai maut, ‘kau bersamaku, tiada yang luput darimu.
Haleluya, Haleluya!
Alangkah berbahagia yang mati dalam Tuhannya!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

7

Hai segenap saudaraku, pujilah Tuhan Allahmu:
Haleluya, Haleluya!
Abdi berhati mulia, ucapkan syukur pada-Nya!
Puji Allah tiap kala: Haleluya, Haleluya, Haleluya!

Syair: Altissimo omnipotente, Franciscus Assisi, 1225, All Creatures of our God and King, William Henry Draper, 1910/1926, terj. H.A. Pandopo, 1982
Lagu: Peter con Brachel, 1623

Tonton YouTube-nya:
HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 130 - HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, PUJI NAMANYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA" sebelumnya.

⇦ KK 130 KK 132 ⇨

KK131: HAI, PUJI NAMANYA

do=d 2/4 MM ± 96

1

Hai, puji nama-Nya, terang cahaya,
dan puji nama-Nya, hai cakrawala.
Hai, puji nama-Nya, semesta alam:
mari semuanya menyembah Tuhan.

Reff:

Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti.
Haleluya! Kar’na kasih-Nya tak terp’ri.

2

Hai, puji nama-Nya, tumbuh-tumbuhan,
dan puji nama-Nya, jenis bijian.
Hai, puji nama-Nya, buah-buahan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

3

Hai, puji nama-Nya, ikan di laut,
dan puji nama-Nya, burung di langit.
Hai, puji nama-Nya, hai hewan-hewan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

4

Hai, puji nama-Nya, Adam dan Hawa,
menurut gambar-Nya kamu tercipta.
Hai, puji nama-Nya, segenap insan:
mari semuanya menyembah Tuhan.

5

Allah mengakhiri penciptaan-Nya
di hari yang kudus, hari ketujuh.
Kar’na dilihat-Nya baik semua
akhirnya Allah pun memberkatinya.

Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998, nuansa Betawi

Tonton YouTube-nya:
HAI, PUJI NAMANYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 131 - HAI, PUJI NAMANYA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KICAUAN BURUNG YANG MERDU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, PUJI NAMANYA" sebelumnya.

⇦ KK 131 KK 133 ⇨

KK132: KICAUAN BURUNG YANG MERDU

do=d 4/4 MM ± 80

1

Kicauan burung yang merdu, o, di pagi yang teduh.
Sinar mentari pun cerah, membawa rasa yang segar.

Reff:

Mari bersatu, bertekun menjaga alam nan permai,
anug’rah Tuhan bagimu; bersyukurlah kepada-Nya.

2

Hutan yang luas dan lebat, o, sungguh menakjubkan.
Lembah dan bukit terbentang, sungai mengalir tak henti.

Syair: Godlief Soumokil, 2016
Lagu: Raja Nakalelu, 2016, nuansa Dayak

Tonton YouTube-nya:
KICAUAN BURUNG YANG MERDU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 132 - KICAUAN BURUNG YANG MERDU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SEMUA YANG TERCIPTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KICAUAN BURUNG YANG MERDU" sebelumnya.

⇦ KK 132 KK 134 ⇨

KK133: SEMUA YANG TERCIPTA

do=f 3/4 MM ± 100

1

Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasih-Nya.
Matahari, bulan, bintang, burung-burung, ikan-ikan,
seluruh margasatwa di gunung dan lembah.

2

Semua manusia, hai ikutlah serta
memuji kasih Tuhan yang agung mulia.
Dalam Yesus, Putera-Nya, kita s’lamat selamanya;
segala sesuatu dibaharui-Nya.

3

Sekarang menderita seisi dunia
dan dosa manusia mengakibatkannya.
Tapi Yesus pun sengsara bagi kita yang bersalah,
terhapus dosa kita di salib Golgota.

4

Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia;
pun kami Kaubangkitkan, baptisan tandanya,
agar kami menerima hidup baru tak terkira
dan kami jadi saksi di alam semesta.

5

Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasih-Nya.
Oleh Yesus disampaikan pengampunan, pendamaian.
Kelak di bumi baru genap semuanya.

Syair: Michiel Karatem/H.A. Pandopo, 1985
Lagu: Michiel Karatem, 1985

Tonton YouTube-nya:
SEMUA YANG TERCIPTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 133 - SEMUA YANG TERCIPTA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUNGGUH INDAH ALAM" mengabaikan kunci pengurutan baku "SEMUA YANG TERCIPTA" sebelumnya.

⇦ KK 133 KK 135 ⇨

KK134: SUNGGUH INDAH ALAM

do=d 4/4 MM ± 126

1

Sungguh indah alam ciptaan Tuhan;
hewan, burung, ikan, tumbuh-tumbuhan.

2

Dan angkasa raya, bintang dan bulan;
seg’nap tata surya memuji Tuhan.

3

Tuhanku menjaga sejagad raya;
burung, margasatwa cukup makannya.

4

Ajar aku, Tuhan, buka mataku,
b’lajar dari alam lihat hikmat-Mu.

Syair: Alfred Simanjuntak, 1970
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978

Tonton YouTube-nya:
SUNGGUH INDAH ALAM


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 134 - SUNGGUH INDAH ALAM


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BUNGA-BUNGA DI TAMAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUNGGUH INDAH ALAM" sebelumnya.

⇦ KK 134 KK 136 ⇨

KK135: BUNGA-BUNGA DI TAMAN

do=bes 4/4 MM ± 76

1

Bunga-bunga di taman yang tiada memintal,
sungguh indah warnanya; Tuhan memelihara.

2

Burung-burung di dahan yang tiada menanam,
sungguh riang kicaunya; Tuhan mencukupinya.

3

Kita umat milik-Nya, Tuhan yang mengaturnya.
Jangan takut dan bimbang, berserah kepada-Nya.

Syair: Wahono Hadi, 2008, berdasarkan Matius 6:25-34
Lagu: Abdhi Khristianta Samuel, 2008, nuansa Batak Simalungun

Tonton YouTube-nya:
BUNGA-BUNGA DI TAMAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 135 - BUNGA-BUNGA DI TAMAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR" mengabaikan kunci pengurutan baku "BUNGA-BUNGA DI TAMAN" sebelumnya.

⇦ KK 135 KK 137 ⇨

KK136: TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR

la=d 2/4 MM ± 80

1

Tuhan, karya-Mu sungguh besar ya Khalik semesta:
bintang dan bulan, surya terang, gunung, lembah yang tinggi-rendah,
laut yang dalam, sungai kecil ciptaan firman-Mu.

2

Tuhan, curahkanlah kasih-Mu, lindungi umat-Mu.
Biarlah Roh-Mu tinggal serta dan memb’ri kami hidup kekal.
Tuhan, dengarlah doa syukur, pujian pada-Mu.

Syair: Many and Great, O God, Philip Frazier (1892-1964), berdasarkan syair dalam bahasa Dakota gubahan Joseph Renville, 1840 (Lac Qui Parle), terj. Alfred Simanjuntak, 1980
Lagu: Lagu rakyat Indian Dakota, Amerika Serikat

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 136 - TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR