Kidung Keesaan/Prapaskah dan Sengsara Yesus: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan/Prapaskah dan Sengsara Yesus
 
Kidung Keesaan/Prapaskah dan Sengsara Yesus
 
Baris 1: Baris 1:
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 211 - INSAN, TANGISI DOSAMU!|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 211 - INSAN, TANGISI DOSAMU!|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 212 - YESUS, MESIAS ISRAEL|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 212 - YESUS, MESIAS ISRAEL|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 213 - NYANYIKAN HOSANA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 213 - NYANYIKAN HOSANA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 214 - HOSIANA! PUTRA DAUD|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 214 - HOSIANA! PUTRA DAUD|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 215 - DENGAN SEMARAK MAJULAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 215 - DENGAN SEMARAK MAJULAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 216 - MARI KITA MERENUNGKAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 216 - MARI KITA MERENUNGKAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 217 - ‘KU INGIN MENGHAYATI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 217 - ‘KU INGIN MENGHAYATI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 218 - KAR’NA KASIHNYA PADAKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 218 - KAR’NA KASIHNYA PADAKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 219 - DI SALIB YESUS DI KALVARI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 219 - DI SALIB YESUS DI KALVARI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 220 - YERUSALEM, PUSAKA DAUD|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 220 - YERUSALEM, PUSAKA DAUD|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 221a - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 221a - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 221b - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 221b - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 222 - YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 222 - YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 223 - DI LARUT MALAM YANG GELAP|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 223 - DI LARUT MALAM YANG GELAP|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 224 - DI MALAM G’LAP|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 224 - DI MALAM G’LAP|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 225 - GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 225 - GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 226 - PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 226 - PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 227 - KULIHAT SALIBMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 227 - KULIHAT SALIBMU|{{{1|KK}}}}}
{{top}}
{{top}}

Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 210 KK 212 ⇨

KK211: INSAN, TANGISI DOSAMU!

do=d MM ± 60

1

Insan, tangisi dosamu!
Ingatlah, Kristus menempuh
jalan penuh sengsara
dan bagai hamba terendah
Ia kosongkan diri-Nya
menjadi Perantara.
Yang mati dihidupkan-Nya,
yang sakit disembuhkan-Nya,
yang hilang Ia cari,
berkurban diri akhirnya,
memikul dosa dunia,
di atas kayu salib.

2

Syukur, pujian dan sembah
kepada Dia angkatlah
yang mati bagi kita.
Ikutlah Dia yang menang,
pikullah salib dan beban
dengan bersukacita!
Kasih-Nya perkenalkanlah
dan dalam kuasa nama-Nya
kalahkanlah yang jahat.
Ingat darah-Nya yang kudus,
yang bagi Allah Bapamu,
berharga tinggi amat!

Syair: O Mensch, bewein dein Sünde gross, Sebald Heyden, 1530, terj. H.A. Pandopo/Subronto Kusumo Atmodjo, 1982
Lagu: Matthäus Greitter, 1525/Jenewa, 1551, Mazmur 68

Tonton YouTube-nya:
INSAN, TANGISI DOSAMU!


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 211 - INSAN, TANGISI DOSAMU!


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YESUS, MESIAS ISRAEL" mengabaikan kunci pengurutan baku "INSAN, TANGISI DOSAMU!" sebelumnya.

⇦ KK 211 KK 213 ⇨

KK212: YESUS, MESIAS ISRAEL

la=c 2/4 MM ± 63

1

Yesus, Mesias Israel,
Yesus, Engkau Imanuel;
Yesus, Harapan dunia,
Juruselamat Dikaulah!

2

Biarlah kami mengerti
bahwa telah Engkau beri
damai sentosa yang penuh
hanyalah oleh kurban-Mu.

3

Petrus mengaku segera:
“Kaulah Mesias mulia!”
tapi menolak ujar-Mu
bahwa sengsara Kautempuh.

4

Memang di mata dunia
kurban di salib tercela,
namun kurban-Mu, Penebus,
hikmat Ilahi yang kudus.

5

Ajar kami kasih-Mu,
juga memikul salib-Mu,
rela bersaksi tak segan
bahwa Engkaulah yang menang!

6

Biar semua mengerti
damai kekal yang Kauberi:
‘Kau Jurus’lamat dunia!
Yesus, ‘Kau Raja semesta.

Syair: H.A. Pandopo, 1984
Lagu: Godlief Soumokil, 1984

Tonton YouTube-nya:
YESUS, MESIAS ISRAEL


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 212 - YESUS, MESIAS ISRAEL


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "NYANYIKAN HOSANA" mengabaikan kunci pengurutan baku "YESUS, MESIAS ISRAEL" sebelumnya.

⇦ KK 212 KK 214 ⇨

KK213: NYANYIKAN HOSANA

la=es 4/4 MM ± 88

1

Nyanyikan Hosana bagi Putra Daud,
dengan sukacita mari sambutlah.
Yesuslah Mesias yang dinantikan;
elukan dia Rajamu.

Reff:

Sorak Hosana, pujilah nama-Nya!
Mari menyambut datang-Nya.
Sorak Hosana, pujilah nama-Nya!
Dia Pembebas umat-Nya.

2

Nyanyikan Hosana bagi Putra Daud,
marilah menghias jalan bagi-Nya,
Sang Raja Pemurah, Pemberi berkat;
mari bersorak bagi-Nya.

Syair: Wahono Hadi, 2016
Lagu: Jonsen S. Bahat, 2005, nuansa Dayak

Tonton YouTube-nya:
NYANYIKAN HOSANA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 213 - NYANYIKAN HOSANA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HOSIANA! PUTRA DAUD" mengabaikan kunci pengurutan baku "NYANYIKAN HOSANA" sebelumnya.

⇦ KK 213 KK 215 ⇨

KK214: HOSIANA! PUTRA DAUD

do=f 2/4, 4/4 MM ± 88

1

Hosiana! Putra Daud
memasuki kota Sion.
Siap-siaplah engkau,
atur takhta bagi Dia!
Ranting palma taburlah,
buka jalan bagi-Nya!

2

Hosiana! Marilah,
kami songsong ‘Kau yang datang.
Hati kami siaplah
untuk kami persembahkan
dan umat-Mu berseru:
“S’lamat datang pada-Mu!”

3

Hosiana! Datanglah!
Raja dan Pahlawan damai;
karya-Mu seluruhnya
itu kemenangan kami.
Oleh kuasa tangan-Mu
Kerajaan-Mu teguh.

4

Hosiana! Lihatlah
kami umat yang Kaupilih.
Kepada-Mu sajalah
kami menyerahkan diri,
tunduk, patuh dan teguh
melakukan p’rintah-Mu.

5

Hosiana! Tolonglah
agar kami tanpa pamrih
kepada-Mu berserah
beribadah yang sejati.
Yang tak patut dan teguh,
ia bukan murid-Mu.

6

Hosiana bergema,
terdengar di mana-mana.
Putra Daud, penuh berkat,
jangan ‘Kau di luar sana.
Hosiana, masuklah!
Tinggal t’rus! Haleluya!

Syair: Hosianna! Davids Sohn, Benjamin Schmolck, 1712, terj. Yamuger, 1982
Lagu: Johann Ulich, 1674

Tonton YouTube-nya:
HOSIANA! PUTRA DAUD


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 214 - HOSIANA! PUTRA DAUD


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DENGAN SEMARAK MAJULAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "HOSIANA! PUTRA DAUD" sebelumnya.

⇦ KK 214 KK 216 ⇨

KK215: DENGAN SEMARAK MAJULAH

do=bes 4/4 MM ± 108

1

Dengan semarak majulah,
dengar “Hosana” bergema;
Mesias, lihat umat-Mu
menghias perjalanan-Mu.

2

Dengan semarak majulah,
berlagak tulus merendah.
Berawal jalan jaya-Mu
melawan daya seteru.

3

Dengan semarak majulah,
Engkau ditunggu di mezbah.
Para malaikat tercengang
melihat cara ‘Kau menang.

4

Dengan semarak majulah,
menuju bukit Golgota.
Dengan wafat-Mu di salib,
‘Kau, Tuhan, Raja Abadi!

Syair: Ride On, Ride On in Majesty, Henry Hart Milman, 1827, terj. H.A. Pandopo, 1991
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1999

Tonton YouTube-nya:
DENGAN SEMARAK MAJULAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 215 - DENGAN SEMARAK MAJULAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI KITA MERENUNGKAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DENGAN SEMARAK MAJULAH" sebelumnya.

⇦ KK 215 KK 217 ⇨

KK216: MARI KITA MERENUNGKAN

la=g 3/4 MM ± 72

1

Mari kita merenungkan
penebusan umat Tuhan,
meresapkan dalam hati
cinta kasih Ilahi.

2

Yesus Kristus Raja sakti,
Pengemban amanat suci,
penyembuh segala luka,
penegak hukum cinta.

3

Petrus murid yang setia,
namun ingkar dan menyangkal
pada Guru yang terkasih,
kar’na malu dan ngeri.

4

Kitab pun seperti Petrus
yang sering menyangkal Yesus.
Ampunilah kami, Tuhan,
dan teguhkanlah iman.

5

Seperti seorang abdi,
Yesus taat sampai mati,
diperolok dan disiksa,
dengan kejam didera.

6

Lihat Raja yang sengsara,
dari duri mahkota-Nya,
darah-Nya ibarat intan,
dan saliblah takhta-Nya.

7

Hati Yesus yang terluka,
kar’na cinta tak terhingga,
jadikanlah kami mampu
mengikuti cinta-Mu.

Syair: Artur Waibel, 1969, revisi Tim Puji Syukur, 1992
Lagu: Adolf Lohmann, 1934/1937

Tonton YouTube-nya:
MARI KITA MERENUNGKAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 216 - MARI KITA MERENUNGKAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KU INGIN MENGHAYATI" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI KITA MERENUNGKAN" sebelumnya.

⇦ KK 216 KK 218 ⇨

KK217: ‘KU INGIN MENGHAYATI

la=e 2/4 MM ± 46

1

‘Ku ingin menghayati sengsara Tuhanku.
Semoga kudapati, ya Yesus, rahmat-Mu!
Beban kesalahanku membuatku lelah;
berilah hidup baru, ya Yesus, tolonglah!

2

O ingat akan daku yang hilang tersesat;
bertimbunlah dosaku yang menekan berat.
Jalan-Mu kulalaikan, hidupku bercela;
Engkau penuh kebaikan, ya Yesus, tolonglah!

3

Waktu yang Kauberikan terbuang olehku;
tidak kuperhatikan nasihat sabda-Mu.
Jiwaku menderita dan berkeluh-kesah;
o Sumber sukacita, ya Yesus, tolonglah!

4

Kiranya Kausembuhkan hatiku yang sedih,
sudilah menghapuskan dosaku yang keji.
‘Ku rindu akan hidup yang suci mulia
hentikanlah tangisku, ya Yesus, tolonglah!

Syair: Ik wil mij gaan vertroosten, Anonim Belanda, 1539, terj. H.A. Pandopo, 1979/Subronto Kusumo Atmodjo, 1982
Lagu: Belanda, 1539

Tonton YouTube-nya:
‘KU INGIN MENGHAYATI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 217 - ‘KU INGIN MENGHAYATI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KAR’NA KASIHNYA PADAKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KU INGIN MENGHAYATI" sebelumnya.

⇦ KK 217 KK 219 ⇨

KK218: KAR’NA KASIHNYA PADAKU

do=bes 3/4 MM ± 150

1

Kar’na kasih-Nya padaku
Yesus datang ke dunia;
Ia t’lah memb’ri hidup-Nya
gantiku yang bercela.

Reff:

O, betapa mulia
dan ajaib kuasa-Nya!
Kasih Jurus’lamat dunia
menebus manusia.

2

Dengan sabar dan hikmat-Nya
Yesus pimpin hidupku;
Firman dan kebenaran-Nya
itulah peganganku.

Syair: Debora Samudera, 1972
Lagu: Debora Samudera, 1972

Tonton YouTube-nya:
KAR’NA KASIHNYA PADAKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 218 - KAR’NA KASIHNYA PADAKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI SALIB YESUS DI KALVARI" mengabaikan kunci pengurutan baku "KAR’NA KASIHNYA PADAKU" sebelumnya.

⇦ KK 218 KK 220 ⇨

KK219: DI SALIB YESUS DI KALVARI

do=g 4/4 MM ± 96

1

Di salib Yesus di Kalvari
kus’rahkan dosaku yang keji.
Oleh darah-Nya aku bersih!
Puji nama-Nya!

Reff:

Puji, puji nama-Nya!
Puji, puji nama-Nya!
Oleh darah-Nya aku bersih!
Puji nama-Nya!

2

Kini bahagiaku penuh:
Yesus berdiam di dalamku.
Sungguh ‘ku s’lamat, ‘ku ditebus!
Puji nama-Nya!

3

Darah-Nya sumber hayat baka;
aku dibasuh di dalamnya
dan t’rus dijaga tak bercela.
Puji nama-Nya!

4

Mari semua ke salib-Nya;
jiwa ragamu serahkanlah
untuk dibasuhi darah-Nya.
Puji nama-Nya!

Syair: Down at the Cross, Elisha Albright Hoffman, 1878, terj. Yamuger, 1978
Lagu: John Hart Stockton, 1878

Tonton YouTube-nya:
DI SALIB YESUS DI KALVARI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 219 - DI SALIB YESUS DI KALVARI

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YERUSALEM, PUSAKA DAUD" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI SALIB YESUS DI KALVARI" sebelumnya.

⇦ KK 219 KK 221a ⇨

KK220: YERUSALEM, PUSAKA DAUD

mi=d 6/8 MM ± 40

1

Yerusalem, pusaka Daud,
betapa ‘kau berubah!
Mengapakah tak lagi ‘kau
menjunjung citra surga?
Mesias datang padamu
mencari kebajikan,
wajahmu dingin membeku
dan Dia Kausalibkan.

2

Yerusalem, mengapakah
kausangkal maksud Tuhan?
Di manakah sejahtera
yang harus kauwujudkan?
Di zaman dulu sang Firaun
telah berbuat jahat,
tak ubah kini pun engkau
membunuh Jurus’lamat.

3

Yerusalem, o bundaku,
nabi-nabi kaubunuh,
dan yang diutus padamu
engkau lempari batu.
Merindu Yesus, Putra Daud,
mengumpulkan anakmu;
engkau ternyata tidak mau,
sebab terlalu angkuh.

4

Yerusalem, Yerusalem,
Rajamu sudah datang!
Seorang Anak Betlehem
empunya Kerajaan.
Takhta-Nya suci dan teguh,
damai-Nya tak berlalu
dan Ia menjadikanmu
Yerusalem yang baru.

Syair: H.A. Pandopo, 1981, berdasarkan Matius 23:37-39
Lagu: H.A. Pandopo, 1981, berdasarkan Matius 23:37-39

Tonton YouTube-nya:
YERUSALEM, PUSAKA DAUD


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 220 - YERUSALEM, PUSAKA DAUD


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "YERUSALEM, PUSAKA DAUD" sebelumnya.

⇦ KK 220 KK 221b ⇨

KK221a: ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU

do=g 3/4 MM ± 100

1

‘Ku heran, Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

2

Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih?
Betapa agung rahmat-Nya, kasih-Nya tak terp’ri!

3

Tak heran surya jadi g’lap menutup mukanya,
ketika mati Khaliknya demi manusia.

4

Pun aku tutup wajahku menghadap salib-Nya;
tercucur air mataku bersyukur pada-Nya.

5

Tak dapat air mataku membalas kasih-Nya.
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

Syair: Alas and Did My Saviour Bleed, Isaac Watts, 1707, terj. Yamuger, 1977
Lagu: Hugh Wilson, 1800, diadaptasi oleh Robert Archibald Smith (1780-1829)

Tonton YouTube-nya:
‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 221a - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 221a KK 222 ⇨

KK221b: ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU

do=f 4/4 MM ± 100

1

‘Ku heran, Jurus’lamatku bagiku tersalib?
Tertumpah darah Rajaku bagiku yang keji?

Reff:

Pada kayu salib ‘ku melihat terang
dan beban hidupku hilang lenyap;
mataku celik karena iman
dan aku bahagia tetap.

2

Menanggung kejahatanku tersiksa Almasih?
Betapa agung rahmat-Nya, kasih-Nya tak terp’ri!

3

Tak heran surya jadi g’lap menutup mukanya,
ketika mati Khaliknya demi manusia.

4

Pun aku tutup wajahku menghadap salib-Nya;
tercucur air mataku bersyukur pada-Nya.

5

Tak dapat air mataku membalas kasih-Nya.
Seluruh jiwa ragaku ya Tuhan, t’rimalah.

Syair: Alas and Did My Saviour Bleed, Isaac Watts, 1707 (bait), Ralph Erskine Hudson, 1885 (refrein), terj. Yamuger, 1977
Lagu: Ralph Erskine Hudson, 1885

Tonton YouTube-nya:
‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 221b - ‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT" mengabaikan kunci pengurutan baku "‘KU HERAN, JURUS’LAMATKU" sebelumnya.

⇦ KK 221b KK 223 ⇨

KK222: YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT

do=f 6/8 MM ± 52

1

Ya Tuhan, Engkau sumber air hayat.
Yang minum air yang Engkau berikan
tak ‘kan haus lagi terus s’lamanya,
Kaupuaskan hatinya sampai kekal.

Reff:

Engkau Jurus’lamat, ya Yesus Tuhan,
kepada-Mu saja ‘ku taat penuh.

2

Ya Tuhan, Engkaulah Terang di dunia,
siapa yang ikut Engkau tak sesat,
‘Kau datang supaya yang buta celik,
tak lagi melangkah di jalan gelap.

3

Engkau kebangkitan dan hidup kekal,
siapa percaya tak mati kelak,
dan hidup abadi ‘kan didapatnya,
selamanya dia ‘kan berbahagia.

Syair: Tim Puji Syukur, 1992, berdasarkan Yohanes 4:10-14, 42; Yohanes 9:5-39; Yohanes 11:25-26
Lagu: J. Wadas, CM, 1967

Tonton YouTube-nya:
YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 222 - YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI LARUT MALAM YANG GELAP" mengabaikan kunci pengurutan baku "YA TUHAN, ENGKAU SUMBER AIR HAYAT" sebelumnya.

⇦ KK 222 KK 224 ⇨

KK223: DI LARUT MALAM YANG GELAP

do=as 4/4 MM ± 84

1

Di larut malam yang gelap
Sang Jurus’lamat yang resah,
sendiri di kebun senyap
berdoa pada Bapa-Nya.

2

Di larut malam yang senyap
Almasih sangat takutlah,
sedang murid-Nya terdekat
tak tahu prihatin Gurunya.

3

Di larut malam kemelut
Penanggung dosa dunia
penuh sengsara bertelut,
bergumul dalam doa-Nya.

4

Di larut malam yang ngeri
malaikat Bapa datanglah,
diutus untuk memberi
kekuatan yang dipinta-Nya.

Syair: ‘Tis Midnight, and on Olive’s Brow, William Bingham Tappan, 1822, terj. Yamuger, 1982
Lagu: William Batchelder Bradbury, 1853

Tonton YouTube-nya:
DI LARUT MALAM YANG GELAP


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 223 - DI LARUT MALAM YANG GELAP


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI MALAM G’LAP" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI LARUT MALAM YANG GELAP" sebelumnya.

⇦ KK 223 KK 225 ⇨

KK224: DI MALAM G’LAP

do=d 3/4 MM ± 48

1

Di malam g’lap seram, senyap,
dengar ada keluhan,
suara lelah penuh kesah,
ditindih ketakutan:
“Ya Bapa-Ku. piala-Ku
mestikah Kukosongkan?
Bila mesti dalam jeri
jangan ‘Ku Kautinggalkan.”

2

Putra kudus, Sang Penebus,
sedikit tiada noda;
kini rebah kar’na lelah,
peluh-Nya campur darah.
Rembulan yang tadinya t’rang
tak tahan menyaksikan.
Awan pekat telah sekat
sinarnya dari Tuhan.

3

Bila kelak aku tegak
di pintu kematian,
derita-Mu, ya Yesusku,
Pelitaku di jalan.
Lepaskanlah, luputkanlah
hasratku dari dunia.
Hidup baka berikanlah
di surga-Mu yang mulia.

Syair: In stiller Nacht, Friedrich von Spee (1591-1635), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Johannes Brahms, 1864

Tonton YouTube-nya:
DI MALAM G’LAP


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 224 - DI MALAM G’LAP


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI MALAM G’LAP" sebelumnya.

⇦ KK 224 KK 226 ⇨

KK225: GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA

la=g 4/4 MM ± 64

1

Getsemani, tempat Yesus berdoa,
tubuh-Nya dibasahi peluh.
Tak seorang murid pun bersama-Nya;
Ia tunduk bergumul berat.

Reff:

Sungguh mulia pergumulan-Nya,
tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
angkat puji syukur bagi-Nya.

2

Bunyi doa yang naik pada Bapa-Nya:
“Ambil cawan getir dari-Ku,
namun jangan kehendak-Ku yang jadi,
tapi kehendak-Mu jadilah”.

3

Lalu Yesus mendapati murid-Nya,
namun mereka tidur lelap.
“Bangunlah, jagalah dan berdoalah
agar jauh dari pencobaan”.

4

Lalu Yesus kembali bergumullah,
makin sungguh-sungguh doa-Nya:
“Bapa, jangan kehendak-Ku yang jadi,
tapi kehendak-Mu jadilah”.

Syair: Jerry R. Sondakh, 1989/Yamuger, 1999
Lagu: Jerry R. Sondakh, 1989, nuansa Sunda

Tonton YouTube-nya:
GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 225 - GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI" mengabaikan kunci pengurutan baku "GETSEMANI, TEMPAT YESUS BERDOA" sebelumnya.

⇦ KK 225 KK 227 ⇨

KK226: PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI

la=c 4/4 MM ± 66

1

Pada malam sunyi di Getsemani
Yesus bergelut seorang diri.
Pohon dan batu pun diam menyaksikan
Yesus bergelut seorang diri.

2

Muird-murid Yesus yang mengikut-Nya
tidur pulas, tidak mendampingi.
Alam terdiam, merasa pahit getir,
Yesus bergelut seorang diri.

3

Yesus pun bertarung dalam doa-Nya:
“Ambillah cawan dari pada-Ku,
namun kehendak Bapa-Ku yang jadilah.”
Yesus bergelut seorang diri.

Syair: Michiel Karatem, 1996
Lagu: Michiel Karatem, 1996

Tonton YouTube-nya:
PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 226 - PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KULIHAT SALIBMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "PADA MALAM SUNYI DI GETSEMANI" sebelumnya.

⇦ KK 226 KK 228 ⇨

KK227: KULIHAT SALIBMU

do=es 4/4 MM ± 100

1

Kulihat salib-Mu, ya Jurus’lamatku,
di Golgota.
T’rimalah doaku, hapuskan dosaku;
akulah milik-Mu selamanya.

2

Jadikan kuasa-Mu di dalam hatiku
api kudus.
Kasih salib-Mulah sumber anugerah;
cintaku s’lamanya kepada-Mu.

3

Di dalam bayang maut, Tuhan, tetap Engkau
harapanku!
Dalam lembah gelap duka pun melenyap,
jikalau ‘ku tetap di jalan-Mu.

4

Di saat ajalku, ragu dan takutku
buanglah jauh.
Ya, Jurus’lamatku, lindungi jiwaku,
hingga ‘ku bertemu dengan Dikau.

Syair: My Faith Lookis Up to Thee, Ray Palmer, 1830, terj. Yamuger, 1980
Lagu: Lowell Mason, 1831

Tonton YouTube-nya:
KULIHAT SALIBMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 227 - KULIHAT SALIBMU