Kidung Keesaan/Penciptaan dan Pemeliharaan: Perbedaan antara revisi
Kidung Keesaan/Penciptaan dan Pemeliharaan |
Kidung Keesaan/Penciptaan dan Pemeliharaan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}} | {{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 126 - BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 126 - BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 127 - AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 127 - AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 129 - BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 129 - BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 130 - HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 130 - HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 131 - HAI, PUJI NAMANYA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 131 - HAI, PUJI NAMANYA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 132 - KICAUAN BURUNG YANG MERDU|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 132 - KICAUAN BURUNG YANG MERDU|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 133 - SEMUA YANG TERCIPTA|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 133 - SEMUA YANG TERCIPTA|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 134 - SUNGGUH INDAH ALAM|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 134 - SUNGGUH INDAH ALAM|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 135 - BUNGA-BUNGA DI TAMAN|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 135 - BUNGA-BUNGA DI TAMAN|{{{1|KK}}}}} | ||
{{:Kidung Keesaan (KK) 136 - TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR|{{{1|KK}} | {{:Kidung Keesaan (KK) 136 - TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR|{{{1|KK}}}}} | ||
{{top}} | {{top}} | ||
Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
| ⇦ KK 125 | KK 127 ⇨ |
KK126: BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN
do=e 4/4 MM ± 72
| 1 |
Betapa indahnya ciptaan Tuhan kita: |
|
|
Reff: |
Marilah bersyukur memuji nama-Nya, | |
| 2 |
Lautan luas terbentang dan amat kaya |
Syair: Ernest Mariyanto, 2016, revisi Yamuger, 2018
Lagu: Ambang Alang, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016
BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 126 - BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BETAPA INDAHNYA CIPTAAN TUHAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 126 | KK 128 ⇨ |
KK127: AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA
do=c 4/4 MM ± 86
| 1 |
Agung kasih-Mu, Allah Bapa, |
|
| 2 |
Jangan cemas, hai umat Allah! | |
| 3 |
Salomo tiada mengimbangi |
Syair: Tian-shang di Fu-qin zhen shi-ci bei, Chao Tzu-chen, 1931/Great Are Your Mercies, Frank Wilson Price, 1953, terj. Ferdinand Suleeman, 1990
Lagu: Tradisional Tiongkok
AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 127 - AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "ATAS BUMI NAN PERMAI" mengabaikan kunci pengurutan baku "AGUNG KASIHMU, ALLAH BAPA" sebelumnya.
| ⇦ KK 127 | KK 129 ⇨ |
KK128: ATAS BUMI NAN PERMAI
sol=bes 4/4, 2/4 MM ± 80
| 1 |
Atas bumi nan permai, atas langit nan cerah, |
|
|
Reff: |
Tuhan, Raja semesta, bagi-Mu syukur, | |
| 2 |
Atas tiap karunia pada pagi dan petang, | |
| 3 |
Atas kasih nan mesra antara manusia, | |
| 4 |
Atas umat yang teguh, dalam doa dan kerja, | |
| 5 |
Atas kurban kasih-Mu yang tiada taranya, |
Syair: For the Beauty of the Earth, Folliott Sanford Pierpoint, 1864, terj. Tim Nyanyian GKI, 1989, revisi dan tambahan bait ke-5 oleh Yamuger, 1998
Lagu: Tradisional Tiongkok: “Mo-li-hua”, disesuaikan oleh I-to Loh, 1980
ATAS BUMI NAN PERMAI |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 128 - ATAS BUMI NAN PERMAI
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "ATAS BUMI NAN PERMAI" sebelumnya.
| ⇦ KK 128 | KK 130 ⇨ |
KK129: BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN
do=c 4/4 MM ± 72
| 1 |
Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuh kudengar, |
|
|
Reff: |
Maka jiwaku pun memuji-Mu: “Sungguh besar ‘Kau, Allahku!” | |
| 2 |
Ya Tuhanku, ‘pabila kurenungkan pemberian-Mu dalam Penebus, | |
| 3 |
‘Pabila nanti Kristus memanggilku, sukacitaku amatlah besar, |
Syair: O store Gud, Carl Gustaf Boberg, 1885/1886, terj. E.L. Pohan Shn, 1968
Lagu: Tradisional Swedia
BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 129 - BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA KULIHAT BINTANG GEMERLAPAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 129 | KK 131 ⇨ |
KK130: HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA
do=d MM ± 72
| 1 |
Hai makhluk alam semesta, Tuhan Allahmu pujilah |
|
| 2 |
Angin yang hebat menderu, awan berarak dan mendung, | |
| 3 |
Air yang murni dan jernih, penawar haus, pembersih, | |
| 4 |
Ibu pertiwi mulia, limpah dengan anugerah, | |
| 5 |
Kamu yang tabah bergelut, insan pengampun dan lembut, | |
| 6 |
Hai maut, ‘kau bersamaku, tiada yang luput darimu. | |
| 7 |
Hai segenap saudaraku, pujilah Tuhan Allahmu: |
Syair: Altissimo omnipotente, Franciscus Assisi, 1225, All Creatures of our God and King, William Henry Draper, 1910/1926, terj. H.A. Pandopo, 1982
Lagu: Peter con Brachel, 1623
HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 130 - HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, PUJI NAMANYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI MAKHLUK ALAM SEMESTA" sebelumnya.
| ⇦ KK 130 | KK 132 ⇨ |
KK131: HAI, PUJI NAMANYA
do=d 2/4 MM ± 96
| 1 |
Hai, puji nama-Nya, terang cahaya, |
|
|
Reff: |
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti. | |
| 2 |
Hai, puji nama-Nya, tumbuh-tumbuhan, | |
| 3 |
Hai, puji nama-Nya, ikan di laut, | |
| 4 |
Hai, puji nama-Nya, Adam dan Hawa, | |
| 5 |
Allah mengakhiri penciptaan-Nya |
Syair: Arnoldus Isaak Apituley, 1998
Lagu: Arnoldus Isaak Apituley, 1998, nuansa Betawi
HAI, PUJI NAMANYA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 131 - HAI, PUJI NAMANYA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "KICAUAN BURUNG YANG MERDU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, PUJI NAMANYA" sebelumnya.
| ⇦ KK 131 | KK 133 ⇨ |
KK132: KICAUAN BURUNG YANG MERDU
do=d 4/4 MM ± 80
| 1 |
Kicauan burung yang merdu, o, di pagi yang teduh. |
|
|
Reff: |
Mari bersatu, bertekun menjaga alam nan permai, | |
| 2 |
Hutan yang luas dan lebat, o, sungguh menakjubkan. |
Syair: Godlief Soumokil, 2016
Lagu: Raja Nakalelu, 2016, nuansa Dayak
KICAUAN BURUNG YANG MERDU |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 132 - KICAUAN BURUNG YANG MERDU
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SEMUA YANG TERCIPTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KICAUAN BURUNG YANG MERDU" sebelumnya.
| ⇦ KK 132 | KK 134 ⇨ |
KK133: SEMUA YANG TERCIPTA
do=f 3/4 MM ± 100
| 1 |
Semua yang tercipta, hai alam semesta, |
|
| 2 |
Semua manusia, hai ikutlah serta | |
| 3 |
Sekarang menderita seisi dunia | |
| 4 |
Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia; | |
| 5 |
Semua yang tercipta, hai alam semesta, |
Syair: Michiel Karatem/H.A. Pandopo, 1985
Lagu: Michiel Karatem, 1985
SEMUA YANG TERCIPTA |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 133 - SEMUA YANG TERCIPTA
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "SUNGGUH INDAH ALAM" mengabaikan kunci pengurutan baku "SEMUA YANG TERCIPTA" sebelumnya.
| ⇦ KK 133 | KK 135 ⇨ |
KK134: SUNGGUH INDAH ALAM
do=d 4/4 MM ± 126
| 1 |
Sungguh indah alam ciptaan Tuhan; |
|
| 2 |
Dan angkasa raya, bintang dan bulan; | |
| 3 |
Tuhanku menjaga sejagad raya; | |
| 4 |
Ajar aku, Tuhan, buka mataku, |
Syair: Alfred Simanjuntak, 1970
Lagu: Subronto Kusumo Atmodjo, 1978
SUNGGUH INDAH ALAM |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 134 - SUNGGUH INDAH ALAM
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "BUNGA-BUNGA DI TAMAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "SUNGGUH INDAH ALAM" sebelumnya.
| ⇦ KK 134 | KK 136 ⇨ |
KK135: BUNGA-BUNGA DI TAMAN
do=bes 4/4 MM ± 76
| 1 |
Bunga-bunga di taman yang tiada memintal, |
|
| 2 |
Burung-burung di dahan yang tiada menanam, | |
| 3 |
Kita umat milik-Nya, Tuhan yang mengaturnya. |
Syair: Wahono Hadi, 2008, berdasarkan Matius 6:25-34
Lagu: Abdhi Khristianta Samuel, 2008, nuansa Batak Simalungun
BUNGA-BUNGA DI TAMAN |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 135 - BUNGA-BUNGA DI TAMAN
<htmlet>kk</htmlet>
⇦ Kembali ke Kidung Keesaan
Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR" mengabaikan kunci pengurutan baku "BUNGA-BUNGA DI TAMAN" sebelumnya.
| ⇦ KK 135 | KK 137 ⇨ |
KK136: TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR
la=d 2/4 MM ± 80
| 1 |
Tuhan, karya-Mu sungguh besar ya Khalik semesta: |
|
| 2 |
Tuhan, curahkanlah kasih-Mu, lindungi umat-Mu. |
Syair: Many and Great, O God, Philip Frazier (1892-1964), berdasarkan syair dalam bahasa Dakota gubahan Joseph Renville, 1840 (Lac Qui Parle), terj. Alfred Simanjuntak, 1980
Lagu: Lagu rakyat Indian Dakota, Amerika Serikat
TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR |
Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 136 - TUHAN, KARYAMU SUNGGUH BESAR



