Kidung Keesaan (KK) 725 - PEMUDA BANGSAKU: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 725
 
Kidung Keesaan (KK) 725
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 737
|id          = 737
|no_prev      = 724
|no_next      = 726
|no          = 725
|no          = 725
|title        = PEMUDA BANGSAKU
|title        = PEMUDA BANGSAKU
Baris 13: Baris 15:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|B2 = Ternak bersuara membangunkan-Nya,<br />
|B2 = Pemuda bangsaku,<br />
tetapi Sang Bayi tiada resah.<br />
apakah kini jawabmu?<br />
Ya Yesus, sekarang hatiku tent’ram,<br />
Akan tetapkah ’kau berpangku tangan?<br />
Engkaulah Temanku di malam kelam.
Ataukah bangkit menyambut tantangan?<br />
Jangan lewatkan waktu yang berharga;<br />
masa mudamu yang cerlang!<br />
Ya, ikuti irama pembangunan,<br />
bulatkan tekad; tak sudi ketinggalan<br />
dalam membangun negara yang besar,<br />
dengan semangat Pancasila yang segar!
|B1 = Pemuda bangsaku,<br />
dengar panggilan bagimu:<br />
Di darat, laut, maupun di angkasa,<br />
perlu pemuda bijak dan perkasa,<br />
yang mau sumbangkan s’gala tenaganya<br />
bagi kejayaan bangsa!<br />
Tanah luas menantikan pelukan,<br />
samud’ra raya menunggu penjelajah.<br />
Angkasa luar menantang padamu.<br />
Pemuda bangsa, turutlah panggilanmu!
}}
}}

Revisi terkini sejak 31 Maret 2026 09.13

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 724 KK 726 ⇨

KK725: PEMUDA BANGSAKU

1

Pemuda bangsaku,
dengar panggilan bagimu:
Di darat, laut, maupun di angkasa,
perlu pemuda bijak dan perkasa,
yang mau sumbangkan s’gala tenaganya
bagi kejayaan bangsa!
Tanah luas menantikan pelukan,
samud’ra raya menunggu penjelajah.
Angkasa luar menantang padamu.
Pemuda bangsa, turutlah panggilanmu!

2

Pemuda bangsaku,
apakah kini jawabmu?
Akan tetapkah ’kau berpangku tangan?
Ataukah bangkit menyambut tantangan?
Jangan lewatkan waktu yang berharga;
masa mudamu yang cerlang!
Ya, ikuti irama pembangunan,
bulatkan tekad; tak sudi ketinggalan
dalam membangun negara yang besar,
dengan semangat Pancasila yang segar!

Berkas:250px-Gnome-mime-video.svg.png
Tonton YouTube-nya:
PEMUDA BANGSAKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 725 - PEMUDA BANGSAKU