Kidung Keesaan (KK) 145 - WAHAI ANAKKU: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 145
 
Kidung Keesaan (KK) 145
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 148
|id          = 148
|no_prev      = 144
|no_next      = 146
|no          = 145
|no          = 145
|title        = WAHAI ANAKKU
|title        = WAHAI ANAKKU
Baris 13: Baris 15:
|hak_cipta    =  
|hak_cipta    =  
|vref_L      =  
|vref_L      =  
|B4 = Engkau Jurus’lamatku, kunanti Dikau tak henti.<br />
|B4 = Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,<br />
Limpahkanlah, curahkanlah<br />
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,<br />
segala rahmat kasih-Mu yang abadi.
maka ‘kau dapat penghargaan dan kasih<br />
di mata Allah dan di mata manusia.<br />
Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,<br />
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,
|B3 = Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,<br />
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,<br />
keuntungannya jauh lebih dari perak,<br />
juga hasilnya melebihi mas murni.<br />
Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,<br />
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,
|B2 = Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,<br />
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.<br />
Itu yang akan menyembuhkan tubuhmu<br />
dan menyegarkan kekuatan ragamu.<br />
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,<br />
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.
|B1 = Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku<br />
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;<br />
panjang umurmu, juga lanjut usia,<br />
damai sejaht’ra ditambahkan padamu.<br />
Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku<br />
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;
}}
}}

Revisi terkini sejak 31 Maret 2026 09.07

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 144 KK 146 ⇨

KK145: WAHAI ANAKKU

la=c 3/4 MM ± 84

1

Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;
panjang umurmu, juga lanjut usia,
damai sejaht’ra ditambahkan padamu.
Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;

2

Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.
Itu yang akan menyembuhkan tubuhmu
dan menyegarkan kekuatan ragamu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.

3

Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,
keuntungannya jauh lebih dari perak,
juga hasilnya melebihi mas murni.
Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,

4

Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,
maka ‘kau dapat penghargaan dan kasih
di mata Allah dan di mata manusia.
Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,

Syair: Ispriyanto, 1999, berdasarkan Amsal 3:1-14
Lagu: Ispriyanto, 1999

Tonton YouTube-nya:
WAHAI ANAKKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 145 - WAHAI ANAKKU